Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Aviation Electronics, Information Technology, Telecommunications, Electricals, Controls (AVITEC)

Feasibility Test Based on Insulation, Ratio and Internal Protection for 20 MVA Power Transformer of 150/20 kV Substation Ramadhan, Fajar Bagus; Haddin, Muhamad
Aviation Electronics, Information Technology, Telecommunications, Electricals, and Controls (AVITEC) Vol 7, No 2 (2025): August
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/avitec.v7i2.2901

Abstract

The problems that occur in 20 MVA power transformers are insulation feasibility issues, voltage regulation and internal relay malfunctions. The impact is to cause a degradation of transformer reliability. The solution is how to ensure the feasibility of the transformer by evaluating the transformer feasibility test including the insulation subsystem, voltage ratio, and internal relay. This research discusses the feasibility of a 20 MVA transformer based on insulation, voltage ratio and internal relay. The model is a set of 20 MVA transformer GI 150 kV. The test method is carried out using polarization index, tangent delta, breakdown voltage, voltage ratio and sudden pressure relay function test. The references of all test methods are IEEE Std 62-1995 standard for polarization index, CIGRE TB 445 for tangent delta, IEC 60156-02-1995 for breakdown voltage, IEEE C57.125.1991 standard for voltage ratio and internal relay test validated using Proteus application. The test methods proved effective for evaluating the 20 MVA transformer feasibility test. This is evidenced by the worst value of 1.06 in testing the polarization index of the secondary to tertiary winding. Then 0.53% of tap voltage ratio 17 phase T and 0.58% of tap voltage ratio 18 phase T. The internal relay works as it should. The results obtained, the transformer is in an unfit condition and there needs to be further investigated so that it can be normally operated.
Penurunan Ketahanan Isolator Gardu Induk 150 kV Semen Indonesia Hudaya, Rizky; Gunawan, Gunawan; Haddin, Muhamad
Aviation Electronics, Information Technology, Telecommunications, Electricals, and Controls (AVITEC) Vol 6, No 1 (2024): February
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/avitec.v6i1.2088

Abstract

Gardu induk 150 kV Semen Indonesia berada satu kawasan dengan pabrik semen PT Semen Indonesia (persero) di Rembang. Perangkat tegangan tinggi gardu induk biasanya sudah memiliki karakteristik listrik yang baik. Namun ketahanan isolator listrik berubah seiring durasi operasi dan kondisi lingkungan berupa gangguan panas, kimia, mekanik. Polutan pabrik semen bersifat higroskopis dan konduktif sebab mengandung logam berat stabil seperti merkuri, timbal, nikel, kromium dan kobalt. Karakteristik isolator berupa resistansi, konduktansi dan arus bocor berpotensi memburuk akibat pengotoran permukaan hingga berpotensi breakdown. Penelitian ini mengkaji ketahanan isolator dengan pengaruh polutan semen secara spesifik. Metode pengukuran resistansi secara shut down meassurement pada obyek isolator di 4 bay. Pengukuran divalidasi standart VDE (catalouge 228/4). Hasil pengukuran dalam kondisi basah sebelum pemeliharaan isolator keramik bay Blora 2 busbar 2 fasa R 0,94 MΩ/kV, 380 p℧, 2,1 µA, bay Rembang 1 busbar 2 fasa R 0,42 MΩ/kV, 854 p℧, 4,8 µA, dan bay Rembang 1 busbar 2 fasa T 0,44 MΩ/kV, 806 p℧, 4,5 µA. Resistansi isolator karet silikon semua bay >357 MΩ/kV. Penelitian menunjukkan bahwa polutan semen secara signifikan menurunkan ketahanan isolator peralatan tegangan tinggi sehingga R<1 MΩ/kV, S<357 p℧ dan Ires<2,01 µA sehingga menjadikan kondisi tidak baik dan beresiko terjadi kegagalan fungsi.
Analisis Rugi-rugi Daya dan Jatuh Tegangan Pada SUTT 150 kV Pekalongan-Comal dengan Menggunakan ETAP Zafiro, Ziauddin Haq Vafian; Haddin, Muhamad
Aviation Electronics, Information Technology, Telecommunications, Electricals, and Controls (AVITEC) Vol 6, No 2 (2024): August
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/avitec.v6i2.2473

