Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING BERBANTUAN MEDIA LINGKUNGAN TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV ., I Putu Adi Budi Mahardika; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10642

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran problem solving berbantuan media lingkungan dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD Negeri di Gugus Dewi Sartika Denpasar Timur. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan non-equivalent control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas IV SD Negeri di Gugus Dewi Sartika yang terdiri dari 9 kelas IV dengan jumlah siswa sebanyak 358 siswa. Sampel pada penelitian ini adalah sebanyak 85 siswa, 40 siswa kelas IVA SD Negeri 3 Kesiman sebagai kelompok eksperimen dan sebanyak 45 siswa kelas IVB SD Negeri 3 Kesiman sebagai kelompok kontrol. Penentuan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol ditentukan dengan teknik random sampling. Pengumpulan data hasil belajar IPA dilakukan dengan metode tes dan instrumen yang digunakan adalah berupa tes objektif pilihan ganda biasa. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis uji-t. Berdasarkan hasil analisis diperoleh t_hitung = 6,229 > t_tabel = 1,989, pada taraf signifikansi 5% dengan derajat kebebasan (dk) = 40+45–2 = 83. Sehingga H0 ditolak yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan hasil belajar IPA siswa. Rerata hasil belajar IPA pada kelompok eksperimen yaitu 84,10 dan kelompok kontrol yaitu 73,20. Perhitungan hasil belajar IPA dalam PAP skala lima pada kelompok eksperimen yaitu 84,10% (kategori tinggi) dan kelompok kontrol 73,20% (kategori sedang). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran problem solving berbantuan media lingkungan berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV SD Negeri di Gugus Dewi Sartika Kecamatan Denpasar Timur.Kata Kunci : problem solving, media lingkungan, hasil belajar IPA. This research aimed to know the significant difference of the science learning outcomes between student is learned by model problem solving using environmental with student who is learned by conventional learning model for fourth grade students of SD Negeri at Gugus Dewi Sartika, East Denpasar subdistrict. This research is an quasi experiment using Non-equivalent control group design. The population in this research are all the fourth grade student of SD Negeri at Gugus Dewi Sartika, East Denpasar that formed by consisting of nine fourth grade formed by 358 students. Sample for this research as much as 85 students, 40 fourth A grade students of SD Negeri 3 Kesiman as experiment group and as much 45 fourth grade B SD Negeri 3 Kesiman as control group. Determination of experiment group and control group are using random sampling technique. The accumulation data of science learning outcomes by test method and instrument that used is either be multiple choice objective test. Obtained data is analyzed by using t-test. Based on analyze result obtainable thitung= 6,229 > t_table = 1,989 with 5% significance level with degrees of freedom (df) = 40+45–2 = 83. So, that H0 ignored that mean there is significance. Mean of science learning outcomes result in experiment group is 84,10 and in control group is 73,20. The calculation of IPA learning outcomes in PAP scale of five in the experimental group was 84.10% (high category) and control group 73.20% (medium category). Therefore, can be concluded that model problem solving using environmental take effect to the science learning outcomes of fourth grade students Gugus Dewi Sartika, East Denpasar District.keyword : problem solving, environmental, science learning outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI BERBANTUAN MEDIA KONKRET TERHADAP KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA SISWA KELAS V SD NEGERI GUGUS YOS SUDARSO DENPASAR SELATAN TAHUN PELAJARAN 2016/2017 ., Ni Putu Melistyana Dewi; ., Drs. I Ketut Ardana,M.Pd.; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10654

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran inkuiri berbantuan media konkret terhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas V SD Negeri Gugus Yos Sudarso Denpasar Selatan tahun pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini merupakan eksperimen semu (quasy experiment) dengan rancangan penelitian adalah rancangan kelompok non-ekuivalen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri Gugus Yos Sudarso Denpasar Selatan yang berjumlah 301 orang. Sampel ditentukan dengan teknik random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VA SD Negeri 12 Sanur yang berjumlah 38 orang sebagai kelompok eksperimen dan kelas VB SD Negeri 10 Sanur yang berjumlah 32 orang sebagai kelompok kontrol. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode tes dalam bentuk tes objektif tipe pilihan ganda biasa. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan menggunakan uji-t. Berdaskan hasil analis uji-t didapat thitung=6,695 dan ttabel= 2,000 pada taraf signifikansi 5% dengan dk = 68. Oleh karena thitung 6,695 > ttabel 2,000 maka H0 ditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat dinyatakan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran inkuiri berbantuan media konkret dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional. Rata-rata kompetensi pengetahuan IPA yang diperoleh antara kelompok eksperimen lebih tinggi dibandingkan siswa kelompok kontrol (80,55>69,67). Maka dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran inkuiri berbantuan media konkret berpengaruh terhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas V SD Negeri Gugus Yos Sudarso Denpasar Selatan Tahun Pelajaran 2016/2017. Kata Kunci : model pembelajaran inkuiri, media konkret, kompetensi pengetahuan IPA This research was aimed to determine the effect of inquiry learning model in concrete media aid to science knowledge competence of grade V students of SD Negeri Gugus Yos Sudarso South Denpasar in the academic year 2016/2017. This type of research is a quasi experiment with research design is a non-equivalent group design. The population in this research is all the students of grade V SD Negeri Gugus Yos Sudarso South Denpasar which amounts to 301 people. The sample is determined by random sampling technique. The sample in this research is VA class SD Negeri 12 Sanur which amounts to 38 people as experimental group and VB SD Negeri 10 Sanur class which amounted to 32 people as control group. The data collection is done by using the test method in the form of objective test of normal double choice type. The data obtained were analyzed using t-test. Based on the result of t-test analysts obtained t-count = 6.695 and t-table = 2,000 at the significance level of 5% with dk = 68. Therefore t-count 6.695> t-table 2,000 then H0 rejected and Ha accepted. So it can be stated that there are significant differences in science knowledge competence between groups of students who are taught through inquiry learning model with concrete media assisted with groups of students who learned through conventional learning. The average knowledge competence of science obtained between experimental group is higher than control group students (80,55> 69,67). So it can be concluded that the instructional model inquiry counseled concrete media influence on science knowledge competence of grade 5 students of SD Negeri Gugus Yos Sudarso Denpasar Selatan Lesson Year 2016/2017.keyword : inquiry learning model, concrete media, science knowledge competence
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING BERBANTUAN TUTOR SEBAYA TERHADAP KOMPETENSI PENGETAHUAN MATEMATIKA SISWA KELAS V ., Ni Kadek Dwi Krisnayanti; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10729

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan matematika siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan tutor sebaya dan siswa yang tidak dibelajarkan menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan tutor sebaya pada siswa kelas V di SD Gugus Kompyang Sujana Tahun Pelajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain eksperimen yang digunakan adalah desain eksperimen kuasi dengan rancangan Non-equivalent Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V yang terdiri dari 7 SD dengan 15 kelas di SD Gugus Kompyang Sujana Tahun Pelajaran 2016/2017. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas VB SDN 8 Padangsambian sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas VB SDN 2 Padangsambian sebagai kelas kontrol dengan jumlah masing-masing kelompok sebanyak 34 siswa setelah disetarakan dengan teknik matching. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode tes, dengan tes pilihan ganda biasa yang berjumlah 30 butir soal yang telah di validitas. Analisis data menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan matematika siswa kelompok eksperimen dan kelompok kontrol pada siswa kelas V di SD Gugus Kompyang Sujana Tahun Pelajaran 2016/2017 (thitung = 6,696 > ttabel = 2,000) dan rerata nilai kompetensi pengetahuan matematika siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan tutor sebaya yaitu, 82,29 dan rerata nilai kompetensi pengetahuan matematika siswa yang tidak dibelajarkan menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan tutor sebaya yaitu, 69,03. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan tutor sebaya berpengaruh terhadap kompetensi pengetahuan matematika siswa kelas V SD Gugus Kompyang Sujana Tahun Pelajaran 2016/2017Kata Kunci : inkuiri terbimbing, tutor sebaya, matematika This study aimed to determine the significant differences in the competence of mathematical knowledge of students who are taught using a guided inquiry learning model assisted by peer tutors and students who are not taught using a guided inquiry learning model assisted by peer tutors in grade V students in elementary school group Kompjana Sujana lesson year 2016/2017. This research was an experimental research with experimental design used is a quasi experimental design with Non-equivalent Group Design design. The population in this study were all students of class V consisting of 7 elementary schools with 15 classes in elementary school group Kompyang Sujana Lesson Year 2016/2017. The sample of this research were VB students of SDN 8 Padangsambian as experimental class and students of VB SDN 2 Padangsambian class as control class with amount of each group as many as 34 students after equalized by matching technique. The method of data collection in this study was the test method, with the usual double choice test amounting to 30 items that have been in the validity. The data analysis showed that there is a significant difference of competence of mathematics knowledge of students in experiment class and students in control group in grade V students at elementary school group Kompyang Sujana Lesson Year 2016/2017 (titung = 6,696> ttable = 2,000) and the mean value of mathematics knowledge competence of students who are taught using guided inquiry learning model assisted by peer tutor that is, 82,29 and the mean value of mathematics knowledge competence of student which is not learned using guided inquiry model of tutor assisted tutor peer that is, 69 , 03. Thus, the conclusion of this research is the guided inquiry learning model assisted by peer tutors influence the competence of mathematics knowledge of grade V elementary school group Kompjana Sujana Lesson 2016/2017keyword : guided inquiry, peer tutor, mathematical
