Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MODEL PROJECT BASED LEARNING BERBASIS OUTDOOR STUDY TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD GUGUS II MENGWI BADUNG TAHUN AJARAN 2016/2017 ., Ni Putu Chyntia Dewi Aprianti; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10738

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan dengan model Project Based Learning Berbasis Outdoor Study dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus II Mengwi Badung Tahun Pelajaran 2016/2017. Pada penelitian ini, unit eksperimennya berupa kelas sehingga rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan eksperimen kuasi (Quasi Experimental Design). Populasi dari penelitian ini adalah siswa kelas V (lima) SD Gugus II Mengwi Badung Tahun Ajaran 2016/2017, yang terdiri dari 5 kelas dalam 5 sekolah dasar. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 140 orang siswa. Pengambilan sampel yang digunakan adalah random sampling, uji kesetaraan dengan memberikan pra tes menggunakan teknik Matching. Data hasil belajar IPA dikumpulkan menggunakan tes hasil belajar berupa tes objektif bentuk pilihan ganda biasa, kemudian data dianalisis dengan uji-t. Berdasarkan hasil penelitian, nilai rata-rata hasil belajar IPA siswa pada kelas eksperimen yaitu = 75,69 dan pada kelas kontrol yaitu = 69,00. Serta setelah dilakukan uji hipotesis diperoleh thitung = 2.895 dan pada taraf signifikansi 5% dengan dk = 32+32-2=62, maka diperoleh harga ttabel = 2,000. Sehingga dapat dikatakan bahwa thitung = 2,895 >ttabel( =0,05:62) = 2,000, maka H0 ditolak dan Ha diterima. Ini berarti hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan antara siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model Project Based Learning Berbasis Outdoor Study dan siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus II Mengwi Badung Tahun Ajaran 2016/2017. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan model Project Based Learning Berbasis Outdoor Study terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Gugus II Mengwi Badung Tahun Ajaran 2016/2017.Kata Kunci : model project based learning berbasis outdoor study, pembelajaran konvensional, hasil belajar IPA. This research’s aims to know the difference of student’s science learning outcomes by Project Based Learning Model with Outdoor Study and students taught by Conventional Learning model for students grade four of SD Gugus II Mengwi Badung Tahun Ajaran 2016/2017. In this research’s experiment unit is in form of class, then the research design use Quasi Experimental. Population of this research are students grade four of SD Gugus II Mengwi Badung Tahun Ajaran 2016/2017, which consists of 5 classes in 5 primary schools with the study population in 140 studens. This Research’s sampling use Random Sampling and Equality Test which use Matching Technique. This Research’s sample is SD No. 2 Tumbak Bayuh as experimental group and SD No. 1 Munggu as control group with thirty two students in each group. Data of science learning outcomes are collected by objective test in a form of conventional multiple choice, and then the data are analyzed by t-test. Based on the result of this research, the average score of students in experimental group is X = 75,69 and X = 69, 00 for students in control group. After conduct hypothesis test the result is tcount=2,895 and 5% on level of significance with dk= 32+32-2=62, then obtained ttable=2,000. So it can be said tcount=2,895 > ttable(a=0,05:62)= 2,000, so H0 is rejected and Ha is accepted. It means the result of this research shows the difference between students taught by Project Based Learning Model with Outdoor Study and students taught by Conventional Learning Model on students grade four SD Gugus II Mengwi Badung Tahun Ajaran 2016/2017. keyword : project based learning model with outdoor study, conventional learning model, science learning outcomes.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INSIDE OUTSIDE CIRCLE DENGAN TIME BERBANTUAN MULTIMEDIA TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS V GUGUS 2 DENPASAR TIMUR ., Putu Gde Pande Rahmalika; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3838

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarakan melalui model pembelajaran Inside Outside Circle dengan Time Berbantuan Multimedia dengan siswa yang dibelajarkan melalui Pembelajaran Konvensional Pada Kelas V SD Gugus II Kecamatan Denpasar Timur Tahun Pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini tergolong penelitian quasi eksperimen dengan desain Nonequivalent control group design. Populasi yang digunakan pada penelitian ini yaitu seluruh SD siswa kelas V yang terdapat di Gugus II Kecamatan Denpasar Timur Tahun Pelajaran 2013/2014. Sampel yang digunakan adalah siswa kelas V SDN 17 Dangin Puri A dan siswa kelas V SDN 28 Dangin Puri A yang diambil dengan teknik Random Sampling. Metode pengumpulan data adalah tes. Teknik analisis yang digunakan adalah uji-t. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarakan melalui model pembelajaran Inside Outside Circle dengan Time Berbantuan Multimedia dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional. Hasil uji hipotesis diperoleh thitung sebesar 4,7003 sedangkan nilai ttabel adalah 2,00. Dari perhitungan tersebut dapat diketahui bahwa thitung > ttabel (4,7003>2,00). Berdasarkan perbedaan tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarakan melalui model pembelajaran Inside Outside Circle dengan Time Berbantuan Multimedia dengan siswa yang dibelajarkan melalui Pembelajaran Konvensional Pada Kelas V SD Gugus II Kecamatan Denpasar Timur Tahun Pelajaran 2013/2014 Kata Kunci : Inside Outside Circle ,multimedia, hasil belajar, dan IPA. This research have a purpose to know the significant of difference the result of the science study between student used by Inside Outside Circle Learning model assisted multimedia and conventional learning at elementary school (SD) grade V Gugus II Denpasar Timur, academic 2013/2014. The kind of this research is classified to quasi experiment research with Nonequivalent control group design. The research is using all of student grade V in SD Gugus II Denpasar Timur, academic 2013/2014. It is using a sample from student grade V SDN 17A and SDN 28A Dangin Puri taken by random sampling technique. In this research i use test method to collect the data and analyze technique used t-experiment. The result of the data showed that the different significantly about the result of science study between student studied by Inside Outside Circle Learning model assisted multimedia and conventional learning. The result of hypothesis experiment achievement for tcount is 4,7003 while the point of ttable is 2,00. From it calculation we can be seen that tcount > ttable (4,7003 > 2,00). Based on the difference of that we can taking the conclusion is there significant difference result of the science study between student learned by Inside Outside Circle Learning model assisted multimedia and conventional learning at grade V SD Gugus II Denpasar Timur 2013/2014. keyword : Inside Outside Circle, multimedia, learning achievement, and science.
ANALISIS KESULITAN-KESULITAN BELAJAR IPA SISWA KELAS IV DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 DI SD PILOTING SE-KABUPATEN GIANYAR ., Remaita Manalu; ., Dr. I Gede Meter,M.Pd; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5074

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis kesulitan belajar IPA yang dialami siswa kelas IV dalam implementasi kurikulum 2013 di SD Piloting se-Kabupaten Gianyar dan faktor-faktor apa saja yang menyebabkannya. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di 7 SD Piloting se-Kabupaten Gianyar yang berjumlah 454 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode penyebaran kuesioner atau angket dan wawancara. Data yang berupa hasil penyebaran angket dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan data hasil wawancara dianalisis dengan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah kesulitan-kesulitan belajar IPA yang dialami siswa kelas IV dalam implementasi kurikulum 2013 di SD Piloting se-Kabupaten Gianyar terdapat pada aspek keterampilan proses dasar pengamatan, menyimpulkan, meramalkan dan mengkomunikasikan. Hal ini dilihat berdasarkan hasil kuesioner atau angket dan wawancara, bahwa pemahaman siswa kelas IV di 7 SD Piloting se-Kabupaten Gianyar dalam aspek pengamatan dalam belajar IPA pada tema Indahnya Negeriku mendekati tidak mampu dengan persentase sebesar 41,14%, pemahaman siswa dalam aspek menyimpulkan mendekati tidak mampu dengan persentase sebesar 48,31%, pemahaman siswa dalam aspek meramalkan mendekati tidak mampu dengan persentase sebesar 23,20%, dan pemahaman siswa dalam aspek mendekati tidak mampu, dengan persentase sebesar 38,64%. Faktor yang menyebabkan kesulitan belajar IPA yang dialami siswa adalah faktor internal dan eksternal. Faktor internal berasal dari sikap siswa terhadap belajar, karakteristik siswa, motivasi belajar, kemampuan mengkomunikasikan dan rasa percaya diri yang masih kurang dan faktor eksternal berasal dari guru kelas yang masih dalam tahap mempelajari pelaksanaan kurikulum 2013 dalam pembelajaran, perubahan kurikulum dan media pembelajaran yang kurang.Kata Kunci : kesulitan belajar, faktor kesulitan belajar, implementasi kurikulum 2013 The purpose this research is to find out kind of science learning difficulties of students in the fourth grade in the implementation of curriculum 2013 in piloting elementary school of district Gianyar and the factors that cause it. The subjects were all students of class IV at 7 piloting elementary school of district Gianyar, amounting to 454 people. The methods collection of data in this research is distributing a questionnaires and interviews. Questionnaire data were analyzed using quantitative descriptive and interview data were analyzed qualitative descriptive technique. The result of this research are the science learning difficulties experienced of students in the fourth grade in the implementation of curriculum 2013 in piloting elementary school of district Gianyar contained on the aspect of basic