Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MAKE A MATCH BERBANTUAN MEDIA KARTU GAMBAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SD ., I Gusti Ayu Ary Anggarawati; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2146

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar yang signifikan antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran Make A Match berbantuan media kartu gambar dengan siswa yang belajar secara konvensional pada mata pelajaran IPS. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain the nonequivalent control group design. Populasi penelitian berjumlah 62 siswa. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik sampel jenuh. Metode pengumpulan data hasil belajar IPS menggunakan tes pilihan ganda biasa. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik statistik uji-t. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran Make A Match berbantuan media kartu gambar dan siswa yang belajar secara konvensional pada mata pelajaran IPS (thit = 3,20 > ttab =2,00). Dari rata-rata nilai gain skor ternormalisasi IPS yang belajar dengan model pembelajaran Make A Match berbantuan media kartu gambar lebih tinggi dari siswa yang belajar secara konvensional (0,49 > 0,33). Dengan hasil ini dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Make A Match berbantuan media kartu gambar berpengaruh terhadap hasil belajar IPS pada siswa kelas VI SD Negeri 26 Dangin Puri Tahun Pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : Make A Match, kartu gambar, hasil belajar IPS. This research aims to determine the significant differences in learning achievement between students that learned by using Make A Match learning models assisted by drawing card media with students that learned by using conventional learning model on IPS subjects. This research is a quasi experimental design with the nonequivalent control group design. The populations of research with the total of 62 students. The sampling technique used is the technique of surferted samples. The data collected to know the students achievement of learning IPS is by multiple choices test. The data were analyzed by using t-test statistical technique. The results of the data analysis showed that there were significant differences in learning achievement between students that learned by using Make A Match learning models assisted by drawing card media with students that learned by using conventional learning model on IPS subjects (tvalue = 3,20 > ttable =2,00). The average result obtained between students that learned by using Make A Match learning models assisted by drawing card media, with students that learned by using conventional learning model (0,49 > 0,33). It means that Make A Match learning models assisted by drawing card media affected in learning achievement on IPS subjects at the sixth grade student of SD Negeri 26 Dangin Puri Academic Year 2013/2014.keyword : Make A Match learning models, drawing card media, achievement of learning IPS.
HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN LINGUISTIK DAN KONSEP DIRI DENGAN PRESTASI BELAJAR BAHASA INDONESIA SISWA KELAS V GUGUS KOMPYANG SUJANA ., Ni Putu Deshi Umareani; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3073

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) hubungan antara kecerdasan linguistik dengan prestasi belajar bahasa Indonesia (2) hubungan antara konsep diri dengan prestasi belajar bahasa Indonesia (3) hubungan antara kecerdasan linguistik dan konsep diri dengan prestasi belajar bahasa Indonesia siswa kelas V Gugus Kompyang Sujana, Kecamatan Denpasar Utara Tahun Pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah ex post facto. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V Gugus Kompyang Sujana, Kecamatan Denpasar Utara Tahun Pelajaran 2013/2014 berjumlah 380 orang siswa. Dalam penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 182 siswa dari 380 siswa. Teknik pengambilan sampel adalah proporsional random sampling. Pengumpulan data kecerdasan linguistik dan konsep diri dikumpulkan dengan metode kuesioner dan metode pencatatan dokumen untuk mencatat prestasi belajar bahasa Indonesia. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik regresi sederhana, product moment, dan analisis regresi ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat hubungan yang signifikan antara kecerdasan linguistik terhadap prestasi belajar bahasa Indonesia sebesar 33,52%. (2) terdapat hubungan yang signifikan antara konsep diri terhadap prestasi belajar bahasa Indonesia sebesar 23,61% (3) terdapat hubungan yang signifikan secara bersama-sama antara kecerdasan linguistik dan konsep diri dengan prestasi belajar bahasa Indonesia sebesar 37,21%. