Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

DIVERSIFIKASI PRODUK DAN EKSPANSI PEMASARAN MELALUI MEDIA SOSIAL Bagus Adhitya; Zumaeroh Zumaeroh; Hari Winarto
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2022): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56681/wikuacitya.v1i1.19

Abstract

Persaingan usaha yang semakin tinggi dan ketat menjadikan perkembangan usaha bisnis semakin pesat. Diversifikasi produk merupakan upaya meningkatkan penjualan yang dilakukan dengan menciptakan berbagai jenis produk usaha untuk dikembangkan menjadi pasar baru. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan diversifikasi produk dan dapat melakukan pemasaran melalui media sosial agar mampu meningkatkan penjualan sehingga pendapatan dan keuntungan usaha juga meningkat. Dalam kegiatan ini metode pelaksanaan pengabdian berupa pelatihan dan pendampingan, materi penyuluhan tentang pelatihan diversifikasi produk, strategi pemasaran produk, dan pemanfaatan teknologi informasi dalam meningkatkan kapasitas penjualan dan pendapatan usaha. Hasil pengabdian masyarakat menunjukkan pelaku usaha memahami tentang pentingnya diversifikasi produk akibat dari permintaan pasar dan kebutuhan konsumen yang semakin beragam sehingga terjadi peningkatan penjualan dan keuntungan usaha. Selain itu, dengan pemanfaatan teknologi terjadi pemasaran online melalui media sosial pada Industri Peyek Al Rumi di Desa Banjarparakan Kecamatan Rawalo Kabupaten Banyumas. Kata kunci : Diversifikasi Produk, Ekspansi Pemasaran
MEMBANGUN JIWA ENTREPRENEUR DI PEDESAAN BERBASIS KEARIFAN LOKAL Zumaeroh Zumaeroh; Bagus Adhitya; Anisa Fatmawati
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2022): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56681/wikuacitya.v1i1.20

Abstract

Dalam menghadapi era globalisasi masa depan, generasi muda harus memiliki jiwa wirausaha sehingga dapat membantu mengurangi angka kemiskinan pedesaan. Oleh karena itu kewirausahaan perlu dibangun sejak masih muda, dan seiring dengan perkembangan dunia yang terus berkembang maka diperlukan kepribadian wirausaha yang harus dipupuk sejak usia dini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertujuan dapat mengembangkan jiwa entrepreneur dan memulai usaha produktif bagi masyarakat dengan memanfaatkan kearifan lokal. Metode pendekatan yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian adalah presentasi dengan tatap muka dengan materi tentang nilai-nilai entrepreneurship, business entrepreneur dan social entrepreneur, serta potensi desa dan kearifan lokal. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa karang taruna dan masyarakat muda memahami tentang nilai-nilai dalam entrepreneurship, perbedaan business entrepreneur dan social entrepreneur serta potensi desa dan kearifan lokal yang ada di desa tersebut sehingga dapat terciptanya kesejahteraan masyarakat. Selain itu, tumbuhnya jiwa entrepreneur pada karang taruna dan masyarakat muda di Desa Pringamba Kecamatan Sigaluh Kabupaten Banjarnegara. Kata kunci : Jiwa Entrepreneur, Kearifan Lokal
PENDAMPINGAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) TELOR ASIN ASAP LIMA SEKAWAN DI DESA KOTAYASA Zumaeroh, Zumaeroh; Fatmawati , Anisa; Rohman, Arif; Saputri, Bela; Saputra, Fajar Eka; Firmansyah, Firmansyah; Prakosa, Rizky Adha
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56681/wikuacitya.v4i1.353

