Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

ANALISIS KEMACETAN DI RUAS JALAN RAYA ALOHA SIDOARJO BAIDHOWI, AHMAD; , MUZAYANAH
Swara Bhumi Vol 1, No 3 (2019)
Publisher : Jurusan Pendidikan Geografi FIS Unesa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kabupaten Sidoarjo menjadi kabupaten dengan jumlah kendaraan terbanyak nomor tiga di Jawa Timur setelah Kota Surabaya dan Kabupaten Malang. Pertumbuhan kendaraan roda dua di Sidoarjo mencapai 5,7% per tahunnya. Petumbuhan kendaraan yang tinggi menyebabkan terjadinya masalah transportasi, yakni kemacetan lalu-lintas sebagaimana yang terjadi di ruas Jalan Raya Aloha Sidoarjo. Tujuan dari penelitian ini yakni untuk mengetahui kapasitas jalan di ruas Jalan Raya Aloha, jumlah SMP di ruas Jalan Raya Aloha, dan kajian geografis kemacetan di Jalan Raya Aloha. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan rancangan penelitian cross sectional. Metode pengambilan data menggunakan metode survei. Penelitian dibagi menjadi 5 titik di sepanjang ruas Jalan Raya Aloha. Teknik analisis kemacetan ini akan dianalisis berdasarkan Manual Kapasitan Jalan Indonesia (MKJI) 1997 dan kajian geografis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa volume kendaraan yang melebihi batas maksimal kapasitas jalan terjadi di dua titik, yaitu titik satu dan titik lima hal ini dikarenakan kedua titik ini merupakan jalan utama yang menghubungkan Kabupaten Sidoarjo dengan Kota Surabaya. Kajian Geografis menunjukkan jika kemacetan di Jalan Raya Aloha terjadi karena jalan tidak lagi mampu menampung volume kendaraan. Kemacetan juga menyebabkan terjadinya kebisingan yang selalu melebihi batas dari kebisingan di kawasan pemukiman (55 dB) serta kawasan perkantoran dan perdagangan (65 dB). Kata kunci: kemacetan lalu-lintas, kapasitas jalan, SMP, kajian geografis.
ANALISIS KEMACETAN LALU LINTAS DI JALAN KAPASAN-KENJERAN KOTA SURABAYA PRATIWI, DIAH; , MUZAYANAH
Swara Bhumi Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Pendidikan Geografi FIS Unesa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakKota Surabaya mempunyai mobilitas yang tinggi dengan berbagai kegiatan maka dari itu Surabaya mempunyai permasalahan yang sama dengan kota besar yang lain yaitu kemacetan. Salah satu daerah yang padat mobilitas di Surabaya adalah ruas Jalan Kapasan-Kenjeran. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui faktor penyebab kemacetan di jalan Kapasan dan Kenjeran, 2) menganalisis kemacetan dengan pendekatan geografi.Penelitian ini berjenis penelitian survei. Rancangan penelitian ini adalah cross sectional. Lokasi penelitian dilaksanakan di Ruas Jalan Kapasan-Kenjeran. Penentuan sampel menggunakan teknik accidental sampling. Sumber data berupa data primer dan data sekunder. Analisis data menggunakan analisis deskriptif. Teknik pengumpulan data observasi di lapangan dengan survei total counting menggunakan alat hand counter dan survei kebisingan menggunakan Decibel10th berdasarkan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup No. KEP-48 / MENLH / 11/1996Hasil dari penelitian menunjukan bahwa di Jalan Kenjeran memiliki kapasitas jalan normal 2359,8 smp/jam tetapi pada hari senin dan rabu yang merupakan hari kerja dan hari masuk sekolah smp jalan Kenjeran tertinggi mencapai 4495.39 smp/jam. Jalan Kapasan memiliki kapasitas normal 2010,2 smp jam. Pengguna jalan mayoritas bergerak dari arah Jembatan Suramadu atau dari arah Pulau Madura menuju Kota Surabaya atau Sidotopo. Ruas Jalan Kapasan mayoritas pengguna jalan bergerak dari arah Surabaya menuju Pulau Madura. Sedangkan Ruas Jalan Kenjeran ada keberagaman tujuan karena ruas jalan ini merupakan jalan penghubung menuju Tol Perak. Penyebab kemacetan di Ruas Jalan Kapasan dan Jalan Kenjeran adalah 1)Pengguna jalan yang menggunakan bahu jalan untuk parkir, 2)Bongkar muat yang dilakukan pedagang disekitar Ruas Jalan Kapasan-Kenjeran,3)Bertambahnya kendaraan pribadi setiap tahunnya membuat volume kendaraan tidak sesuai dengan kapasitas jalan. Kemacetan menyebabkan kebisingan di sekitar Jalan Kapasan dan Kenjeran berdasarkan rata-rata 4 hari adalah 75,41 dB dan 78,1 dBKata kunci: Kemacetan,analisis geografi, kebisingan
DAMPAK LIMBAH INDUSTRI PENGOLAHAN SAMPAH PLASTIK TERHADAP KUALITAS AIR SUNGAI DI DESA KEJAGAN KECAMATAN TROWULAN KABUPATEN MOJOKERTO BAGUS IBRAHIM, DIAN; , MUZAYANAH
Swara Bhumi Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Pendidikan Geografi FIS Unesa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKIndustri pengolahan sampah plastik ini menyebabkan pencemaran lingkungan, yaitu pencemaran air sungai desa Kejagan yang diakibatkan oleh pembuangan air limbah secara langsung ke badan air sungai dan kebisingan yang disebabkan oleh proses penggilingan. Tujuannya adalah mengetahui nilai DHL, suhu, BOD5, COD, TS, PH, minyak dan lemak pada badan air sungai yang menjadi tempat pembuangan limbah industri pengolahan sampah dan menganalisis pengaruh kualitas air sungai terhadap pertanian sawah.Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian survei dengan pengambilan sampel secara terpilih atau purposive sample yang terdiri dari 5 titik lokasi pengambilan sampel dan sungai Desa Kejagan merupakan populasi dari penelitian. Teknik analisis data yang digunakan adalah diskriptif kuantitatif dengan membandingkan hasil uji laboratorium dengan baku mutu air limbah golongan IV Peraturan Pemerintah No 82 Tahun 2001 Tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran AirHasil penelitian ini menunjukan bahwa pada titik pengambilan 1 semua parameter sesuai baku mutu air limbah golongan IV Peraturan Pemerintah No 82 Tahun 2001 Tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air, pada titik pengambilan 2 parameter BOD5melebihi baku mutu air limbah golongan IV Peraturan Pemerintah No 82 Tahun 2001 Tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air sebesar 15,13 mg/L dari baku mutu sebesar 12 mg/L, pada titik pengambilan 3 semua parameter sesuai baku mutu air limbah golongan IV Peraturan Pemerintah No 82 Tahun 2001 Tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air.Pada titik pengambilan 4 semua parameter sesuai baku mutu air limbah golongan IV Peraturan Pemerintah No 82 Tahun 2001 Tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air sehinga tidak mempengaruhi kualitas air irigasi pertanian, pada titik pengambilan 5 semua parameter sesuai baku mutu air limbah golongan IV Peraturan Pemerintah No 82 Tahun 2001 Tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran AirKata Kunci : Limbah Industri, Sampah Plastik,Kualitas Air.
ANALISIS KUALITAS AIR TAMBAK UDANG DI DESA SUKOMULYO DAN DESA ROOMO KECAMATAN MANYAR KABUPATEN GRESIK PUDJI ASTUTIK, ERNIKA; , MUZAYANAH
Swara Bhumi Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Pendidikan Geografi FIS Unesa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakTambak di kawasan utara, terutama di Desa Sukomulyo Kecamatan Manyar Kabupaten Gresik, telah mengalami penurunan produksi sejak tahun 2009. Penurunannya berkisar antara 30-50% . Kematian massal udang pernah terjadi pada tahun 2019, hal ini menimbulkan kerugian besar pada petani tambak. Penelitian ini bertujuan mngetahui kualitas air tambak udang Desa Sukomulyo Kecamatan Manyar Kabupaten Gresik.Jenis penelitian adalah penelitian deskiptif kuantitatif. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, dokumentasi, pengukuran dan uji laboratorium. Teknik analisis data menggunakan metode deskriptif, dengan acuan baku mutu kualitas air berdasarkan PermenKPRI 75 Tahun 2016 Tentang Pedoman Umum Pembesaran Udang Windu (Penaeus Monodom) Dan Udang Vaname (Litopennaeus Vannamei). Unit analisis adalah kawasan tambak udang desa Sukomulyo dan desa Roomo yang mendapat sumber pengairan air laut muara Sungai Sukomulyo dan Sungai Roomo.Hasil penelitian menyatakan bahwa pada sampel 1(tambak yang berbatasan langsung dengan laut dan Sungai Sukomulyo), parameter yang tidak sesuai adalah pH, amonia, hidrogen sulfida, timbal, kadmium. Pada sampel 2 (kawasan tambak yang berbatasan dengan permukiman penduduk dan Sungai Sukomulyo) ,3 (kawasan tambak yang berada di dekat pemukiman penduduk dan berbatasan dengan Sungai Roomo) dan 4 (tambak yang berbatasan dengan laut dan Sungai Roomo), parameter yang tidak sesuai dengan baku mutu adalah pH, hidrogen sulfida, alkalinitas dan amonia.Kata Kunci: Tambak udang, Kualitas air tambak
KAJIAN PENURUNAN ANGKA PENUMPANG MIKROLET KOTA PASURUAN DANDY RACHMANA, ABDULLAH; , MUZAYANAH
Swara Bhumi Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Pendidikan Geografi FIS Unesa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakMikrolet di Pasuruan sudah ada sejak tahun 1980an. Seiring berjalannya waktu, keberadaan mikrolet sudah tidak lagi diminati masyarakat. Tahun 2017? 2019 terjadi penurunan jumlah pendapatan operasional mikrolet sebanyak 33,39%. Penurunan jumlah pendapatan terus terjadi akan berdampak pada tidak digunakannya mikrolet sebagai transportasi umum di Kota Pasuruan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor penyebab turunnya minat penumpang mikrolet,lalu mengetahui alternatif moda transportasi lain yang diminati masyarakat serta mendapatkansolusi yang diinginkan masyarakat agar mikrolet kembali diminati.Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode survey. Populasi penelitian adalah masyarakat yang menggunakan mikrolet dan masyarakat yang pernah menggunakan mikrolet. Titik pengambilan sampel pada penelitian ini terdapat pada 4 pangkalan mikrolet yaitu terminal Blandongan, pangkalan KH Mansyur, pangkalan KH Ahmad Dahlan, serta pangkalan pasar Kebonagung. Jumlah sampel pada penelitian ini yaitu 100 orang dengan menggunakan metode Accidental Sampling. Teknik pengumpulan data melalui observasi, kuisioner dan dokumentasi. Teknik analisis data adalah menggunakan teknik skoring skala likert dan teknik deskriptif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) faktor penyebab turunnya minat penumpang mikrolet adalah lama waktu tempuh mikrolet serta lama waktu tunggu mikrolet, 2) Alternatif moda transportasi yang diminati masyarakat adalah kendaraan pribadi, ojek pangkalan dan ojek online, 3) Solusi yang diinginkan masyarakat agar mikrolet kembali diminati adalah menambahkan jam operasional dan memberikan ketegasan terkait mikrolet yang berhenti lama waktu menunggu penumpang.Kata kunci: Mikrolet, Penurunan, Penumpang
PENDIDIKAN ANTI KORUPSI MAMPU MEMOTIVASI MAHASISWA DALAM UPAYA PENCEGAHAN DAN PEMBERANTASAN PERBUATAN TINDAK PIDANA KORUPSI Muzayanah
Ganesha Law Review Vol 4 No 2 (2022): November
Publisher : Program Studi Ilmu Hukum, Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan, Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial, Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/glr.v4i2.1471

