Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TALKING STICK BERBASIS CONCEPT MAPPING TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR GUGUS IV KUTA UTARA TAHUN AJARAN 2013/2014 ., Ni Made Pranyandari; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke; ., Dr. I Wayan Rinda Suardika,S.Pd, M.Si
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3011

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Talking Stick berbasis Concept Mapping dengan yang dibelajarkan secara konvensional pada siswa kelas V Sekolah Dasar Gugus IV Kuta Utara Tahun Ajaran 2013/2014. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan desain eksperimen semu nonequivalent control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V di SD Gugus IV Kuta Utara Tahun Ajaran 2013/2014, yang terdiri dari 5 sekolah dan 5 kelas dengan jumlah populasi 205 siswa. Sebanyak 70 siswa dipilih sebagai sampel penelitian yang ditentukan dengan teknik random sampling. Menentukan kelompok kontrol dan eksperimen dilakukan dengan cara pengundian, yaitu siswa kelas V SD No. 1 Kerobokan Kelod sebagai kelompok eksperimen yang berjumlah 35 orang siswa dan siswa kelas V SD No. 2 Kerobokan Kelod sebagai kelompok kontrol yang berjumlah 35 orang siswa. Data hasil belajar IPA siswa, dikumpulkan melalui tes hasil belajar IPA dengan menggunakan metode tes objektif bentuk pilihan ganda. Data yang telah terkumpul dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik uji-t.Berdasarkan hasil analisis data diperoleh rata-rata kelompok eksperimen X ̅1 = 87,86 > X ̅2 = 74,44 kelompok kontrol. Lebih lanjut, melalui uji hipotesis diperoleh thitung = 7,18 sedangkan dengan taraf signifikansi 5% dengan dk = 68 diperoleh ttabel =2,000 sehingga thitung = 7,18 > ttabel (α=0,05,60) = 2,000, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Ini berarti terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran talking stick berbasis concept mapping dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional siswa kelas V Sekolah Dasar Gugus IV Kecamatan Kuta Utara Tahun Ajaran 2013/2014. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran talking stick berbasis concept mapping berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V Sekolah Dasar Gugus IV Kecamatan Kuta Utara Tahun Ajaran 2013/2014.Kata Kunci : Kata kunci: Talking Stick berbasis concept mapping, hasil belajar IPA. The aim of this study was to determine significant differences students science achievement between students who learned by Talking Stick learning model based Concept Mapping and students who learned by conventional model in cluster V elementary school students of grade five at Kuta Utara in academic year 2013/2014. This study was a quasi-experimental with nonequivalent control group design. Populations of this study are students in cluster V elementary school of grade five at Kuta Utara in academic year 2013/2014, which consists of 5 schools and 5 classes where sum of populations are 205 students. A total of 70 students were selected as a sample was determined by random sampling technique. Control and experiment groups were determined by drawing, such that 35 students of SD No 1 Kerobokan as experiment group and 35 students of SD No 2 Kerobokan as control group. Student science achievement’s data, were collected by giving objective test method. The collecting data were analyzed by using t-test.Based on the analyze of data obtained average experiment group X ̅1 = 87,86 > X ̅2 = 74,44 control group. Furthermore, by hypothesis testing obtained t = 7.18 , while significance level is 5%, dk = 70 and ttabel= 2.000, such that obtained thitung = 7,18 > ttabel (α=0,05,68) = 2,000, then Ho was rejected and Ha was accepted. This means that there was significant difference between students science achievement between students who learned by Talking Stick learning model based Concept Mapping and students who learned by conventional model in cluster V elementary school students of grade five at Kuta Utara in 2013/2014. Then, it can concluded that Talking Stick learning model based concept mapping had a affects to the students science achievement in cluster V elementary school students of grade five at Kuta Utara in academic year 2013/2014.keyword : Keywords : Talking Stick -based concept mapping , students science achievement.