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN WORD SQUARE BERBANTUAN MEDIA LINGKUNGAN TERHADAP PENGUASAAN KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA SISWA KELAS IV SD GUGUS PANGERAN DIPONEGORO DANPASAR BARAT TAHUN AJARAN 2016/2017 ., Gusti Ayu Lestari; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke; ., Dra. Ni Nyoman Ganing, M.Hum
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10731

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kompetensi pengetahuan IPA siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Word Square berbantuan media lingkungan dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD Gugus Pangeran Diponegoro Denpasar Barat Tahun Ajaran 2016/2017. Pada penelitian ini, unit eksperimennya berupa kelas sehingga rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan eksperimen semu (Quasi Experimental Design) dengan menggunakan desain penelitian non-equivalen control group desain. Populasi dari penelitian ini adalah siswa kelas IV (empat) SD Gugus Pangeran Diponegoro Denpasar Barat Tahun Ajaran 2016/2017. Pengambilan sampel yang digunakan adalah random sampling, uji kesetaraan dengan memberikan Pre-Test menggunakan teknik Matching. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas IVB SD Negeri 11 Pemecutan sebagai kelompok eksperimen dan kelas IVB SD Negeri 1 Pemecutan sebagai kelompok kontrol dengan jumlah masing-masing kelompok sebanyak 33 orang. Data kompetensi pengetahuan IPA dikumpulkan menggunakan tes kompetensi pengetahuan berupa tes objektif bentuk pilihan ganda biasa, kemudian data dianalisis dengan uji-t.Berdasarkan hasil penelitian, nilai rata-rata kompetensi pengetahuan IPA siswa pada kelas eksperimen yaitu X ̅ = 78,39 dan pada kelas kontrol yaitu X ̅ = 71,67. Serta setelah dilakukan uji hipotesis diperoleh thitung = 2.676 dan pada taraf signifikansi 5% dengan dk = 33+33-2=64, maka diperoleh harga ttabel = 2,000. Sehingga dapat dikatakan bahwa thitung = 2,676 > ttabel(α=0,05:64) = 2,000, maka H0 ditolak dan Ha diterima. Ini berarti hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan antara siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Word Square berbantuan media lingkungan dan siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD. Kata Kunci : Kata kunci: model pembelajaran word square berbantuan media lingkungan, pembelajaran konvensional, penguasaan kompetensi pengetahuan IPA. Abstract This research’s aims to know the difference of student’s mastery of science competence taught by word square learning model with assistance of environment media and students taught by conventional learning model for students grade four of SD Gugus Pangeran Diponegoro Denpasar Barat in academic year 2016/2017. In this research’s experiment unit is in form of class, then the research design use quasi experimental and non-equivalent control group design. Population of this research are students grade four of SD Gugus Pangeran Diponegoro Denpasar Barat in academic year 2016/2017. This research’s sampling use random sampling and equality test which use matching technique. This research’s sample is class IVB of SD Negeri 11 Pemecutan as experimental group and IVB of SD Negeri 1 Pemecutan as control group with thirty three students in each group. Data of mastery of science competence are collected by objective test in a form of conventional multiple choice, and then the data are analyzed by t-test. Based on the result of this research, the average score of students in experimental group is X = 78,39 and X = 71, 67 for students in control group. After conduct hypothesis test the result is tcount=2,676 and 5% on level of significance with dk= 33+33-2=64, then obtained ttable=2,000. So it can be said tcount=2,676 > ttable(a=0,05:64)= 2,000, so H0 is rejected and Ha is accepted. It means the result of this research shows the difference between students taught by word square learning model with assistance of environment media and students taught by conventional learning model on students grade four SD. keyword : Keywords: word square learning model with assistance of environment media, conventional learning model, mastery of science competence.
PENGARUH MODEL PROJECT BASED LEARNING BERBASIS OUTDOOR STUDY TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD GUGUS II MENGWI BADUNG TAHUN AJARAN 2016/2017 ., Ni Putu Chyntia Dewi Aprianti; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10738

