Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH PEMBERIAN BERBAGAI DOSIS PUPUK ZA DAN PEMBUMBUNAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN JAGUNG (Zea mays L.) Simson, Simson; Nurdin, Dahlia; Satriani, Satriani; Hikmahwati, Hikmahwati
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 2, No 1 (2020): Peqguruang, Volume 2, No.1, Mei 2020
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (60.611 KB) | DOI: 10.35329/jp.v2i2.762

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Desa Timoro Kecamatan Tabulahan Kabupaten Mamasa yang dilaksanakan pada bulan April sampai Juli 2019. Bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian berbagai dosis pupuk ZA dan pembumbunan terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman jagung. Metode rancangan yang digunakan pada penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok dengan pola faktorial dua faktor. Faktor  pertama adalah dosis pupuk ZA (Z) meliputi  tiga taraf yaitu Z1  =  dosis pupuk ZA  1,5  gram tanaman-1 , Z2  =  dosis pupuk ZA  3,0  gram. tanaman-1 , Z3  =  dosis pupuk ZA  4,5  gram. tanaman-1. Faktor kedua adalah perlakuan pembumbunan (P) meliputi dua taraf yaitu:  P0  =  tanpa pembumbunan, P1 = pembumbunan. Terdapat 6 (enam) kombinasi perlakuan. Setiap kombinasi perlakuan masing-masing diulang sebanyak 4 (empat) ulangan sehingga terdapat 24 unit penelitian, dimana setiap unit terdapat empat tanaman sehingga jumlah tanaman yang digunakan sebanyak 96 tanaman jagung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Interaksi pemberian pupuk ZA dengan pembumbunan tidak berpengaruh baik terhadap pertumbuhan dan produksi  tanaman jagung pada semua parameter. Pemberian pupuk ZA dosis 4,50 gram tanaman -1 (Z3) berpengaruh baik pada parameter tinggi tanaman,  jumlah daun, umur berbunga, dan berat buah basah per tongkol  tanaman jagung.
PENGARUH PUPUK NPK MAHKOTA (12-12-17-2+TE) DENGAN PENGGUNAAN EKSTRAK DAUN LANTORO PADA PERTUMBUHAN, PRODUKSI JAGUNG MANIS (Zea mays L.) Jumaali, Jumaali; Nurdin, Dahlia; Satriani, Satriani; Fitrianti, Fitrianti
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 3, No 1 (2021): Peqguruang, Volume 3, No.1, Mei 2021
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.904 KB) | DOI: 10.35329/jp.v3i1.751

Abstract

Jagung manis (Zea mays L.) merupakan salah satu tanaman pangan yang dikonsumsi dan sangat disukai masyarakat di Indonoesia. Saat ini produktifitas jagung manis hanya mencapai 5-8 ton/ha, produktifitas tersebut masih tergolong rendah yang bisa mencapai 10-12 ton/ha, rendahnya produktfitas tersebut dikarenakan teknologi budidaya yang kurang tepat diantaranya teknologi pemupukan, sebagai solusi yang dapat dilakukan dengan memperhatikan dosis dan jenis pupuk yang.Penelitian ini dilaksanakan di Desa Sulai, Kecamatan Ulumanda, yang berlangsun dari bulan Juli 2019 sampai bulan September 2019. Penelitian inipun bertujuan untuk mengetahui respon pupuk NPK mahkota (12-12-17-2 +TE) dengan POC daun lantoro. penelitian menggunkan Rancangan Petak-petak Terpisah (RPT) 2 (dua) faktor yaitu: Faktor (1) adalah pemberian pupuk NPK mahkota (12-12-17-2 +TE) yaitu: Tanpa pemberian, 2gr/tanaman, 4gr/tanaman. Sedangkan Faktor (2) adalah penggunaan POC daun lantoro yang terdri dari tiga (3): POC 10ml/liter air, POC 15ml/liter air, POC 20ml/liter air. diulang sebanyak 3 (tiga) kali, sehingga terdapat 27 petakan di lahan sebagai unit penelitian dimana setiap petakan terdapat 4 tanaman maka diperoleh total tanaman 104. Sebagai simpulan: Pemberian pupuk NPK Mahkota (12-12-17-2+TE) 2gr/tanaman berpengarh baik pada peubah TT (tinggi tanaman) dan bobot tongkol tanpa kelobat. Pemberian POC daun lantoro tidak memberikan pengaruhnya pada semua peubah yang di teliti, kemudian Interaksi pupuk NPK Mahkota (12-12-17-2+TE) dengan POC daun lantoro juga tidak berpengaruh pada semua peubah yangditeliti.
Tingkat Keberhasilan Penggunaan Pupuk Hayati Bioboost dan Interval Pemberian terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Mentimun (Cucumis sativus L.) Karim, Harli A.; Nurdin, Dahlia; Enice, Enice
Cannarium Vol 20, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/cannarium.v20i1.4791

Abstract

This research was conducted in Timoro Village, Tabulahan Subdistrict, Mamasa Regency, which was conducted in April to July 2019. The aim was to determine the level of success in using Bioboost biofertilizers and the interval of administration of growth and production of cucumber plants. The design method used in the implementation of this study was in the form of a Randomized Group Design with a Separate Plot Design (RPT) pattern. Main plot of Bioboost (W) biological fertilizer time interval treatment includes two levels, namely: W1 = Bioboost Biofertilizer Giving biweekly W2 = Bioboost Biofertilizer giving once every three weeks Whereas Child Plot (AP) is a dose of Bioboost (F) consisting of bioboost fertilizer (F) consisting of the three levels, namely: F0 = without administration of Bioboost Biofertilizer F1 = dose of Bioboost Biofertilizer 20 ml + 1000 ml of water. F2 = dosage of Bioboost 40 ml + 1000 ml water.The results showed that the interaction of the time interval of administration with the dose of bioboost biofertilizer (Z x F) had no effect on the growth and production of cucumber plants on all parameters. Keywords: Bioboost Biofertilizer, Giving and Cucumber Intervals