Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Implikasi WORK ENGAGEMENT, Fun at work, DAN JOB SATISFACTION TERHADAP ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR PADA KARYAWAN ATRIA HOTEL GADING SERPONG Wulandari, Respati; Panjaitan, Christy Ayu Sarah
Jurnal Ekonomi : Journal of Economic Vol 11, No 1 (2020): Jurnal Ekonomi : Journal of Economic
Publisher : Lembaga Penerbitan Unversitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/jeko.v11i1.3199

Abstract

Atria Hotel Gading Serpong berdiri sejak tahun 2010 di bawah naungan Parador Hotels & Resorts. Atria Hotel Gading Serpong merupakan hotel bintang empat berstandar internasional yang berkomitmen dengan standar internasional untuk melayani kebutuhan pasar lokal di bidang konferensi dan perjalanan dinas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh fun at work, work engagement, dan job satisfaction terhadap OCB pada karyawan Atria Hotel Gading Serpong. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif dengan metode pengumpulan data menggunakan kuesioner. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik probability sampling dengan metode proportionate stratified sampling dan menggunakan rumus slovin. Data-data yang diperoleh kemudian diolah menggunakan software IBM SPSS Statistic versi 25. Hasil yang dicapai dalam penelitian ini menunjukkan bahwa work engagement, dan job satisfaction memiliki pengaruh positif terhadap OCB, sedangkan fun at work tidak memiliki pengaruh terhadap OCB pada karyawan Atria Hotel Gading Serpong.Kata kunci : work engagement, fun at work, job satisfaction, OCB
HUBUNGAN GREEN PRODUCT, GREEN ROOM LAYOUT, DAN SERVICE QUALITY TERHADAP REPURCHASE INTENTION PADA PEMBELAJARAN MAHASISWA KAMPUS X Christanto, Budi; Panjaitan, Christy Ayu Sarah; Tanzil, Abigail Theodora; Gregory, Christian
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i2.9702

Abstract

Growing environmental awareness has encouraged higher education institutions to integrate sustainability principles into learning activities. The implementation of environmentally friendly concepts on campus, such as green products, green room layout, and improved service quality, is believed to influence students’ learning experiences and foster their loyalty to educational institutions. This study aims to analyze the effects of green product, green room layout, and service quality on students’ repurchase intention in the learning context at Campus X. This research employs a quantitative approach using a survey method. Data were collected through questionnaires distributed to 176 students selected using purposive sampling, with the sample size determined using the Slovin formula. Data analysis was conducted using Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with SmartPLS 4. The results indicate that green product has a positive and significant correlation on students’ repurchase intention. Furthermore, green room layout also shows a positive and significant correlation on repurchase intention. Service quality emerges as the most dominant variable, exerting a strong and significant correlation on repurchase intention compared to the other variables. Simultaneously, green product, green room layout, and service quality explain 63.2% of the variance in students’ repurchase intention. These findings highlight that the implementation of an integrated green campus concept supported by high-quality educational services can create sustainable learning experiences, enhance student loyalty, and promote environmental awareness within higher education institutions. ABSTRAK Peningkatan kesadaran terhadap isu lingkungan mendorong perguruan tinggi untuk mengintegrasikan prinsip keberlanjutan dalam kegiatan pembelajaran. Penerapan konsep ramah lingkungan di lingkungan kampus, seperti penggunaan green product, green room layout, dan peningkatan service quality, diyakini dapat memengaruhi pengalaman belajar mahasiswa serta mendorong loyalitas mereka terhadap institusi pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh green product, green room layout, dan service quality terhadap repurchase intention mahasiswa pada pembelajaran di Kampus X. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 176 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, dengan jumlah sampel ditentukan berdasarkan rumus Slovin. Analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa green product berhubungan positif dan signifikan terhadap repurchase intention mahasiswa. Selain itu, green room layout juga terbukti memiliki hubungan positif dan signifikan terhadap repurchase intention. Variabel service quality menunjukkan hubungan paling dominan dan signifikan terhadap repurchase intention dibandingkan variabel lainnya. Secara simultan, ketiga variabel tersebut mampu menjelaskan 63,2% variasi repurchase intention mahasiswa. Temuan ini menegaskan bahwa penerapan konsep green campus yang terintegrasi dengan kualitas layanan pendidikan yang baik dapat menciptakan pengalaman belajar yang berkelanjutan, meningkatkan loyalitas mahasiswa, serta menumbuhkan budaya kepedulian lingkungan di lingkungan perguruan tinggi.  
Pengaruh Work Environment, Job Involvement, dan Job Satisfaction terhadap Turnover Intention pada PT. XYZ Margareta Margareta; Christy Ayu Sarah Panjaitan; Erwin Winata
Jurnal Manajemen Vol 15 No 1 (2025): November 2025 – April 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Institut Bisnis dan Informatika Kwik Kian Gie