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan dengan model Project Based Learning Berbasis Outdoor Study dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus II Mengwi Badung Tahun Pelajaran 2016/2017. Pada penelitian ini, unit eksperimennya berupa kelas sehingga rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan eksperimen kuasi (Quasi Experimental Design). Populasi dari penelitian ini adalah siswa kelas V (lima) SD Gugus II Mengwi Badung Tahun Ajaran 2016/2017, yang terdiri dari 5 kelas dalam 5 sekolah dasar. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 140 orang siswa. Pengambilan sampel yang digunakan adalah random sampling, uji kesetaraan dengan memberikan pra tes menggunakan teknik Matching. Data hasil belajar IPA dikumpulkan menggunakan tes hasil belajar berupa tes objektif bentuk pilihan ganda biasa, kemudian data dianalisis dengan uji-t. Berdasarkan hasil penelitian, nilai rata-rata hasil belajar IPA siswa pada kelas eksperimen yaitu = 75,69 dan pada kelas kontrol yaitu = 69,00. Serta setelah dilakukan uji hipotesis diperoleh thitung = 2.895 dan pada taraf signifikansi 5% dengan dk = 32+32-2=62, maka diperoleh harga ttabel = 2,000. Sehingga dapat dikatakan bahwa thitung = 2,895 >ttabel( =0,05:62) = 2,000, maka H0 ditolak dan Ha diterima. Ini berarti hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan antara siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model Project Based Learning Berbasis Outdoor Study dan siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus II Mengwi Badung Tahun Ajaran 2016/2017. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan model Project Based Learning Berbasis Outdoor Study terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Gugus II Mengwi Badung Tahun Ajaran 2016/2017.Kata Kunci : model project based learning berbasis outdoor study, pembelajaran konvensional, hasil belajar IPA. This research’s aims to know the difference of student’s science learning outcomes by Project Based Learning Model with Outdoor Study and students taught by Conventional Learning model for students grade four of SD Gugus II Mengwi Badung Tahun Ajaran 2016/2017. In this research’s experiment unit is in form of class, then the research design use Quasi Experimental. Population of this research are students grade four of SD Gugus II Mengwi Badung Tahun Ajaran 2016/2017, which consists of 5 classes in 5 primary schools with the study population in 140 studens. This Research’s sampling use Random Sampling and Equality Test which use Matching Technique. This Research’s sample is SD No. 2 Tumbak Bayuh as experimental group and SD No. 1 Munggu as control group with thirty two students in each group. Data of science learning outcomes are collected by objective test in a form of conventional multiple choice, and then the data are analyzed by t-test. Based on the result of this research, the average score of students in experimental group is X = 75,69 and X = 69, 00 for students in control group. After conduct hypothesis test the result is tcount=2,895 and 5% on level of significance with dk= 32+32-2=62, then obtained ttable=2,000. So it can be said tcount=2,895 > ttable(a=0,05:62)= 2,000, so H0 is rejected and Ha is accepted. It means the result of this research shows the difference between students taught by Project Based Learning Model with Outdoor Study and students taught by Conventional Learning Model on students grade four SD Gugus II Mengwi Badung Tahun Ajaran 2016/2017. keyword : project based learning model with outdoor study, conventional learning model, science learning outcomes.
PENGARUH QUANTUM TEACHING BERBASIS CATUR PRAMANA TERHADAP KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA SISWA KELAS V SD GUGUS SRIKANDI DENPASAR TIMUR TAHUN PELAJARAN 2016/2017 ., I Wayan Pasek Edi Setyawan; ., Dra. Ni Wayan Suniasih,S.Pd, M.Pd; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10762

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA antara siswa yang mengikuti kegiatan pembelajaran melalui Quantum Teaching berbasis Catur Pramana dengan siswa yang belajar melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus Srikandi Tahun Pelajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan Kelompok Non-ekuivalen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SD Gugus Srikandi yang berjumlah 344 siswa. Sampel penelitian ini sebanyak 62 siswa yang ditentukan menggunakan teknik sampel kelompok. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode tes. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji-t dengan rumus polled varians. Hasil penelitian berdasarkan analisis data, diperoleh harga thitung = 4,03 > ttabel = 2,00 dengan taraf signifikan 5% dan dk = 60, maka H0 ditolak dan Ha diterima. Hal ini membuktikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol pada kelas V SD Gugus Srikandi Denpasar Timur tahun pelajaran 2016/2017. Nilai rata-rata juga menunjukkan bahwa kompetensi pengetahuan IPA yang diperoleh siswa kelompok eskperimen = 77,6 > = 70,82 siswa kelompok kontrol. