Claim Missing Document
Check
Articles

MODEL DIRECT INSTRUCTION BERBANTUAN MEDIA PUZZLE UNTUK MENINGKATKAN PERKEMBANGAN MENGENAL BENTUK GEOMETRI ANAK KELOMPOK B3 TK KEMALA BHAYANGKARI 1 DENPASAR ., Devika Martiana; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v3i1.4963

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan perkembangan mengenal bentuk geometri setelah menerapkan model direct instruction dengan media puzzle pada anak kelompok B3 semester genap di TK Kemala Bhayangkari 1 Denpasar tahun ajaran 2014/2015. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Subjek penelitian ini adalah 18 anak kelompok B3 semester genap TK Kemala Bhayangkari 1 Denpasar tahun ajaran 2014/2015. Data penelitian tentang peningkatan perkembangan mengenal bentuk geometri menggunakan model Direct Instruction dikumpulkan melalui metode observasi dengan instrument berupa lembar observasi. Data dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan analisis statistik kuantitatif. Berdasarkan analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan perkembangan mengenal bentuk geometri anak kelompok B3 dengan media puzzle pada siklus I mencapai 58% dan berada pada kategori rendah. Pada siklus II rata-rata perkembangan mengenal bentuk geometri mencapai 80% dan berada pada kategori tinggi. Jadi, terjadi peningkatan perkembangan mengenal bentuk geometri dengan media puzzle dari siklus I ke siklus II sebesar 22%. Kata Kunci : direct instruction, puzzle, geometri This study aimed to determine the improvement to knowing shapes of geometry development after applying the model direct instruction with a puzzle media in children group B3 at TK Kemala Bhayangkari 1 Denpasar, at second semester of study year 2014/2015. This study is typically a Classroom Action Research (CAR) which is conducted in two cycles, the subject of this study were children in group B3 TK Kemala Bhayangkari 1 Denpasar at second semester of study year 2014/2015 with total 18 number consisting of 9 male children and 9 female children. Research data on the increase to knowing shapes of geometry development using models direct instruction with instrument such as the observation sheet. Data were analyzed using descriptive statistic method and quantitative descriptive statistic method. Based on the analysis of the data showed that an increase to knowing shapes of geometry development of children’s group B3 with puzzle media on the first cycle of 58% in the low category and to knowing shapes of geometry development on the second cycle increase to 80% in the high category. So an increase in to knowing shapes of geometry development with puzzle media at 22%.keyword : direct instruction, puzzle, geometry
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PICTURE AND PICTURE BERBANTUAN MEDIA PAPAN MAGNET UNTUK MENINGKATKAN PERKEMBANGAN KOGNITIF PADA ANAK KELOMPOK B4 SEMESTER II PAUD KUSUMA 2 DENPASAR BARAT TAHUN AJARAN 2014/2015 ., Ni Wayan Eka Manita Sari; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke; ., Dra. Ni Wayan Suniasih,S.Pd, M.Pd
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v3i1.4995

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan perkembangan kognitif anak setelah diterapkan model pembelajaran picture and picture berbantuan media papan magnet pada anak kelompok B4 semester II di PAUD Kusuma 2 Denpasar Barat tahun ajaran 2014/2015. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Subjek dalam penelitian ini adalah anak kelompok B4 semester II dengan jumlah 19 anak, yang terdiri dari 8 perempuan dan 11 laki-laki. Objek dalam penelitian ini adalah perkembangan kognitif anak dan data tentang perkembangan kognitif pada penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan instrumen yang berupa lembar observasi. Metode analisis data yang digunakan yaitu metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan perkembangan kognitif dengan penerapan model pembelajaran picture and picture berbantuan media papan magnet diperoleh rata-rata pada siklus I M% = 60,84% yang berada pada kriteria rendah mengalami peningkatan pada siklus II M% = 88,34% tergolong kriteria tinggi. Hal tersebut menunjukkan adanya peningkatan persentase rata-rata perkembangan kognitif anak dari siklus I ke siklus II sebesar 27,5%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran picture and picture berbantuan media papan magnet dapat meningkatkan perkembangan kognitif pada anak kelompok B4 PAUD Kusuma 2 Denpasar Barat Tahun Ajaran 2014/2015.Kata Kunci : model picture and picture, media papan magnet, perkembangan kognitif. This research aimed to determine the improvement of children’s cognitive development after applicating picture and picture learning assisted with magnetic board media group B4 children in second semester at PAUD Kusuma 2 West Denpasar academic year 2014/2015. This research was a Classroom Action Research (CAR) conducted in two cycles. Subjects in this study were the 19 children in group B4 in second semester, consisting of 8 women and 11 men. The object of this research was children’s cognitive development and the data of cognitive development in this study were collected by using an instrument such as observation sheet. Data analysis method that be used in this research was descriptive statistical analysis and quantitative descriptive analysis method. The result showed improvement on cognitive development by applicating picture and picture learning model assisted with magnetic board media, the average on first cycle reaches M% = 60.84% which is at the low criteria increases on the second cycle M% = 88.34% which at high criteria. This shows an improvement in the average percentage of children’s cognitive development from the first cycle to second cycle is 27.5%. It can be concluded that the application of picture and picture learning model assisted with magnetic board media can improve children's cognitive development in early childhood B4 group Kusuma 2 West Denpasar Academic Year 2014/2015. keyword : picture and picture learning model, magnet board media, cognitive development.
