Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Air Kelapa Muda Dan Senam Dismenore Terhadap Penurunan Nyeri Dismenore Pada Remaja Putri Di SMP IT Da’arus Shoolihin Tahun 2025 Rayesa Wulandari; Indri Sarwili; Lannasari Lannasari
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 01 (2026): Februari - Maret 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dismenore merupakan nyeri saat menstruasi yang sering dialami remaja putri dan dapat mengganggu aktivitas belajar. Penanganan nonfarmakologis seperti pemberian air kelapa muda dan senam dismenore dapat menjadi alternatif yang aman untuk mengurangi nyeri.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian air kelapa muda dan senam dismenore terhadap penurunan nyeri dismenore pada remaja putri. Desain penelitian menggunakan quasi experiment dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel berjumlah 30 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengukuran nyeri menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Intervensi berupa pemberian air kelapa muda 200 ml dan senam dismenore selama 15–20 menit selama 3 hari. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan tingkat nyeri setelah intervensi. Nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan pemberian air kelapa muda dan senam dismenore terhadap penurunan nyeri dismenore.
Hubungan Dukungan Keluarga dan Motivasi Sembuh dengan Kepatuhan Minum Obat pada Pasien Tuberculosis Paru di Puskesmas Tenjolaya Tahun 2025 Siti Herlina; Indri Sarwili; Lannasari Lannasari
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 05 (2026): MEI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuberkulosis paru merupakan penyakit menular yang memerlukan pengobatan jangka panjang serta kepatuhan tinggi untuk mencapai kesembuhan. Ketidakpatuhan minum obat masih menjadi masalah utama yang dapat menyebabkan kegagalan pengobatan dan resistensi obat. Dukungan keluarga dan motivasi sembuh berperan penting dalam meningkatkan kepatuhan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dan motivasi sembuh dengan kepatuhan minum obat pada pasien tuberkulosis paru di Puskesmas Tenjolaya Kabupaten Bogor tahun 2025. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional dengan 83 responden tuberkulosis paru yang sedang menjalani pengobatan. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dukungan keluarga, motivasi sembuh, dan kepatuhan minum obat (Morisky Medication Adherence Scale). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 42 responden (51%) mendapatkan dukungan keluarga baik dan 43 responden (52%) mempunyai motivasi sembuh baik. Hasil uji statistik Chi-Square (p-value = 0,000 dan 0,012; p < 0,05) dan nilai Odds Ratio sebesar 390,000 dan 3,467 menunjukkan bahwa adanya hubungan antara dukungan keluarga dan motivasi sembuh dengan kepatuhan minum obat pada pasien tuberculosis paru. Dukungan keluarga dapat diberikan untuk meningkatkan Tingkat motivasi sembuh sehingga responden akan patuh dalam pengobatan sampai mencapai kesembuhan total.
Gambaran Kejadian  Ketuban Pecah Dini Pada Ibu Bersalin  Di Rumah Sakit Dr Hafiz Cianjur Tahun 2025 Randi Abdul Azis; Nurul Ainul Shifa; Indri Sarwili
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 02 (2026): APRIL - MEI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketuban Pecah Dini (KPD) merupakan komplikasi kehamilan yang dapat meningkatkan risiko infeksi, persalinan prematur, serta morbiditas dan mortalitas ibu dan neonatal. Kejadian KPD masih menjadi masalah dalam pelayanan obstetri karena berdampak pada keselamatan ibu dan bayi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kejadian Ketuban Pecah Dini pada ibu bersalin di Rumah Sakit dr Hafiz Cianjur tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi sekaligus sampel dalam penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin yang mengalami KPD sebanyak 933 kasus yang tercatat selama periode Januari–Desember 2025 (total sampling). Data diperoleh dari rekam medis menggunakan lembar observasi dan dianalisis secara univariat dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh responden (100%) merupakan kasus KPD dengan total 933 kejadian. Mayoritas kasus terjadi pada kelompok usia 20–35 tahun sebanyak 821 orang (88%), diikuti usia >35 tahun 84 orang (9%) dan <20 tahun 28 orang (3%). Berdasarkan usia kehamilan, sebagian besar berada pada kategori aterm yaitu 601 orang (64,4%), preterm 332 orang (35,6%), dan postterm 20 orang (2,2%). Sebanyak 475 ibu (50,9%) mengalami anemia, mayoritas merupakan multipara 579 orang (48,2%), dan 464 orang (49,7%) tercatat memiliki infeksi kehamilan. Dapat disimpulkan bahwa kejadian KPD di rumah sakit ini cukup tinggi dengan karakteristik terbanyak pada usia reproduksi sehat dan kehamilan aterm
Hubungan Citra Tubuh dan Tingkat Kemandirian dengan Personal Hygiene pada Lansia di Desa Haurwangi Tahun 2025 Neng Bunga Lestari; Saiful Gunardi; Indri Sarwili
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 02 (2026): APRIL - MEI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lansia merupakan tahap akhir kehidupan manusia yang ditandai dengan penurunan fungsi fisik, psikologis, dan sosial, sehingga berdampak terhadap kemandirian dan perilaku perawatan diri, termasuk personal hygiene. Faktor yang diduga berhubungan dengan perilaku personal hygiene adalah citra tubuh dan tingkat kemandirian. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional, yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara citra tubuh dan tingkat kemandirian dengan personal hygiene pada lansia. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lansia di Desa Haurwangi RT 01/RW 11, Kabupaten Cianjur, berjumlah 143 orang, dengan pengambilan sampel menggunakan rumus Slovin. Instrumen penelitian meliputi kuesioner citra tubuh (skala Likert 1–5), Katz Index of Independence in ADL dan Lawton IADL Scale untuk menilai tingkat kemandirian, serta checklist observasi personal hygiene untuk menilai perilaku kebersihan diri lansia. Data yang diperoleh dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji korelasi non-parametrik Spearman. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai hubungan antara citra tubuh, tingkat kemandirian, dan personal hygiene lansia, serta menjadi dasar dalam upaya promotif dan preventif bagi tenaga kesehatan dalam meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian lansia.