Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Development of Renewable Photobioreactor (FBR) Technology with Fluid Hydrodynamics System-Online Monitoring Microcontroller as SNI Standardized Pure Oxygen Producer Mahendra Satria Hadiningrat; Mayang Sari; Ninik Nigusti Ayu Sunardi
Jurnal IPTEK Vol 26, No 2 (2022)
Publisher : LPPM Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.iptek.2022.v26i2.3373

Abstract

This photobioreactor research was carried out using Chlorella vulgaris algae as an O2-producing reactor and optimizing light energy as its energy source, with dimensions of 40x50x60 cm with control of pH, temperature, and chemical visibility factors. Variations are given by providing a supply of CO2 in both types of photobioreactors. Then it can be seen the concentration of O2 produced from the photobioreactor and its ability to overcome CO2 gas emissions. The use of glass as a reactor-making material is because glass is able to absorb visible light wavelengths in the range of 400–750 nm where at that wavelength microalgae can live and reproduce well. Before selecting the lamp used for the photobioreactor system. Measurements were carried out on two photobioreactors, namely, photobioreactors supplied and not supplied with CO2, and using three types of light sources, namely halogen lamps, LEDs, and sunlight. The maximum oxygen concentration value was produced by the photobioreactor supplied with CO2. The average percent error of the designed tool is 1.383% which is obtained by comparing the value of the designed tool with the reference measuring instrument.
Sosialisasi Technopreneurship dan Pembuatan Sabun dari Minyak Jelantah Terhadap Siswa – siswi SMP Roudlotul Ulum Bangil, Pasuruan Rosada Yulianti Naulina; Lintang Alivia Anggerta; Aulia Firda Alfiana; Ninik Nigusti Ayu Sunardi; Handik Hendratama; Daning Kinanti Sutama; Diana Novita Sari; Listiyana Candra Dewi
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 1 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v3i1.413

Abstract

Minyak goreng adalah minyak nabati yang dimana memiliki masa penggunaan yang terbatas dalam pemakaiannya.Oleh karena itu, minyak goreng yang melewati masa pengunaannya harus digantikan dengan minyak goreng yang baru. Minyak goreng yang tidak bisa dipakai inilah yang biasa disebut dengan minyak jelantah. Salah satu bentuk pemanfaatan minyak jelantah dengan cara mengolahnya kembali untuk pembuatan sabun padat. Sabun padat dihasilkan dari proses saponifikasi, yaitu hidrolisis lemak menjadi asam lemak dan gliserol. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini yaitu untuk mengembangkan pengetahuan siswa siswi SMP Roudlotul Ulum Bangil, Pasuruan mengenai Technopreneurship. Technopreneurship itu sendiri yaitu penggabunga teknolgi dalam pembentukan sebuah usaha atau kewirausahaan. Salah satunya yaitu dengan mengolah limbah yang menjadi bahan yang terbuang yang banyak orang tidak mengetahui bahwa bila ddiproses dengan baik akan menghasilkan produk dengan nilai ekonomi yang tinggi. Metode yang kami gunakan yaitu pengumpulan minyak jelantah, pembutan sabun dari minyak jelantah,tahap analisa dan tahap pengenalan produk. Didapatkan produk sabun dari minyak jelantah dengan branding ‘Sabun MJ’ dengan kelayakan analisa usaha dari BEP dalam banyaknya produk terjual sebesar 42 pcs dan BEP dalam rupiah sebesar Rp.112.200. Kegiatan menyelaraskan teknologi dan enterpreneurship dalam pelatihan pemberdayaan masyarakat terutama dikalangan siswa – siswi SMP Roudlotul Ulum Bangil memberikan hasil yang baik. Dimana segala sumber dalam membangun kewirausahaan dengan teknologi tepat guna telah dilakukan. Dari proses pembuatan sabun dari minyak jelantah, analisa SWOT, analisa keuangan hingga analisa marketing telah di rancang dan dilakukan dengan baik.
Fabrication of eco-friendly electric tricycles with solar panels for handicapped person Mahendra Satria Hadiningrat; Mayang Sari; Ninik Nigusti Ayu Sunardi
Gravity : Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Fisika Vol 9, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/gravity.v9i2.21321

Abstract

Solar energy is energy in the form of rays and heat from the sun. This energy can be harnessed using various technologies, such as solar panels. Solar panels consist of solar cells that convert light into electrical energy. The topic of this research is the use of solar panels for battery charging on electric tricycles. The process of developing an electric tricycle with solar power consists of several stages, from the preparation of the tricycle, the development design, and the manufacture of the solar panel frame and holder to the assembly and testing process. The result of this research is an electric tricycle uses a 48 Volt with two units solar panel 100 Wp, 7.2 Ah battery with a charging time of 1 hour 22 minutes, using a 350 Watt Brushless DC motor. The maximum speed of an electric tricycle with solar panels is as expected: a distance range of 45 km and a load of 120 kg (per person).
ANALISIS LAJU KOROSI PELAPISAN LOGAM BESI OLEH NIKEL DI LINGKUNGAN AIR LAUT Ninik Nigusti Ayu Sunardi
Ekliptika Vol. 2 No. 01 (2021): Juli 2021
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757/ekliptika.v2i01.27

Abstract

Logam besi adalah logam yang sering ditemukan dalam berbagai komponen kendaraan dan mesin. Kualitas besi pada komponen mesin kendaraan sangat dipengaruhi oleh perawatan dan lingkungan sekitarnya. Agresivitas perairan laut dapat memicu timbulnya korosi pada besi. Elektroplating dapat menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan ketahanan korosi pada besi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis laju korosi serta efisiensi pelapisan logam besi oleh nikel di lingkungan air laut. Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan memberikan variasi waktu pelapisan. Perhitungan laju korosi diukur dengan metode pertambahan berat. Hasil pengujian menunjukan bahwa logam besi yang telah dilapisi Nikel (Ni) dengan waktu pelapisan 1200 detik memiliki nilai laju reaksi terendah yaitu sebesar 0.001 mpy dan laju korosi terhadap logam besi yang tidak dilapisi sebesar 0,193 mpy