Abstract

Usaha, Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) merupakan sektor penting dalam pembangunan ekonomi di Indonesia. Tujuan pendampingan ini untuk meningkatkan produktivitas pada KUBE (Kelompok Usaha Bersama) Telur Asin Asap Lima Sekawan di Desa Kotayasa, yang berfokus pada strategi pendampingan dan promosi visual. UMKM ini telah beroperasi selama dua tahun, dan produk yang dijual cukup inovatif yaitu telur asin yang diasap untuk mengurangi rasa amis telur. Pendampingan ini menggunakan metode pendampingan yang dimulai pada tanggal 14 Oktober 2024 sampai dengan 31 Desember 2024. Masalah yang dihadapi Kelompok Usaha Bersama ( KUBE) proses produksi yang lama dan jumlah suplai telur yang tidak banyak, menjadikan stok produk yang sedikit sehingga terhambatnya proses produksi. Pendampingan ini menghasilkan pamflet digital dengan desain yang menarik sebagai media promosi di sosial media, pembaruan desain label untuk ditempelkan di kemasan produk supaya lebih menarik, dibuatkannya akun sosial media untuk mempromosikan produk telur asin asap, dan menambahkan lokasi UMKM pada Google Maps untuk membantu pembeli dalam mencari lokasi produksi UMKM Telur Asin Asap dengan mudah.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Indeks Pembangunan Manusia di Indonesia Diah Retnowati; Zumaeroh Zumaeroh
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 2 No. 2: Januari-Juni 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v2i2.3113

Abstract

Indeks Pembangunan Manusia di Indonesia selama tahun 2011 hingga tahun 2022 rata-rata meningkat sebesar 0,76 persen, namun tingkat pertumbuhannya mengalami perlambatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh pertumbuhan ekonomi, tingkat pengangguran, belanja modal, tingkat partisipasi angkatan kerja dan kemiskinan terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Indonesia periode tahun 2015-2022. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Penelitian ini menggunakan metode analisis regresi data panel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengangguran dan kemiskinan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Indeks Pembangunan Manusia di Indonesia, belanja modal berpengaruh positif dan signifikan terhadap Indeks Pembangunan Manusia di Indonesia, pertumbuhan ekonomi berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap Indeks Pembangunan Manusia di Indonesia, dan tingkat partisipasi angkatan kerja tidak berpengaruh positif signifikan terhadap Indeks Pembangunan Manusia di Indonesia. Mengacu pada kesimpulan tersebut, maka implikasi penelitian ini adalah sebagai upaya untuk terus meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Indonesia, pihak pemerintah pusat maupun pihak pemerintah daerah perlu memfokuskan perhatiannya terhadap berbagai kebijakan yang terkait dengan tingkat pengangguran, belanja modal dan kemiskinan.
Pengaruh Akuntabilitas, Transparansi, Kebijakan Desa dan Alokasi Dana Desa Terhadap Kesejahteraan Masyarakat di Desa Rempoah Kecamatan Baturraden Kabupaten Banyumas Priyatama, Tunggul; Purnomo, Sodik Dwi; Zumaeroh, Zumaeroh; Sundari, Sri; Danuta, Krisnhoe Sukma
Jurnal Pajak dan Bisnis Vol 6 No 1 (2025): Journal of Tax and Business
Publisher : LPPM-STPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55336/jpb.v6i1.303

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh akuntabilitas, transparansi, kebijakan desa dan alokasi dana desa terhadap kesejahteraan masyarakat. Populasi dalam penelitian ini yaitu masyarakat Desa Rempoah Kecamatan Baturraden Kabupaten Banyumas. Sampel dalam penelitian ini diperoleh dengan metode purposive sampling, yaitu penentuan sampel dengan kriteria yang sudah ditentukan. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menujukkan bahwa akuntabilitas dan kebijakan desa berpengaruh signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat. Transparansi dan alokasi dana desa tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya akuntabilitas pengunaan anggaran pemerintah desa dan merumuskan kebijakan desa yang tepat sasaran yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Analisis Inflation Targeting di Indonesia Purnomo, Sodik Dwi; Zumaeroh, Zumaeroh
Eksis: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis Vol 16, No 1 (2025): Mei
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/eksis.v16i1.494

Abstract

Inflation targeting is a policy strategy in which inflation is set as the primary objective of monetary policy implementation. Indonesia began adopting this policy framework in 2005. Various economic factors can influence the success of achieving inflation in line with the targets set by the government. Coordination among economic institutions, particularly in the monetary and fiscal sectors, plays a significant role in supporting the achievement of these inflation targets. This study aims to analyze the influence of monetary variables namely the BI-7 Day Reverse Repo Rate, previous period inflation, and the exchange rate as well as fiscal variables, including economic growth, population size, and government expenditure, on the achievement of inflation targets in Indonesia from 2005 to 2021. The method used in this research is multiple linear regression analysis. The results show that monetary and fiscal variables such as the BI-7 Day Reverse Repo Rate, previous period inflation, and population size have a negative effect on inflation targeting. In contrast, the exchange rate and government expenditure positively influence inflation targeting. However, economic growth in Indonesia during the 2005–2021 period does not have a significant effect on inflation targeting.
Analisis Keberlanjutan Objek Wisata Air Bojongsari di Kabupaten Purbalingga, Indonesia Panggalih, Chandra Arif; zumaeroh, Zumaeroh; Jati, Damar; Purnomo, Sodik Dwi
Ekonomikawan: Jurnal Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 25, No 1 (2025)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/ekonomikawan.v25i1.24055