MENINGKATKAN PERKEMBANGAN BAHASA MELALUI METODE TANYA JAWAB BERBANTUAN MEDIA FLIP CHART PADA ANAK KELOMPOK B1 TK IKAL WIDYA KUMARA ., Marsye Ruth Hendria Pasanea; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v3i1.5001

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan perkembangan bahasa khususnya bahasa lisan anak melalui metode tanya jawab berbantuan media flip chart pada anak kelompok B1 semester II TK Ikal Widya Kumara. Adapun jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) atau Classroom Action Research (CAR) dengan menggunakan 2 siklus. Subjek dari penelitian ini adalah 23 orang anak kelompok B1 semester II TK Ikal Widya Kumara yang terdiri dari 10 anak perempuan dan 13 anak laki-laki. Data penelitian ini adalah perkembangan bahasa khususnya bahasa lisan yang dikumpulkan melalui metode observasi dengan instrumen berupa lembar observasi. Adapun data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif, dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian pada siklus I menunjukkan bahwa perkembangan bahasa khususnya bahasa lisan dengan menggunakan metode tanya jawab berbantuan media flip chart sebesar 60% yang berada pada kategori rendah mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 87% dengan kategori tinggi. Dengan demikian terjadi peningkatan perkembangan bahasa khususnya bahasa lisan pada anak sebesar 27%. Jadi dapat disimpulkan bahwa metode tanya jawab berbantuan media flip chart dapat dapat meningkatkan perkembangan bahasa khususnya bahasa lisan anak kelompok B1 semester II TK Ikal Widya Kumara.Kata Kunci : metode tanya jawab, media flip chart, perkembangan bahasa khususnya bahasa lisan. This research aimed to increase the pupil language development through question answer method using flip chart of the group B1 in second semester child of TK Ikal Widya Kumara Denpasar. This research was Classroom Action Research (CAR) by using 2 cycles. The subjects of this research were 23 pupils of group B1 in second semester of TK Ikal Widya Kumara Denpasar consists of ten males and thirteen females. The data was about pupil language development conducted by using observation method with observation sheet as the instrument. The result of data analyzed by descriptive statistical analysis and descriptive quantitative analysis methods. The result of cycle I showed the pupil language development increased 60% I which categorized in middle criterion and in cycle II increased to 88% which categorized in high criterion. As result the pupil language development increased 28%. So it can be concluded that the answer questions method with help flip chart can increased the pupil language development of the group B1 in second semester child of TK Ikal Widya Kumara Denpasar.keyword : answer questions method, flip chart, and language development.
