Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Studi Pelayanan Administrasi Terhadap Kepuasan Mahasiswa Di Jurusan Teknologi Pertanian (TP) Universitas Bengkulu Lestari, Ela Sri; Anis, Ulfah; Fatharani, Arina; Setiawan, Trio P; Darmatama, Iman
Professional: Jurnal Komunikasi dan Administrasi Publik Vol 11 No 2 (2024): Desember
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/professional.v11i2.7266

Abstract

Organizations are assessed based on academic services, especially to students. A college operates based on student satisfaction. The best services must be offered by the academic sector. Providing exceptional customer service is crucial for business success, particularly for companies and establishments in the service industry. The purpose of this study is to determine how satisfied students are with the administrative services provided by Bengkulu University's Department of Agricultural Technology. In this study, all enrolled students majoring in Agricultural Technology at the Faculty of Agriculture, Bengkulu University. Descriptive and quantitative research methods used simple random sampling were used for this research. through their perceptions of the quality of academic services. Using a straightforward random sampling method, SPSS software was used to handle the research sample. By examining the quality from the tangible aspect of the physical evidence, the aspect of reliability, the element of responsiveness, the aspect of assurance, and the aspect of empathy, students can gauge how satisfied they are with academic services. According to the study's findings, the evaluation of satisfaction comprises the following elements: physical aspects (tangible) at 86%, aspects of reliability (84%), aspects of responsiveness (86%), aspects of assurance (68%), and aspects of empathy (92%).
ANALISIS SPASIAL EMISI KARBON AKIBAT PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN BERBASIS PENDEKATAN IPCC DAN GIS DI PROVINSI BENGKULU Darmatama, Iman; Wulandari, Trinita; M, Devianri.; Vioni; Reflis
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 3 No. 03 Maret (2026): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perubahan penggunaan lahan menjadi penyebab utama peningkatan emisi gas rumah kaca (GRK) di sektor LULUCF, termasuk di Provinsi Bengkulu yang mengalami tekanan akibat konversi hutan menjadi perkebunan dan pertanian. Penelitian ini bertujuan menganalisis perubahan penggunaan lahan, menghitung emisi karbon, serta memetakan distribusi spasial emisi. Metode yang digunakan adalah pendekatan Stock-Difference berbasis IPCC yang diintegrasikan dengan GIS, menggunakan data tutupan lahan 2015 dan 2025 dari KLHK serta citra Landsat 8–9. Hasil validasi menunjukkan akurasi 88% dengan koefisien Kappa 0,84. Deforestasi mencapai 98.450 hektar selama periode penelitian, menghasilkan emisi sebesar 46,89 juta ton CO₂ atau rata-rata 4,69 juta ton per tahun. Angka ini menunjukkan penurunan sebesar ±20,5% dibandingkan periode sebelumnya. Hotspot emisi teridentifikasi di Bengkulu Utara, Bengkulu Tengah, dan Kepahiang. Penelitian ini menegaskan pentingnya pengendalian deforestasi, restorasi lahan, dan integrasi nilai karbon dalam perencanaan pembangunan untuk mendukung target FOLU Net Sink 2030.
PENDEKATAN EKONOMI SIRKULAR DALAM PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA UNTUK MENDUKUNG PEMBANGUNAN LINGKUNGAN BERKELANJUTAN M, Devianri.; Wulandari, Trinita; Darmatama, Iman; Devi Florini; Reflis
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 3 No. 04 April (2026): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan sampah rumah tangga kini menjadi tantangan global yang semakin rumit, seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk dan laju urbanisasi yang terus berkembang. Di Indonesia, rumah tangga menjadi kontributor utama dalam menghasilkan sampah, sementara sistem pengelolaan yang masih bertumpu pada pola linear dinilai belum mampu menangani persoalan tersebut secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana penerapan konsep ekonomi sirkular dalam pengelolaan sampah rumah tangga serta pengaruhnya terhadap aspek lingkungan, ekonomi, dan sosial. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik systematic literature review terhadap berbagai sumber ilmiah yang relevan dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir.Hanalisis menunjukkan bahwa penerapan prinsip reduce, reuse, recycle, dan recovery berperan dalam menekan jumlah sampah, meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya, serta menciptakan peluang ekonomi bagi masyarakat. Selain itu, pendekatan ini juga memberikan dampak positif dalam mengurangi tekanan terhadap lingkungan serta mendorong peningkatan kesadaran sosial. Namun, pelaksanaannya di Indonesia masih menghadapi sejumlah hambatan, seperti rendahnya keterlibatan masyarakat, keterbatasan sarana dan prasarana, serta belum maksimalnya dukungan dari aspek kebijakan dan kelembagaan. Oleh karena itu, dibutuhkan strategi yang menyeluruh dan terintegrasi melalui penguatan regulasi, peningkatan pemahaman masyarakat terkait lingkungan, serta kerja sama antar berbagai pihak guna mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan berbasis ekonomi sirkular.
ANALISIS DEFORESTASI DAN DINAMIKA TUTUPAN LAHAN BERBASIS DATA KLHK TERHADAP KESESUAIAN RENCANA TATA RUANG WILAYAH DI PROVINSI BENGKULU Florini, Devi; Darmatama, Iman; Wulandari, Trinita; M, Devianri; Reflis
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 3 No. 04 April (2026): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Deforestasi dan perubahan tutupan lahan menjadi isu penting dalam pengelolaan sumber daya alam di Provinsi Bengkulu akibat tekanan ekspansi perkebunan dan pertanian. Penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika perubahan tutupan lahan serta kesesuaiannya dengan RTRW menggunakan data KLHK tahun 2015, 2020, dan 2025 melalui pendekatan SIG, analisis multi-temporal, matriks transisi, dan overlay spasial. Hasil menunjukkan luas hutan menurun dari 716.451 hektare (2015) menjadi 643.961 hektare (2025), dengan laju deforestasi tertinggi pada 2022–2023 sebesar 8.306 hektare (1,28%). Konversi hutan ke perkebunan menjadi perubahan dominan, yaitu 12.450 hektare (2015–2020) dan 8.710 hektare (2020–2025). Ketidaksesuaian pemanfaatan ruang mencapai lebih dari 40.000 hektare, terutama pada kawasan lindung yang beralih fungsi. Selain itu, lahan terdegradasi mencapai 155.724 hektare. Temuan ini menunjukkan implementasi RTRW belum optimal sehingga diperlukan penguatan pengendalian ruang, rehabilitasi lahan, dan pengelolaan lanskap berkelanjutan.