Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Analisis Copywriting Pada Sampul Majalah Tempo Retorika Intertekstual “Habis Mulyono Terbitlah Mulyadi” Ahmad Saputra, Anggo; Dwiyana, Winda; Purnama Sari, Santi
CREATIVA SCIENTIA Vol 2 No 2 (2025): CREATIVA SCIENTIA
Publisher : Universitas Utpadaka Swastika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70429/creativascientia.v2i2.226

Abstract

Sampul majalah berfungsi sebagai media komunikasi visualyang tidak hanya informatif tetapi juga menyampaikan kritik sosialmelalui simbol dan bahasa visual. Penelitian ini meneliti perancopywriting dalam pembentukan pesan komunikasi visual. Untukmemahami tanda, simbol, dan makna pada elemen teks dan visual,metode kualitatif deskriptif digunakan dengan analisis semiotikaRoland Barthes. Analisis dilakukan melalui tahap identifikasielemen visual dan teks pada sampul majalah, dilanjutkan denganklasifikasi tanda berdasarkan aspek denotasi, konotasi, dan mitos,kemudian diakhiri dengan interpretasi makna yang terbentuk darihubungan antar elemen visual dan copywriting. Data diperoleh melalui dokumentasi sampul majalah serta penelitian literaturtentang desain komunikasi visual dan copywriting. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa copywriting, yang terdiri dari permainan katadalam judul, memiliki kemampuan untuk membangun pesan politikyang satir. Tata letak mengarahkan pembaca ke pesan utama,ilustrasi karikatur mendukung nuansa kritis, dan tipografimenegaskan tone kritis. Secara keseluruhan, komponen inimembentuk strategi retoris yang kuat yang membuat komunikasivisual lebih menarik dan bermakna. Kesimpulannya, copywritingsangat penting dalam desain komunikasi visual untukmenyampaikan informasi dan membangun opini publik secara kritisdan estetis.
Analisis Semiotika Roland Barthes Pada Batik Besurek Dalam Konteks Komersialisasi Saputra, Anggo Ahmad; Justian, Repi; Sari, Santi Purnama
Besaung : Jurnal Seni Desain dan Budaya Vol. 10 No. 3 (2025): Besaung: Agustus-November
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jsdb.v10i3.6160

Abstract

Batik besurek is an Indonesian intangible cultural heritage from Bengkulu Province with Arabic Malay calligraphy motifs. Initially, this cloth contained sacred philosophical-religious meanings and was used in traditional contexts. This study analyzes Batik besurek in the context of modern commercialization, which is motivated by the tension between the preservation of cultural heritage and market demands that risk eroding these fundamental values. The research aims to identify forms of shifting symbolic meanings, analyze driving factors, and reinterpret symbolic constructions among producers and consumers. Using a descriptive qualitative approach, data were collected through observation, in-depth interviews with artisans, designers, and business actors, and documentation studies. Data analysis used Roland Barthes' semiotics to describe the denotative, connotative, and mythical meanings of commercial Batik besurek products. The results show a shift in meaning from sacred values ​​to aesthetic and economic values. Driving factors include market pressures, digital marketing strategies, and designers' interpretations of tradition. The study's conclusion underscores that commercialization has the potential to degrade the cultural meaning of Batik besurek despite its positive economic impact. These findings provide important input for stakeholders in formulating sustainable conservation strategies.
KONTRIBUSI SOSIAL: SOSIALISASI EDUKASI TBC GUNA MENINGKATKAN KUALITAS HIDUP MASYARAKAT Hapsari, RR Prima Dita; Sutrisno, Gono; Sari, Santi Purnama; Umiyati, Hesti
Jurnal Berdaya Mandiri Vol. 7 No. 3 (2025): JURNAL BERDAYA MANDIRI (JBM)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jbm.v7i3.8817

Abstract

Indonesia holds the second-highest number of tuberculosis cases globally. This poses a significant challenge to the goal of eliminating the disease by 2030. In response, this community service initiative was carried out to support the government's target. The outreach aimed to provide a platform for health education, specifically on tuberculosis. The activity was conducted in Koang Jaya Village, Karawaci District, Tangerang City, an area with a notably high number of tuberculosis cases. The public's enthusiasm and participation in this educational event were considerable. Ultimately, it is hoped that an increase in public knowledge will help mitigate the spread of tuberculosis, thus contributing to the government's objective of minimizing the disease's prevalence by 2030. Keywords: Education; quality of life; social contribution; tuberculosis
ANALISIS SEMIOTIKA VISUAL LOGO PT KERETA API INDONESIA (KAI) PERIODE 2020 BERDASARKAN TEORI CHARLES SANDERS PEIRCE Sofian , Firminus Guritno; Purnama Sari, Santi
CREATIVA SCIENTIA Vol 3 No 1 (2026): CREATIVA SCIENTIA
Publisher : Universitas Utpadaka Swastika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70429/creativascientia.v3i1.314

Abstract

Kereta api telah menjadi pilihan transportasi utama diIndonesia terutama pada Pulau Jawa, mulai dari abad ke-19. PTKereta Api Indonesia (PT KAI) merupakan Badan Usaha MilikNegara yang bergerak di bidang jasa transportasi umum, dengankereta api sebagai moda utamanya. Sejak tahun 1953, logo PTKereta Api Indonesia telah mengalami perubahan dari tahun ketahun karena evolusi identitas perusahaan yang terus berkembangdan perubahan visi dan misi dari perusahaan. Perubahan logo PTKAI tahun 2020 terjadi atas dorongan semangat dari direktur utamaIgnasius Jonan pada saat itu, perubahan logo ini mencerminkanlangkah maju perusahaan untuk bersaing keras denganmeningkatkan citra positif. Logo perusahaan memiliki peranpenting dalam membangun identitas dan citra visual dari sebuahbrand atau merek. Logo KAI bukan hanya sebagai simbol visual,tetapi juga sebagai representasi dari transformasi dan modernisasiyang telah dilakukan perusahaan seiring perjalanan waktu. Fokus penelitian ini adalah menganalisis bentuk visual logo PT Kereta Api Indonesia (KAI). Penelitian ini menggunakan metode penelitiankualitatif deskriptif yang menggunakan teori semiotika CharlesSanders Peirce. Metode ini digunakan untuk melihat bagaimanaikon, indeks, dan simbol berinteraksi dengan elemen visual logoseperti bentuk, warna, dan tipografi.