Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Hubungan Karakteristik Petani dengan Tingkat Partisipasi Petani pada Program Pengembangan Usaha Agribisnis Perdesaan (PUAP) di Kecamatan Wuryantoro, Kabupaten Wonogiri Galuh Anggani; Sapja Anantanyu; Eny Lestari
JURNAL TRITON Vol 15 No 2 (2024): JURNAL TRITON
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47687/jt.v15i2.760

Abstract

Program Pengembangan Usaha Agribisnis Perdesaan (PUAP) adalah jenis bantuan modal usaha yang diberikan kepada petani melalui koordinasi Gapoktan. Keberhasilan program PUAP dalam menanggulangi kemiskinan sangat bergantung pada partisipasi petani dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik petani, tingkat partisipasi petani dalam program PUAP, dan hubungan karakteristik petani dengan tingkat partisipasi petani dalam program PUAP. Metode dasar penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan teknik survei. Pemilihan Kecamatan Wuryantoro, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah sebagai lokasi penelitian dilakukan secara purposive. Penelitian ini mengambil sampel sebanyak 60 responden dan menggunakan teknik proportional random sampling. Analisis data menggunakan uji korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian adalah sebagai berikut: 1) umur petani tergolong tua yaitu 22 orang (36,7%), pendidikan petani tergolong rendah yaitu 24 orang (40%), lamanya petani bertani tergolong tua yaitu 30 orang (50%), luas lahan petani tergolong sempit yaitu 24 orang (40%), pendapatan usahatani tergolong rendah yaitu 27 orang (45%). 2) Tingkat partisipasi petani pada tahap perencanaan tergolong tidak aktif yaitu 23 orang (38,3%), tahap pelaksanaan tergolong aktif yaitu 27 orang (45%), tahap evaluasi tergolong tidak aktif yaitu 27 orang (45%), dan tahap pemanfaatan hasil tergolong aktif yaitu 34 orang (56,7%). 3) Hubungan yang signifikan dapat ditemukan antara umur, pendidikan, lama bertani, serta pendapatan usahatani dengan tingkat partisipasi dan tidak ada hubungan yang signifikan antara luas lahan dengan tingkat partisipasi pada program PUAP.
PERAN VARIABEL EFIKASI DIRI SEBAGAI MODERATOR PENINGKATAN MOTIVASI BERPRESTASI GURU Eny Lestari; Arief Yulianto; Sugi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 2 (2025): Volume10 Nomor 2, Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i2.27414

Abstract

Education plays a strategic role in preparing superior human resources to support the Golden Indonesia Vision 2045. Teachers play a central role as the spearhead of improving the quality of education, with achievement motivation being an important factor influencing their professional quality and performance. Unfortunately, this motivation is still relatively low, as seen from the lack of teacher participation in self-development, learning innovation and professional programs. This study aims to analyze the factors that influence teachers' achievement motivation, both internal (self-efficacy) and external (principal leadership, school organizational climate, and academic supervision). The study was conducted on 268 public junior high school teachers in the ex Kawedanan Candiroto area, Temanggung Regency, Central Java, using a total sampling technique. The variables studied include achievement motivation as the dependent variable; principal leadership, school organizational climate, and academic supervision as independent variables; and self-efficacy as a moderating variable. Data were collected through a closed questionnaire that had been tested for validity and reliability, then analyzed using SEM-PLS through the SmartPLS program. The results of the analysis show that all independent variables have a positive and significant effect on teacher achievement motivation. In addition, self-efficacy acts as a moderator that strengthens the influence of the three external variables. Implication of this finding
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PROGRAM KAMPUNG SAYUR DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI DESA NGEMPLAK SUTAN KELURAHAN MOJOSONGO Queen Widya Rahayu; Eny Lestari; Suminah *
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Agri Hatantiring Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal PKM Agri Hatantiring
Publisher : Politeknik Seruyan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59900/pkmagri.v2i2.103

Abstract

Pemerintah Kota Surakarta menggalakkan program pemberdayaan masyarakat pada kegiatan pertanian perkotaan. Program tersebut berupa Kampung Sayur Organik yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan gizi masyarakat dan mengurangi pengeluaran keluarga. Kurangnya komitmen masyarakat yang belum maksimal, membuat program Kampung Sayur Organik ini tidak dapat berjalan sesuai dengan tujuan. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengidentifikasi proses yang berlangsung dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat yang berlangsung dan mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pemberdayaan masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode dasar kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penentuan informan dilakukan secara purposive sampling dan snowball dengan jumlah informan yaitu 8 (orang). Validitas data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukan bahwa proses pelaksanaan pemberdayaan terdiri dari pemungkinan, penguatan, perlindungan, penyokongan, dan pemeliharaan. Bentuk kegiatan proses pemberdayaan diantaranya penyuluhan, pelatihan, demplot, ekspo, dan pendampingan. Indikator yang menjadi faktor pendukung adalah sarana dan prasarana yang sudah lengkap, ketenagaan, dan pembiayaan. Faktor penghambat dalam kegiatan pemberdayaan ini adalah beberapa kelembagaan belum berperan secara maksimal, penyelenggaraan dari tahun ke tahun kegiatannya menurun, dan kurangnya pengawasan serta komitmen masyarakat terhadap kegiatan pemberdayaan.