process skills of observation, concluded, predict and communicate. Judging from the result of a questionnaire, that the understanding of students in the fourth grade in piloting elementary school of district Gianyar in the theme of a beautiful mine own country, for observation skill is not able to approach with a percentage of 41,14%, for concluded skill is not able to approach with a percentage of 48,31%, for predict skill is not able to approach with a percentage of 23,20%, and for communicate skill is not able to approach with a percentage of 38,64%. Factors that cause of science learning difficulties is internal and external factors. Internal factors derived from student’s attitudes toward learning, student characteristics, motivation to learn, the ability to communicate and confidence is still lacking and external factors derived from classroom teachers who are still in the stage of studying the implementation of the 2013 curriculum in learning, changes in curriculum and instructional media less.keyword : learning difficulties, learning difficulties factors, the implementation of the curriculum in 2013
MODEL PEMBELAJARAN TAI BERBANTUAN MEDIA KARTU BILANGAN BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SD GUGUS 8 MENGWI ., Ni Luh Putu Deni Purnamayanti; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1923

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar operasi hitung pada pelajaran matematika antara siswa yang mengikuti model pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI) berbantuan media kartu bilangan dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus 8 Mengwi. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi eksperiment) dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas V SD Gugus 8 Mengwi berjumlah 248 orang. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Data yang dikumpulkan adalah nilai kognitif (post test). Data dianalisis dengan uji t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar operasi hitung matematika antara siswa yang mengikuti model pembelajaran TAI berbantuan media kartu bilangan dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (thitung = 4,082 > ttabel = 2,000) di peroleh rata-rata hasil belajar operasi hitung matematika kelas V yang mengikuti model pembelajaran TAI berbantuan media kartu bilangan lebih dari nilai rata-rata operasi hitung siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (71,23>67,27). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran TAI berbantuan media kartu bilangan berpengaruh terhadap hasil belajar operasi hitung matematika siswa kelas V SD Gugus 8 Mengwi Tahun Ajaran 2013/2014.Kata Kunci : model TAI, media kartu bilangan, hasil belajar operasi hitung matematika This study aims to determine significant differences in learning outcomes in math arithmetic operation between students who take learning model Team Assisted Individualization (TAI) assisted with media card number of students who take conventional learning in the fifth grade elementary school students Force 8 Mengwi. This study was a quasi-experimental study (quasi experiment) with a research design that is used is Nonequivalent Control Group Design. The population in this study were all students of class V SD Force 8 Mengwi numbered 248 people. Samples were taken with a random sampling technique. The data collected is cognitive scores (post-test). Data were analyzed by t-test.The results showed significant differences in learning outcomes between students' math arithmetic operations that follow the media-assisted learning model TAI card with the number of students who take conventional learning (of t = 4.082> t table = 2.000) obtained an average of the results of arithmetic operations learn math class V which followed the TAI-assisted learning model media card number over the average value arithmetic operation of mathematics students who take conventional learning (71.23> 67.27). Thus it can be concluded that the media-assisted learning model TAI card numbers affect learning outcomes arithmetic operations fifth grade students of elementary mathematics Force 8 Mengwi Academic Year 2013/2014. keyword : TAI models, media card numbers, operation count math learning outcome
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBANTUAN MEDIA KONKRET DAPAT MENINGKATKAN PENGUASAAN KOMPETENSI PENGETAHUAN MATEMATIKA ., Ni Made Putri Andriaswari; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7164