PENGARUH PENDEKATAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL BERBANTUAN MEDIA SEDERHANA TERHADAP PENGUASAAN KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA SISWA KELAS IV SD GUGUS PANGERAN DIPONEGORO KECAMATAN DENPASAR BARAT TAHUN AJARAN 2016/2017 ., Ni Luh Putu Evi Anggreni; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11002

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan pembelajaran kontekstual berbantuan media sederhana dan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD Gugus Pangeran Diponegoro Kecamatan Denpasar Barat Tahun Ajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini merupakan eksperimen semu dengan menggunakan desain penelitian non-equivalent control group design. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Gugus Pangeran Diponegoro Tahun Ajaran 2016/2017 yang banyaknya 442 orang siswa. Sampel ditentukan dengan random sampling dengan mengacak kelas. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas IVA SD Negeri 11 Pemecutan sebagai kelompok eksperimen dan kelas IVA SD Negeri 1 Pemecutan sebagai kelompok kontrol. Data penguasaan kompetensi pengetahuan IPA dikumpulkan dengan instrumen berupa tes objektif bentuk pilihan ganda biasa. Data penguasaan kompetensi pengetahuan IPA kemudian dianalisis dengan uji-t. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan pembelajaran kontekstual berbantuan media sederhana dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD Gugus Pangeran Diponegoro Kecamatan Denpasar Barat Tahun Ajaran 2016/2017. Hal tersebut dibuktikan dengan hasil hasil thitung = 3,685 > ttabel (α = 0,05, 62) = 2,000. Demikian pula nilai rerata penguasaan kompetensi pengetahuan IPA siswa kelompok eksperimen = 76,22 > = 66,97 rerata penguasaan kompetensi pengetahuan IPA siswa kelompok kontrol. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan pembelajaran kontekstual berbantuan media sederhana berpengaruh terhadap penguasaan kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas IV SD Gugus Pangeran Diponegoro Kecamatan Denpasar Barat Tahun Ajaran 2016/2017.Kata Kunci : pendekatan pembelajaran kontekstual, media sederhana, penguasaan kompetensi pengetahuan IPA. This research is aimed to determine the difference of students competence mastery in science knowledge by the use of contextual learning approach with the use of simple media and the students who were taught by conventional learning in class IV students of SD Gugus Pangeran Diponegoro District West Denpasar in academic year 2016/2017. The research was considered to be a quasi experimental with nonequivalent control group research design. The population of this study is all students of the class IV of the SD Gugus Pangeran Diponegoro in academic year 2016/2017 which has 442 students. The sample was taken by random sampling technique by randomly chose the classes. The sample in this research is class IVA SD Negeri 11 Pemecutan as the experimental group and class IVA SD Negeri 1 Pemecutan as control group. The data of the students competence mastery in science knowledge is collected by instrument in the form of objective test of the usual multiple choice form. The data of students competence mastery in science knowledge then was analyzed with t-test. The result of the analysis showed that there is a significant difference on the students students competence mastery in science knowledge between the group of students who were taught by using the contextual learning approach with the use of simple media and the group of students who were taught using conventional learning in class IV students of SD Gugus Pangeran Diponegoro District of West Denpasar in academic year 2016/2017. It was proven by the result of thitung = 3,685>ttable (α = 0,05,62) = 2,000. Similarly, the mean of experimental group students competence mastery in science knowledge = 76,22 > = 66,97 the mean of control group students competence mastery in science knowledge. Therefore, it can be concluded that the application of contextual teaching approach with the use simple media has influence in the students competence mastery in science knowledge in class IV students of SD Gugus Pangeran Diponegoro District West Denpasar in the academic year 2016/2017.keyword : contextual learning approach, simple media, competence mastery in science knowledge.
ANALISIS KESULITAN-KESULITAN BELAJAR BAHASA INDONESIA SISWA KELAS IV DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 DI SD PILOTING SE-KABUPATEN GIANYAR ., Ni Putu Listya Dewi Lestari; ., Dr. I Gede Meter,M.Pd; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.6163

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui kesulitan-kesulitan belajar bahasa Indonesia siswa kelas IV dalam implementasi kurikulum 2013 di SD piloting se-Kabupaten Gianyar, (2) mengetahui faktor penyebab kesulitan-kesulitan belajar bahasa Indonesia siswa kelas IV dalam implementasi kurikulum 2013 di SD piloting se-Kabupaten Gianyar. Penelitian ini merupakan penelitian deskiptif dengan subjek penelitian yaitu siswa kelas IV di SD piloting se-Kabupaten Gianyar yang berjumlah 458 orang. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data hasil penelitian adalah metode kuesioner atau angket dan metode wawancara. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah terdapat 18% siswa kelas IV di 7 SD piloting se-Kabupaten Gianyar yang mengalami kesulitan dalam pembelajaran bahasa Indonesia pada kurikulum 2013. Kesulitan belajar bahasa Indonesia yang terdiri dari kesulitan membaca dan kesulitan menulis. Terdapat 22% siswa yang mengalami kesulitan keterampilan membaca di SD Piloting se-Kabupaten Gianyar dan 45% pada keterampilan menulis. Kesulitan keterampilan membaca terdiri dari beberapa aspek yaitu menceritakan kembali teks yang telah dibaca, menemukan informasi dalam teks melalui kegiatan membaca, menentukan gagasan utama teks, dan membuat kesimpulan dari teks yang telah dibaca. Kesulitan keterampilan menulis terdiri dari membuat kalimat menggunakan kosa kata baku, menulis hasil pengamatan dalam bentuk paragraF sederhana, menulis pengalaman dalam bentuk paragraf, membuat penjelasan dalam bentuk tulisan menggunakan kosa kata baku, menceritakan