PENERAPAN METODE DEMONSTRASI MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL ENGKLEK UNTUK MENINGKATKAN PERKEMBANGAN MOTORIK KASAR ANAK KELOMPOK B2 SEMESTER II TK WIDYA SANTHI ., Ni Gst Ayu Kd Fitri Novianti; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke; ., Drs. I Made Suara, M.Pd
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v3i1.5030

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan perkembangan motorik kasar setelah diterapkannya metode demonstrasi melalui permainan tradisional engklek pada anak kelompok B2 semester II di TK Widya Santhi tahun ajaran 2014/2015. Jenis penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah 26 anak yang terdiri dari 10 orang putra dan 16 orang putri pada kelompok B2 tahun ajaran 2014/2015. Data penelitian tentang perkembangan motorik kasar dikumpulkan melalui metode observasi dengan instrumen berupa lembar observasi dan metode wawancara dengan instrumen lembar wawancara. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan kuantitatif. Hasil penelitian pada siklus I menunjukkan bahwa perkembangan motorik kasar dengan penerapan metode demonstrasi melalui permainan tradisional engklek sebesar 61.34% yang berada pada kategori rendah, meningkat pada siklus II menjadi 84% dengan kategori tinggi. Jadi dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan metode demonstrasi melalui permainan tradisional engklek dapat meningkatkan perkembangan motorik kasar pada anak sebesar 22.66%.Kata Kunci : metode demonstrasi, engklek, motorik kasar This research aims to improve gross motor development after the implementation of demonstration methods through traditional hopscotch game in the second half B2 group of children in kindergarten Widya Santhi academic year 2014/2015. This type of research is a classroom action research (PTK) is conducted in two cycles. The subjects were 26 children consisting of 10 sons and 16 daughters in the group B2 academic year 2014/2015. The research data on gross motor development were collected through observation with instruments and methods such as observation sheets interview with interview sheet instruments. Data were analyzed using descriptive statistical methods and quantitative analysis. Results of the study in the first cycle showed that gross motor development with the application of traditional methods of demonstration through play hopscotch at 61.34%, which is at the low category, increased in the second cycle to 84% in the high category. So it can be concluded that by applying the method of demonstration via traditional hopscotch game can improve gross motor development in children amounted to 22.66%.keyword : method demonstrations, hopscotch, gross motor development
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN ROLE PLAYING BERBANTUAN MEDIA WAYANG UNTUK MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BERBICARA PADA ANAK ., L G Putri Andyani; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v4i1.7300

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan kemampuan berbicara pada anak kelompok B2 semester II Tahun Pelajaran 2015/2016 di TK Kumara Adi I Denpasar setelah penerapan model pembelajaran role playing berbantuan media wayang. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subyek penelitian adalah 21 orang anak TK Kumara Adi I Denpasar pada kelompok B2 semester II tahun pelajaran 2015/2016. Data penelitian tentang kemampuan berbicara dikumpulkan menggunakan metode observasi dengan instrumen berupa lembar format observasi. Data yang telah dikumpulkan dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan rata-rata skor kemampuan berbicara pada anak kelompok B2 setelah diterapkan model pembelajaran role playing berbantuan media wayang pada siklus I sebesar 72,15% yang berada pada kategori sedang dan pada siklus II menjadi 84,25% tergolong pada kategori tinggi. Jadi terjadi peningkatan kemampuan berbicara anak setelah diterapkan model pembelajaran role playing berbantuan media wayang sebesar 12,10%.Kata Kunci : model pembelajaran role playing, media wayang, kemampuan berbicara This research is aim to know about the development of speak ability of the children in class B2 in the second semester of Academic Year 2015/2016 in Kumara Adi I Kindergarten Denpasar district after applied the role playing learning model with puppet media. This research was a Classroom Action Research which conducted in two cycles. The subjects of this research were the 21 kindergarten students in group B2 at the second semester in the academic year 2015/2016. The data was collected by using observation method. The instrument used was observation form. The data was collected and analyzed by using descrptive statistical analysis and quantitative descriptive. The result of data analysis showed that average score of students speak ability in group B2 increased after implementing role playing learning model supported by puppet media as many as 72,15% at the first cycle and was categorized as moderate category. At the second cycle it increased into 84,25% and was categorized as high category. It could be concluded, that there is an improvement at the speak ability after the implementation of role playing learning model supported by puppet media as many as 12,10%.keyword : role playing learning model, puppet media, speak ability