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan penguasaan kompetensi pengetahuan matematika siswa melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan media konkret pada siswa kelas VB di SD Negeri 10 Pemecutan. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VB di SD Negeri 10 Pemecutan yang berjumlah 39 siswa. Metode pengumpulan data penguasaan kompetensi pengetahuan matematika menggunakan metode tes. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Setelah dilakukan analisis data, hasilnya menunjukkan bahwa persentase keberhasilan kompetensi pengetahuan matematika mengalami peningkatan sebesar 58,96% yaitu pada siklus I persentase keberhasilan penguasaan kompetensi pengetahuan 25,65% atau 10 siswa dari 39 siswa mendapat nilai ≥ 3,18 (B+) dan pada siklus II mencapai 84,61% atau 33 siswa dari 39 siswa mendapat nilai ≥ 3,18 (B+). Sehingga kriteria keberhasilan dapat dicapai. Jadi, dapat disimpulkan penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan media konkret dapat meningkatkan penguasaan kompetensi pengetahuan matematka siswa kelas VB SD Negeri 10 Pemecutan Kecamatan Denpasar Barat.Kata Kunci : problem based learning, konkret, matematika. The purpose of this research is to improve mastery of mathematics knowledge competency of students through the implementation of Problem Based Learning (PBL) model with concrete media in VB grade at SD Negeri 10 Pemecutan. This research is using design of Classroom Action Research which was done in two cycles. These research is involving 39 students. The data collecting method used essay test for mastery of mathematics knowledge competency. Data were analyzed using descriptive statistics and quantitative descriptive analysis method. After doing the analyzed, the results showed that the percentage of successful of mastery of mathematics knowledge competency also increased by 58.96% in the first cycle which is the percentage of successful mastery of mathematics knowledge competency 25.65% or 10 students from 39 students scored ≥ 3.18 (B +) and the second cycle reaches 84.61% or 33 students from 39 students scored ≥ 3.18 (B +). Because of that the success criteria can be achieved. And than, it can be concluded the implementation of Problem Based Learning (PBL) model with concrete media can improve the activity knowledge and mastery of mathematics knowledge competency on VB grade students of SD Negeri 10 Pemecutan Denpasar Barat.keyword : problem based learning, concrete, mathematics
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD DENGAN MEDIA COMPACT DISK (CD) UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS VA SD NEGERI 1 PENATIH TAHUN AJARAN 2013/2014 ., Putu Ayu Junita Wulandari; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke; ., Drs. I Made Suara, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2593

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan keaktifan dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Divisions (STAD) dengan media compact disk (CD). Rancangan penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan subjek penelitian siswa kelas VA SD Negeri 1 Penatih tahun ajaran 2013/2014 dengan jumlah siswa 32 orang. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus yang terdiri dari 4 kali pertemuan. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode kuesioner dan metode tes hasil belajar. Berdasarkan hasil pengolahan data, penelitian ini menyimpulkan terjadi peningkatan keaktifan siswa,ini bisa dilihat dengan adanya peningkatan nilai rata-rata siswa dari 67,06 dengan persentase 34,4% pada siklus I dan 80,28 dengan persentase 84,3% pada siklus II. Selain itu terjadi peningkatan skor rata-rata kelas siklus I dan siklus II dari 67,68 menjadi 74,56. Dilihat dari ketuntasan siswa dengan jumlah 32 siswa yang menjadi subjek penelitian, 28 siswa atau 87,5% dinyatakan berhasil dan 4 siswa atau 12,5% dikategorikan belum berhasil. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STADdengan media compact disk (CD) dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar IPA siswa kelas VA SD Negeri 1 Penatih.Kata Kunci : model pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan media compactdisk (CD), dan hasil belajar The purpose of this research is to know the improvement of student learning outcomes in teaching science through the implementation of cooperative learning model of Students Teams Achievement Divisions (STAD) type with media compact disk (CD). The design of this study is classroom action research which was conducted to the class VA SD N 1 Penatih in academic year 2013/2014 that consists of 32 students. This study was conducted in two cycles which was consisted of 4 meetings. The collected data were analyzed by descriptive quantitative Data collection method which was used is questionnaire method and achievement test method. Based on the results of data processing, the study concluded that there was an increasing students 'responses, it can be seen from the increasing students' average score of 67.06 with the percentage of 34.4% in cycle I and 80.28 with the percentage of 84.3% in cycle I. Besides, there were increasing average score of the class in cycle I and cycle I from 67.68 into 74.56. Judging from the number of student mastery of 32 students who became the subject of the study, 28 students, or 87.5% declared successful and 4 students or 12.5% categorized not succeeded yet. It could be concluded that the implementation of cooperative learning model of STAD type by using compact disc media (CD) could improved science learning outcomes of the fithth grade students of SD N 1 Penatih. keyword : cooperative learning model of STAD by using Compact Disc (CD) media, and learning outcomes.