laporan dengan tulisan, dan menulis ringkasan cerita. Faktor-faktor yang menyebabkan kesulitan belajar siswa adalah motivasi dalam diri siswa, minat untuk belajar, serta perhatian dan bimbingan orang tua.Kata Kunci : kesulitan belajar bahasa Indonesia, kesulitan membaca dan menulis, faktor-faktor penyebab kesulitan belajar This study is aimed to (1) know some difficulties in learning Bahasa Indonesia in 4th grade students on implementation curriculum 2013 toward piloting elementary school over Gianyar regency, (2) know factors that cause difficulties to learning Bahasa Indonesia in 4th grade students on implementation curriculum 2013 toward piloting elementary school over Gianyar regency. This study is descriptive research with 4th grade students as the subject of piloting elementary school over Gianyar regency which is consist of 458 students. The methods used to collect the result of data are questionnaire and interview method. The result of data was analysed by using qualitative descriptive analysis method. The result of this study was described as follow; there are 18% of 4th grade students in 7 piloting elementary school over Gianyar regency face some difficulties in learning Bahasa Indonesia on the implementation of curriculum 2013. The difficulties are defined into two category skill, reading and writing skill. There are 22% of students who have difficulty in reading skills in 7 piloting elementary school over Gianyar regency and 45% in writing skills. The difficulty of reading skills consists of several aspects: recounted the text has been read, finding some information in a passage or text by using reading exercises, determining the main idea of the text, and make a conclusion on a passage or text. The difficulty of writing skills consists of making sentences by using basic vocabulary and correct grammar, writing observations in the form of a simple paragraph, make a recount text based on self-experience, making an explanation sentences by using basic vocabulary and correct grammar, tells the report with the inscription, and writing a summary from a text or passage. There are some factors that cause students’ difficulties on learning Bahasa Indonesia such as; lack of self-motivation, lack of interest, lack of parenting, lack of parent’s attention and lack of parent’s guidance.keyword : the difficulties on learning Bahasa Indonesia, some difficulties on reading and writing skills, factors that cause students’ difficulties.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING BERBASIS HYPNOTEACHING TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SD GUGUS 1 KUTA UTARA ., Putu Diantari; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3103

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar Matematika siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran problem based learning berbasis hypnoteaching dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional siswa kelas V SD Gugus 1 Kuta Utara Tahun Pelajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi eksperimental) dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa SD Gugus I Kuta Utara sebanyak 488 siswa. Sampel diambil dengan teknik Random sampling. Data yang dikumpulkan adalah hasil belajar Matematika meliputi aspek kognitif yang digabungkan dengan aspek afektif. Nilai kognitif didapat dari tes hasil belajar bentuk pilihan ganda biasa dan nilai afektif didapat melalui lembar observasi berupa nilai karakter. Data dianalisis dengan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar Matematika siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran problem based learning berbasis hypnoteaching dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional. Dibuktikan dari hasil analisis diperoleh thitung = 2,25 > ttabel = 2,000 dengan dk= 71 dan taraf signifikan 5%. Dengan nilai rata-rata kelas eksperimen yang dibelajarkan melalui model problem based learning berbasis hypnoteaching lebih dari kelas kontrol yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional yaitu : 80,3 > 77,23. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran problem based learning berbasis hypnoteaching berpengaruh terhadap hasil belajar Matematika siswa kelas V SD Gugus I Kuta Utara Tahun Pelajaran 2013/2014. Kata Kunci : Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbasis Hypnoteaching, Pembelajaran Konvensional, Hasil Belajar Matematika. The purpose of this research is to know about significant differences about the outcomes of math between students who taught by problem based learning model based of hypnoteaching with the students who taught by conventional learning in grade five at primary school of Gugus 1 Kuta Utara 2013/2014 academic year. This research was a quasi-experimental study (quasi experiment) with the design of the study was Nonequivalent Control Group Design. The population in this study were all students in grade five at primary school of Gugus 1 Kuta Utara which consist of 488 students. The sample used a random sampling technique. The data were collected is cognitive scores (post-test) of math to combine with character scores. The cognitive scores got from test with the multiple choice items and the character scores got from observation sheet . The obtained data were analyzed by t-test. The results shows that there are significant differences in learning outcomes of math between students who taught by problem based learning model based of hypnoteaching with the students who taught by conventional learning. It is can be proved through the analysis of outcome got tcalculate = 2,25 > ttable with degree of freedom (df=71) with significancy level 5%. Obtained an average of outcomes of math between students who taught by problem based learning model based of hypnoteaching is more than average of outcomes the students who taught by conventional learning such as : 80,3 > 77,23 . Thus, it can concluded that problem based learning model based of hypnoteaching has an effect toward the result of math study in grade five of primary school at Gugus 1 Kuta Utara 2013/2014 academic year. keyword : Problem Based Learning Model Based of Hypnoteaching, conventional learning , math outcomes.