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa kecerdasan linguistik dan konsep diri sangat mempengaruhi hasil belajar bahasa Indonesia siswa. Kata Kunci : kecerdasan linguistik, konsep diri, prestasi belajar This study aimed to determine the corelation between (1) linguistic intelligence and academic achievement Indonesia language (2) self concept and academic achievement Indonesia language (3) linguistic intelligence and self-concept with learning achievement Indonesia language of fifth grade students in cluster Kompyang Sujana, sub district of North Denpasar, academic year 2013/2014. Type of this research is ex post facto. The study population totaled 380 students and samples used in this study was 182 students. The sampling technique is proportional random sampling. Used data collecting method of linguistic intelligence and self-concept that is method of questionnaire, and method record-keeping of document for learning achievement Indonesia language. Technique analysis data the used is simple regression, product moment, and multiple regression. The result indicate that (1) there is a significant relationship between linguistic on achievement Indonesia language by 33,52% (2) there is a significant relationship between self concept on achievement Indonesia language by 23,61% (3) there is a significant relationship between linguistic intelligences and self concept on achievement Indonesia language by 37,21%. Based on the result of research concluded that linguistic intelligence and self concept is very influencing of result learn Indonesia language. keyword : linguistic intelligence, self concept, learning achievement
Penerapan Mind Mapping Dalam Pendekatan Saintifik Untuk Meningkatkan Hasil Belajar PKn Dan Pengetahuan Prosedural Siswa Kelas IV SD Negeri 17 Dangin Puri ., Ida Bagus Surya Wira Negara; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5727

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar PKn dan pengetahuan prosedural melalui penerapan mind mapping dalam pendekatan saintifik siswa kelas IV SD Negeri 17 Dangin Puri tahun pelajaran 2014/2015. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus yang masing-masing siklus dilaksanakan dalam tiga kali pertemuan. Rancangan setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan atau observasi dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV di SD Negeri 17 Dangin Puri yang berjumlah 36 siswa yang terdiri dari 20 siswa perempuan dan 16 siswa laki-laki. Data tentang hasil belajar siswa diperoleh dengan menggunakan metode tes dengan instrument berupa tes hasil belajar. Data mengenai hasil belajar PKn dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan rata-rata persentase hasil belajar PKn siswa sebesar 22,23% dari 66,38% pada siklus I dengan kriteria sedang menjadi 88,61% pada siklus II dengan kriteria tinggi. Ketuntasan klasikal hasil belajar meningkat sebesar 16,67% dari 69,44% pada siklus I menjadi 86,11% pada siklus II. Untuk pengetahuan procedural pada siklus I sebesar 68,05% dengan kriteria sedang meningkat sebesar 13,61% menjadi 81,60% dengan kriteria tinggi pada siklus II. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar PKn dan pengetahuan prosedural siswa melalui penerapan mind mapping dalam pendekatan saintifik pada siswa kelas IV SD Negeri 17 Dangin Puri. Kata Kunci : mind mapping, pendekatan saintifik, hasil belajar pkn, dan pengetahuan prosedural. Abstract This research was aimed to improve the learning outcomes of citizenship education and the procedural knowledge by using mind mapping in scientific approachment to the fourth grade students of 17 Dangin Puri Elementary School. The type of this research was classroom action research (CAR) that implemented into two cycles while each cycle was divided into three times of meeting. Each cycle formed by four steps, there were planning, action, observation, and reflection. The subject of this study were the fourth grade students of 17 Dangin Puri Elementary School in total of 36 students consist of 20 female students and 16 male students. The data about learning outcomes of citizenship education was analyzed by using descriptive quantitative analysis method. This data was obtained by using instrument test method called learning outcome’s test. The result of this research shows the improvement of students citizenship education’s learning outcomes average percentage reaches 22,23% from 66,38% in the first cycle that belongs to medium criteria to 88,61% in the second cycle that belongs to high criteria. Classical completeness of students learning outcomes increase 16,67% from 69,44% in the firs cycle to 86,11% in the second cycle. The result of procedural knowledge in the first cycle is 68,05% which belongs to medium criteria increases 13,61% to 81,60% which belongs to high criteria in the second cycle. This result shows that there are improvements of student’s learning outcomes average after using mind mapping study in citizenship education. keyword : mind mapping, scientific approach, learning outcomes of citizenship education, procedural knowledge.