Pengaruh Strategi Know Want To Know –Learned (KWL) Melalui Cerita Rakyat Terhadap Membaca Bahasa Indonesia Siswa Kelas V SD Gugus VII Kecamatan Sukawati Tahun Ajaran 2013/2014 ., Kadek Jati Astiti; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4123

Abstract

Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui perbedaan keterampilan membaca pemahaman siswa, antara kelompok siswa yang menggunakan strategi pembelajaran Know-Want to Know-Learned (KWL) melalui cerita rakyat dengan kelompok siswa yang menggunakan pembelajaran konvensional di kelas V SD di gugus VII Sukawati. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasy eksperiment) dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Non Equivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas V SD Gugus VII Kecamatan Sukawati tahun pelajaran 2013/2014. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Data yang dikumpulkan adalah nilai keterampilan membaca di kelas eksperimen maupun di kelas kontrol dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda satu jawaban benar (post test). Data dianalisis dengan uji t. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan membaca pemahaman antara siswa yang dibelajarkan dengan strategi pembelajaran Know-Want to Know-Learned melalui cerita rakyat (KWL) melalui cerita rakyat dengan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran Konvensional (thitung > ttabel ; 5.818 > 2.000). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa strategi pembelajaran Know-Want to Know-Learned melalui cerita rakyat (KWL) melalui cerita rakyat berpengaruh signifikan terhadap keterampilan membaca pemahaman pada siswa kelas V SD di gugus VII Sukawati.Kata Kunci : Bahasa Indonesia , know-want to know-learned, membaca pemahaman. The objective of this study is to determine the differences of student’s reading comprehension between Group of students which used Know- Want to Know-Learned (KWL) and group of students which used conventional learning of the fifth grade students of SD di gugus VII Sukawati This study was a quasy experiment with the design of the study is a non-Equivalent control group design. The population of this study was conducted to the fifth grade students of SD Gugus VII Sukawati district in academic year 2013/2014. Samples were taken with a random sampling technique. Dates which collected were from the score of reading skill in the experimental class and the control class and collected using a multiple-choice test with one correct answer (post test). Data was analyzed by t-test. The result showed there were significant differences of student’s reading comprehension between students who learned by using Know- Want to Know-Learned (KWL) with students who learned by using conventional learning (tcount > ttabel = 5.818 > 2,000). Thus, we can conclude that know-want to know-learned (KWL)) strategy significantly influence the results of student’s reading comprehension of the fifth grade students of SD Gugus VII Sukawati.keyword : Indonesian, know-want to know-learned, reading comprehension
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK BERBASIS PROJECT BASED LEARNING DAPAT MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA ., Ni Kadek Novita Bima Pratiwi; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7072

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : (1) meningkatkan keaktifan belajar IPA tema cita-citaku siswa kelas IV SDN 21 Dauh Puri melalui penerapan pendekatan saintifik berbasis project based learning; dan (2) meningkatkan kompetensi pengetahuan IPA tema cita-citaku siswa kelas IV SDN 21 Dauh Puri melalui penerapan pendekatan saintifik berbasis project based learning. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN 21 Dauh Puri yang berjumlah 35 siswa yang terdiri dari 25 siswa laki-laki dan 10 siswa perempuan. Data keaktifan belajar siswa dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi sedangkan kompetensi pengetahuan IPA siswa dikumpulkan dengan menggunakan metode tes yaitu tes objektif pilihan ganda biasa. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan analisis statistik deskriptif, analisis deskriptif kuantitatif dan analisis deskriptif kualitatif.Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan: (1) persentase rata-rata keaktifan belajar IPA siswa pada pra siklus 55,35%, pada siklus I meningkat menjadi 73,28%, dan pada siklus II meningkat menjadi 84,85%; (2) kompetensi pengetahuan IPA siswa pada prasiklus diketahui persentase rata-rata 65,28% dengan ketuntasan klasikal 42.85%, pada siklus I persentase rata-rata siswa meningkat menjadi 75,28% dengan ketuntasan klasikal 74,28%, dan pada siklus II persentase rata-rata siswa meningkat menjadi 84,81% dengan ketuntasan klasikal 85,71%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan saintifik berbasis project based learning dapat meningkatkan keaktifan dan kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas IV SDN 21 Dauh Puri.Kata Kunci : saintifik, project based learning, keaktifan, kompetensi IPA The purposes of this research are : (1) to improve learning activity of natural science knowledge with theme Cita-citaku for student of SDN 21 Dauh Puri grade IV by applying based scientific approach project based learning ; and (2) to improve competence of natural science knowledge with theme Cita-citaku to student of SDN 21 Dauh Puri grade IV by applying based scientific approach project based learning. The subject of this research is the student of SDN 21 Dauh Puri grade IV which amounted to 35 persons of 25 male students and 10 female students. The learning activity data of the student is collected by using observation sheet meanwhile the competence natural science knowledge is collected by using test of normal multiple choice tests. The collected data then analyzed by descriptive statistical analysis, quantitative descriptive analysis and qualitative descriptive analysis. This type of research is classroom action research which is carried out in to two cycles. Every cycle consist of planning stage, action implementation, observation, and reflection. The result showed: (1) In pre cycle the average percentage of student’s learning activity of natural science knowledge is 55,35%, the first cycle increased 73,28%, and the second cycle increased to 84,85%; (2) In pre cycle percentage knowledge of competencies for natural science is 65,28% and classical completeness 42,85%, in the first cycle the average percentage of students increased to 75,28% with classical completeness 74,28% and on the second cycle the average percentage of students increased to 84,81% with classical completeness 85,71%. Therefore can be concluded that implementation of based scientific approach project based learning can improve the activity and competency natural science knowledge of student SDN 21 Dauh Puri grade IV.keyword : scientific, project based learning, activity, competence of natural science knowledge
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN HEURISTIK VEE BERBANTUAN MEDIA KONKRET TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD GUGUS VIII MENGWI TAHUN AJARAN 2013/2014 ., I Putu Gede Sukada; ., Dr. I Wayan Rinda Suardika,S.Pd, M.Si; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3543

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Heuristik VEE berbantuan Media konkret dengan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD Gugus VIII Mengwi. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Gugus VIII Mengwi tahun ajaran 2013/2014 yang berjumlah 60 orang. Sampel ditarik dengan menggunakan purposive random sampling dengan jumlah 60 orang sampel. Data dikumpulkan dengan tes pilihan ganda. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Heuristik VEE berbantuan media konkret dengan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Hal ini dilihat dari hasil analisis bahwa nilai thitung lebih besar dari ttabel yaitu 6,61 > 1,980 pada taraif signifikansi 5% dengan perolehan nilai rata-rata hasil belajar IPA kelas eksperimen lebih tinggi dari kelas kontrol yaitu sebesar 74,5 > 61,70. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Heuristik VEE berbantuan media konkret terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV SD Gugus VIII Mengwi tahun ajaran 2013/2014.Kata Kunci : hasil belajar, IPA, model pembelajaran Heuristik VEE berbantuan media konkret. This research aimed at knowing the significantly different in science study between groups of students’ learning by using Heuristik VEE learning helped by concrete media with students who involved in conventional learning in grade IV of Elementary school students at SD Gugus VIII Mengwi. Type of this study was experimental research used quasi experimental design. The subjects of this research were grade IV of Elementary school students at SD Gugus VIII Mengwi. Sample were taken randomly namely, grade IV of Elementary school students at SD N 3 Mengwi as an experimental class with the number of the students of each group were 30 students and grade IV of Elementary school students