Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Michelia Alba Flower Oil Components as Tyrosinase Inhibitors: In Silico Study Paundra Rizky Pratama; Felysia Isman; Cici Muarifah; Wahida Annisa Ermadayanti; Arif Fadlan
EduChemia (Jurnal Kimia dan Pendidikan) Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Department of Chemical Education Faculty of Teacher Training and Education Universitas Su

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/educhemia.v7i1.12259

Abstract

Melanin is generally known as a protector of human skin against radiation. However, the excessive production of melanin induces hyperpigmentation and other skin disorders. Arbutin, kojic acid, and hydroquinone have been used as inhibitors for tyrosinase which involves the synthesis of melanin through melanogenesis, but they show adverse effects. This article reports the potential of methyl 2-methylbutyrate, β-pinene, limonene, 1,8-cineole, linalool, α-terpineol, geraniol, and β-phenyl ethylalcohol contained in the essential oils of Michelia alba as tyrosinase inhibitors by in silico study. The experiments were conducted through molecular docking against a human tyrosinase protein target (1BUG) followed by absorption, distribution, metabolism, excretion, and toxicity (ADMET) prediction. Geraniol, β-phenyl ethyl alcohol, α-terpineol, and limonene yielded better docking scores than hydroquinone. These four compounds and 1,8-cineole and β-pinene, showed lower docking scores than kojic acid. The compounds interacted with 1BUG through hydrogen bonding, Van der Walls, alkyl/π-alkyl interactions, and π-π stacking. ADMET analysis indicated that they were potential candidates for oral drugs.
Potensi Senyawa Hidrazon berbasis Turunan 2-Tiohidantoin dan Hidrazida sebagai Inhibitor Protein E6 pada Kanker Serviks secara In Silico Yusuf Syahril Alam; Syafri Izzat Abidiy; Triyanda Gunawan; Adi Setyo Purnomo; Arif Fadlan; Fahimah Martak
Akta Kimia Indonesia Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : LPPM, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j25493736.v7i2.14722

Abstract

Setiap tahun, prevalensi penyakit kanker leher rahim di dunia semakin meningkat. Kanker serviks dapat terjadi akibat infeksi Human Papillomavirus (HPV). Saat ini, penargetan penghambatan onkoprotein E6 cenderung dipilih karena lebih aman dan lebih baik sebagai agen terapeutik kanker serviks. Selain itu, E6 juga termasuk virus krusial yang menginduksi kanker serviks melalui inaktivasi protein p53 sehingga diperlukan material yang efektif untuk menghambat kinerja onkogen E6. Hidrazon merupakan senyawa basa Schiff yang memiliki gugus azometin (-NHN=CR-). Gugus azometin inilah yang berperan dalam berbagai bioaktivitas, termasuk antivirus dan antikanker. Pada penelitian ini, hidrazon berasal dari turunan 2-tiohidantoin dan hidrazida. Senyawa 2-tiohidantoin termasuk kelompok heterosiklik yang memainkan peran penting dalam kimia obat seperti antikonvulsan, antibakteri, antidiabetik, antivirus dan antikanker. Dengan demikian, senyawa ini dapat menjadi agen alternatif pengobatan kanker serviks. Sebelum dilakukan sintesis material tersebut, perlu dilakukan analisis bioaktivitas menggunakan komputasi. Kajian metode in-silico meliputi pembuatan struktur menggunakan Avogadro, optimasi geometri molekul menggunakan Gaussian 16, serta hasil interaksi ligan-protein (RMSD, KI, Binding Affinity, ADME, Binding Pocket, dan Drugability score) menggunakan Autodock Tools, LigPlot, SwissADME, PLIP Tools, dan Protein Plus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa senyawa hidrazon yang berasal dari turunan 2-tiohidantoin dan hidrazida berpotensi menghambat protein E6 dan dapat digunakan sebagai obat oral.
Peningkatan Kemampuan Kreativitas Siswa Sekolah Dasar di Kawasan Keputih, Sukolio Surabaya Melalui Eksperimen Sains dengan Pembuatan Yoghurt Fahimah Martak; Herdayanto S Putro; Sri Fatmawati; Arif Fadlan; Adi S Purnomo
Sewagati Vol 3 No 2 (2019)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (506.388 KB)

