Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Transformasi UMKM Desa Tarikan Kec. Kumpeh Ulu Kab. Muaro Jambi melalui Pendampingan Optimalisasi Keuangan Digital dan Inovasi Teknologi Ihsan, Moh; Ajidirman, Ajidirman; Wiskandar, Wiskandar; Yarni, Meri; Muhammad Haris Saputra
NuCSJo : Nusantara Community Service Journal Vol. 1 No. 4 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/4t5wfj05

Abstract

Desa Tarikan, yang terletak di Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi, menghadapi sejumlah tantangan dalam pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Permasalahan utama yang dihadapi pelaku UMKM di desa ini adalah rendahnya literasi terhadap teknologi digital serta kurang optimalnya efisiensi dalam pengelolaan usaha. Selain itu, terdapat kelemahan dalam aspek manajerial, strategi pemasaran digital yang belum berkembang, dan sistem keuangan usaha yang belum tertata dengan baik. Produk yang dihasilkan pun masih terbatas pada komoditas musiman seperti duku dan durian, tanpa adanya diversifikasi atau inovasi nilai tambah. Merespons kondisi tersebut, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dirancang dengan tujuan memberikan pelatihan dan pendampingan dalam bidang keuangan digital (digital finance) dan inovasi bisnis berbasis digital. Program ini diharapkan dapat menjadi solusi strategis untuk meningkatkan efisiensi operasional dan produktivitas pelaku UMKM di Desa Tarikan. Dengan menguasai teknologi digital, pelaku usaha akan mampu menyusun strategi bisnis yang lebih adaptif dan memperkuat daya saing mereka di tengah transformasi pasar yang semakin terdigitalisasi. Kegiatan pelatihan dilaksanakan melalui metode ceramah serta sesi diskusi dan tanya jawab yang interaktif, sehingga peserta dapat lebih mudah memahami materi dan mengaitkannya dengan praktik usaha mereka. Hasil utama dari kegiatan ini mencakup peningkatan pengetahuan dan keterampilan pelaku UMKM terkait digital finance dan inovasi bisnis digital. Selain itu, kegiatan ini turut memberikan pemahaman kepada pemerintah desa mengenai pentingnya peran regulasi dan kebijakan lokal dalam mendorong pertumbuhan dan kinerja UMKM secara berkelanjutan.
TEKNOLOGI BIOCHAR MEMANFAATKAN LIMBAH PERTANIAN UNTUK BUDIDAYA PERTANIAN DI DESA IBRU KABUPATEN MUARO JAMBI wiskandar, wiskandar; Ajidirman, Ajidirman; Zurhalena, Zurhalena; Junedi, Heri
RAMBIDEUN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2024): Rambideun: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Al Muslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/pkm.v7i2.2461

Abstract

Tunas Makmur Farmers Group I of Ibru Village, Mestong District, Muaro Jambi Regency, Jambi Province has not yet made optimal use of a large amount of agricultural, plantation and industrial waste, due to farmers' lack of knowledge about biochar and its use to improve soil productivity. For this reason, the implementing team offers an easy, cheap and sustainable solution to manage and utilize abundant sources that can be used as a source of biochar. The objectives of implementing this community service activity can be achieved through: 1) counseling and training about the benefits of biochar to improve the physical and chemical properties of soil, 2) demonstration of making biochar from agricultural, plantation and industrial waste using drum pyrolysis, 3) assistance in calculating the dose given and application in the field through demonstrations on partner land on how to use biochars properly. Partners in this activity earn their main income from being food crop and plantation farmers. Agricultural, plantation and industrial waste is usually piled up on land and wasted because farmers do not yet have knowledge about the benefits of this waste. After conducting socialization and education through counseling and demonstrations about making biochar from agricultural and industrial waste, farmers have the motivation to use this waste as a source of soil carbon and as a soil conditioner.