Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Kajian Molekuler Nyamuk Aedes dengan Pemanfaatan Kayu Manis (Cinnamomum verum) dan Daun Jeruk (Citrus hystrix) sebagai Spray Anti Nyamuk di Kelurahan Gajahan Solo Salsabila, Lulu Sulfa; Kurniawati, Lutfi; Shelomita, Maysa Putri; Heryanti, Nabiilah Nuur Ainii; Schatzi, Rachel Vastya Arma; Wulandhari, Septiani Tri; Sitohang, Dahlan; Saktiningsih, Hari
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Vol. 1 No. 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Menara Science Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70109/jupenkes.v1i3.32

Abstract

Demam Dengue merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Penyakit ini menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang signifikan, terutama di daerah tropis dan subtropis. Gejala klinis Demam Dengue bervariasi, mulai dari demam tinggi, nyeri kepala, nyeri sendi dan otot, hingga munculnya manifestasi perdarahan. Dalam kasus yang berat, Demam Dengue dapat berkembang menjadi Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) atau Dengue Shock Syndrome (DSS), yang berpotensi fatal. Penanganan Demam Dengue meliputi terapi suportif untuk mengelola gejala dan mencegah komplikasi. Pencegahan dilakukan melalui pengendalian vektor, seperti pemberantasan sarang nyamuk dan penggunaan insektisida, serta pengembangan vaksin yang efektif. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memanfaatkan tanaman kayu manis dan kulit jeruk sebagai repellent alami untuk nyamuk Aedes aegypti. Pengabdian masyarakat ini diperlukan untuk memahami mekanisme patogenesis virus dengue dan menemukan strategi pengendalian yang lebih baik.
PELATIHAN PEMBUATAN KEBUN GIZI DAN KEBUN TOGA PADA KADER DAN IBU BALITA POSYANDU KARTINI II, DESA LEMPENI, KABUPATEN LUMAJANG Jannah, Miftahul; Sabran, Sabran; Ratri, Putri Rahayu; Kurniawati, Lutfi
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 3 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v4i3.1049-1054

Abstract

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada balita yang disebabkan karena kekurangan gizi kronis sehingga anak tumbuh lebih pendek dibandingkan anak seusianya. Dusun Krajan II yang terletak di Desa Lempeni, Kabupaten Lumajang, memiliki prevalensi stunting yang cukup tinggi. Selain itu, pedoman gizi seimbang juga masih belum diterapkan oleh seluruh masyarakat, termasuk pada balita di dusun Krajan II, Desa Lempeni. Pemanfaatan lahan pekarangan menjadi kebun gizi dan kebun TOGA merupakan salah satu pencegahan dalam upaya mengatasi kekurangan gizi keluarga. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader dan ibu balita dalam menanam dan memanfaatkan lahan di sekitar rumah menjadi kebun gizi dan kebun TOGA yang bermanfaat untuk kehidupan sehari-hari. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 28-29 Agustus 2021, dengan sasaran kader posyandu pada hari pertama dan ibu balita pada hari kedua. Kegiatan dilakukan dengan pemberian materi terkait jenis tanaman, kandungan gizi, dan manfaatnya bagi pemenuhan kebutuhan gizi serta peningkatan kualitas dan kuantitas ASI. Selanjutnya, peserta (kader dan ibu balita) bersama-sama mempraktikkan cara menanam tanaman. Kegiatan ini bermanfaat bagi kader dan ibu balita untuk mampu mengenali jenis tanaman dan manfaatnya, serta mampu menanam tanaman dengan baik. Kegiatan pelatihan ini juga mampu menciptakan kebun gizi dan kebun TOGA dengan jumlah tanaman yang lebih banyak. Kader posyandu dan ibu balita diharapkan mampu memanfaatkan kebun gizi dan kebun TOGA secara optimal, dan menerapkannya di lahan pekarangan rumah masing-masing.
The Relationship of Physical Activity to HDL Levels and Dietary Patterns to Uric Acid Levels among Hypertensive PROLANIS Patients Saputri, Dewi Nurjanah Jaya; Kurniawati, Lutfi; Ahmad, Tasrif
Jurnal Biologi Tropis Vol. 26 No. 1 (2026): Januari-Maret
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v26i1.11808

Abstract

Hypertension is a chronic condition associated with metabolic disorders, including decreased High-Density Lipoprotein (HDL) levels and elevated uric acid levels, which may increase cardiovascular risk. Physical activity and dietary patterns are lifestyle factors believed to influence these metabolic parameters, although previous findings remain inconsistent. This study aimed to examine the relationship between physical activity and HDL levels, as well as dietary patterns and uric acid levels, among hypertensive patients participating in the Chronic Disease Management Program (PROLANIS) at Klinik Griya Sehat Colomadu. An observational study with analytic elements utilizing both cohort and cross-sectional methods was carried out with 30 participants chosen through purposive sampling. The level of physical activity was evaluated using the International Physical Activity Questionnaire (IPAQ), while eating habits were analyzed through a Food Frequency Questionnaire (FFQ) that was substantiated by a 24-hour food recall. HDL and uric acid concentrations were determined using enzymatic methods in a laboratory. The data was examined employing the Spearman correlation test and Fisher’s Exact Test at a significance threshold of 0.05. Findings indicated that the average HDL level was greater in the group engaging in moderate physical activity compared to the one with low physical activity; nevertheless, no significant relationship was observed (p = 0.091). Dietary patterns were also not significantly associated with uric acid levels (p = 0.155). In conclusion, physical activity was not significantly related to HDL levels, and dietary patterns were not significantly related to uric acid levels among hypertensive PROLANIS patients.