at SD N 1 Mengwi as controlled class with the number of the students of each group were 30 students. The technique used in collecting the data in this research was objective test. Statistical analysis used to test the research hypothesis was test of different mean (t-test). The analysis showed that there was the significantly different in science study between the students’ learning by using Heuristik Vee learning helped by concrete media with the students who involved in conventional learning. It was be evidenced that the average score reached of experimental class was X ̅ = 74,5 > X ̅ = 61,70 in controlled class. it can be concluded that the used of generative learning helped by power point influenced the students science study in grade IV of Elementary school students at SD VIII Mengwi. Keywords:, Heuristik VEE learning , concrete media, science study keyword : Heuristik VEE learning , concrete media, science study
MODEL TEMATIK BERNUANSA KEARIFAN LOKAL BERBANTUAN MEDIA ANIMASI BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS III SD NEGERI GUGUS KAPTEN JAPA ., Ni Wayan Budi Santika Dewi; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3065

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA siswa kelas III SD Negeri Gugus Kapten Japa Denpasar Utara yang dibelajarkan menggunakan model tematik bernuansa kearifan lokal berbantuan media animasi dan yang menggunakan pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen semu dengan desain eksperimen “Nonequivalent Control Group Design”. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas III SD Negeri Gugus Kapten Japa Denpasar Utara. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik random sampling. Data yang dikumpulkan adalah hasil belajar IPA pada ranah kognitif. Data dikumpulkan melalui metode tes, yaitu tes hasil belajar IPA dengan bentuk objektif tipe pilihan ganda biasa. Data hasil belajar IPA dianalisis menggunakan statistik uji-t. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thit = 4,14 > ttab (α= 0,05, 65) = 2,00, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan model tematik bernuansa kearifan lokal berbantuan media animasi dan yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional. Hal ini juga didukung oleh perbedaan nilai rata-rata hasil belajar IPA kelompok eksperimen yang lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok kontrol (83.57>77.52). Oleh sebab itu dapat disimpulkan bahwa penerapan model tematik bernuansa kearifan lokal berbantuan media animasi berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas III SD Negeri Gugus Kapten Japa Denpasar Utara.Kata Kunci : model tematik, kearifan lokal, media animasi, hasil belajar. The study aimed at understanding the significant differences in students’ science learning outcomes between thoses who have been assisted by means of thematic model in the nuances of local wisdom, as well as equipped by the animation media, and those who learn conventionally in the third grade Public Elementary School Gugus Kapten Japa, North Denpasar. This research was a quasi experiment applied study with the experimental design of “Nonequivalent Control Group Design”. The research population was all the third grade Public Elementary School Gugus Kapten Japa, North Denpasar. The samples were established by random sampling technique. The collected data was the students’ science learning outcomes in cognitive aspect. The data was collection was undergone by testing method; the outcomes were tested by objective type test with a regular multiple choices. The data then was analyzed by t-test. In reference to the data analysis, it was obtained tcount = 4.14 > ttable (α=0.05,65) = 2,00, Ho is rejected and Ha is accepted. Therefore, it can be interpreted that there are significant differences in regards to the students’ science learning outcomes between the ones learning by means of thematic model with the local wisdom nuances, equipped by animation media and the conventionally learning students. It is also supported by the difference in average of the outcomes between the experimental group that is higher than the control group (83,57>77.52). Therefore, it can be concluded that the thematic model with the nuances of local wisdom and the assisting animation media influence the students’ science learning outcomes at third grade Public Elementary School Gugus Kapten Japa, North Denpasar.keyword : thematic model, local wisdom, animation media, learning outcomes.