PENERAPAN METODE BERCERITA BERBANTUAN MEDIA FLIP CHART DAPAT MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BERBAHASA LISAN PADA ANAK TK ., Angria Marsita Ni Made; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v4i1.7313

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan kemampuan berbahasa lisan melalui penerapan metode bercerita berbantuan media flip chart pada anak kelompok B1 semester II TK Mandala Kumara Denpasar tahun pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus tindakan. Setiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan,pengamatan/observasi, dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah anak kelompok B1 TK Mandala Kumara Denpasar yang berjumlah 22 anak yang terdiri dari 13 anak laki-laki dan 9 anak perempuan. Objek penelitian adalah kemampuan berbahasa lisan anak. Data penelitian tentang kemampuan berbahasa lisan dikumpulkan menggunakan metode observasi dengan instrumen lembar observasi. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data pada penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan berbahasa lisan anak pada kelompok B1 semester II TK Mandala Kumara Denpasar berkembang setelah diterapkannya metode bercerita berbantuan media flip chart dengan tingkat perkembangan sebesar 17,95 %. Hal ini diketahui dari rata-rata persentase kemampuan berbahasa lisan anak siklus I = 68,85% yang berada pada katagori sedang menjadi = 86,80% pada siklus II yang berada pada katagori tinggi. Jadi dapat disimpulkan bahwa penerapan metode bercerita berbantuan media flip chart dapat mengembangkan kemampuan berbahasa lisan anak kelompok B1 semester II TK Mandala Kumara Denpasar tahun pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : metode bercerita, media flip chart, kemampuan berbahasa lisan. The study aimed to know about improvement of student ability of oral language with storytelling method implementation which helped by flip chart media in group child B1 in the second semester of TK Mandala Kumara Denpasar year 2015/2016. The study was design in class action study that executed in two action cycle. Each cycle consist of four steps such as planning, execution, perception/observation and reflexion. The subject of the study was group child B1 of TK Mandala Kumara Denpasar amount to 22 students which consist of 13 male and 9 female. The object of the study was ability of student oral language. The data obtained using observation method by observation sheet instrument. The analysis method was using quantitative descriptive statistical analysis. The data analysis resulted in this study shown that the ability of oral language in group child B1 in the second semester of TK Mandala Kumara Denpasar was improved after the implementation of storytelling method helped by flip chart media with improvement level was 17,95%. This matter is known from ability of student oral language mean of presentase in the first cycle = 68,85% that was in middle category became to = 86,80% in the second cycle was high category. So it can be concluded that implementation of storytelling method which helped by flip chart media can improve ability of student oral language in group child B1 in the second semester of TK Mandala Kumara Denpasar year 2015/2016.keyword : storytelling method, flip chart media, ability of oral language.
PENERAPAN PERMAINAN TRADISIONAL ENGKLEK UNTUK MENGEMBANGKAN MOTORIK KASAR ANAK KELOMPOK A TK RAISMA PUTRA DENPASAR ., Ni Kd A Nopilayanti; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Agutus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v4i2.7611

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan perkembangan motorik kasar setelah diterapkan permainan tradisional engklek pada anak Kelompok A Semester II Tahun Pelajaran 2015/2016 di TK Raisma Putra Denpasar. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah 12 orang anak TK Raisma Putra Denpasar pada kelompok A semester II tahun pelajaran 2015/2016. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode observasi dan instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah lembar observasi. Dalam penelitian ini menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis statistik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan perkembangan motorik kasar setelah penerapan permainan tradisional engklek pada anak kelompok A semester II tahun pelajaran 2015/2016 Di TK Raisma Putra Denpasar sebesar 13,56%. Hal ini dapat dilihat dari adanya peningkatan rata-rata persentase kemampuan perkembangan motorik kasar pada siklus I sebesar 66,62% dengan kriteria sedang menjadi sebesar 80,18% pada siklus II yang ada pada kriteria tinggi. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa permainan tradisional engklek dapat meningkatkan perkembangan motorik kasar anak kelompok A Semester II Tahun Pelajaran 2015/2016 di TK Raisma Putra Denpasar.Kata Kunci : permainan tradisional engklek, perkembangan motorik kasar, anak usia dini The study aimed to find out the development of hard motoric after the implementation of the traditional game engklek toward second semester student group A in academic year 2015/2016 at TK Raisma Putra Denpasar. The model of this study is classroom action research with two cycle. The subject of this study was 12 second semester student of group A at TK Raisma Putra Denpasar in academic year 2015/2016. The data collection in this study is done by observation method and the instrument to collect the data is observation sheet. This study used descriptive statistic analysis and descriptive quantitative statistic analysis method. The result of this study shower that there is a development of the hard motoric after the implementation of traditional game engklek toward the second semester group A students in academic year 2015/2016 at TK Raisma Putra Denpasar. The development reach 13,56%. This could be seen from the development of the average precentage of hard motoric skill development on the firts cycle, it is 66,62%, which is categorized asa average becomes 80,81% on the second cycle which can be categorized as high.keyword : traditonal game engklek, development of hard motoric, early childhood
Pengaruh penerapan model pembelajaran quantum menggunakan media film animasi terhadap perkembangan kemampuan kosakata pada anak kelompok B di TK Gugus Jempiring kecamatan denpasar barat tahun pelajaran 2016/2017 ., Trisnawaty BR Ginting; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 5 No. 3 (2017): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v5i1.11558

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan kemampuan kosakata setelah diterapkannya model pembelajaran quantum menggunakan media film animasi dan kelompok anak yang dibelajarkan melalui model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini merupakan eksperimen semu (quasi experiment) dengan dengan rancangan penelitian adalah rancangan kelompok non-ekuivalen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anak kelompok B TK Gugus Jempiring Denpasar Barat Tahun Pelajaran 2016/2017. Pengambilan sampel dilakukan dengan random sampling. Data hasil pre-test dianalisis untuk menguji kesetaraan kelompok sehingga di dapat dua kelas yakni PAUD Kusuma 2 Denpasar sebagai kelompok eksperimen dan TK Buana kumara asih sebagai kelompok kontrol. Pada akhir penelitian kelompok eksperimen dan kontrol diberikan post-test perkembangan kemampuan kosakata menggunakan instrumen penelitian observasi. data hasil post-test dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan menggunakan uji-t. Berdasarkan hasil yang didapat thitung = 4,820 dan ttabel= 2,021(pada taraf signifikansi 5% dengan dk = 38). Oleh karena thitung 4,820 > ttabel 2,021 maka terdapat perbedaan yang signifikan perkembangan kemampuan kosakata antara kelompok anak yang dibelajarkan melalui model pembelajaran quantum menggunakan media film animasi dengan kelompok anak yang dibelajarkan melalui model pembelajaran konvensional. Rata-rata perkembangan kemampuan kosakata yang diperoleh antara kelompok eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol (85,59 > 76,81). Maka dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran quantum menggunakan media film animasi berpengaruh terhadap perkembangan kemampuan kosakata pada anak kelompok B TK Gugus Jempiring Denpasar Barat Tahun Pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : Kata kunci: pembelajaran quantum, film animasi, kosakata This research aims to determine the development of vocabulary skills after the application of quantum learning models using animated film media and groups of children who learned through conventional learning model. This type of research is a quasi experiment with research design is non-equivalent group design. Population in this research is all children group B TK Gugus Jempiring Denpasar Barat Lesson Year 2016/2017. Sampling was done by random samplinga. The pre-test result data was analyzed to improve the equality of the above groups into two classes of PAUD Kusuma 2 Denpasar as experimental group and TK Buana kumara asih as control group. At the end of the experimental group study and control were given post-test of vocabulary development using observational research instruments. Post-test results were analyzed using descriptive statistics and inferential statistics using the t-test. Based on the results obtained tcount = 4.820 and ttable = 2.021 (at 5% significance level with dk = 38). Therefore tcount 4,820> ttable 2.021 then there is a significant difference in the development of vocabulary skills between groups of children who are taught through quantum learning models using animated film media with groups of children that are learned through conventional learning model. The average development of vocabulary skills generated between the experimental group was higher in the control group (85,59> 76,81). So it can be concluded quantum learning model using animated film media for the development of vocabulary skills in children group B TK Gugus Jempiring West Denpasar Lesson Year 2016/2017.keyword : Keywords: quantum learning, animated film, vocabulary