Abstract

Education that is carried out is certainly a learning process for humans that is carried out continuously so that humans become individuals who have perfection both physically and mentally. Education has a goal to produce strong individuals, do not do Collusion, Corruption and Nepotism which we know as KKN, humans who are responsible and have good morals and good morals, are independent, so with the hope that education will educate the nation's life and have a very important role. strategic. As we all know that corruption in Indonesia is very worrying and has an extraordinary negative impact in almost all aspects of life. Corruption also destroys the economic system, democratic system, political system, legal system, government system and social order as a whole. On the other hand, efforts to eradicate corruption have not been able to show maximum results as desired by the Indonesian people. Considering that corruption is an extraordinary crime, it requires serious efforts to eradicate it. Efforts to eradicate corruption are carried out through two things, namely: 1. Enforcement and 2. Prevention, which of course will not be easy to implement and succeed if only the government does it without the participation of the community. Therefore, it is something that can be done and not excessive if students who are an important part of society as the next generation of the Indonesian nation in the future are expected to be able and capable and active in efforts to prevent and eradicate acts of corruption in Indonesia.
Upaya Pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, Dan Menengah Di Kabupaten Jember: Studi Kasus Dinas Koperasi Dan Usaha Mikro Kabupaten Jember Salsabila Aimatul Hasanah; Muzayanah; Wildan Khisbullah Suhma
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 3 (2025): Menulis - Maret
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i3.162