Abstract

Eksperimen sebagai salah satu metoda pembelajaran berbasis laboratorium umumnya hanya diajarkan pada Sekolah-Sekolah Dasar tertentu yang umumnya berbiaya sekolah tinggi. Tidak semua Sekolah Dasar memberikan pembelajaran yang disertai eksperimen di laboratorium. Hal ini terutama dialami oleh siswa sekolah dasar di Kawasan Keputih Sukolilo Surabaya. Oleh karena itu Tim Pengabdi dari ITS berupaya meningkatkan kreativitas siswa melalui eksperimen pembuatan yoghurt. Eksperimen pembuatan yoghurt dipilih sebagai salah satu modul praktikum karena dapat meningkatkan nilai tambah susu. Eksperimen ini juga dapat mengenalkan teknologi tepat guna kepada siswa yaitu: homogenisasi, pasteurisasi, pendinginan, inokulasi dan inkubasi. Selain itu siswa-siswa Sekolah Dasar dapat lebih menyukai produk olahan susu tersebut dengan aneka rasa yang lebih menarik. Olahan susu menjadi yoghurt sebagai upaya menjadikan minum susu lebih disukai siswa. Produk yogurt yang telah diperoleh pada eksperimen ini dilakukan analisis. Hasil analisis kandungan yoghurt sebagai berikut: penampakan berupa cairan kental semi padat, kadar lemak=28,0 %(b/b), protein=41,6 %, kadar glukosa= 16,5 %, kadar abu=1% , keasaman (dihitung sebagai asam laktat)= 2 % b/b, dan pH=4.
Synthesis and Antidiabetic Evaluation of N’-Benzylidenebenzohydrazide Derivatives by In Silico Studies Yusuf Syaril Alam; Pratiwi Pudjiastuti; Saipul Maulana; Nur Rahmayanti Afifah; Fahimah Martak; Arif Fadlan; Tutik Sri Wahyuni; Syukri Arief
Indonesian Journal of Chemistry Vol 23, No 4 (2023)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijc.82073

Abstract

Two new of N’-benzylidenebenzohydrazide (NBB) derivatives were successfully synthesized and yielded 50–58%. FTIR, ESI-MS, 1H-NMR and 13C-NMR were used to investigate the characteristic of NBB derivates. The structure and relationship of NBB derivatives into α-glucosidase and α-amylase as good targets for diabetes treatment were evaluated using in silico screening. Molecular Mechanics-Poisson Boltzmann/Generalized Born Surface Area (MM-PB/GBSA) was used to calculate the free binding energy (ΔGbind (MM-GBSA)) of NBB to α-glucosidase and α-amylase receptors showed that the results of −0.45 and −20.79 kcal/mol respectively. In the ortho position, NBB derivatives exhibited electron donating groups (EDG like -OCH3, -OH and -Cl with binding free energies of −21.94, −6.71 and 21.94, respectively, and acarbose, a native ligand energy of 32.62 kcal/mol. In addition, the binding free energy of N-2-(-OCH3, -OH and -Cl)-NBB to the α-amylase receptor showed the number of −39.33, −43.96, −42.81, respectively and −46.51 kcal/mol in comparing with a native ligand. As a result, it was found that all the NBB derivatives were able to interact with several amino acids in the α-glucosidase cavity as well as the native ones, including Ala281, Asp282, and Asp616.  NBB and native ligand showed similar interaction between α-amylase with Gly110 amino acid residue.
The Effect of Variations in Calcination Temperature on the Character of ZnO and ZnO/Mopl-CTAB in Degrading Methyl Orange Aulia Dewi Rosanti; Fahmi Hidayat; Yuly Kusumawati; Arif Fadlan; Rizky Arief Shobirin; Fanni Kurnia Wijaya
Bulletin of Chemical Reaction Engineering & Catalysis 2023: BCREC Volume 18 Issue 2 Year 2023 (August 2023)
Publisher : Masyarakat Katalis Indonesia - Indonesian Catalyst Society (MKICS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9767/bcrec.18305