PENGARUH PENDEKATAN BEYOND CENTER AND CYCLE TIME BERBANTUAN ALAT PERMAINAN EDUKATIF TERHADAP KEMAMPUAN BERBICARA PADA ANAK USIA DINI KELOMPOK B SEMESTER GENAP GUGUS I KECAMATAN SUKAWATI TAHUN PELAJARAN 2016/2017 ., Ni Kadek Supersmari; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v5i2.11692

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kemampuan berbicara kelompok anak yang dibelajarkan menggunakan pendekatan beyond center and cyrcle time berbantuan alat permainan edukatif dan kelompok anak yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional pada anak kelompok B di TK Gugus I Kecamatan Sukawati Semester Genap Tahun Pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan Non Equivalent Post-test Only Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh anak kelompok B yang berjumlah 84 orang anak. Sampel ditentukan dengan teknik random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah kelompok B1 dan B2 di TK Yudistira Batuan School yang berjumlah 32. Kelompok B1 berjumlah 16 menggunakan pendekatan beyond center and cyrcle time berbantuan alat permainan edukatif, dan kelompok B2 berjumlah orang 16 anak sebagai kelompok control menggunakan pembelajaran konvensional. Pengumpulan data dilakukan menggunakan metode observasi dengan rubrik. Data yang diperoleh dianalisis menggunakanan alisis uji-t. Hasil analisis diperoleh nilai uji t (thitung) sebesar 4,39. Pada taraf signifikansi 5 % dengan df = 30 diperoleh nilai ttabel sebesar 1.697. Sehingga thitung lebih besar dari ttabel. Hal ini berarti bahwa terdapat pengaruh yang signifikan kemampuan berbicara kelompok anak yang dibelajarkan menggunakan pendekatan beyond center and cyrcle time dengan berbantuan alat permainan edukatif dengan kelompok anak yang menggunakan pembelajaran konvensional. Rata-rata kemampuan berbicara kelompok eksperimen = 78,43 sedangkan rata-rata berbicara kelompok kontrol = 64,68. Sehingga rata-rata kemampuan berbicara kelompok eksperimen lebih besar dari kelpmok kontrol. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pendekatan beyond center and cyrcle time berbantuan alat permainan edukatif terhadap kemampuan berbicara pada anak kelompok B di TK Gugus I Kecamatan Sukawati Tahun Pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : Kata kunci : Pendekatan BCCT, Alat Permainan Edukatif, kemampuan berbicara. This study aims to determine the significant differences in the ability to speak the group of children who were taught using the approach of beyond center and cyrcle time assisted educative game tools and groups of children who were taught using conventional learning in children group B in kindergarten I Gugus I District Sukawati Semester Even Semester 2016/2017 . This type of research is quasi experimental research with Non Equivalent Post-test Design Only Control Group Design. The study population was all children of group B of 84 children. The sample is determined by random sampling technique. The sample in this research is group B1 and B2 in TK Yudistira Batuan School which amounted to 32. Group B1 amounted to 16 using approach beyond center and cyrcle time assisted educational game tool, and group B2 amounted to 16 children as control group using conventional learning. The data were collected using observation method with rubric. The data obtained were analyzed using t-test alisis. The result of analysis obtained t test value (tcount) of 4.39. At the significance level of 5% with df = 30, the value of ttable is 1.697. So thitung is bigger than ttable. This means that there is a significant effect on children's group speech skills that are learned using the beyond center and cyrcle time approach with the help of educational game tools with groups of children using conventional learning. Average speaking skill of experimental group = 78,43 while mean speaking control group = 64,68. So the average speaking ability of the experimental group is greater than the control kelpmok. Based on the results of this study can be concluded that there is influence of approach beyond center and cyrcle time assisted educational game tool on the ability to speak to children group B in kindergarten I Gugus I Sukawati District Lessons 2016/2017.keyword : Keywords: BCCT Approach, Educational Game Tool, speaking ability.