Abstract

Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah merupakan salah satu penopang perekonomian suatu negara. Dinas Koperasi dan usaha Mikro Kabupaten Jember memiliki peran signifikan dalam permberdayaan dalam meningkatkan kapasitas usaha, akses permodalan, serta daya saing produk lokal melalui berbagai program dan kebijakan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran Dinas Koperasi dan usaha Mikro. Metode penelitian yang digunakan dalam pernelitian ini ialah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Berdasarakan hasil penelitian, upaya Dinas Koperasi dan Usaha Mikro sebagai berikut: 1) Akses Permodalan; 1) Pelatihan UMKM; 3) Akses Pemasaran. Meskipun masih terdapat tantangan, langkah-langkah strategis yang diterapkan, seperti pelatihan UMKM, fasilitasi akses permodalan, serta dukungan pemasaran, telah memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan sektor UMKM.
Motivasi Kerja Sebagai Pemicu Perubahan Produktivitas Karyawan Pada UMKM Raja Jebew Shilna Maftuhatar Rizqiah; Muzayanah; Sondhy Arifiyan; Nurul Setianingrum
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 6 (2025): Menulis - Juni
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i6.395

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan antara motivasi kerja dan produktivitas karyawan dalam konteks organisasi modern yang dinamis. Motivasi merupakan salah satu aspek psikologis yang memengaruhi perilaku dan kinerja individu di tempat kerja. Dalam lingkungan yang kompetitif, perusahaan dituntut untuk tidak hanya fokus pada output, tetapi juga memperhatikan faktor internal yang mendorong karyawan untuk bekerja secara optimal. Melalui pendekatan kuantitatif, penelitian ini melibatkan penyebaran kuesioner kepada sejumlah karyawan dari berbagai divisi untuk mengukur tingkat motivasi dan produktivitas mereka. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan metode statistik korelasi dan regresi untuk mengidentifikasi hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara motivasi dan produktivitas karyawan, yang berarti semakin tinggi tingkat motivasi, maka semakin tinggi pula produktivitas yang dihasilkan. Temuan ini menegaskan pentingnya peran manajemen dalam menciptakan strategi peningkatan motivasi, seperti pemberian insentif, pengakuan atas kinerja, serta pengembangan lingkungan kerja yang mendukung. Dengan memahami keterkaitan ini, perusahaan dapat merumuskan kebijakan yang berfokus pada pemberdayaan karyawan sebagai aset utama organisasi.
PEMANFAATAN LAHAN TERBENGKALAI UNTUK MENCETAK PROFITABILITAS UMKM - CIMANUK- PANDEGELANG Sultan Antus Nasruddin Mohammad; Muzayanah
DEVELOPMENT: Journal of Community Engagement Vol. 2 No. 1 (2023): Maret
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/djce.v2i1.2583

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) are the backbone of the Indonesian economy, yet they face significant structural challenges, particularly the limited access to productive land. This article analyzes the potential, challenges, and strategies for utilizing abandoned land to enhance MSME profitability, based on a participatory case study in Cimanuk District, Pandeglang. This study employed a qualitative approach with data collection techniques including in-depth interviews, participant observation, and Focus Group Discussions (FGDs). The findings indicate that abandoned land possesses significant potential as a community asset that can be activated for productive economic activities such as hydroponic agriculture, medicinal plant cultivation, and local crafts. However, its utilization is hampered by systemic barriers, including limited access to finance, low technical skills, complex regulatory hurdles, and inadequate infrastructure. The research concludes that overcoming these challenges requires an integrated, multi-stakeholder collaborative strategy involving local government, financial institutions, and the community. The Cimanuk model demonstrates that activating underutilized local assets not only increases MSME income by up to 30% but also contributes directly to achieving Sustainable Development Goals (SDGs), particularly those related to poverty reduction, food security, and decent work.
PENYULUHAN ZAKAT DAN WAKAF DIGITAL BAGI SANTRI Muzayanah; Khoirun Nisa; Izzatun Nafis; Agisca Arifien
DEVELOPMENT: Journal of Community Engagement Vol. 2 No. 2 (2023): September
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/djce.v2i2.2584

Abstract

The digital literacy gap among santri (Islamic boarding school students) regarding digital zakat and waqf poses a challenge to optimizing Islamic philanthropy in the modern era. This community service program aims to enhance santri's knowledge, skills, and awareness of the concepts, mechanisms, and security of digital zakat and waqf transactions. This activity employed a quasi-experimental method with a one-group pre-test/post-test design involving 45 santri at Arrahman Cidadap Islamic Boarding School. Data were collected through a knowledge test questionnaire before and after the counseling session, then analyzed using descriptive statistics and a paired-sample t-test. The results indicated a statistically significant increase in understanding. The participants' mean score rose from 45.70 on the pre-test to 82.50 on the post-test, with a significance value of (p <.001). This finding proves that an interactive and applicative counseling program is effective in bridging traditional fiqh understanding with modern digital competencies, positioning it as a strategic empowerment model for the pesantren community.