Abstract

Medan orange peel (Mopl), which has been modified using cetyltrimethylammonium bromide (CTAB), has the potential to adsorb methyl orange (MO), and thus it can be used as a supporting material for ZnO. The ZnO is a photocatalytic material that is environmentally friendly, inexpensive, non-toxic, and has a wide band gap value. This study aims to determine the effect of calcination temperature on ZnO and ZnO characteristics due to modification using Mopl-CTAB and its effect on the degradation of MO. This research was carried out by synthesizing ZnO and ZnO/Mopl-CTAB materials using impregnation method and varying the calcination temperatures at 150, 250, 350, and 450 °C. The solid material powder obtained was characterized by using Scanning Electron Microscope-Energy Dispersive X-ray (SEM-EDX), Brunauer–Emmett–Teller (BET), Fourier Transform Infra Red (FTIR), X-ray Diffraction (XRD), and Diffuse Reflectance Spectroscopy (DRS). Based on the results of the characterization, greater calcination temperature can affect the characteristics of the photocatalyst, including its morphology, functional groups, crystal structure, crystal lattice, crystallinity, surface area, pore size, pore volume, and energy band gap. The MO photodegradation activity test using the synthesized material was conducted under dark and light conditions. The results of the test revealed that the best or optimum material to be used in degrading MO is a calcined material at 450 °C under light conditions. ZnO material using Mopl-CTAB is better in degrading ZnO/Mopl-CTAB 450 °C than ZnO 450 °C. This study found that ZnO material using Mopl-CTAB  had a percent removal of 78% in 50 min, while ZnO 450 °C only had a percent removal of 53% in 40 min. The reaction kinetics in dark and light conditions follow the pseudo-second-order kinetic model. Copyright © 2023 by Authors, Published by BCREC Group. This is an open access article under the CC BY-SA License (https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0). 
Penyelidikan Aktivitas Antikanker Payudara oleh Minyak Atsiri Bunga Michelia Alba Secara In Silico Paundra Rizky Pratama; Felysia Isman; Arif Fadlan
al Kimiya: Jurnal Ilmu Kimia dan Terapan Vol 9, No 1 (2022): al Kimiya: Jurnal Ilmu Kimia dan Terapan
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/ak.v9i1.17380

Abstract

Kanker adalah penyakit mematikan di seluruh dunia. Salah satu jenis kanker dengan angka kejadian tinggi di Indonesia adalah kanker payudara. Secara umum kanker dapat ditangani dengan pembedahan, radioterapi, dan kemoterapi. Namun, ketiga teknik ini menunjukkan berbagai kelemahan dan efek samping yang merugikan. Bahan alam selanjutnya dapat menjadi alternatif penanganan kanker karena telah terbukti secara empiris dalam penanganan berbagai penyakit. Michelia alba dari keluarga Magnoliaceae menghasilkan minyak atsiri dan telah digunakan sebagai obat tradisional untuk bronkitis, prostatitis, demam, sifilis, gonorrhoea, malaria, dan kanker. Meskipun demikian, kajian yang mengungkap potensi M. alba dalam penanganan kanker tidak banyak dilaporkan dan sangat terbatas. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki potensi aktivitas antikanker payudara minyak atsiri bunga M. alba secara in silico. Penelitian dilakukan dengan docking molekular senyawa minyak atsiri bunga M. alba terhadap human epidermal growth factor receptor 2 (identitas PDB 3PP0). Penelitian juga dilakukan dengan analisis sifat fisikokimia dan farmakokinetika senyawa minyak atsiri M. alba. Hasil docking molekular menunjukkan α-terpineol, geraniol, β-pinen, limonen, linalool, β-fenil etilalkohol, dan 1,8-cineol memiliki skor docking yang lebih rendah dari kontrol kuersetin. Analisis fisikokimia dan farmakokinetika mengungkap bahwa senyawa minyak atsiri M. alba tidak melanggar aturan Lipinski dan Veber serta memiliki profil penyerapan, distribusi, metabolisme, ekskresi, dan toksisitas yang baik.