Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pengaruh Lama Penyimpanan Asi Di Freezer Terhadap Kadar Karbohidrat, Protein Dan Lemak Yang Terkandung Dalam Asi Gayatri, Sri Wahyuni; Muchsin, Achmad Harun; Ananda, Fadli; Nurmadilla, Nesyana
Wal'afiat Hospital Journal Vol 3 No 2 (2022): Wal'afiat Hospital Journal
Publisher : Rumah Sakit Ibnu Sina, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (691.476 KB) | DOI: 10.33096/whj.v3i2.87

Abstract

Latar Belakang: Asi eksklusif adalah air susu ibu yang wajib diberikan atau disusukan pada bayi yang baru lahir sampai bayi menginjak usia 6 bulan. ASI mengandung komposisi nutrisi yang mendukung pertumbuhan bayi yang optimal dan pengembangannya. Selain nutrisi, ASI juga mengandung beberapa protein bioaktif yang dapat berkontribusi untuk pengembangan sistem kekebalan tubuh bayi dan memainkan peran penting dalam efek perlindungan terhadap jenis alergi tertentu, penyakit auto-imun dan gangguan metabolism. Tujuan; Untuk melihat pengaruh lama penyimpanan ASI di freezer terhadap kadar karbohidrat protein, dan lemak yang terkandung dalam ASI. Metode; Literatur Review dengan desan Narative Review Hasil; Dari 6 jurnal yang didapatkan diperoleh bahwa terdapat penurunan kadar karbohidrat, protein dan lemak yang terkandung dalam ASI selama proses penyimpanan di freezer. Kesimpulan; terdapat pengaruh antara lama penyimpanan dengan kadar Karbohidrat, Protein dan Lemak dalam ASI.
Angka Kejadian dan Karakteristik Baby Blues Harianti, Tri Dini; Syauki, Suheyra; Aman, Abadi; Isra, Nur; Ananda, Fadli
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.14027

Abstract

Baby blues merupakan perasaan hipersensitif yang wajar terjadi pada ibu setelah melahirkan, tetapi yang perlu diwaspadai, hal ini dapat bertambah serius dan bertahan lama yang biasanya disebut dengan postpartum depression. Baby blues dapat terjadi sejak hari pertama pasca persalinan atau fase taking in, cenderung akan memburuk pada hari ketiga sampai kelima dan berlangsung dalam rentang waktu 14 hari atau dua minggu pasca persalinan. Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar tahun 2018 (Riskesdas 2018), prevalensi depresi di Indonesia mencapai 6,1% dan tersebar di seluruh Indonesia, baik diperkotaan maupun di pedesaan. Berdasarkan jenis kelamin, ada 7,4% perempuan yang mengalami depresi dan 5,8% wanita yang berada pada usia subur (usia 10-54 tahun) mengalami depresi. Tujuan : Mengetahui angka kejadian dan karakteristik baby blues. Metode: Penelitian yang dilakukan adalah Literature Review atau tinjauan pustaka dengan desain Narrative Review.Hasil : Angka kejadian baby blues syndrome adalah Penelitian yang dilakukan oleh Ekadewi Dkk (2022), dari total sampel 208 ditemukan 34 sampel. Penelitian yang dilakukan oleh Namira Dkk(2022), dari total 50 sampel ditemukan 19 sampel. Penelitian yang dilakukan oleh Iceu Dkk (2019), dari 53 sampel ditemukan 13 sampel Penelitian yang dilakukan oleh Rahmawati Dkk (2023), dari 40 sampel ditemukan 13 sampel. Penelitian yang dilakukan oleh Roza Dkk(2022), dari 50 sampel ditemukan 34 sampel. Penelitian yang dilakukan oleh Linco Dkk(2021) dari 93 sampel didapatkan 26 sampel. Penelitian yang dilakukan oleh Nova Dkk(2018) dari 30 sampel didapatkan 9 sampel. Penelitian yang dilakukan oleh Ilham(2018) dari 40 sampel didapatkan 20 sampel. Penelitian yang dilakukan oleh Putri(2017) dari 69 sampel didapatkan 44 sampel. Penelitian yang dilakukan oleh Lisna(2018) dari 40 sampel didapatkan 17 sampel. Penelitian yang dilakukan oleh Intan(2019) dari 90 sampel didapatkan 42 sampel.Kesimpulan : Usia yang lebih sering mengalami baby blues syndrome adalah usia 20-35 tahun,Ibu dengan pendidikan menengan (SMP/SMA) lebih sering mengalami baby blues syndrome, Ibu dengan cara persalinan section cecaria lebih sering mengalami baby blues syndrome,Ibu dengan paritas primigravida lebih sering mengalami baby blues syndrome.
Ultrasonografi Obstetri Dalam Prespektif Medis, Kaidah Bioetika Dan Islam Mappaware, Nasrudin A; Syahril, Erlin; Latief, Shofiyah; Irsandi, Feby; Mursyid, Muhammad; Utami, Dian Fahmi; Ananda, Fadli
Wal'afiat Hospital Journal Vol 1 No 1 (2020): Wal'afiat Hospital Journal
Publisher : Rumah Sakit Ibnu Sina, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (685.126 KB) | DOI: 10.33096/whj.v1i1.2