Penerapan TPS dalam Pendekatan Saintifik Berbantuan Media Audio Visual Untuk Meningkatkan Penguasaan Kompetensi Kognitif IPS ., Dewi Gita Govindha; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd; ., Dra. Ni Nyoman Ganing, M.Hum
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7251

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan penguasaan kompetensi kognitif IPS melalui penerapan Think Pair Share dalam pendekatan saintifik berbantuan media audio visual. Jenis penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Masing-masing siklus terdiri atas empat tahapan yaitu, perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IVA SDN 1 Sumerta dengan jumlah 46 siswa, yang terdiri dari 23 siswa laki-laki dan 23 siswa perempuan. Pengumpulan data penguasaan kompetensi kognitif IPS dalam penelitian ini dilakukan dengan metode tes yaitu tes pilihan ganda biasa. Data yang diperoleh dianalisis dengan metode analisis statistik deskriptif, dan analisis deskriptif kuantitatif. Pada pra siklus diketahui rata-rata penguasaan kompetensi kognitif IPS adalah 68 % dan ketuntasan klasikal adalah 43,48%. Pada siklus I diperoleh persentase rata-rata penguasaan kompetensi kognitif IPS adalah 79 % meningkat 10% menjadi 89% pada siklus II. Ketuntasan klasikal pada siklus I adalah 70% meningkat 19% menjadi 89% pada siklus II sudah melebihi indikator keberhasilan 80% siswa mencapai KKM ≥70. Demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan think pair share dalam pendekatan saintifik berbantuan media audio visual dapat meningkatkan penguasaan kompetensi kognitif IPS.Kata Kunci : saintifik, think pair share, media audio visual, kompetensi kognitif ips This study aims to improve the control of social cognitive competencies through the application of Think Pair Share in the scientific approach aided by audio-visual media. This research was the Classroom Action Research conducted in two cycles. The subjects of this research were the fourth-grade students of SDN 1 Sumerta which consists of 46 students in total, with 23 males and 23 females. Collection data of cognitive competencies social in this study conducted with test method is the usual multiple-choice test. The data then was being analyzed by descriptive statistics analysis method and quantitative descriptive analysis method. In the pre-cycle discovered that the average tenure of cognitive competence social is 68% and the classical completeness is 43.48%. In the first cycle obtained by the average percentage of mastery of cognitive competencies social is 79% increased by 10% to 89% in the second cycle. Classical completeness in the first cycle is 70% increased by 19% to 89% in the second cycle has exceeded the indicators of the success of 80% of students achieving ≥70 KKM. Thus, it can be concluded that the application of the think-pair-share the scientific approach aided by audio-visual media can improve their understanding of cognitive competence social.keyword : scientific, think pair share, audio-visual media, cognitive competence social
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE SETS (SCIENCE ENVIRONMENT TECHNOLOGY AND SOCIETY) BERBANTUAN MEDIA QUESTION CARD TERHADAP HASIL BELAJAR IPS KELAS V SD GUGUS VI MENGWI TAHUN AJARAN 2013/2014 ., Nyoman Ayu Wirati; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2542

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran kooperatif tipe SETS (science environment technology and society) berbantuan media question card dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu menggunakan rancangan nonequivalent control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V SD gugus VI Mengwi. Sampel ditentukan melalui teknik random sampling dan diperoleh siswa kelas V SDN 5 Kapal yang berjumlah 38 siswa sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas V SDN 1 Kapal yang berjumlah 41 siswa sebagai kelompok kontrol. Data hasil belajar IPS siswa kelas V dikumpulkan dengan instrumen tes dan non tes. Tes yang digunakan berbentuk pilihan ganda biasa dengan jumlah soal 30 dan non tes yang digunakan adalah lembar observasi untuk mendapatkan nilai afektif. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif kuantitatif (uji-t). Hasil menunjukan terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran kooperatif tipe SETS (science environment technology and society) berbantuan media question card dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional. Hal ini dapat dilihat dari hasil analisis data yakni thitung sebesar 4,138 dan ttabel pada taraf signifikansi 5 % dan db = 77 sebesar 2,00 karena thitung > ttabel, maka H0 ditolak dan Ha diterima. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe SETS (science environment technology and society) berbantuan media question card berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V SD gugus VI Kapal tahun ajaran 2013/2014.Kata Kunci : model cooperative tipe SETS, question card, hasil belajar IPS The purpose of this research is to know the significant differences of the result of learning IPS between the students group which is learned through cooperative model type SETS (science environment technology and society) with question cards than the students which is learned through conventional learning model. This research is an apparent experiment using nonequivalent control group design. The research population is all the students at the fifth grade SD gugus VI Mengwi. The sample was determined by random sampling technique, the fifth grade students of SDN 5 Kapal for about 38 students is chosen as experiment group and the fifth grade students of SDN 1 Kapal for about 41 students is chosen as control group. The data of the results of learning IPS at the fifth grade students are submitted by test and non-test instruments. The test is used multiple choices for about 30 number for each test and for non-test is used observation sheet in order to get affective score. The collected data analyzed by using statistical analysis quantitative descriptive (t-test). Result shows that there are the significant differences of the result of learning IPS between the students group which is learned through cooperative model type SETS (science environment technology and society) with question cards than the students group which is learned through conventional learning model. These can be seen from the data analysis thitung 4.138 and significance percentage of 5% and db=77 numbered 2.00 due to thitung > ttabel accordingly H0 ejected and Ha accepted. So, it can be conclude that the implementation of cooperative learning model type SETS (science environment technology and society) with question cards is influence the result of learning IPS at the fifth grade students of SD gugus VI Mengwi academic year 2013/2014keyword : Cooperative Learning Model type SETS, Question Cards, The Result of Learning IPS
Pengaruh Strategi Know Want To Know –Learned (KWL) Melalui Cerita Rakyat Terhadap Membaca Bahasa Indonesia Siswa Kelas V SD Gugus VII Kecamatan Sukawati Tahun Ajaran 2013/2014 ., Kadek Jati Astiti; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4123

Abstract

Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui perbedaan keterampilan membaca pemahaman siswa, antara kelompok siswa yang menggunakan strategi pembelajaran Know-Want to Know-Learned (KWL) melalui cerita rakyat dengan kelompok siswa yang menggunakan pembelajaran konvensional di kelas V SD di gugus VII Sukawati. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasy eksperiment) dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Non Equivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas V SD Gugus VII Kecamatan Sukawati tahun pelajaran 2013/2014. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Data yang dikumpulkan adalah nilai keterampilan membaca di kelas eksperimen maupun di kelas kontrol dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda satu jawaban benar (post test). Data dianalisis dengan uji t. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan membaca pemahaman antara siswa yang dibelajarkan dengan strategi pembelajaran Know-Want to Know-Learned melalui cerita rakyat (KWL) melalui cerita rakyat dengan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran Konvensional (thitung > ttabel ; 5.818 > 2.000). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa strategi pembelajaran Know-Want to Know-Learned melalui cerita rakyat (KWL) melalui cerita rakyat berpengaruh signifikan terhadap keterampilan membaca pemahaman pada siswa kelas V SD di gugus VII Sukawati.Kata Kunci : Bahasa Indonesia , know-want to know-learned, membaca pemahaman. The objective of this study is to determine the differences of student’s reading comprehension between Group of students which used Know- Want to Know-Learned (KWL) and group of students which used conventional learning of the fifth grade students of SD di gugus VII Sukawati This study was a quasy experiment with the design of the study is a non-Equivalent control group design. The population of this study was conducted to the fifth grade students of SD Gugus VII Sukawati district in academic year 2013/2014. Samples were taken with a random sampling technique. Dates which collected were from the score of reading skill in the experimental class and the control class and collected using a multiple-choice test with one correct answer (post test). Data was analyzed by t-test. The result showed there were significant differences of student’s reading comprehension between students who learned by using Know- Want to Know-Learned (KWL) with students who learned by using conventional learning (tcount > ttabel = 5.818 > 2,000). Thus, we can conclude that know-want to know-learned (KWL)) strategy significantly influence the results of student’s reading comprehension of the fifth grade students of SD Gugus VII Sukawati.keyword : Indonesian, know-want to know-learned, reading comprehension
