Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

PENINGKATAN EKONOMI MELALUI PEMANFAATAN BERGBAGAI MACAM OLAHAN DAUN KELOR DI DESA JETAKWANGER KABUPATEN BLORA Ali Hamdan; ida fauziatun nisa
Al-Umron : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023): AL-UMRON : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (LPPM) UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SUNAN GIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/alumron.v4i1.1384

Abstract

Demi terwujudnya kesehatan masyarakat serta meningkatnya pertumbuhan ekonomi mahasiswa KKN unugiri dengan masyarakat desa jetakwanger kabupaten blora bekerjasama untuk membangun desa dengan meningkatkan perekonomian masyarakat, salah satu gagasan tersebut adalah memanfaatkan daun kelor menjadi berbagai macam olahan baik makanan maupun minuman. Daun kelor merupakan tumbuhan tropis yang mudah ditanam karena tidak telalu membutuhkan perawatan yang intensif selain itu daun kelor memiliki ciri-ciri daunya kecil berbentuk oval dan sedidkit tebal, pohon kelor banyak tumbuh di lingkungan masyarakat dan mudah didapatkan. Maka dengan adanya pemanfaatan daun kelor tersebut merupakan salah satu pola menjaga kesehatan karena daun kelor akan kaya manfaat serta mampu memberikan peluang bagi masyarakat untuk dijual. Sebagai bentuk dan upaya yang dilakukan dalam pengabdian kepada masyarakat, mahasiswa unugiri memberikan pelatihan kepada masyarakat tentang cara pengolahan daun kelor menjadi aneka olahan yang nantinya dapat dikemas dengan baik sehingga mampu memberikan nilai plus bagi masyarakat. Adapun pendekatan yang digunakan dalam program pengabdian masyarakat tersebut adalah dengan menggunakan ABCD (Asset Based Community Development) yaitu pendekatan pengembangan masyarakat yang di dasarkan pada aset lokal dan mampu meningkatkan sebuah nilai ekonomis di wilayah tersebut.
Pelatihan Pengolahan Sirup Bunga Telang Di Desa Panjang Kecamatan Kedungadem Sebagai Peningkatan Ekonomi Pasca Pandemi Covid 19 Vesti Dwi Cahyaningrum Vesti; Ali Hamdan Hamdan
PADIMAS Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2022): Padimas (Jurnal Pengabdian Masyarakat)
Publisher : PADIMAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/padimas.v1i2.1212

Abstract

Pasca pandemic Covid 19 yang telah melanda hampir 2 tahun telah banyak meninggalkan dampak pada masyarakat luas, salah satunya adalah dalam bidang Ekonomi. Salah satu alternative kegiatan yang dapat dilakukan masyarakat di masa pandemi ini yang dapat memberikan nilai tambah dan meningkatkan penghasilan secara ekonomi adalah pengolahan tanaman bunga telang menjadi sebuah sirup atau minuman. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah melakukan pelatihan pengolahan tanaman bunga telang menjadi sebuah sirup sehingga diharapkan akan menjadi alternatif penghasilan masyarakat di era pasca pandemi Covid-19. Metode pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dengan 2 tahapan, yaitu pelatihan pengolahan tanaman bunga telang menjadi sebuah sirup dan sosialisasi nilai tambahnya secara tatap muka. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa para peserta mengikuti pelatihan pengolahan tanaman bunga telang menjadi sebuah sirup dengan cukup baik dan antusias yang tinggi. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya pertanyaan-pertanyaan yang diajukan para peserta serta terjadi diskusi yang cukup interaktif antara pemateri dan para peserta. Dari kegiatan ini juga dihasilkan produk berupa sirup minuman yang berasal dari tanaman bunga telang yang kaya akan manfaat. Beberapa faktor pendukung kegiatan tersebut antara lain: Masyarakat Desa Panjang sangat antusias dalam mengikuti kegiatan pelatihan dan kemauan yang tinggi untuk bisa melakukannya.
PEMBERDAYAAN EKONOMI DESA JETAKWANGER MELALUI PEMANFAATAN BUAH MANGGA MENJADI ANEKA OLAHAN Ida Fauziatun Nisa; Ali Hamdan; Farida Isroani
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA Vol. 1 No. 3 (2022): Oktober : Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpmi.v1i3.1253