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA LINGKUNGAN UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA ., Ni Kadek Rai Lisna Dewi; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7262

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan Penguasaan kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas IV SD Negeri 4 Peguyangan melalui penerapan model problem based learning berbantuan media lingkungan. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SD Negeri 4 Peguyangan sebanyak 42 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode tes berbentuk uraian (esai) yang dianalisis menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Setelah penerapan model problem based learning berbantuan media lingkungan, hasil penelitian menunjukkan bahwa skor penguasaan kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas IV SD Negeri 4 peguyangan pada siklus I mencapai 42,85% dari 42 siswa yang memperoleh skor ≥ 3,18 (B+) dan kemudian mengalami peningkatan sebesar 19,05% pada siklus II menjadi 61,90% dari 42 siswa yang memperoleh skor ≥ 3,18 (B+). Berdasarkan hasil penelitian ini disimpulkan bahwa penerapan model problem based learning berbantuan media lingkungan dapat meningkatkan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas IV SD Negeri 4 Peguyangan tahun pelajaran 2015/2016. Kata Kunci : Model problem based learning, media lingkungan, penguasaan kompetensi pengetahuan IPA This research aims to improve the mastery of science competency (IPA) for fourth- grade students of SD Negeri 4 Peguyangan by through the application of the problem based learning model with environment as the media. This research is the classroom action research that is done in 2 cycle. The subject of this research is the fourth grade students in SD Negeri 4 Peguyangan as many as 42 students. Data collection techniques in this research using the test method form description (essay) were analyzed using descriptive statistical analysis method and quantitative descriptive analysis method. After the implementation of problem based learning model with environment as the media, the result show that the sore of mastery competency of science for IV grade students in SD Negeri 4 Peguyangan in the first cycle has reached 42,85% of 42 students who got ≥ 3,18 (B+) and then increased to 19,05% in the second cycle become 61,90% of 42 students who got ≥ 3,18 (B+) . Based on the results of this research concluded, the application of problem based learning model with environment as the media can improve the mastery of science competency for fourth grade students of SD Negeri 4 Peguyangan year 2015/2016.keyword : The problem based learning model, environment as the media, the mastery of science competency (IPA).
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING BERBANTUAN TUTOR SEBAYA TERHADAP KOMPETENSI PENGETAHUAN MATEMATIKA SISWA KELAS V ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke; ., Ni Kadek Dwi Krisnayanti; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10729

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan matematika siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan tutor sebaya dan siswa yang tidak dibelajarkan menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan tutor sebaya pada siswa kelas V di SD Gugus Kompyang Sujana Tahun Pelajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain eksperimen yang digunakan adalah desain eksperimen kuasi dengan rancangan Non-equivalent Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V yang terdiri dari 7 SD dengan 15 kelas di SD Gugus Kompyang Sujana Tahun Pelajaran 2016/2017. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas VB SDN 8 Padangsambian sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas VB SDN 2 Padangsambian sebagai kelas kontrol dengan jumlah masing-masing kelompok sebanyak 34 siswa setelah disetarakan dengan teknik matching. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode tes, dengan tes pilihan ganda biasa yang berjumlah 30 butir soal yang telah di validitas. Analisis data menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan matematika siswa kelompok eksperimen dan kelompok kontrol pada siswa kelas V di SD Gugus Kompyang Sujana Tahun Pelajaran 2016/2017 (thitung = 6,696 > ttabel = 2,000) dan rerata nilai kompetensi pengetahuan matematika siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan tutor sebaya yaitu, 82,29 dan rerata nilai kompetensi pengetahuan matematika siswa yang tidak dibelajarkan menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan tutor sebaya yaitu, 69,03. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan tutor sebaya berpengaruh terhadap kompetensi pengetahuan matematika siswa kelas V SD Gugus Kompyang Sujana Tahun Pelajaran 2016/2017Kata Kunci : inkuiri terbimbing, tutor sebaya, matematika This study aimed to determine the significant differences in the competence of mathematical knowledge of students who are taught using a guided inquiry learning model assisted by peer tutors and students who are not taught using a guided inquiry learning model assisted by peer tutors in grade V students in elementary school group Kompjana Sujana lesson year 2016/2017. This research was an experimental research with experimental design used is a quasi experimental design with Non-equivalent Group Design design. The population in this study were all students of class V consisting of 7 elementary schools with 15 classes in elementary school group Kompyang Sujana Lesson Year 2016/2017. The sample of this research were VB students of SDN 8 Padangsambian as experimental class and students of VB SDN 2 Padangsambian class as control class with amount of each group as many as 34 students after equalized by matching technique. The method of data collection in this study was the test method, with the usual double choice test amounting to 30 items that have been in the validity. The data analysis showed that there is a significant difference of competence of mathematics knowledge of students in experiment class and students in control group in grade V students at elementary school group Kompyang Sujana Lesson Year 2016/2017 (titung = 6,696> ttable = 2,000) and the mean value of mathematics knowledge competence of students who are taught using guided inquiry learning model assisted by peer tutor that is, 82,29 and the mean value of mathematics knowledge competence of student which is not learned using guided inquiry model of tutor assisted tutor peer that is, 69 , 03. Thus, the conclusion of this research is the guided inquiry learning model assisted by peer tutors influence the competence of mathematics knowledge of grade V elementary school group Kompjana Sujana Lesson 2016/2017keyword : guided inquiry, peer tutor, mathematical
ANALISIS KESULITAN-KESULITAN BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 DI SD PILOTING SE-KABUPATEN GIANYAR ., Ni Made Dwi Widyasari; ., Dr. I Gede Meter,M.Pd; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5069

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) kesulitan-kesulitan belajar matematika yang dialami siswa kelas IV dalam implementasi kurikulum 2013 di SD Piloting Se-Kabupaten Gianyar, (2) penyebab kesulitan-kesulitan belajar matematika yang dialami oleh siswa. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV di 7 SD Piloting se-Kabupaten Gianyar yang berjumlah 476 siswa. Sampel dihitung dengan rumus Slovin sehingga diperoleh sampel sebanyak 217 siswa yang diambil secara random. Data dikumpulkan dengan metode tes dan angket. Tes digunakan untuk menganalisis kesulitan-kesulitan belajar matematika ditinjau dari kesulitan pada pemahaman konsep, keterampilan dan pemecahan masalah. Angket digunakan untuk mengetahui penyebab kesulitan-kesulitan belajar matematika. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kesulitan-kesulitan belajar matematika yang dialami siswa kelas IV dalam implementasi kurikulum 2013 di SD Piloting Se-Kabupaten Gianyar meliputi kesulitan pemahaman konsep dengan kategori tinggi (47,54%), kesulitan pada penguasaan keterampilan matematika dengan kategori tinggi (61,29%), dan kesulitan pada pemecahan masalah dengan kategori tinggi (54,69%). (2) Faktor penyebab kesulitan belajar matematika meliputi faktor internal yaitu minat dengan kategori cukup berpengaruh (41,97%), motivasi dengan kategori cukup berpengaruh (46,98%), intelegensi dengan kategori berpengaruh (54,38%) dan faktor eksternal meliputi faktor guru dengan kategori cukup berpengaruh (42,11%) dan buku siswa dengan kategori cukup berpengaruh (33,96%).Kata Kunci : kesulitan belajar matematika, implementasi kurikulum 2013, faktor penyebab kesulitan belajar This study aimed to describe (1) learning difficulties of mathematic by the students in the fourth grade the implementation of curriculum 2013 in piloting of Elementary school Gianyar’s regency, (2) the cause of learning difficulties of mathematic by the students. The population in this research is the fourth grade students in 7 piloting of elementary school Gianyar regency, which amounted 476 students. The sample is calculated by the Slovin’s formula so that obtained a sample of 217 students were taken randomly. Data collected by the method of tests and questionnaires. The test is used to analyze the difficulties of learning mathematics in terms of difficulty in understanding the concepts, skills and problem solving. The questionnaire used to determine the cause of the difficulties in learning mathematics. The analytical method that used is descriptive analysis. The results showed that: (1) learning difficulties of mathematic by the students in the fourth grade the implementation of curriculum 2013 in piloting of Elementary school Gianyar’s regency include difficulty of understanding the concept in the high category (47.54%), difficulty in mastering math skills in the high category (61.29%), and difficulty of solving problems in the high category (54.69%). (2) The cause of mathematic learning difficulties such as internal factors those are interest in influential enough category (41.97%), motivation in influential enough category (46, 98%), intelligence in influential category (54.38%) and external factors such as the teacher factor in influential enough category (42.11%) and student’s books in influential enough category (33.96%).keyword : learning difficulties of mathematic, implementation of curriculum 2013, the factors that cause learning difficulties
MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING BERBANTUAN MEDIA AUDIO-VISUAL BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SD GUGUS LETDA KAJENG ., Ni Kadek Arik Antini; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2003

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan media audio-visual dengan yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus Letda Kajeng Tahun Ajaran 2013/2014. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen semu yaitu Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas V SD Gugus Letda Kajeng. Sampel penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri 14 Pemecutan yang berjumlah 37 orang sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas V SD Negeri 4 Pemecutan yang berjumlah 38 orang sebagai kelompok kontrol. Cara menentukan sampel penelitian ini dengan teknik random sampling. Pengumpulan data hasil belajar IPS dilakukan dengan metode tes jenis objektif dalam bentuk pilihan ganda biasa untuk ranah kognitif, dan lembar observasi penilaian karakter untuk ranah afektif. Data selanjutnya dianalisis menggunakan metode statistik parametrik yaitu uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan media audio-visual dengan yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional. Hal ini terbukti dari perbedaan rata-rata hasil belajar IPS antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol yaitu x Ì… = 74,45 > x Ì… = 57,74. Hasil analisis dengan menggunakan uji t diperoleh thit = 5,58 > ttab = 2,00. Dapat disimpulkan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan media audio-visual berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa di kelas V di SD Gugus Letda KajengTahun Ajaran 2013/2014.Kata Kunci : Inkuiri Terbimbing, media audio-visual, hasil belajar IPS. This study aims to determine significant differences between groups social studies learning outcomes of students that learned using guided inquiry learning model aided audio - visual media with that learned using conventional learning in class 5th SD Gugus Letda Kajeng 2013/2014 . This reaserch is used a quasi-experimental design that Nonequivalent Control Group Design . The population in this reaserch were all fifth grade students of Gugus Letda Kajeng . Samples were fifth grade students of SD Negeri 14 Pemecutan which 37 people as the experimental group and fifth grade students of SD Negeri 4 Pemecutan totaling 38 people as a control group . How to determine the sample with a random sampling technique . IPS learning outcomes data collection was conducted using an objective type test in the form of multiple choice uncommon for the cognitive , and the of observation for affective character assessment . For were then analyzed using parametric statistical method t-test . The results showed than there were significant differences in outcomes between the groups social studies students that learned to use the application of guided inquiry learning model aided audio - visual media with that learned using conventional learning . This is evident from the average difference between the results of social studies experimental and control groups , is x Ì… = 74.45 > x Ì… = 57.74 . Analytical results obtained by using the t test thit = 5.58 > = 2.00 ttab . It can be concluded the guided inquiry learning model on audio - visual media affect learning result of students in grade fifth social students in elementary SD Gugus Letda Kajeng on 2013/2014.keyword : Guided Inquiry , audio - visual media , the results of social studies.
MODEL PEMBELAJARAN EXAMPLES NON-EXAMPLES BERBASIS LINGKUNGAN BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD NEGERI GUGUS KAPTEN JAPA ., Ni Nyoman Purna Dewi; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3224

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Examples Non-Examples berbasis lingkungan dengan yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Negeri Gugus Kapten Japa Denpasar Utara. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen semu dengan desain eksperimen “Nonequivalent Control Group Design”. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri Gugus Kapten Japa Denpasar Utara. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik random sampling. Data yang dikumpulkan adalah hasil belajar IPA pada ranah kognitif. Data dikumpulkan melalui metode tes, yaitu tes hasil belajar IPA dengan bentuk objektif tipe pilihan ganda biasa. Data hasil belajar IPA dianalisis menggunakan statistik uji-t. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thit = 6,343 > ttab (α= 0,05, 65) = 2,000, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Examples Non-Examples berbasis lingkungan dengan yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional. Dengan perbedaan nilai rata-rata hasil belajar IPA kelompok eksperimen sebesar 74,75 dan nilai rata-rata kelompok kontrol sebesar 70,50 serta hasil uji-t menunjukkan perbedaan yang signifikan maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Examples Non-Examples berbasis lingkungan berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Negeri Gugus Kapten Japa Denpasar Utara.Kata Kunci : model pembelajaran Examples Non-Examples, lingkungan, hasil belajar This study aims to determine significant differences in science learning outcomes between students who learned with the learning model Examples Non - Examples -based environment with that learned through conventional teaching in the Elementary School fifth grade students Force Captain Japa North Denpasar . This research is a quasi experimental study with experimental design " Nonequivalent Control Group Design " . The population in this study were all fifth grade students of SD Negeri Force Captain Japa North Denpasar . Determination of the samples was done by using random sampling . The data collected is the result of learning in cognitive science . The data collected through testing method , namely the science achievement test with objective type multiple-choice form of the ordinary. Science learning outcomes data were analyzed using statistical t-test . Based on the analysis of data , obtained thit = 6.343 > ttab ( α = 0.05 , 65 ) = 2.000 , then Ho is rejected and Ha accepted . So it can be interpreted that there are significant differences between students' science learning outcomes are learned with the learning model Examples Non - Examples -based environment with that learned through conventional learning . With the difference in the average value of science learning outcomes for the experimental group 74.75 and the average value of the control group was 70.50 and the t-test results showed a significant difference , it can be concluded that the application of the learning model based Examples Non - Examples effect on the environment science learning outcomes elementary School fifth grade students Force Captain Japa North Denpasar keyword : learning model Examples Non - Examples , environment , learning outcome
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE CREATIVE PROBLEM SOLVING (CPS) BERBANTUAN MEDIA GRAFIS TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD GUGUS VI PANGERAN DIPONOGORO DENPASAR BARAT TAHUN AJARAN 2013/2014 ., Ida Bagus Indra Pratama Siswadi; ., Ida Bagus Gede Surya Abadi, SE., M.Pd; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2538

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan model Creatif Problem Solving berbantuan media grafis dengan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus VI Pangeran Diponogoro Denpasar Barat Tahun Ajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan desain penelitian Non Equivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD yang ada di Gugus VI Pangeran Diponegoro yang berjumlah 519 siswa. Pengambilan sampel dengan teknik random sampling dalam penelitian ini dilakukan dengan cara undian yaitu kelas Vb di SD No.11 Pemecutan sebagai kelompok eksperimen yang berjumlah 40 siswa dan kelas Va di SD Negeri 7 Pemecutan sebagai kelompok kontrol yang berjumlah 38 siswa. Data yang diperlukan dalam penelitian ini dikumpulkan dengan metode tes objektif bentuk pilihan ganda biasa. Analisis data menggunakan metode gain skor ternormalisasi dan statistik uji-t. Hasil analisis data menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan model Creative Problem Solving berbantuan media grafis dengan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Hal tersebut dapat dilihat berdasarkan kreteria pengujian thitung= 2,500 > ttabel (α= 0,05, 76)= 2,000 sehingga H0 ditolak dan Ha diterima serta dari perolehan nilai rata-rata gain skor kelas eksperimen = 0,32 > = 0,22 pada kelas kontrol. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model Creatif Problem Solving berbantuan media grafis berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Gugus VI Pangeran Diponogoro Denpasar Barat Tahun Ajaran 2013/2014.Kata Kunci : model Creatif Problem Solving berbantuan media grafis,hasil belajar IPA. This study aims to determine significant differences between students' science learning outcomes that learned through Creative Problem Solving Model -aided graphic media with students that learned through conventional teaching in fifth grade elementary school students Force VI Prince Diponogoro West Denpasar Academic Year 2013/2014 . This research is an experimental research study design with Non- Equivalent Control Group Design . The population in this study were all students in fifth grade elementary schools in Cluster VI Prince Diponegoro who totaled 519 students . Sampling with random sampling technique in the study done by lottery , namely the class Vb in SD 11 Pemecutan as the experimental group numbering 40 students and classes in the Elementary School 7 Va acceleration as the control group numbering 38 students . The data required in this study were collected by the method of multiple-choice objective test usual form . Data analysis using the normalized gain scores and t-test statistics . The results of data analysis showed a significant difference between students' science learning outcomes that learned using the model of Creative Problem Solving aided graphic media with students that learned using conventional learning . This can be seen by testing criteria of t = 2.500 > t table ( α = 0.05 , 76 ) = 2.000 so H0 is rejected and Ha is accepted as well as of the acquisition value of the average gain of the experimental class scores = 0.32 > = 0.22 at control class . It can be concluded that the model of Creative Problem Solving aided graphic media influence on science learning outcomes fifth grade elementary school students Force VI Prince Diponogoro West Denpasar Academic Year 2013/2014 .keyword : Creative Problem Solving Model -assisted graphic media , science learning outcomes
