Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Hang Tuah Medical Journal

Pengaruh Ekstrak Daun Kelor (Moringa oleifera L.) Terhadap Pertumbuhan Escherichia coli Pada Media Agar Nutrient AULIA CEMPAKASARI; VARIDIANTO YUDO TJAHJONO; PRAJOGO WIBOWO; LESTARI DEWI
Hang Tuah Medical Journal Vol 21 No 2 (2024): Hang Tuah Medical Journal
Publisher : Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/htmj.v21i2.402

Abstract

Diare adalah defekasi cair lebih dari 3 kali dalam 24 jam dan merupakan penyakit yang sering terjadi di Negara dengan sanitasi buruk, dengan prevalensi tertinggi yang disebabkan oleh bakteri Escherichia coli. Ekstrak daun kelor (Moringa oleifera L.) yang banyak dijumpai di daerah tropis seperti Indonesia, diharapkan dapat efektif dalam menghambat aktivitas bakteri Escherichia coli karena menyimpan sumber metabolit sekunder yang bersifat antibakteri seperti flavonoid, tannin dan alkaloid. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium dengan menggunakan bakteri Escherichia coli yang dibagi menjadi 6 kelompok perlakuan yaitu kontrol negatif, konsentrasi 25%, konsentrasi 50%, konsentrasi 75%, konsentrasi 100% dan kontrol positif yang masing-masing kelompok dilakukan 4 kali pengulangan. Hasil penelitian menunjukkan pada konsentrasi 25% memiliki diameter zona hambat 6,99 mm, pada konsentrasi 50% memiliki diameter zona hambat 7,27 mm, pada konsentrasi 75% memiliki diameter zona hambat 7,91 mm, dan pada konsentrasi 100% memiliki diameter zona hambat 8,90 mm. Pada uji Kruskal-Wallis menunjukkan adanya perbedaan signifikan dari 6 kwlompok perlakukan dengan nilai signifikasi 0,001 (p<0,05). Uji Mann-Whitney U di dapatkan bahwa kelompok control negative tidak memiliki perbedaan yang signifikan terhadap kelompok konsentrasi 25%, 50% dan 75% dengan nilai signifikasinya >0,05 (p>0,05). Hasil penelitian uji daya hambat ekstrak daun kelor kelor (Moringa oleifera L.) terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli pada media agar nutrient dengan beberapa kelompok perlakuan yang berbeda telah dilakukan dan disimpulkan bahwa Ekstrak daun kelor (Moringa oleifera L.) dapat menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli pada media agar.
Efek Teripang Terung (Phyllophorus Sp.) Terhadap Kadar HDL Dan LDL Tikus Dengan Diet Tinggi Lemak ANAK AGUNG ISTRI AGUNG, SRILA NATASWARI; LESTARI DEWI; SOEDARSONO; INDRI NGESTI RAHAYU
Hang Tuah Medical Journal Vol 22 No 2 (2025): Hang Tuah Medical Journal
Publisher : Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/htmj.v22i2.576

Abstract

Cholesterol is divided into two different forms, including HDL (high-density lipoprotein, also referred to as "good fat". LDL (low-density lipoprotein), sometimes known as "bad fat". A buildup of cholesterol levels in the blood that can lead to cardiovascular disease. Sea cucumbers contain flavonoids which are a class of phenolic compounds. Flavonoids have properties as antioxidants. This study was conducted to determine the effect of ethanol extract of sea cucumber (Phyllophorus sp.) on HDL and LDL levels in wistar strain white rats induced by high fat diet. This study was conducted in the biochemistry laboratory of the Faculty of Medicine, Hang Tuah University using 30 white rats (Rattus norvegicus) male wistar strain. The rats were divided into 5 groups, namely, groups of animals that did not receive treatment, groups of animals fed a high-fat diet, groups of animals fed a high-fat diet and sea cucumber ethanol extract 8.5mg/kgBB, groups of animals fed a high-fat diet and sea cucumber ethanol extract at a dose of 17mg/kgBB, groups of animals fed a high-fat diet and simvastatin. On the 35th day, HDL and LDL levels were examined in all groups. The conclusion of the results of this study is that the administration of sea cucumber ethanol extract can increase HDL levels even though it is not significant, and can significantly reduce LDL levels. Keywords: Sea cucumber ethanol extract (Phyllophorus sp.), HDL, LDL, Wistar white rat, high fat diet