Abstract

Desa Jetakwanger kecamatan Ngawen Kabupaten Blora mempunyai hasil panen buah mangga yang melimpah,karena disetiap rumah warga terdapat pohon mangga yang berbuah lebat namun mereka hanya mengkonsumsi sendiri dan dikonsumsi secara langsung, oleh karena itu buah mangga yang melimpah tersebut tidak ada nilai jualnya. Dalam kegiatan masyarakat ini kami mengadakan pelatihan membuat olahan buah mangga menjadi aneka minuman. Kegiatan ini diikuti oleh 25 peserta yang terdiri dari ibu-ibu PKK dan beberapa pengusaha UMKM, kegiatan ini berlangsung selama satu hari dengan dipimpin oleh satu narasumber, Peserta pelatihan memberikan respon positif terhadap kegiatan yang dilaksanakan. Peserta pelatihan tampak antusias mengikuti kegiatan. Hal ini ditunjukkan dengan keterlibatan penuh dari semua peserta di setiap sesi kegiatan. Berdasarkan hasil instrumen kepuasan peserta sebagai bahan evaluasi kegiatan, diperoleh hasil bahwa kegiatan ini dapat memberikan pengetahuan dan ilmu yang bermanfaat bagi peserta. Peserta juga memberikan kepuasan terhadap pemateri dan keseluruhan kegiatan. Setelah kegiatan ini, sebagian besar peserta akan mempraktekkan ilmu yang diperoleh. Peserta juga tertarik untuk mengikuti acara-acara sejenis dengan topik yang berbeda.
Penolakan Mahar Pecahan Nominal Sesuai Tanggal Tertentu Di KUA Kecamatan Bojonegoro Perspektif Hukum Islam Fauziyah, Ririn; Hamdan, Ali; Khoir, Muhammad Abul
ASASI: Journal of Islamic Family Law Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Prodi HKI IAI Miftahul Ulum Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36420/asasi.v4i2.491

Abstract

Dowry is a mandatory gift from a man to a woman after performing a marriage contract. The determination of dowry is often based on symbolic aspects such as adjusting the dowry to a certain nominal fraction according to the wedding date or other dates that are considered sacred. This phenomenon triggered the Marriage Registrar at the Bojonegoro Religious Affairs Office to reject the dowry on the grounds that the dowry with a certain nominal fraction contained elements of waste and futility. This attracts researchers to study and study more deeply the analysis of Islamic law on the rejection of nominal fractional dowry according to a certain date at the Bojonegoro Religious Affairs Office (KUA). The results of this study show that the reason why the Marriage Registrar (VAT) of KUA Bojonegoro refused, is because in the dowry there is a nominal fraction that has no value and has no benefit so that it seems to be symbolic. In addition, how to get the nominal denomination money by buying and selling that contains elements of usury. In addition, the acquisition of the dowry is considered difficult. The refusal made can be punished as mubah (permissible) according to Islamic Law because in its practice in the dowry there are fractions that are not valuable and useful and contain riba so that they do not meet the valid conditions for dowry that have been explained in Islamic Law.
Kodifikasi Hukum Keluarga Islam di Negara Tunisia dan Yordania ali hamdan
Al Maqashidi : Jurnal Hukum Islam Nusantara Vol. 7 No. 2 (2024): Al Maqashidi : Jurnal Hukum Islam Nusantara
Publisher : UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SUNAN GIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/almaqashidi.v7i2.4081