Co-Authors ., A A Diah Kartika Sari ., Agatha Evangelia Putri ., Angria Marsita Ni Made ., Fachruddin Tsani ., Gusti Ayu Lestari ., I Made Dwi Paramartha ., I Nyoman Barga Satriawan ., I Putu Adi Budi Mahardika ., I Putu Hendy Pradika ., I Wayan Pasek Edi Setyawan ., Kadek Dwi Utami Agustini Suadnyana ., Kadek Wawan Anggraena ., Kadek Widiantari ., L G Putri Andyani ., Luh Putu Puspita Ansari Dewi ., Ni Kadek Dwi Krisnayanti ., Ni Kadek Eni Suryaningsih ., Ni Kadek Novita Bima Pratiwi ., Ni Kadek Rai Lisna Dewi ., Ni Kadek Sri Erawati ., Ni Kadek Supersmari ., Ni Kd A Nopilayanti ., Ni Kd Rai Purnama s ., Ni Luh Ari Kartiningsih ., Ni Luh Ary Nirmalayati ., Ni Luh Nanik Suryani ., Ni Luh Putu Evi Anggreni ., Ni Luh Sri Ayu Karyaningsih ., Ni Made Putri Andriaswari ., Ni Putu Chyntia Dewi Aprianti ., Ni Putu Juni Antari ., Ni Putu Melistyana Dewi ., Ni Putu Suka Asih ., Ni Putu Yuni Mahendri ., Ni Putu Yuni Setyaningsih ., Ni Wayan Wirantini ., Putu Iishvari Radha Devi ., Trisnawaty BR Ginting Adi Ningsih, Ni Putu Sri Utami Endang Anak Agung Istri Sri Agung . Anggreni, Dwi Marta Anggreni, Dwi Marta Ayu Cahyani, Luh Putu Erliana Candra Dewi, Ni Made Liana Carlucy, Ni Putu Ria Cokorda Istri Krisna Adhi Udani . Desya Saptayanthi, Ni Ketut Desyawati, Kadek Devika Martiana . Dewi, Made Rai Laksmi Dewii, Ni Komang Yulia Dr. I Gede Meter,M.Pd . Drs. I Wayan Darsana,M.Ed . Dwi Marta Anggreni Fatma Dewi, Ni Putu Venny Fitriani, Ni Made Anggi Dian Fitriani, Ni Putu Sinta Gita Candra Nurani ., Gita Candra Nurani Gita Setya Utami Gunawan, I Gusti Ngurah Putra I G.A. Agung Sri Asri I Gusti Agung Ayu Padma Dewi ., I Gusti Agung Ayu Padma Dewi I Gusti Ayu Winiari ., I Gusti Ayu Winiari I Ketut Adnyana Putra I Ketut Ardana I Ketut Ardana I Ketut Gading I Komang Ngurah Wiyasa I Made Giantara . I Made Wardana I Nengah Suadnyana I Nyoman Lasia . I Putu Gede Sukada . I Wayan Juni Antara . I Wayan Sujana I Wayan Sujana I Wayan Wiarta I.G.A. Agung Sri Asri I.G.A. Agung Sri Asri Ida Ayu Arieska Putri Umbara Ida Ayu Dwi Arantika Dewi . Ida Ayu Nyoman Sri Santini . Ida Bagus Gede Surya Abadi Ida Bagus Indra Pratama Siswadi . Ida Bagus Surya Manuaba Juliarta, I Wayan Agus Kade Edy Aryawan . Kadek Jati Astiti . Kadek Sri Ariyanti Komang Ratna Puspa Sari ., Komang Ratna Puspa Sari Krishna Dewi, Gusti Ayu Putu Ary Krishna Dewi, Gusti Ayu Putu Ary Kusuma, Ananda Gde Luh Ayu Tirtayani Luh Farmita . Luh Gede Putri Ayu Widiadnyani . Luh Pt Oka Mahayani . Luh Putu Erliana Ayu Cahyani M.For. DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd. . M.Pd Drs. I Made Suara . M.Pd Drs. Made Putra . M.Pd. Dra. Siti Zulaikha . M.Si Dr. I Wayan Rinda Suardika,S.Pd . Made Widnyani . Maria Goreti Rini Kristiantari Marsye Ruth Hendria Pasanea ., Marsye Ruth Hendria Pasanea Mega Lestari, Ni Komang Megita Rani, Ni Made Asih Muliarta, Adi Ni Gst Ayu Kd Fitri Novianti ., Ni Gst Ayu Kd Fitri Novianti Ni Gst Ayu Yenny Marta Dewi ., Ni Gst Ayu Yenny Marta Dewi Ni Kadek Arik Antini . Ni Kadek Novia Purnamasari . Ni Komang Erna Kusuma Wardani ., Ni Komang Erna Kusuma Wardani Ni Komang Mega Lestari Ni Luh Adhe Yanti Lestari . Ni Luh Gede Liana Candra Sari Ni Luh Irma Wijeyanti . Ni Luh Kadek Wulan Palatiwi ., Ni Luh Kadek Wulan Palatiwi Ni Luh Novi Pratiwi ., Ni Luh Novi Pratiwi Ni Luh Putu Deni Purnamayanti . Ni Luh Putu Yuliana Dewi . Ni Luh Putu Yuliana Septyani Ni Made Asih Megita Rani Ni Made Dwi Widyasari ., Ni Made Dwi Widyasari Ni Made Pranyandari . Ni Made Sakaningsih . Ni Made Sri Rastini . Ni Made Suryawati . Ni Nyoman Ganing Ni Nyoman Purna Dewi . Ni Nyoman Yuni Darjiani ., Ni Nyoman Yuni Darjiani Ni Putu Adi Utami Ni Putu Listya Dewi Lestari ., Ni Putu Listya Dewi Lestari Ni Putu Ria Carlucy Ni Putu Sinta Fitriani Ni Wayan Aniek Ferdiantini . Ni Wayan Budi Santika Dewi . Ni Wayan Eka Manita Sari . Ni Wayan Indah Lestari . Ni Wayan Suniasih Pande Nyoman Tri Tresna Dewi . Pratiwi, Ni Luh Ayu Manik Putra, I Wayan Ardiana Putra, Made Putra, Wahyu Permadi Putri Umbara, Ida Ayu Arieska Putri, Ni Kadek Devita Putu Ayu Junita Wulandari . Putu Diantari . Putu Gde Pande Rahmalika . Putu Indah Widayadnyani Rahayu . Putu Intan Sintya Rai Suadnyana Wijaya Remaita Manalu ., Remaita Manalu Sari, Ni Luh Gede Liana Candra Satya Dewi, Kadek Ayu Ratih Septyani, Ni Luh Putu Yuliana Si Ngurah Putu Suta Prawira . Sintya, Putu Intan Sri Asri, I G A Agung Srinadhi, Ni Made Utami, Gita Setya Utami, Ni Putu Adi Wahyu Permadi Putra Widiantari, Ni Made Wijaya, Rai Suadnyana Wiyasa, I Komang Ngurah Yulanita Rara Dewi, Ayu Triyana Yulianti, Ni Made Karisma Yulita Faizul Afa .