Abstract

Latar belakang: USG (ultrasonografi) sangat populer digunakan untuk memantau kondisi janin, perkembangan kehamilan, persiapan persalinan, dan masalah-masalah lain. Ultrasonografi adalah alat pemeriksaan dengan menggunakan ultrasound (gelombang suara) yang dipancarkan oleh transduser. Objektif: Perempuan umur 39 tahun G4P3A0 gravid 22 minggu 2 hari datang untuk kontrol kehamilan. Keluhan saat ini tidak ada. Dan dilakukan pemeriksaan USG oleh dokter spesialis laki-laki. Metode: Laporan kasus. Results: Secara medis pemeriksaan USG merupakan pemeriksaan yang tepat dalam menunjang diagnosis kehamilan dengan berbagai keuntungannya secara efektif dan efisien. Berdasarkan kaidah bioetika, semua prinsip kaidah dasar bioetika telah dilaksanakan sesuai prinsip autonomy, beneficence, non-maleficence dan justice. Berdasarkan “four boxes” prinsip medical indication, patient prefferences, quality of life dan contextual features dijalankan sebagaimana mestinya. Dan berdasarkan kaidah islam, dokter yang dikenal dengan kebaikannya serta dengan takwa kepada Allah SWT telah menjalankan tugasnya sesuai syarat dan ketentuan dalam islam. Kesimpulan: Perspektif medis, bioetika dan islam adalah metode untuk menyelesaikan berbagai dilema etik.
Pengaruh Lama Penyimpanan Asi Di Freezer Terhadap Kadar Karbohidrat, Protein Dan Lemak Yang Terkandung Dalam Asi Gayatri, Sri Wahyuni; Muchsin, Achmad Harun; Ananda, Fadli; Nurmadilla, Nesyana
Wal'afiat Hospital Journal Vol 3 No 2 (2022): Wal'afiat Hospital Journal
Publisher : Rumah Sakit Ibnu Sina, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/whj.v3i2.87

Abstract

Latar Belakang: Asi eksklusif adalah air susu ibu yang wajib diberikan atau disusukan pada bayi yang baru lahir sampai bayi menginjak usia 6 bulan. ASI mengandung komposisi nutrisi yang mendukung pertumbuhan bayi yang optimal dan pengembangannya. Selain nutrisi, ASI juga mengandung beberapa protein bioaktif yang dapat berkontribusi untuk pengembangan sistem kekebalan tubuh bayi dan memainkan peran penting dalam efek perlindungan terhadap jenis alergi tertentu, penyakit auto-imun dan gangguan metabolism. Tujuan; Untuk melihat pengaruh lama penyimpanan ASI di freezer terhadap kadar karbohidrat protein, dan lemak yang terkandung dalam ASI. Metode; Literatur Review dengan desan Narative Review Hasil; Dari 6 jurnal yang didapatkan diperoleh bahwa terdapat penurunan kadar karbohidrat, protein dan lemak yang terkandung dalam ASI selama proses penyimpanan di freezer. Kesimpulan; terdapat pengaruh antara lama penyimpanan dengan kadar Karbohidrat, Protein dan Lemak dalam ASI.
Karakteristik Penyakit ISK Pada Ibu Hamil Literature Review Dwidamayanti, Vellya; Ananda, Fadli; Lauwrenz, Happy
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 5 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i5.15910

Abstract

Urinary tract infection, or UTI, is one of the most common infectious diseases worldwide and a leading cause of illness and death worldwide, especially in less developed countries. When there are many bacteria in the urine, they can infect the urinary system and cause a clinical condition called UTI. A higher incidence of urinary retention is associated with mechanical and hormonal changes that occur during pregnancy. We hope to learn more about the causes of UTI in pregnant women by conducting this study. A literature review following the PRISMA approach was used. Journal articles and other scientific publications were retrieved from PubMed, Garuda Portal, and Google Scholar according to SINTA IV and V criteria for 2020-2023. This search resulted in 826 articles using the keywords UTI and pregnant women. The screening process began with the selection of 15 research publications according to the inclusion criteria. The features of UTI in pregnant women were reported in fifteen papers screened from this literature review. The results showed that the likelihood of urinary tract infection (UTI) during pregnancy was correlated with demographic variables including education level, occupation, gestational age, and use of urinary restraints.
Pola Penyakit Obstetri, Neonatal, dan Infeksi pada Penerima Jaminan Kesehatan Nasional di Rumah Sakit Ibu dan Anak Ananda: Studi Potong Lintang Ananda, Fadli; Ashari, Irwan; Iskandar, Darariani
Jurnal Promotif Preventif Vol 9 No 1 (2026): Februari 2026: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v9i1.2562

Abstract

Sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) meningkatkan akses pelayanan maternal dan neonatal di Indonesia. Namun, pola penyakit pada pasien JKN rawat inap kebidanan belum dipetakan secara komprehensif. Studi deskriptif potong lintang ini menggunakan data sekunder ICD-10 dari seluruh episode rawat inap pasien JKN di RSIA Ananda tahun 2025 (n=18.584). Analisis deskriptif menilai jenis, frekuensi, dan distribusi penyakit obstetri, neonatal, dan infeksi. Penyakit obstetri mendominasi (78,0%), terutama persalinan dan komplikasi intrapartum, dengan proporsi seksio sesarea tinggi (20,7%). Penyakit neonatal 7,7%, didominasi ikterus, berat badan lahir rendah, dan gangguan pernapasan. Penyakit infeksi 14,3%, terutama infeksi saluran pernapasan dan gastrointestinal. Sebagian besar kasus obstetri adalah readmisi, sedangkan kasus neonatal dan infeksi menunjukkan distribusi seimbang antara baru dan lama. Temuan ini menegaskan beban penyakit kompleks, menekankan penguatan pelayanan obstetri–neonatal, pencegahan infeksi, dan peningkatan kualitas data untuk mendukung kebijakan berbasis bukti.