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46806/jm.v15i1.1888

Abstract

This paper seeks to analyze how work environment, job involvement, and job satisfaction influence turnover intention at PT. XYZ. The study involved 119 employees as respondents. Data were gathered through the distribution of questionnaires and analyzed using SmartPLS version 4.1.0.9. The findings suggest that the work environment positively and significantly influences turnover intention, whereas job involvement and job satisfaction exert negative and significant effects on turnover intention at PT. XYZ.
HUBUNGAN GREEN PRODUCT, GREEN ROOM LAYOUT, DAN SERVICE QUALITY TERHADAP REPURCHASE INTENTION PADA PEMBELAJARAN MAHASISWA KAMPUS X Budi Christanto; Christy Ayu Sarah Panjaitan; Abigail Theodora Tanzil; Christian Gregory
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i2.9702

Abstract

Growing environmental awareness has encouraged higher education institutions to integrate sustainability principles into learning activities. The implementation of environmentally friendly concepts on campus, such as green products, green room layout, and improved service quality, is believed to influence students’ learning experiences and foster their loyalty to educational institutions. This study aims to analyze the effects of green product, green room layout, and service quality on students’ repurchase intention in the learning context at Campus X. This research employs a quantitative approach using a survey method. Data were collected through questionnaires distributed to 176 students selected using purposive sampling, with the sample size determined using the Slovin formula. Data analysis was conducted using Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with SmartPLS 4. The results indicate that green product has a positive and significant correlation on students’ repurchase intention. Furthermore, green room layout also shows a positive and significant correlation on repurchase intention. Service quality emerges as the most dominant variable, exerting a strong and significant correlation on repurchase intention compared to the other variables. Simultaneously, green product, green room layout, and service quality explain 63.2% of the variance in students’ repurchase intention. These findings highlight that the implementation of an integrated green campus concept supported by high-quality educational services can create sustainable learning experiences, enhance student loyalty, and promote environmental awareness within higher education institutions. ABSTRAK Peningkatan kesadaran terhadap isu lingkungan mendorong perguruan tinggi untuk mengintegrasikan prinsip keberlanjutan dalam kegiatan pembelajaran. Penerapan konsep ramah lingkungan di lingkungan kampus, seperti penggunaan green product, green room layout, dan peningkatan service quality, diyakini dapat memengaruhi pengalaman belajar mahasiswa serta mendorong loyalitas mereka terhadap institusi pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh green product, green room layout, dan service quality terhadap repurchase intention mahasiswa pada pembelajaran di Kampus X. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 176 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, dengan jumlah sampel ditentukan berdasarkan rumus Slovin. Analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa green product berhubungan positif dan signifikan terhadap repurchase intention mahasiswa. Selain itu, green room layout juga terbukti memiliki hubungan positif dan signifikan terhadap repurchase intention. Variabel service quality menunjukkan hubungan paling dominan dan signifikan terhadap repurchase intention dibandingkan variabel lainnya. Secara simultan, ketiga variabel tersebut mampu menjelaskan 63,2% variasi repurchase intention mahasiswa. Temuan ini menegaskan bahwa penerapan konsep green campus yang terintegrasi dengan kualitas layanan pendidikan yang baik dapat menciptakan pengalaman belajar yang berkelanjutan, meningkatkan loyalitas mahasiswa, serta menumbuhkan budaya kepedulian lingkungan di lingkungan perguruan tinggi.  
The Influence of Motivation, Self-Control and Financial Literacy on Financial Management of Gen Z Students in Tangerang Ika Pratiwi Simbolon; Christy Ayu Sarah Panjaitan; Lilis Susilawaty; Viola Anginette Muljo
Indonesian Journal of Business Analytics Vol. 5 No. 6 (2025): December 2025
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/ijba.v5i6.15902