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN SAINS PERMULAAN ANAK KELOMPOK B2 PAUD PERMATA BUNI KUTA TAHUN AJARAN 2017/2018 ., A A Diah Kartika Sari; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke; ., Luh Ayu Tirtayani, S.Psi.,M.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 6 No. 1 (2018): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v6i1.15051

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kemampuan sains permulaan sebelum dan sesudah dibelajarkan menggunakan model problem based learning pada anak kelompok B2 PAUD Permata Buni Kuta Tahun Ajaran 2017/2018. Jenis penelitian ini tergolong Pre-Experimental Design dengan menggunakan desain penelitian One Group Pretest-Posttest Design. Sampel dalam penelitian ini adalah 26 anak yang terdiri dari 18 anak perempuan dan 8 anak laki-laki. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kisi-kisi kemampuan sains permulaan sebanyak 4 butir yang dibagi atas 6 kegiatan dengan menggunakan tes lisan. Diakhir penelitian, data kemampuan sains permulaan anak menunjukkan nilai rata-rata pre-test sebesar 47,23, sedangkan nilai rata-rata post-test sebesar 90,69, dan diperoleh nilai thitung sebesar 45,74. Pada ttabel dengan kriteria signifikansi 5% dengan dk = 25 menunjukkan nilai 2,060. Sehingga data kemampuan sains permulaan menunjukkan bahwa thitung > ttabel. Maka dapat disimpulkan bahwa, model problem based learning berpengaruh terhadap kemampuan sains permulaan anak kelompok B2 PAUD Permata Buni Kuta Tahun Ajaran 2017/2018.Kata Kunci : kemampuan sains permulaan, model problem based learning, anak usia dini, Pre-Experimental Design, One Group Pretest-Posttest Design This study aimed to know the effect of early science skill, which was done before and after applied Problem Based Learning model towards B2 PAUD children group at Permata Buni Kuta in 20172018 education years. This type was categorized to Pre-Experimental Design by using One Group Pretest-posttest research design. The sample of this research was 26 children that were consisted of 18 girls and 8 boys. The instrument that was used in this research was early science ability latticework as many as 4 items. It divided into 6 activities by using oral test. In the end of the test, the data of children science ability indicated pre-test average score was 47,23, while post-test was 90,69, and 45,74 of T-count was obtained. On T-table with 5% significance criterion and dk = 25 indicated the value was 2,060. Therefore, the data of children science ability indicated that T-count > T-table. Thus, it can be concluded that Problem Based Learning model was effective towards B2 PAUD children group at Permata Buni Kuta in 20172018 education years.keyword : early science skills, problem-based learning model, early childhood, Pre-Experimental Design, One Group Pretest-Posttest Design.
Co-Authors ., A A Diah Kartika Sari ., Agatha Evangelia Putri ., Angria Marsita Ni Made ., Fachruddin Tsani ., Gusti Ayu Lestari ., I Made Dwi Paramartha ., I Nyoman Barga Satriawan ., I Putu Adi Budi Mahardika ., I Putu Hendy Pradika ., I Wayan Pasek Edi Setyawan ., Kadek Dwi Utami Agustini Suadnyana ., Kadek Wawan Anggraena ., Kadek Widiantari ., L G Putri Andyani ., Luh Putu Puspita Ansari Dewi ., Ni Kadek Dwi Krisnayanti ., Ni Kadek Eni Suryaningsih ., Ni Kadek Novita Bima Pratiwi ., Ni Kadek Rai Lisna Dewi ., Ni Kadek Sri Erawati ., Ni Kadek Supersmari ., Ni Kd A Nopilayanti ., Ni Kd Rai Purnama s ., Ni Luh Ari Kartiningsih ., Ni Luh Ary Nirmalayati ., Ni Luh Nanik Suryani ., Ni Luh Putu Evi Anggreni ., Ni Luh Sri Ayu Karyaningsih ., Ni Made Putri Andriaswari ., Ni Putu Chyntia Dewi Aprianti ., Ni Putu Juni Antari ., Ni Putu Melistyana Dewi ., Ni Putu