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK BERBASIS PROJECT BASED LEARNING DAPAT MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA ., Ni Kadek Novita Bima Pratiwi; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7072

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : (1) meningkatkan keaktifan belajar IPA tema cita-citaku siswa kelas IV SDN 21 Dauh Puri melalui penerapan pendekatan saintifik berbasis project based learning; dan (2) meningkatkan kompetensi pengetahuan IPA tema cita-citaku siswa kelas IV SDN 21 Dauh Puri melalui penerapan pendekatan saintifik berbasis project based learning. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN 21 Dauh Puri yang berjumlah 35 siswa yang terdiri dari 25 siswa laki-laki dan 10 siswa perempuan. Data keaktifan belajar siswa dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi sedangkan kompetensi pengetahuan IPA siswa dikumpulkan dengan menggunakan metode tes yaitu tes objektif pilihan ganda biasa. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan analisis statistik deskriptif, analisis deskriptif kuantitatif dan analisis deskriptif kualitatif.Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan: (1) persentase rata-rata keaktifan belajar IPA siswa pada pra siklus 55,35%, pada siklus I meningkat menjadi 73,28%, dan pada siklus II meningkat menjadi 84,85%; (2) kompetensi pengetahuan IPA siswa pada prasiklus diketahui persentase rata-rata 65,28% dengan ketuntasan klasikal 42.85%, pada siklus I persentase rata-rata siswa meningkat menjadi 75,28% dengan ketuntasan klasikal 74,28%, dan pada siklus II persentase rata-rata siswa meningkat menjadi 84,81% dengan ketuntasan klasikal 85,71%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan saintifik berbasis project based learning dapat meningkatkan keaktifan dan kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas IV SDN 21 Dauh Puri.Kata Kunci : saintifik, project based learning, keaktifan, kompetensi IPA The purposes of this research are : (1) to improve learning activity of natural science knowledge with theme Cita-citaku for student of SDN 21 Dauh Puri grade IV by applying based scientific approach project based learning ; and (2) to improve competence of natural science knowledge with theme Cita-citaku to student of SDN 21 Dauh Puri grade IV by applying based scientific approach project based learning. The subject of this research is the student of SDN 21 Dauh Puri grade IV which amounted to 35 persons of 25 male students and 10 female students. The learning activity data of the student is collected by using observation sheet meanwhile the competence natural science knowledge is collected by using test of normal multiple choice tests. The collected data then analyzed by descriptive statistical analysis, quantitative descriptive analysis and qualitative descriptive analysis. This type of research is classroom action research which is carried out in to two cycles. Every cycle consist of planning stage, action implementation, observation, and reflection. The result showed: (1) In pre cycle the average percentage of student’s learning activity of natural science knowledge is 55,35%, the first cycle increased 73,28%, and the second cycle increased to 84,85%; (2) In pre cycle percentage knowledge of competencies for natural science is 65,28% and classical completeness 42,85%, in the first cycle the average percentage of students increased to 75,28% with classical completeness 74,28% and on the second cycle the average percentage of students increased to 84,81% with classical completeness 85,71%. Therefore can be concluded that implementation of based scientific approach project based learning can improve the activity and competency natural science knowledge of student SDN 21 Dauh Puri grade IV.keyword : scientific, project based learning, activity, competence of natural science knowledge