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Quantum Teaching berbasis Catur Pramana berpengaruh terhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas V Gugus Srikandi Denpasar Timur tahun pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : Quantum Teaching, Catur Pramana , kompetensi pengetahuan IPA This study aims to determine significant differences in science knowledge competence who follow the learning through Quantum Teaching based Catur Pramana with students learning throught conventional learning in class V SD Force Srikandi on Academic Year 2016/2017. This research is an experiment with the research design used is non-equivalent group design. The populations of the fifth grade on Gugus Srikandi which amounts to 344 students. The sample of the research is 62 students who determined with group sample technique. Data collection method in this research is test method. The data then was analysis by used t-test with polled variants formulation. The result of the research based on data analyze, there was obtained tcount = 4.03> ttable = 2,00 with significant level 5% and dk = 60, so that H0 is rejected and Ha is accepted. It prove that is a significant difference of knowledge science competence between experimental group and control group in fifth grade of SD Gugus Srikandi Denpasar Timur in lesson year 2016/2017. The average of the score also shows that knowledge competence students experimental group = 77.6 > = 70.82 control group. Therefore, it can be concluded that the Quantum Teaching based Catur Pramana have influence against the knowledge science competence in fifth grade students of SD Gugus Srikandi, Denpasar Timur in lesson year 2016/2017keyword : Quantum Teaching, Catur Pramana, knowledge science competence
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head Together Berbasis Pendidikan Karakter terhadap Kompetensi Pengetahuan IPS Siswa Kelas V SD Negeri Gugus Kolonel I Gusti Ngurah Rai ., Agatha Evangelia Putri; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10765

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaraan kooperatif tipe numbered head together berbasis pendidikan karakter dan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Negeri Gugus Kolonel I Gusti Ngurah Rai tahun ajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan menggunakan desain penelitian untreated control group design with pretest-and posttest.Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri Gugus Kolonel I Gusti Ngurah Rai tahun ajaran 2016/2017 sebanyak 451 siswa. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VB SD Negeri 4 Ubung sebagai kelompok eksperimen dan kelas VB SD Negeri 2 Ubung sebagai kelompok kontrol. Data kompetensi pengetahuan IPS diperoleh dengan instrumen berupa tes pilihan ganda biasa. Selanjutnya data dianalisis dengan uji-t. Hasil analisis menunjukkkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan mengggunakan model pembelajaraan kooperatif tipe numbered head together berbasis pendidikan karakter dan yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Negeri Gugus Kolonel I Gusti Ngurah Rai tahun ajaran 2016/2017. Hal tersebut dibuktikan dengan hasil thitung 5,597 > ttabel 2,000 pada taraf signifikansi 5% dengan dk = n1+n2 – 2= (34+34)-2 = 66. Demikian pula nilai rata-rata kompetensi pengetahuan IPS siswa kelompok eksperimen = 84,35 > = 72,88 rata-rata penguasaan kompetensi pengetahuan IPS siswa kelompok kontrol. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe numbered head together berbasis pendidikan karakter berpengaruh terhadap kompetensi pengetahuan IPS Siswa kelas V SD Negeri Gugus Kolonel I Gusti Ngurah Rai tahun ajaran 2016/2017.Kata Kunci : numbered head together, pendidikan karakter, kompetensi pengetahuan IPS This research aimed to determine the significant difference in the competence of social science knowledge between students group which is used to model cooperative learning typeed numbered head together type based on character education and students group which was taught using conventional learning at students of SD Negeri Gugus Kolonel I Gusti Ngurah Rai academic year 2016/2017. This research is an experimental research with the research design is a quasi-experimental design (untreated control group design with pretest-and posttest.). The population in this research is all fifth graders in SD Negeri Gugus Kolonel I Gusti Ngurah Rai in the academic year 2016/2017 as many as 451 students. Research sample is determined by random sampling technique. The sample in this research is grade VB SD Negeri 4 Ubung as experimental group and grade VB SD Negeri 2 Ubung as control group. Social science knowledge competence control data is collected with instruments in the form of multple choice test. Then the data is analyzed by t-test. The result of the analysis shows that there is a significant difference of social science knowledge competence among groups of students who are taught using cooperative learning model of numbered head together type based on character education and conventional learning of fifth grade in SD Negeri Gugus Kolonel I Gusti Ngurah Rai in the academic year 2016/2017. This is evidenced by the tcount of 5.597> ttable 2,000 at the significant level of 5% with dk = n1 + n2 - 2 = (34 + 34) -2 = 66. Similarly the average score of knowledge competence of social science students experimental group = 84,35 > = 72,88 average mastery of social science knowledge competence of control group students. Thus it can be concluded that the application of cooperative learning model type numbered head together based on character education influence the knowledge competence of social science fifth grade in SD Negeri Gugus Kolonel I Gusti Ngurah Rai in the academic year 2016/2017.keyword : numbered head together, character education, knowledge competence of social science
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE (TPS) TERHADAP PENGUASAAN KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA SISWA KELAS IV SD GUGUS UNTUNG SURAPATI DENPASAR TAHUN AJARAN 2016/2017 ., Ni Kadek Eni Suryaningsih; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10784