Suka Asih ., Ni Putu Yuni Mahendri ., Ni Putu Yuni Setyaningsih ., Ni Wayan Wirantini ., Putu Iishvari Radha Devi ., Trisnawaty BR Ginting Adi Ningsih, Ni Putu Sri Utami Endang Anak Agung Istri Sri Agung . Anggreni, Dwi Marta Anggreni, Dwi Marta Ayu Cahyani, Luh Putu Erliana Candra Dewi, Ni Made Liana Carlucy, Ni Putu Ria Cokorda Istri Krisna Adhi Udani . Desya Saptayanthi, Ni Ketut Desyawati, Kadek Devika Martiana . Dewi, Made Rai Laksmi Dewii, Ni Komang Yulia Dr. I Gede Meter,M.Pd . Drs. I Wayan Darsana,M.Ed . Dwi Marta Anggreni Fatma Dewi, Ni Putu Venny Fitriani, Ni Made Anggi Dian Fitriani, Ni Putu Sinta Gita Candra Nurani ., Gita Candra Nurani Gita Setya Utami Gunawan, I Gusti Ngurah Putra I G.A. Agung Sri Asri I Gusti Agung Ayu Padma Dewi ., I Gusti Agung Ayu Padma Dewi I Gusti Ayu Winiari ., I Gusti Ayu Winiari I Ketut Adnyana Putra I Ketut Ardana I Ketut Ardana I Ketut Gading I Komang Ngurah Wiyasa I Made Giantara . I Made Wardana I Nengah Suadnyana I Nyoman Lasia . I Putu Gede Sukada . I Wayan Juni Antara . I Wayan Sujana I Wayan Sujana I Wayan Wiarta I.G.A. Agung Sri Asri I.G.A. Agung Sri Asri Ida Ayu Arieska Putri Umbara Ida Ayu Dwi Arantika Dewi . Ida Ayu Nyoman Sri Santini . Ida Bagus Gede Surya Abadi Ida Bagus Indra Pratama Siswadi . Ida Bagus Surya Manuaba Juliarta, I Wayan Agus Kade Edy Aryawan . Kadek Jati Astiti . Kadek Sri Ariyanti Komang Ratna Puspa Sari ., Komang Ratna Puspa Sari Krishna Dewi, Gusti Ayu Putu Ary Krishna Dewi, Gusti Ayu Putu Ary Kusuma, Ananda Gde Luh Ayu Tirtayani Luh Farmita . Luh Gede Putri Ayu Widiadnyani . Luh Pt Oka Mahayani . Luh Putu Erliana Ayu Cahyani M.For. DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd. . M.Pd Drs. I Made Suara . M.Pd Drs. Made Putra . M.Pd. Dra. Siti Zulaikha . M.Si Dr. I Wayan Rinda Suardika,S.Pd . Made Widnyani . Maria Goreti Rini Kristiantari Marsye Ruth Hendria Pasanea ., Marsye Ruth Hendria Pasanea Mega Lestari, Ni Komang Megita Rani, Ni Made Asih Muliarta, Adi Ni Gst Ayu Kd Fitri Novianti ., Ni Gst Ayu Kd Fitri Novianti Ni Gst Ayu Yenny Marta Dewi ., Ni Gst Ayu Yenny Marta Dewi Ni Kadek Arik Antini . Ni Kadek Novia Purnamasari . Ni Komang Erna Kusuma Wardani ., Ni Komang Erna Kusuma Wardani Ni Komang Mega Lestari Ni Luh Adhe Yanti Lestari . Ni Luh Gede Liana Candra Sari Ni Luh Irma Wijeyanti . Ni Luh Kadek Wulan Palatiwi ., Ni Luh Kadek Wulan Palatiwi Ni Luh Novi Pratiwi ., Ni Luh Novi Pratiwi Ni Luh Putu Deni Purnamayanti . Ni Luh Putu Yuliana Dewi . Ni Luh Putu Yuliana Septyani Ni Made Asih Megita Rani Ni Made Dwi Widyasari ., Ni Made Dwi Widyasari Ni Made Pranyandari . Ni Made Sakaningsih . Ni Made Sri Rastini . Ni Made Suryawati . Ni Nyoman Ganing Ni Nyoman Purna Dewi . Ni Nyoman Yuni Darjiani ., Ni Nyoman Yuni Darjiani Ni Putu Adi Utami Ni Putu Listya Dewi Lestari ., Ni Putu Listya Dewi Lestari Ni Putu Ria Carlucy Ni Putu Sinta Fitriani Ni Wayan Aniek Ferdiantini . Ni Wayan Budi Santika Dewi . Ni Wayan Eka Manita Sari . Ni Wayan Indah Lestari . Ni Wayan Suniasih Pande Nyoman Tri Tresna Dewi . Pratiwi, Ni Luh Ayu Manik Putra, I Wayan Ardiana Putra, Made Putra, Wahyu Permadi Putri Umbara, Ida Ayu Arieska Putri, Ni Kadek Devita Putu Ayu Junita Wulandari . Putu Diantari . Putu Gde Pande Rahmalika . Putu Indah Widayadnyani Rahayu . Putu Intan Sintya Rai Suadnyana Wijaya Remaita Manalu ., Remaita Manalu Sari, Ni Luh Gede Liana Candra Satya Dewi, Kadek Ayu Ratih Septyani, Ni Luh Putu Yuliana Si Ngurah Putu Suta Prawira . Sintya, Putu Intan Sri Asri, I G A Agung Srinadhi, Ni Made Utami, Gita Setya Utami, Ni Putu Adi Wahyu Permadi Putra Widiantari, Ni Made Wijaya, Rai Suadnyana Wiyasa, I Komang Ngurah Yulanita Rara Dewi, Ayu Triyana Yulianti, Ni Made Karisma Yulita Faizul Afa .