Abstract

Marriage is a form of worship so there needs to be rules that are able to maintain the existence of a marriage, as in Islamic marriages in various Muslim countries in the world, including the Muslim countries of Tunisia and Jordan, where these countries are two of several other countries that support the rules. in marriage, as an effort carried out by the two countries, namely by reforming and codifying Islamic family law. There are several reforms to marriage regulations that have been implemented, including registration of marriages, where both countries require registration of marriages, such as Tunisia, which states that marriages that are not registered are punished as invalid. Likewise, Jordan, which is slightly different, apart from being illegal, will also be fined, this applies to prospective brides (men and women) as well as officers who do not register the marriage. Apart from the regulations above, the two countries also updated the minimum age limits for marriage, polygamy and procedures for implementing divorce. Apart from that, the research method used by the author is Library Research, which is a data collection technique by reviewing various literature, such as journals, books, scientific works, the internet, etc. Meanwhile, the data analysis technique uses descriptive analytical methods. By looking at several of these regulatory updates, of course the state has thought about the aim of the marriage law reform, which is none other than protecting the rights of married couples, discrimination against child marriage, children's rights, and mental health in carrying out domestic relationships.
Pendampingan Legalitas BUM Desa Gunung Jaya Mori sebagai Upaya Pemenuhan Good Corporate Governance Kartini, Alif Yuanita; Anwar, Saeful; Hamdan, Ali
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Desa Mori  mempunyai  BUM Desa Gunung Jaya Mori yang sudah  beroperasi  dengan  unit  usaha  pembenihan ikan air tawar serta usaha penampungan dan penyaluran air baku. Kendala  yang  dihadapi  oleh BUM Desa Gunung Jaya Mori adalah belum  adanya legalitas hukum. Tujuan dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini   adalah   untuk   membantu   legalitas   BUM Desa Gunung Jaya Mori. Metode: yuridis  normatif  dengan pendekatan  perundang-undangan  (statute  approach)  dan  metode empiris  dengan  pendekatan  wawancara. Hasil: adanya penyelenggaraan Musyawarah Desa, penataan  dan  penyesuaian  AD/ART,  Perdes tentang  BUM Desa  dan  tata  lembaga  BUM Desa  sesuai  dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, yang selanjutnya  dilakukan  pendaftaran  legalitas BUM Desa melalui  sistem  informasi  kementerian  desa. Kesimpulan: Dalam pendaftaran legalitas BUM Desa diperlukan sinergitas antara para pihak yang terlibat, yakni kepala desa, BPD, pengurus BUM Desa serta dukungan dari pendamping BUM Desa tingkat kecamatan.
Tinjaun Pernikahan Dalam Masa Iddah Istri Terhadap Surat Edaran Dirjen Bimas Islam Ali hamdan; burhanatutdyana; Refangga
Al Maqashidi : Jurnal Hukum Islam Nusantara Vol. 6 No. 2 (2023): Al Maqashidi : Jurnal Hukum Islam Nusantara
Publisher : UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SUNAN GIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/almaqashidi.v6i2.2368

Abstract

This article examines the review of marriage after a circular issued by the Ministry of Religion regarding marriage during the wife's iddah period. In the circular there is a provision that the husband can remarry another woman if the wife's iddah period is over. If this is related to the provisions on the wife's iddah period, both in Islamic law and positive law, there are no rules that explain the husband's obligation to wait for the wife's iddah period when he wants to carry out a marriage with another woman. So the issuance of this circular letter will certainly have a positive impact and benefits for women who are undergoing the iddah period and will have time to improve their households. However, on the other hand, if these rules are not implemented properly, it is feared that hidden polygamy will occur by the husband. In this case, to dig deeper into this research, the author used a qualitative descriptive method so that the author conducted research directly in the field with several related sources.
Pendampingan dan Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan BUMDes Gunung Jaya Mori Menggunakan Sistem Informasi Akuntansi Berbasis Microsoft Excel Kartini, Alif Yuanita; Anwar, Saeful; Hamdan, Ali; Firdaus, Saida Zahrotul; Desinta, Yessi Farisa
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20350

Abstract

Background: Pengelola BUMDes Gunung Jaya Mori masih melakukan pembukuan laporan keuangan secara manual. Akibatnya pengelola BUMDes kesulitan untuk memberikan informasi yang cepat dan akurat kepada stakeholder. Olehkarena itu perlu dilakukan pelatihan dan pendampingan pembuatan laporan keuangan menggunakan sistem informasi akuntansi berbasis microsoft excel untuk meningkatkan kemudahan dalam penyajian laporan keuangan yang informatif, cepat dan akurat. Metode: Pelatihan dan pendampingan untuk meningkatkan keterampilan teknis dan praktis. Hasil: Penggunaan aplikasi microsot excel sebagai salah satu bentuk dari penerapan teknologi dapat memberikan kemudahan bagi pengelola BUMDes Gunung Jaya Mori dalam menyusun laporan keuangan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini telah efektif meningkatkan pemahaman dan kompetensi pengelola BUMDes Gunung Jaya Mori dalam penyusunan laporan keuangan. Kesimpulan: BUMDes Gunung Jaya Mori telah berhasil memperbaiki kualitas laporan keuangan sehingga dapat meningkatkan kinerja dan akuntabilitasnya sesuai dengan prinsip-prinsip good governance.