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan yang signifikan Penguasaan kompetensi pengetahuan IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran kooperatif tipe think pair share (TPS) dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD Gugus Untung Surapati Tahun Ajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini merupakan eksperimen semu dengan menggunakan desain penelitian nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV yang banyaknya 230 orang. Sampel ditentukan dengan random sampling dengan mengacak kelas. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas IV SD Negeri 14 Dangin Puri sebagai kelompok eksperimen dan kelas IV SD Negeri 7 Sumerta sebagai kelompok kontrol dengan jumlah masing-masing kelompok sebanyak 34 siswa pada kelompok ekperimen dan 37 orang siswa pada kelompok kontrol. Data penguasaan kompetensi Pengetahuan IPA dikumpulkan dengan instrumen berupa tes objektif berjumlah 32 butir tes yang telah divalidasi. Data Penguasaan Kompetensi Pengetahuan IPA dianalisis dengan t-test. Hasil analisis menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan Penguasaan Kompetensi Pengetahuan IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran Konvensional pada kelas IV . Hal tersebut dibuktikan dengan hasil thitung= 7,75 > ttabel (α = 0,05, 69) = 2,000. Demikian pula nilai Rerata Penguasaan Kompetensi Pengetahuan IPA siswa kelompok eskperimen = 86,85 > = 75,13 rerata penguasaan kompetensi Pengetahuan IPA siswa kelompok kontrol. Dengan demikian dapat disimpulkan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) berpengaruh terhadap penguasaan kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas IV.Kata Kunci : Think Pair Share, kompetensi pengetahuan IPA The purpose of this research in order to know the ionkadiction of scien is knowledge competence mastesy batwan the group students that follow kooperatif tipe think pair share (TPS) learning and the group student that follow convensional learning in grade IV SD Gugus Untung Surapati in academic year 2016/2017. Kind of this research is as am deceit experiment with using nonequivalent control group design research. The population of this research is all of the students in grade IV that amirint 230 persons. The sample is obtainable with random sampling. As the experiment sample is grade IV SD Negeri 14 Dangin Puri as the group eksperiment and grade IV SD Negeri 7 Sumerta as group control each group 34 student in group experiment and 37 students in group control. The data of science knowledge competence collected as an objective instrument test with 32 number of question that had been validation. This data is analysis by T-test. The result of analysis showed there is a significant difference in mastering knowledge sciences between the group students that leard by using kooperatif learning tipe think pair share (TPS) with the group student in using convensional learning. That’s proved with the quatification thitung= 7,75 > ttabel (a = 0,05, 69) = 2,000. Also for the average of mastering language sciences of group eksperiment student = 86,85 > = 75,13 the average mastering sciences of group control students. Thus can be conclude that kooperatif learning model TPS, had been influence toward knowledge science mastery of grade IV students SD Gugus Untung Surapati. keyword : Think Pair Share, Knowledge Mastery of science
Pengaruh Model Pembelajaran Numbered Head Together (NHT) Berbantuan Media Konkret Terhadap Kompetensi Pengetahuan IPS Siswa Kelas IV SD Gusus 9 Abiansemal Kecamatan Abiansemal Tahun Pelajaran 2016/2017 ., Ni Putu Suka Asih; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10796

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPS siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran numbered head together (NHT) berbantuan media konkret dengan yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD Gugus 9 Abiansemal Kecamatan Abiansemal Tahun Pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di SD Gugus 9 Abiansemal Kecamatan Abiansemal Tahun Pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 202 orang. Penentuan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik random sampling. Untuk menyetarakan kelompok sampel digunakan teknik matching. Setelah melakukan uji kesetaraan ditentukan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dengan dilakukan pengundian sehingga diperoleh siswa kelas IV SD Negeri 3 Darmasaba berjumlah 30 orang siswa sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas IV SD Negeri 1 Darmasaba berjumlah 30 orang siswa sebagai kelompok kontrol. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode tes jenis objektif bentuk pilihan ganda biasa. Data yang telah terkumpul dianalisis menggunakan metode analisis statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thit= 7,196. Pada taraf signifikan 5% dengan dk 58 diperoleh ttab = 2,000. Karena thit 7,196 > ttab = 2,000 maka dapat dinyatakan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPS antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran numbered head together (NHT) berbantuan media konkret dengan yang dibelajarkan secara konvensional, dan dilihat dari nilai rata-rata kelompok eksperimen = 84,73> =67,53 pada kelompok kontrol. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran numbered head together (NHT) berbantuan media konkret berpengaruh terhadap kompetensi pengetahuan IPS siswa kelas IV SD Gugus 9 Abiansemal Kecamatan Abiansemal Tahun Pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : numbered head together, media konkret, IPS This study aims to determine the significant differences in the competence of IPS knowledge of students who are taught using the model of learning of the numbered head together (NHT) using concrete media with the conventional learning using the fourth grade students of Elementary 9 Abiansemal Elementary School Year 2016/2017. This research type is quasi experiment research with nonequivalent control group design research. The population of this research is all fourth graders in SD Gugus 9 Abiansemal Abiansemal Sub-district Year 2016/2017 Year which amounted to 202 people. Determination of the sample in this study was done by random sampling technique. To match the sample group used matching technique. After doing the equality test determined by experimental group and control group by drawing so as to get fourth grader of SD Negeri 3 Darmasaba amounted to 30 students as experiment group and fourth grader of SD Negeri 1 Darmasaba amounted to 30 students as control group. Methods of data collection in this study using the method of type objective test of the usual double choice form. The collected data were analyzed using inferential statistical analysis method (t-test). Based on the results of data analysis, obtained thit = 7,196. At a significant level of 5% with dk 58 obtained ttab = 2,000. Because thit 7,196> ttab = 2,000 it can be stated that there is a significant difference of IPS knowledge competence between students who are taught using concrete media-assisted numbered head (NHT) modeled learning with conventionally learned, and seen from experiment group average value = 84.73> = 67.53 in the control group. Thus it can be concluded that the implementation of learning model numbered head together (NHT) with concrete media has influence on the competence of IPS knowledge of fourth graders Elementary School 9 Abiansemal Abiansemal Sub-district Year 2016/2017. keyword : numbered head together, concrete media, IPS
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION BERBANTUAN MEDIA GAMBAR TERHADAP KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA SISWA KELAS IV SD GUGUS KOMPYANG SUJANA TAHUN AJARAN 2016/2017 ., Ni Luh Ary Nirmalayati; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10801

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas IV SD Gugus Kompyang Sujana Tahun Ajaran 2016/2017 yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Student Teams Achievement Division Berbantuan Media Gambar dan yang dibelajarkan dengan menggunakan Pembelajaran Konvensional. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu. Desain penelitian ini menggunakan “Nonequivalent Control Group Design”. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Gugus Kompyang Sujana dengan jumlah populasi 596 siswa. Sampel diambil dengan teknik Random Sampling. Sampel dalam penelitian ini yaitu siswa kelas IVB SDN 1 Padangsambian sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas IVB SDN 10 Padangsambian sebagai kelas kontrol dengan jumlah masing-masing kelompok sebanyak 40 siswa pada kelompok ekperimen dan 40 orang siswa pada kelompok kontrol. Data tentang kompetensi pengetahuan IPA di kelas eksperimen maupun di kelas kontrol dikumpulkan dengan instrumen berupa tes pilihan ganda biasa. Tes kompetensi pengetahuan IPA diberikan pada saat post test secara tertulis. Selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan analisis uji-t dapat diketahui terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Student Teams Achievement Division Berbantuan Media Gambar dan siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan pembelajaran Konvensional (thit = 2,882 > ttabel = 2,000) dengan dk = 78 dan taraf signifikansi 5%. Demikian pula nilai rerata kompetensi pengetahuan IPA siswa kelompok eskperimen = 80,23 > = 73,6 rerata kompetensi pengetahuan IPA siswa kelompok kontrol. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Student Teams Achievement Division Berbantuan Media Gambar berpengaruh signifikan terhadap kompetensi pengetahuan IPA kelas IV SD Gugus Kompyang Sujana Tahun Ajaran 2016/2017. Kata Kunci : STAD, Media Gambar, kompetensi IPA. Research to determine the significant differences of science knowledge competence of fourth grade students of SD Gugus Kompyang Sujana academic year 2016/2017 which was taught by using the model of Student Teams Achievement Division with Picture Media Learning and which was taught by using Conventional Learning. This type of research is a quasi experiment. The design of this research using "Nonequivalent Control Group Design". The population of this study is all students of fourth grade SD Gugus Kompyang Sujana with a population of 596 students. Samples were taken by Random Sampling technique. The sample in this research is the students of grade IVB SDN 1 Padangsambian as experimental class and the students of grade IVB SDN 10 Padangsambian as control class with the number of each group as many as 40 students in the experimental group and 40 students in the control group. Data on the knowledge competence of science in the experimental class as well as in the control class were collected with instruments in the form of ordinary multiple choice test. Science knowledge competence test is given at post test in writing. Furthermore, the data