Abstract

This study aims to examine the effect of motivation, self-control, and financial literacy on the financial management of Generation Z students in Tangerang. Using a purposive sampling method, 101 students who met the criteria of being part of Generation Z and domiciled in Tangerang were selected as respondents. The research employed a quantitative descriptive approach with data analyzed using SPSS. The findings reveal that motivation and financial literacy significantly influence financial management among Generation Z students, while self-control does not show a significant effect. These results underscore the importance of strengthening financial literacy and motivational factors to foster better financial behavior among young individuals. In today's rapidly changing economic environment, financial literacy provides a foundation for individuals to make informed financial decisions, manage their income wisely, and avoid risky financial behavior. Moreover, motivation plays a critical role in shaping an individual's willingness to plan, control, and pursue financial goals. Even though self-control is often associated with prudent financial behavior, this study finds it insufficient as a sole predictor of sound financial management among Generation Z. These insights are expected to serve as a valuable reference for educators, policymakers, and financial institutions in designing targeted programs that empower Generation Z with the knowledge and drive needed to make responsible financial decisions and achieve financial well-being in the future.
PENGEMBANGAN DAN PELATIHAN PELAKU USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH DI ERA DIGITAL Ika Pratiwi Simbolon; Oloan Situmorang; Christy Ayu Sarah Panjaitan; Frananda Frananda; Tri Adhitya Basuki; Justin Karell Valentino; Vallen Vallen; Frisil Melanie; Velensia Effendy; Keefe Santoso
Jurnal Pengabdian Masyarakat - Teknologi Digital Indonesia. Vol 5, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat - Universitas Teknologi Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26798/jpm.v5i1.2649

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat warga RW 02 Kelurahan Ketapang Kecamatan Cipondoh Kota Tangerang mengenai konsep dasar pengembangan UMKM dan pelatihan SDM secara lebih mendalam untuk dapat memiliki keunggulan kompetitif di era digital. Metode kegiatan utama Pengabdian kepada Masyarakat yaitu dimulai dengan survey lapangan untuk memetakan permasalahan yang ada di lapangan. Selanjutnya dilakukan pemaparan materi dengan   metode   presentasi dan diskusi kepada 96 peserta warga RW 02 Kelurahan Ketapang Kecamatan Cipondoh Kota Tangerang. Pemaparan materi disampaikan oleh 5 narasumber dan dibantu oleh 5 mahasiswa. Kegiatan berlangsung pada tanggal 19 November 2025 dan 3 Desember 2025. Kegiatan pengabdian ini memberikan edukasi dan pemahaman mengenai pengembangan dan pelatihan UMKM di era digital. Strategi yang diperlukan untuk dibangun adalah meningkatkan etos kerja dan soft skill, pelatihan dan pengembangan SDM untuk pelaku UMKM, mengaplikasikan fintech platform dalam Usaha Mikro Kecil dan Menengah, meningkatkan komunikasi efektif dalam membangun kerjasama warga serta mengembangkan ide produk kreatif merupakan materi yang disampaikan di kegiatan ini dengan harapan para pelaku UMKM dapat meningkatkan keunggulan kompetitif di masyarakat. Kegiatan edukasi untuk masyarakat RW 02 Kelurahan Ketapang Kecamatan Cipondoh yang difokuskan agar masyarakat dan para pelaku UMKM dapat meningkatkan kemampuan diri dalam bersaing di era digital.