Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : LEBAH

Peningkatan Literasi STEM melalui Del Mathematics and Science Competition Bidang Kimia Arianti, Santi Febri; Kembaren, Roga Florida; Ronauli Silalahi, Fitriani Tupa; Gurning, Kartini Florensya; Sihombing, Lasro Setia
Lebah Vol. 18 No. 2 (2025): Maret: Pengabdian
Publisher : IHSA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kompetisi sains dan matematika memiliki peran penting dalam mendukung literasi STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics), terutama di wilayah dengan akses pendidikan terbatas. Artikel ini menganalisis Del Mathematics and Science Competition (DMSC) bidang kimia, yang menggunakan format kompetisi hibrida untuk menjangkau siswa dari berbagai latar belakang geografis di Sumatra Utara. Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman konsep kimia seperti struktur atom, ikatan kimia, dan termodinamika, sekaligus memotivasi siswa untuk melanjutkan pendidikan di bidang STEM. Dari 485 peserta yang mendaftar, 100 siswa mengikuti kompetisi bidang kimia pada putaran awal daring, dan 25 siswa terbaik melanjutkan ke putaran final luring. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata nilai peserta dari 50,5 menjadi 70,2, mencerminkan efektivitas kompetisi dalam meningkatkan pemahaman materi. Survei juga mencatat peningkatan minat siswa terhadap STEM, dari 60% sebelum kompetisi menjadi 85% setelah kegiatan. Temuan ini mendukung efektivitas format hibrida yang inklusif dalam memberikan pengalaman belajar bermakna dan mengatasi tantangan aksesibilitas pendidikan. Saran untuk pengembangan kegiatan ke depan mencakup peningkatan dukungan teknologi dan penambahan komponen pelatihan untuk memperkuat dampak kompetisi
Membangun Kesadaran Gizi Anak Prasekolah Melalui Pasar Makanan Sehat Arianti, Santi Febri
Lebah Vol. 18 No. 3 (2025): May: Pengabdian
Publisher : IHSA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/lebah.v18i3.300

Abstract

Pendidikan gizi sejak usia dini berperan penting dalam membentuk kebiasaan makan sehat dan mencegah risiko gizi buruk. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas kegiatan market day berbasis makanan lokal sebagai pendekatan edukasi gizi yang kontekstual dan kolaboratif di taman kanak-kanak. Pendekatan yang digunakan adalah studi kasus instrumental dengan metode deskriptif kualitatif yang didukung data kuantitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara, dokumentasi, dan angket terbuka. Kegiatan dilaksanakan di TK YASPI Balige, melibatkan 20 anak usia 4–6 tahun dan orang tua mereka yang berkolaborasi menentukan produk makanan sehat berbasis umbi-umbian, biji-bijian, dan buah-buahan. Diskusi dilakukan melalui grup WhatsApp kelas, dan anak-anak berpartisipasi langsung sebagai penjual dan pembeli. Hasil menunjukkan 100% anak terlibat aktif, 90% memilih makanan sehat, dan 85% orang tua melaporkan peningkatan pemahaman gizi keluarga. Penelitian ini menawarkan kontribusi konseptual berupa model “Market Day Gizi Berbasis Keluarga”, yang mengintegrasikan pembelajaran berbasis pengalaman, partisipasi digital orang tua, dan edukasi gizi lokal. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan kontekstual yang kolaboratif efektif dalam memperkuat literasi gizi anak usia dini serta membangun keterlibatan keluarga dalam pendidikan karakter dan kesehatan anak.  Pendidikan gizi sejak usia dini berperan penting dalam membentuk kebiasaan makan sehat dan mencegah risiko gizi buruk. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas kegiatan market day berbasis makanan lokal sebagai pendekatan edukasi gizi yang kontekstual dan kolaboratif di taman kanak-kanak. Pendekatan yang digunakan adalah studi kasus instrumental dengan metode deskriptif kualitatif yang didukung data kuantitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara, dokumentasi, dan angket terbuka. Kegiatan dilaksanakan di TK YASPI Balige, melibatkan 20 anak usia 4–6 tahun dan orang tua mereka yang berkolaborasi menentukan produk makanan sehat berbasis umbi-umbian, biji-bijian, dan buah-buahan. Diskusi dilakukan melalui grup WhatsApp kelas, dan anak-anak berpartisipasi langsung sebagai penjual dan pembeli. Hasil menunjukkan 100% anak terlibat aktif, 90% memilih makanan sehat, dan 85% orang tua melaporkan peningkatan pemahaman gizi keluarga. Penelitian ini menawarkan kontribusi konseptual berupa model “Market Day Gizi Berbasis Keluarga”, yang mengintegrasikan pembelajaran berbasis pengalaman, partisipasi digital orang tua, dan edukasi gizi lokal. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan kontekstual yang kolaboratif efektif dalam memperkuat literasi gizi anak usia dini serta membangun keterlibatan keluarga dalam pendidikan karakter dan kesehatan anak.  
Internalisasi Profesionalisme, K3L, dan Etika Profesi Insinyur melalui Alih Praktik Baik Mahasiswa Indonesia dan Jepang Arianti, Santi Febri; Selfia, Yeni; Haifan, Mohamad
Lebah Vol. 19 No. 3 (2026): January: Pengabdian
Publisher : IHSA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/lebah.v19i3.517

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan internalisasi nilai profesionalisme, keselamatan dan kesehatan kerja serta lingkungan (K3L), dan etika profesi insinyur pada mahasiswa teknik di Indonesia melalui alih praktik lintas budaya dari Jepang. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif-kualitatif dengan dukungan analisis kuantitatif sederhana, yang dilaksanakan melalui wawancara terstruktur dengan mahasiswa Indonesia yang menempuh studi di Gifu University, Jepang, analisis tematik pengalaman profesional, serta diseminasi hasil kepada mahasiswa teknik di Indonesia melalui diskusi reflektif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mahasiswa pada seluruh aspek yang dinilai, dengan perubahan dari kategori sedang pada tahap pra-diseminasi menjadi kategori tinggi pada tahap pasca-diseminasi. Secara kualitatif, mahasiswa menunjukkan peningkatan kesadaran terhadap pentingnya budaya keselamatan, refleksi etis dalam pengambilan keputusan, serta pemahaman kontekstual mengenai praktik profesionalisme yang dapat diadaptasi di Indonesia. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan pengabdian berbasis pengalaman nyata dan refleksi lintas budaya efektif dalam memperkuat pembelajaran etika profesi dan K3L secara aplikatif. Dengan demikian, pengabdian ini berkontribusi dalam pembentukan karakter calon insinyur yang beretika, mandiri, dan berorientasi pada keselamatan serta keberlanjutan