were analyzed by using t-test. The results showed that based on t-test analysis it can be seen that there is a significant difference of science knowledge competence of students who are taught by using learning model Student Teams Achievement Division with Media Assistance Picture and students taught using Conventional learning (thit = 2,882> ttabel = 2,000) with Dk = 78 and 5% significance level. Similarly, the average score of science knowledge competence of students of experimental group = 80.23> = 73.6 average knowledge competence of science students control group. This it can be concluded that the learning model Student Teams Achievement Division Assisted Media Picture significantly influence the knowledge competence of science class IV SD Gugus Kompyang Sujana academic year 2016/2017.keyword : STAD, Media pictures, IPA competence.
Co-Authors ., A A Diah Kartika Sari ., Agatha Evangelia Putri ., Angria Marsita Ni Made ., Fachruddin Tsani ., Gusti Ayu Lestari ., I Made Dwi Paramartha ., I Nyoman Barga Satriawan ., I Putu Adi Budi Mahardika ., I Putu Hendy Pradika ., I Wayan Pasek Edi Setyawan ., Kadek Dwi Utami Agustini Suadnyana ., Kadek Wawan Anggraena ., Kadek Widiantari ., L G Putri Andyani ., Luh Putu Puspita Ansari Dewi ., Ni Kadek Dwi Krisnayanti ., Ni Kadek Eni Suryaningsih ., Ni Kadek Novita Bima Pratiwi ., Ni Kadek Rai Lisna Dewi ., Ni Kadek Sri Erawati ., Ni Kadek Supersmari ., Ni Kd A Nopilayanti ., Ni Kd Rai Purnama s ., Ni Luh Ari Kartiningsih ., Ni Luh Ary Nirmalayati ., Ni Luh Nanik Suryani ., Ni Luh Putu Evi Anggreni ., Ni Luh Sri Ayu Karyaningsih ., Ni Made Putri Andriaswari ., Ni Putu Chyntia Dewi Aprianti ., Ni Putu Juni Antari ., Ni Putu Melistyana Dewi ., Ni Putu Suka Asih ., Ni Putu Yuni Mahendri ., Ni Putu Yuni Setyaningsih ., Ni Wayan Wirantini ., Putu Iishvari Radha Devi ., Trisnawaty BR Ginting Adi Ningsih, Ni Putu Sri Utami Endang Anak Agung Istri Sri Agung . Anggreni, Dwi Marta Anggreni, Dwi Marta Ayu Cahyani, Luh Putu Erliana Candra Dewi, Ni Made Liana Carlucy, Ni Putu Ria Cokorda Istri Krisna Adhi Udani . Desya Saptayanthi, Ni Ketut Desyawati, Kadek Devika Martiana . Dewi, Made Rai Laksmi Dewii, Ni Komang Yulia Dr. I Gede Meter,M.Pd . Drs. I Wayan Darsana,M.Ed . Dwi Marta Anggreni Fatma Dewi, Ni Putu Venny Fitriani, Ni Made Anggi Dian Fitriani, Ni Putu Sinta Gita Candra Nurani ., Gita Candra Nurani Gita Setya Utami Gunawan, I Gusti Ngurah Putra I G.A. Agung Sri Asri I Gusti Agung Ayu Padma Dewi ., I Gusti Agung Ayu Padma Dewi I Gusti Ayu Winiari ., I Gusti Ayu Winiari I Ketut Adnyana Putra I Ketut Ardana I Ketut Ardana I Ketut Gading I Komang Ngurah Wiyasa I Made Giantara . I Made Wardana I Nengah Suadnyana I Nyoman Lasia . I Putu Gede Sukada . I Wayan Juni Antara . I Wayan Sujana I Wayan Sujana I Wayan Wiarta I.G.A. Agung Sri Asri I.G.A. Agung Sri Asri Ida Ayu Arieska Putri Umbara Ida Ayu Dwi Arantika Dewi . Ida Ayu Nyoman Sri Santini . Ida Bagus Gede Surya Abadi Ida Bagus Indra Pratama Siswadi . Ida Bagus Surya Manuaba Juliarta, I Wayan Agus Kade Edy Aryawan . Kadek Jati Astiti . Kadek Sri Ariyanti Komang Ratna Puspa Sari ., Komang Ratna Puspa Sari Krishna Dewi, Gusti Ayu Putu Ary Krishna Dewi, Gusti Ayu Putu Ary Kusuma, Ananda Gde Luh Ayu Tirtayani Luh Farmita . Luh Gede Putri Ayu Widiadnyani . Luh Pt Oka Mahayani . Luh Putu Erliana Ayu Cahyani M.For. DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd. . M.Pd Drs. I Made Suara . M.Pd Drs. Made Putra . M.Pd. Dra. Siti Zulaikha . M.Si Dr. I Wayan Rinda Suardika,S.Pd . Made Widnyani . Maria Goreti Rini Kristiantari Marsye Ruth Hendria Pasanea ., Marsye Ruth Hendria Pasanea Mega Lestari, Ni Komang Megita Rani, Ni Made Asih Muliarta, Adi Ni Gst Ayu Kd Fitri Novianti ., Ni Gst Ayu Kd Fitri Novianti Ni Gst Ayu Yenny Marta Dewi ., Ni Gst Ayu Yenny Marta Dewi Ni Kadek Arik Antini . Ni Kadek Novia Purnamasari . Ni Komang Erna Kusuma Wardani ., Ni Komang Erna Kusuma Wardani Ni Komang Mega Lestari Ni Luh Adhe Yanti Lestari . Ni Luh Gede Liana Candra Sari Ni Luh Irma Wijeyanti . Ni Luh Kadek Wulan Palatiwi ., Ni Luh Kadek Wulan Palatiwi Ni Luh Novi Pratiwi ., Ni Luh Novi Pratiwi Ni Luh Putu Deni Purnamayanti . Ni Luh Putu Yuliana Dewi . Ni Luh Putu Yuliana Septyani Ni Made Asih Megita Rani Ni Made Dwi Widyasari ., Ni Made Dwi Widyasari Ni Made Pranyandari . Ni Made Sakaningsih . Ni Made Sri Rastini . Ni Made Suryawati . Ni Nyoman Ganing Ni Nyoman Purna Dewi . Ni Nyoman Yuni Darjiani ., Ni Nyoman Yuni Darjiani Ni Putu Adi Utami Ni Putu Listya Dewi Lestari ., Ni Putu Listya Dewi Lestari Ni Putu Ria Carlucy Ni Putu Sinta Fitriani Ni Wayan Aniek Ferdiantini . Ni Wayan Budi Santika Dewi . Ni Wayan Eka Manita Sari . Ni Wayan Indah Lestari . Ni Wayan Suniasih Pande Nyoman Tri Tresna Dewi . Pratiwi, Ni Luh Ayu Manik Putra, I Wayan Ardiana Putra, Made Putra, Wahyu Permadi Putri Umbara, Ida Ayu Arieska Putri, Ni Kadek Devita Putu Ayu Junita Wulandari . Putu Diantari . Putu Gde Pande Rahmalika . Putu Indah Widayadnyani Rahayu . Putu Intan Sintya Rai Suadnyana Wijaya Remaita Manalu ., Remaita Manalu Sari, Ni Luh Gede Liana Candra Satya Dewi, Kadek Ayu Ratih Septyani, Ni Luh Putu Yuliana Si Ngurah Putu Suta Prawira . Sintya, Putu Intan Sri Asri, I G A Agung Srinadhi, Ni Made Utami, Gita Setya Utami, Ni Putu Adi Wahyu Permadi Putra Widiantari, Ni Made Wijaya, Rai Suadnyana Wiyasa, I Komang Ngurah Yulanita Rara Dewi, Ayu Triyana Yulianti, Ni Made Karisma Yulita Faizul Afa .