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH BERBANTUAN MEDIA INDEX CARD MATCH TERHADAP HASIL BELAJAR IPS KELAS V SDN GUGUS 8 GIANYAR I G.A.Agung Sri Asri, L. Karyani, I Kt. Adnyana Putra,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1555

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model pembelajaran berbasis masalah berbantuan media index card match dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Non-equivalent Control Group Desain. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas V SDN Gugus 8 Gianyar Tahun Ajaran 2013/2014. Sampel diambil dengan teknik purposive random sample. Data hasil belajar IPS siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk pilihan ganda biasa. Data dianalisis menggunakan uji-t dengan rumus polled varians. Rata-rata hasil belajar IPS kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model pembelajaran berbasis masalah berbantuan media index card match lebih dari kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (80,21>71,48). Dari hasil analisis data diperoleh thitung 5,291. Sedangkan ttabel dengan db 72 pada taraf signifikansi 5% adalah 2,000. Hal ini berarti thitung lebih dari ttabel (5,291 > 2,000). Ini berarti terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model pembelajaran berbasis masalah berbantuan media index card match dengan kelompok siswa yang mengikuti  pembelajaran konvensional. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran berbasis masalah berbantuan media index card match berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V SDN Gugus 8 Gianyar Tahun Ajaran 2013/2014.   Kata kunci : Model pembelajaran berbasis masalah, media index card match, hasil belajar   Abstract This study aims to determine significant differences between the learning outcomes of students who take the social studies group learning using problem-based learning model of media-assisted index card match with a group of students who take conventional learning in grade fifth SDN Gugus 8 Gianyar Academic Year 2013/2014. This study is a quasi-experimental study with the study design used is Nonequivalent Control Group Design. The population in this study were all students grade fifth SDN Gugus 8 Gianyar Academic Year 2013/2014. Samples were taken by purposive random sampling technique. Social studies student learning outcomes data collected by instruments in the form of multiple choice tests. Data were analyzed using t-test with a sample variance formula polled. Average learning outcomes of students who take the social studies group learning using problem-based learning model assisted media card index match is greater than the group of students who take the conventional teaching (80.21> 71.48). From the analysis of the data obtained t 5.291. While the difference ttabel with df 72 at 5% significance level is 2.000. This means that t is greater than t table (5.291> 2.000). So that there are significant differences between the learning outcomes of students who take the social studies group learning using problem-based learning model of media-assisted index card match with a group of students who take conventional learning. It can be concluded that the problem-based learning model of media-assisted card index match affects the outcome of grade fifth social studies SDN Gugus 8 Gianyar Academic Year 2013/2014.   Key words: Problem-based learning model, media index cards match, the results of  social
PENDEKATAN PEMBELAJARAN RME BERBANTUAN BAHAN MANIPULATIF BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SD ., Ni Putu Ana Wahyuni; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2153

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika antara siswa yang dibelajarkan menggunakan pendekatan pembelajaran RME berbantuan bahan manipulatif dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional pada kelas VI SD Negeri 29 Pemecutan tahun ajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain “Nonequivalent Control Group Design”. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VI SD Negeri 29 Pemecutan berjumlah 84 siswa. Subjek penelitian ditentukan dengan teknik populasi study/sampel jenuh. Data hasil belajar matematika dikumpulkan dengan instrument berupa tes objektif bentuk pilihan ganda, kemudian data dianalisis dengan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar antara siswa yang dibelajarkan menggunakan pendekatan pembelajaran RME berbantuan bahan manipulatif dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional. Hal ini ditunjukkan dari hasil analisis uji-t diperoleh bahwa thit 8,82 > ttabel 2,00 dengan dk = 82 (∑n-2 = 84 – 2 = 82) taraf signifikansi 5%, demikian pula nilai rata-rata kelompok eksperimen 78,47 sedangkan nilai rata-rata kelompok kontrol 66,47. Hal