Abstract

Bojongsari Water Tourism Object (Owabong) is one of the tourist attractions that shows water tourism. Owabong in the period of 8 years from 2016-2023 experienced fluctuations, in 2019 the number of visitors to Owabong decreased slightly by 5.78%, this was because the beginning of the Covid-19 pandemic greatly affected tourism in Owabong. So that in 2020 the number of visitors dropped drastically by 57.44% and was followed by 31.91% in 2022. so that policies are needed that support creating sustainable Owabong. This study aims to determine the sustainability of the Bojongsari water tourism object (Owabong) in Purbalingga Regency. The analysis method used in this study is Multidimensional Scaling (MDS) for sustainability analysis consisting of 5 dimensions, namely Ecological, Economic, Socio-Cultural, Legal and Institutional dimensions, and Technological Infrastructure. The results of the sustainability of each dimension can be stated that the Ecology dimension is 53.22, Economy 59.37, Socio-Cultural 57.37 Law and Institutions 74.79 and Technological Infrastructure 56.83 which all fall into the fairly sustainable status, the sustainability index value is 60.31 which is classified as fairly sustainable. The implications of this study are 1) By conducting continuous education; 2) Cooperating with travel agents; 3) Providing disability-friendly facilities; 4) Accountability and transparency and; 5) Improving the quality of service.
THE EFFECT OF PUBLIC HOUSING CONSTRUCTION ON ECONOMIC GROWTH IN INDONESIA Cahyo, Heru; Purnomo, Sodik Dwi; Retnowati, Diah; Zumaeroh, Zumaeroh; Badriah, Lilis Siti; Sambodo, Herman
Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 11, No 3 (2022): Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan (JEBIK)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, UNTAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.488 KB) | DOI: 10.26418/jebik.v11i3.57393

Abstract

The development of public housing infrastructure can encourage the opening of isolated areas, reduce production costs, create new centers of economic activity, expand employment opportunities, increase consumer purchasing power, and trigger economic growth at regional and national levels. This study investigates the effect of public housing on economic growth in Indonesia. The control variables included telecommunications, electricity, and education. The research method used was multiple linear regression with a panel data approach in 34 provinces of Indonesia from 2011 to 2019. The results show that telecommunications and education have a positive and significant impact on economic growth in Indonesia. Meanwhile, housing and electricity have no significant effect on economic growth in Indonesia. These results imply a need to evaluate the benefits of public housing development. Telecommunication infrastructure development must be evenly distributed so people can access the internet to support economic activities. In addition, the government must formulate effective policies so that the people of Indonesia can access education equally.JEL: H41, H44, H53, H54ABSTRAKInfrastruktur perumahan yang layak akan meningkatkan kualitas hidup masyarakat, sehingga meningkatkan produktivitas serta akan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional. Studi ini mengindentifikasi pengaruh perumahan rakyat terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Penelitian ini menggunakan variabel kontrol telekomunikasi, listrik, dan pendidikan. Metode penelitian yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan pendekatan data panel pada 34 provinsi di Indonesia periode 2011-2019. Hasil penelitian menunjukkan bahwa telekomunikasi dan pendidikan berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Sementara itu, perumahan rakyat dan listrik tidak mempengaruhi pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Implikasi dari hasil tersebut adalah perlunya evaluasi penerima pembangunan perumahan rakyat, serta pembangunan infrastruktur telekomunikasi harus merata agar masyarakat dapat mengakses internet untuk mendukung kegiatan ekonominya. Selain itu, pemerintah harus melakukan upaya untuk membuat pendidikan dapat diakses oleh semua orang.Kata Kunci : Pertumbuhan Ekonomi, Infrastruktur Publik, Pendidikan