Abstract

Permasalahan pada saluran udara tegangan tinggi (SUTT) 150 kV adalah peningkatan arus yang menyebabkan jatuh tegangan dan rugi-rugi daya pada saluran. Solusinya adalah melakukan evaluasi pada saluran transmisi berdasarkan SPLN No. 72 tahun 1987 dengan batas toleransi tegangan +5% dan -10%. Untuk itu diperlukan perhitungan untuk menentukan seberapa besar jatuh tegangan dan kerugian daya yang terjadi. Penelitian ini membahas tentang jatuh tegangan dan rugi daya pada SUTT 150 kV. Model ditentukan sebagai single line diagram SUTT 150 kV dengan parameter yang ditetapkan adalah: tegangan sistem, arus, spesifikasi konduktor dan panjang saluran. Simulasi pengolahan data dari perhitungan menggunakan ETAP. Obyek penelitian adalah SUTT 150 kV Pekalongan-Comal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ETAP mampu digunakan untuk menyimulasikan rugi-rugi daya dan jatuh tegangan pada SUTT 150 KV. Dari hasil penelitian ini didapat rugi-rugi daya pada perhitungan manual sebesar 744,6 kW, sementara itu dari hasil simulasi ETAP 19.0.1 sebesar 644,34 kW. Jatuh tegangan pada perhitungan manual sebesar 1,04 % dan hasil simulasi sebesar 1,64 %. Dalam kasus ini jatuh tegangan masih dalam ambang batas SPLN yaitu kurang dari 10%.
Simulasi Perbaikan Faktor Daya pada Gedung Rumah Sakit Islam Gigi dan Mulut Sultan Agung Semarang dengan Menggunakan ETAP Suwanto, Dedik; Haddin, Muhamad; Nugroho, Dedi
Aviation Electronics, Information Technology, Telecommunications, Electricals, and Controls (AVITEC) Vol 6, No 2 (2024): August
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/avitec.v6i2.2350

Abstract

Permasalahan pada sistem kelistrikan gedung RSIGM adalah nilai faktor daya yang kecil pada Sub Distribution Panel (SDP) Penerangan, disebabkan oleh ballast lampu LED. Dampaknya adalah pemborosan energi dan meningkatnya tagihan listrik. Solusinya adalah perbaikan faktor daya sesuai standar dengan menggunakan capacitor bank. Penelitian ini bertujuan mengetahui perbaikan faktor daya sesuai standar PLN dengan menentukan single line diagram kelistrikan. Parameter yang ditentukan adalah: tegangan, arus, daya aktif, semu, reaktif, dan faktor daya existing. Perhitungan nilai capacitor bank dilakukan untuk mengompensasi nilai faktor daya yang masih di bawah standar. ETAP digunakan untuk simulasi perbaikan faktor daya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ETAP mampu menyimulasikan perbaikan faktor daya, dibuktikan dengan nilai faktor daya sebelum dan sesudah perbaikan dengan target faktor daya = 0,85 / 85%. Faktor daya meningkat pada BUS 1 dari 0,831 / 83,10% menjadi 0,851 / 85,1%, pada BUS 5 dari 0,715 / 71,5% menjadi 0,852 / 85,2%, pada BUS 9 dari 0,804 / 80,4% menjadi 0,851 / 85,1%. Penelitian ini juga menargetkan faktor daya = 1 / 100% pada semua BUS.
Co-Authors Adi Soeprijanto Agiantoro, Gellen Twin Agil Bahtiar Agus Adhi Nugroho Agus Adhi Nugroho Agus Adhi Nugroho Agus Adhi Nugroho Agus Pramono Agus Suprajitno Agus Suprajitno Agus Suprajitno Ahmad Riyanda Saputra Ahsraf Ashraf Khalil Akbar, Alfin Aulia Arief Marwanto Arief Marwanto Arinan Putra Ary Sulistyo Utomo ‘Atiq, Muhammad Bakhtiar Indra Kurniawan Bhakti Yudho Suprapto Burhanuddin Burhanuddin Bustanul Arifin Dani Nur Prabowo Dedi Nugroho Dedi Nugroho Dedi Nugroho Eka Nuryanto Budi Susila Estiko Rijanto Estiko Rijanto Faisol, Aditama Nanang G Gunawan Gunawan Gunawan Gunawan Gunawan Gunawan, Muhammad Erwin Habib ALzaroug Abobaker Wardeko Hapsari, Jenny Putri Herjuna, Silvester Adi Surya Hudaya, Rizky Ida Widihastuti Ikanov, Muhammad Fajar Imam Much Ibnu Subroto I’anatullah Ishomudin Jati, Budi Pramono Ken Hasto Khalifa Mansour Khalifa Kukuh Widodo Laksana, Vicky Putra Luqman Assaffat Mauridhi Hery Purnomo Mochamad Hadi Saputra Mochtar Yahya Muhammad Alief Rizky Kurniawan Muhammad Khosyi&#039;in Muhammad Qomaruddin Muhammad Qomaruddin Munaf Ismail Munaf Ismail Munaf Ismail Munaf Ismail, Munaf Mustaqim Mustaqim Mustaqim Mustaqim Musyahar, Ghoni Nanang Prayogi Nashruddin Anwar Nasrullah Nasrullah Novi Marlyana Pamungkas, Tri Dedi Pamungkas, Tri Dedi Pramono Mukti Wibowo Putra, Arinan Rahmawati, Innieke Ulya Ramadhan, Fajar Bagus Robby Choirul Huda Soebagio Soebagio Soemedyo Soemedyo Sri Arttini Dwi Prasetyawati Sudarjo, Noor Hajir Sugeng Santoso Sugeng Santoso Suhartono Sunaryo Sunaryo Sunaryo, Sunaryo Sunu Arsy Pratomo Supari Supari Suprawikno . Suwanto, Dedik Ulil Albab Zafiro, Ziauddin Haq Vafian Zainuddin Nawawi Zakariya Ali Saeid Saeid