ini berarti hasil belajar kelompok eksperimen lebih dari hasil belajar kelompok kontrol (78,47 > 66,47). Disimpulkan bahwa pendekatan pembelajaran RME berbantuan bahan manipulatif berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VI SD Negeri 29 Pemecutan Tahun Ajaran 2013/2014. Kata Kunci : Pendekatan Pembelajaran RME, Bahan Manipulatif, Hasil Belajar Matematika This study aims to determine significant differences between the learning outcomes of students that learned math using the RME approach aided learning manipulative materials to students that learned using conventional learning in sixth grade elementary school Pemecutan 29 school year 2013/2014. The study was quasi-experimental design using "Nonequivalent Control Group Design". The population in this study were all sixth grade students of SD Negeri 29 Pemecutan totaled 84 students. Study subjects was determined by engineering study population / sample saturated. Mathematics learning outcomes data collected by instruments in the form of objective test, then the data were analyzed by t-test. Results showed that there were significant differences in learning outcomes between students that learned to use RME-assisted learning approach manipulative materials to students that learned using conventional learning. It is shown from the results of t-test analysis found that 8.82 thit> TTable 2.00 with df = 82 (Σn-2 = 84-2 = 82) and a significance level of 5%, while the average value of the experimental group 78.47 while the average value of the control group 66.47. This means that the learning outcomes of the experimental group over the control group outcomes study (78.47> 66.47). It can be concluded that RME-assisted learning approach manipulative material effect on students' mathematics learning outcomes Elementary School sixth grade school year Pemecutan 29 2013/2014 keyword : Learning Approach RME, Manipulative Materials, Learning Outcomes of Mathematics
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TIME TOKEN BERBASIS TRI HITA KARANA TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SD GUGUS VIII KECAMATAN GIANYAR TAHUN AJARAN 2016/2017 ., Ni Kadek Kisri Ani; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11018

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar pengetahuan IPS kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Time Token berbasis Tri Hita Karana dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional di SD Gugus VIII Kecamatan Gianyar. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan menggunakan metode Quasi Experimental Design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas V di SD Gugus VIII Kecamatan Gianyar yang berjumlah 166 orang. Sampel pada penelitian ini berjumlah 69 siswa yang terdiri dari 35 siswa kelas V SD N 1 Suwat sebagai kelompok eksperimen dan 34 siswa kelas V SD N 2 Sumita. Sampel diambil dengan menggunakan teknik Purpusive sampling. Data hasil belajar pengetahuan IPS diperoleh dengan menggunakan teknik tes, bentuk tes adalah tes pilihan ganda biasa kemudian dianalisis dengan menggunakan statistik uji-t. Berdasarkan hasil analisis diperoleh thitung= 4.636 > ttabel = 2.000 pada taraf signifikansi 5%, sehingga H0 ditolak yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan penguasaan kompetensi pengetahuan IPS siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Time Token berbasis Tri Hita Karana dengan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Rerata penguasaan kompetensi IPS pada kelompok eksperimen yaitu 81.78 dan kelompok control yaitu 71.23. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Time Token berbasis Tri Hita Karana berpengaruh terhadap penguasaan kompetensi pengetahuan IPS siswa kelas IV SD Gugus VIII Kecamatan Gianyar tahun ajaran 2016/2017.Kata Kunci : Time Token, Tri Hita Karana, hasil belajar IPS This study aims to determine the difference outcomes of social studies learning groups of students who were taught by Time Token learning model based Tri Hita Karana and students groups who were taught by conventional learning in Gianyar VIII Cluster. This research is an experimental research by using quasy experiment desaign. The population in this study were all fifth grade of SD Gugus VIII Gianyar year 2016/2017, amounting to 166 people. The sample in this study amounted to 35 students consisting of fifth grade of SDN 1 Suwat as experiment group and 34 fifth grade of SDN 2 Sumita. Samples were taken using purpusive sampling technique. Data on outcomes of social studies learning is obtained by using the test technique, the test form is the usual multiple choice test then analyzed by using