Co-Authors ., A A Diah Kartika Sari ., Agatha Evangelia Putri ., Angria Marsita Ni Made ., Fachruddin Tsani ., Gusti Ayu Lestari ., I Made Dwi Paramartha ., I Nyoman Barga Satriawan ., I Putu Adi Budi Mahardika ., I Putu Hendy Pradika ., I Wayan Pasek Edi Setyawan ., Kadek Dwi Utami Agustini Suadnyana ., Kadek Wawan Anggraena ., Kadek Widiantari ., L G Putri Andyani ., Luh Putu Puspita Ansari Dewi ., Ni Kadek Dwi Krisnayanti ., Ni Kadek Eni Suryaningsih ., Ni Kadek Novita Bima Pratiwi ., Ni Kadek Rai Lisna Dewi ., Ni Kadek Sri Erawati ., Ni Kadek Supersmari ., Ni Kd A Nopilayanti ., Ni Kd Rai Purnama s ., Ni Luh Ari Kartiningsih ., Ni Luh Ary Nirmalayati ., Ni Luh Nanik Suryani ., Ni Luh Putu Evi Anggreni ., Ni Luh Sri Ayu Karyaningsih ., Ni Made Putri Andriaswari ., Ni Putu Chyntia Dewi Aprianti ., Ni Putu Juni Antari ., Ni Putu Melistyana Dewi ., Ni Putu Suka Asih ., Ni Putu Yuni Mahendri ., Ni Putu Yuni Setyaningsih ., Ni Wayan Wirantini ., Putu Iishvari Radha Devi ., Trisnawaty BR Ginting Adi Ningsih, Ni Putu Sri Utami Endang Anak Agung Istri Sri Agung . Anggreni, Dwi Marta Anggreni, Dwi Marta Ayu Cahyani, Luh Putu Erliana Candra Dewi, Ni Made Liana Carlucy, Ni Putu Ria Cokorda Istri Krisna Adhi Udani . Desya Saptayanthi, Ni Ketut Desyawati, Kadek Devika Martiana . Dewi, Made Rai Laksmi Dewii, Ni Komang Yulia Dr. I Gede Meter,M.Pd . Drs. I Wayan Darsana,M.Ed . Dwi Marta Anggreni Fatma Dewi, Ni Putu Venny Fitriani, Ni Made Anggi Dian Fitriani, Ni Putu Sinta Gita Candra Nurani ., Gita Candra Nurani Gita Setya Utami Gunawan, I Gusti Ngurah Putra I G.A. Agung Sri Asri I Gusti Agung Ayu Padma Dewi ., I Gusti Agung Ayu Padma Dewi I Gusti Ayu Winiari ., I Gusti Ayu Winiari I Ketut Adnyana Putra I Ketut Ardana I Ketut Ardana I Ketut Gading I Komang Ngurah Wiyasa I Made Giantara . I Made Wardana I Nengah Suadnyana I Nyoman Lasia . I Putu Gede Sukada . I Wayan Juni Antara . I Wayan Sujana I Wayan Sujana I Wayan Wiarta I.G.A. Agung Sri Asri I.G.A. Agung Sri Asri Ida Ayu Arieska Putri Umbara Ida Ayu Dwi Arantika Dewi . Ida Ayu Nyoman Sri Santini . Ida Bagus Gede Surya Abadi Ida Bagus Indra Pratama Siswadi . Ida Bagus Surya Manuaba Juliarta, I Wayan Agus Kade Edy Aryawan . Kadek Jati Astiti . Kadek Sri Ariyanti Komang Ratna Puspa Sari ., Komang Ratna Puspa Sari Krishna Dewi, Gusti Ayu Putu Ary Krishna Dewi, Gusti Ayu Putu Ary Kusuma, Ananda Gde Luh Ayu Tirtayani Luh Farmita . Luh Gede Putri Ayu Widiadnyani . Luh Pt Oka Mahayani . Luh Putu Erliana Ayu Cahyani M.For. DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd. . M.Pd Drs. I Made Suara . M.Pd Drs. Made Putra . M.Pd. Dra. Siti Zulaikha . M.Si Dr. I Wayan Rinda Suardika,S.Pd . Made Widnyani . Maria Goreti Rini Kristiantari Marsye Ruth Hendria Pasanea ., Marsye Ruth Hendria Pasanea Mega Lestari, Ni Komang Megita Rani, Ni Made Asih Muliarta, Adi Ni Gst Ayu Kd Fitri Novianti ., Ni Gst Ayu Kd Fitri Novianti Ni Gst Ayu Yenny Marta Dewi ., Ni Gst Ayu Yenny Marta Dewi Ni Kadek Arik Antini . Ni Kadek Novia Purnamasari . Ni Komang Erna Kusuma Wardani ., Ni Komang Erna Kusuma Wardani Ni Komang Mega Lestari Ni Luh Adhe Yanti Lestari . Ni Luh Gede Liana Candra Sari Ni Luh Irma Wijeyanti . Ni Luh Kadek Wulan Palatiwi ., Ni Luh Kadek Wulan Palatiwi Ni Luh Novi Pratiwi ., Ni Luh Novi Pratiwi Ni Luh Putu Deni Purnamayanti . Ni Luh Putu Yuliana Dewi . Ni Luh Putu Yuliana Septyani Ni Made Asih Megita Rani Ni Made Dwi Widyasari ., Ni Made Dwi Widyasari Ni Made Pranyandari . Ni Made Sakaningsih . Ni Made Sri Rastini . Ni Made Suryawati . Ni Nyoman Ganing Ni Nyoman Purna Dewi . Ni Nyoman Yuni Darjiani ., Ni Nyoman Yuni Darjiani Ni Putu Adi Utami Ni Putu Listya Dewi Lestari ., Ni Putu Listya Dewi Lestari Ni Putu Ria Carlucy Ni Putu Sinta Fitriani Ni Wayan Aniek Ferdiantini . Ni Wayan Budi Santika Dewi . Ni Wayan Eka Manita Sari . Ni Wayan Indah Lestari . Ni Wayan Suniasih Pande Nyoman Tri Tresna Dewi . Pratiwi, Ni Luh Ayu Manik Putra, I Wayan Ardiana Putra, Made Putra, Wahyu Permadi Putri Umbara, Ida Ayu Arieska Putri, Ni Kadek Devita Putu Ayu Junita Wulandari . Putu Diantari . Putu Gde Pande Rahmalika . Putu Indah Widayadnyani Rahayu . Putu Intan Sintya Rai Suadnyana Wijaya Remaita Manalu ., Remaita Manalu Sari, Ni Luh Gede Liana Candra Satya Dewi, Kadek Ayu Ratih Septyani, Ni Luh Putu Yuliana Si Ngurah Putu Suta Prawira . Sintya, Putu Intan Sri Asri, I G A Agung Srinadhi, Ni Made Utami, Gita Setya Utami, Ni Putu Adi Wahyu Permadi Putra Widiantari, Ni Made Wijaya, Rai Suadnyana Wiyasa, I Komang Ngurah Yulanita Rara Dewi, Ayu Triyana Yulianti, Ni Made Karisma Yulita Faizul Afa .