Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PENINGKATAN KAPASITAS PEMUDA MELALUI SANGGAR TANI DENGAN INTEGRATED FARMING UNTUK MEWUJUDKAN GENERASI MANDIRI PANGAN DI DESA NISOMBALIA: Enhancing Youth Capacity Through Farming Workshops with Integrated Farming to Create a Food-Independent Generation in Nisombalia Village Fitriani, Fitriani; Hadrianty, Sitti; Fitrah, Nur; Fajrin, Muhammad; Aryanto, Asdar; Fahri, Hilal; Nurfahmi, Nurfahmi; Gailea, Ariq Imtyaz; Syukur, Muh.; Nurjannah, Nurjannah; Salama, Thrisna Wati Pasolang Ester; Amalia, Nur; Hakim, Rayhan Meizar; Nurmiadi, Nurmiadi; Nurana, Nurana; Mubarak, Husnul
Jurnal Dinamika Pengabdian Vol. 11 No. 1 (2025): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 11 NO. 1 OKTOBER 2025
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v11i1.47506

Abstract

Pertanian berperan penting sebagai penopang ketahanan pangan sekaligus sumber pendapatan masyarakat desa. Desa Nisombalia, Kecamatan Marusu, Kabupaten Maros, memiliki jumlah penduduk 4.471 jiwa, dengan 2.749 pemuda berusia 13–25 tahun yang berpotensi besar untuk mengembangkan sektor pertanian. Sayangnya, minat generasi muda terhadap pertanian menurun karena keterbatasan pemahaman dalam pengelolaan fasilitas seperti greenhouse dan kandang ayam. Maka dar itu, Tim PKK ORMAWA HIMATEPA-UH melalui program “Sanggar Tani Muda Desa Nisombalia” menawarkan penerapan Integrated Farming System berbasis prinsip zero waste. Kegiatan meliputi pelatihan budidaya hidroponik, hortikultura (tomat, cabai, jagung), pemeliharaan ternak ayam Alope dan Petelur serta budidaya ikan lele dan nila terintegrasi dengan produksi maggot. Program ini diharapkan mampu meningkatkan keterampilan pemuda, memaksimalkan infrastruktur yang ada serta menciptakan sistem usaha tani modern yang produktif, ramah lingkungan dan mendukung kemandirian pangan desa. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan pemuda terkait Integrated Farming System berbasis zero waste yang mewujudkan melalui Sanggar Tani Muda dan penerapan sistem terpadu seperti (hidroponik, peternakan, perikanan, dan maggot) di Desa Nisombalia, sehingga pemuda mampu mengelola sumber daya secara lebih efektif, produktif, inovatif dan ramah lingkungan.    Kata kunci: Pertanian, sanggar tani, maggot, mandiri pangan, Nisombalia.   ABSTRACT Agriculture plays a vital role in supporting food security and generating income for rural communities. Nisombalia Village, Marusu District, Maros Regency, has a population of 4,471, with 2,749 youths aged 13–25 who possess significant potential to develop the agricultural sector. Unfortunately, the interest of the younger generation in agriculture is declining due to limited understanding of facility management, such as greenhouses and poultry coops. Therefore, the PKK ORMAWA HIMATEPA UNHAS Team, through the “Nisombalia Young Farmers' Center (Sanggar Tani Muda)” program, proposed the implementation of an Integrated Farming System based on the zero−waste principle. Activities include training in hydroponics, horticulture (tomatoes, chili, corn), maintenance of Alope and layer chickens, as well as integrated catfish and tilapia aquaculture with maggot production. This program is expected to enhance the skills of the youth, maximize existing infrastructure, and establish a productive, environmentally friendly, and modern farming system that supports the village's food self-sufficiency. Overall, this activity successfully increased the youth's understanding and skills related to the Integrated Farming System based on zero−waste, which was realized through the formation of the Sanggar Tani Muda and the implementation of the integrated system (hydroponics, livestock, fisheries, and maggot) in Nisombalia Village, enabling the youth to manage resources more effectively, productively, innovatively, and environmentally friendly. Keywords: Agriculture, farmers’ center, maggot, food self-sufficiency, Nisombalia.
PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TOMAT (Lycopersicum esculentum Mill.) TERHADAP PEMBERIAN PUPUK KOMPOS AMPAS TAHU Fitrah, Nur; Ramli, Ramli
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 13 No 5 (2025): Oktober
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v13i5.2750

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dosis pupuk ampas tahu yang memberikan pengaruh terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat. Penelitian dilaksanakan di Desa Watunonju Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi, mulai dari bulan Juni sampai September 2021.Penelitian ini disusun menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) yang terdiri dari 5 perlakuan, yaitu : P0 : Tanpa perlakuan (Kontrol), P1 : dosis 120 gram/tanaman, P2 : dosis 170 gram/tanaman, P3 dosis 220 gram/tanaman, P4 : dosis 270 gram/tanaman. Setiap perlakuan diulang sebanyak 4 kali sehingga terdapat 20 unit percobaan dan setiap unit percobaan terdiri atas 3 tanaman. Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan P4 (Pupuk Kompos Ampas Tahu 270 gram/tanaman) memberikan pengaruh terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat yaitu tinggi tanaman 156,67 cm, jumlah daun 176.25 helai, jumlah cabang produktif 11.92 cabang, jumlah buah 13.75 buah dan berat buah 548.93 g.