t-test statistic. Based on the results of analysis obtained t = 4.636 > ttable = 2,000 at 5% significance level, so H0 rejected, which means there is a significant difference in the outcomes of social studies learning of students who are taught by using Time Token learning model based Tri Hita Karana with students who are taught by conventional learning . The average outcomes of Social learning in experimental group is 81.78 and control group is 71.23. Thus it can be concluded that the Time Token learning model based Tri Hita Karana influence on the outcomes of social studies learning of fifth grade students of SD Gugus VIII Gianyar Sub-district of the academic year 2016/2017.keyword : Time Token, Tri Hita Karan, outcomes of social studies learning
Co-Authors ., A.A.Ayu Ratna Dewi ., Anak Agung Indah Wisma Dari ., Ayu Risa Fratika Dewi ., Ayu Sintya ., Dewa Ayu Diah Lestari Dewi ., Dewi Gita Govindha ., I Gede Bagus Angga Pradnyana ., I Gusti Ayu Agung Indah Utari ., I Made Rai Saputra ., I Putu Adi Budi Mahardika ., I Putu Hendy Pradika ., Ida Ayu Agung Dwi Maha Dewi ., Ida Ayu Putu Candrika Riantari ., Kadek Dewi Trisnayanti ., Kadek Linda Widarini ., Kadek Pitria Widiastuti ., Luh Pt Dian Krisna Anggreni ., Luh Putu Mitha Handayani ., Luh Putu Puspita Ansari Dewi ., Ni Arye Siyani ., Ni Gusti Ayu Pt. Rita Indriani ., Ni Kadek Kisri Ani ., Ni Kadek Novita Bima Pratiwi ., Ni Kd Dwi Agustini ., Ni Luh Gede Dian Citra Agustini ., Ni Luh Tika Kristina Dewi ., Ni Made Dwiantari ., Ni Putu Arista Sari ., Ni Putu Candra Kusumayanti ., Ni Putu Desiana Sri Padmi Widya Dewi ., Ni Putu Dian Apriyanti Dewi ., Ni Putu Dinda Paramita ., Ni Putu Intan Pratiwi ., Ni Wayan Rosita Santihani ., Ni Wy Destriantini ., Pande Komang Arsa Winata ., Putu Fera Anggreni ., Sayu Putu Astriningsih ., Siti Alif Fatimah Aditya, I Putu Endra Arni Rahayuni, Ni Putu Darsana, I Wyn. Desak Made Rai Antari ., Desak Made Rai Antari Dewi, Kadek Rista Tirta Dewi, Md Ayu Candra Diah Puspitasari, Ni Luh Putu Diah Putu Witaningtyas . Dr. I Gede Meter,M.Pd . Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke . Drs. I Wayan Darsana,M.Ed . Elma Jaya, Putu Gede Giri Ex Putu Jaya . Fitriani, Ni Putu Sinta Ganing, Ni Nym. Ganing, Ni Nym. Harapan, I Kd. Mega Putra I Gusti Ayu Ary Anggarawati . I Kadek Adnya Yasa . I Kadek Purwanta . I Ketut Adnyana Putra I Ketut Ardana I Komang Agus Sethiawan . I Komang Ngurah Wardana . I Komang Ngurah Wiyasa I Made Arifawan ., I Made Arifawan I Made Mardikayasa ., I Made Mardikayasa I Made Suryanta . I Nengah Suadnyana I PUTU TOMMI PURWANTO . I Wayan Sujana I Wayan Wiarta Ida Ayu Riska Wikantary Andika . Ida Bagus Gede Surya Abadi Ida Bagus Surya Manuaba Ida Bagus Surya Wira Negara ., Ida Bagus Surya Wira Negara Indah Pradnyani, Gusti Ayu Made Kadek Ayu Novita Sari ., Kadek Ayu Novita Sari Kadek Jati Astiti . Komang Ary Triatnata . Kumala Dewi, Ni Luh Eri Kusumasari, Putu Rastiti Laksmi, Ni Putu Mira Ayunita Loka Andari, Ida Ayu Ketut Manik Luh Ayu Purnawati . Luh Ayu Tirtayani Luh De Yuki Anjani ., Luh De Yuki Anjani Luh Dewi Puspitasari . Luh Gede Krisna Ariestina . M.For. DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd. . M.Pd Drs. I Made Suara . M.Pd Drs. Made Putra . M.Si Dr. I Wayan Rinda Suardika,S.Pd . Made Dwi Jatiary Ningsih . Maria Goreti Rini Kristiantari Martha Adi Pertiwi . Nadiadiputra, I Made Jeffrina Ni Ayu Kristha Novalina . Ni Kadek Ariasih . Ni Kadek Pradnya Paramita . Ni Kadek Tessa Setia Rakayani ., Ni Kadek Tessa Setia Rakayani Ni Kadek Yeni Indah Permata Sari . Ni Luh Diantari . Ni Luh Gede Mega Puspita Dewi . Ni Luh Gede Prilinda Saptia Devi . Ni Luh Made Candra Sukasari . Ni Luh Made Ria Pramesti ., Ni Luh Made Ria Pramesti Ni Luh Yuliasih ., Ni Luh Yuliasih Ni Made Sakaningsih . Ni Made Yeesi . Ni Nyoman Ganing Ni Nyoman Rai Wahyuni . Ni Putu Ana Wahyuni . Ni Putu Deshi Umareani . Ni Putu Diah Utari Dewi . Ni Putu Eka Sugiantari . Ni Putu Sri Pratiwi . Ni Wayan Nopiani ., Ni Wayan Nopiani Ni Wayan Nunik Rithayanti . Ni Wayan Santi Rahayu . Ni Wayan Suniasih Nyoman Ayu Wirati . Pande Wayan Eka Putra . Paramita, Ni Made Maitri Pratiwi, Ni Wyn. Dian Pratiwi, Ni Wyn. Dian Pt Cahyani Koriagung . Puspita, Ni Putu Mia Putra, Md Putu Dian Yasmi Lastari . Putu Handy Agusditya ., Putu Handy Agusditya Putu Karmila Adnyaning Utami ., Putu Karmila Adnyaning Utami Sang Ayu Putu Diah Geminastiti . Semara Putra, DB Ketut Ngurah Septiari, Ni Luh Putu Dima Sudiantini, Ni Pt. Ari Sukraningsih, Ni Nym. Tri Ayu Sukraningsih, Ni Nym. Tri Ayu Suryantini, Ni Luh Intan Utami, Ni Putu Adi Wati, Ni Wyn Sri Anggra Wibawa, Ida Bagus Wiradewi, Ni Made Wiyasa, I K. N.