Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Wacana Kritis Model Teun A. Van Dijk Rahmalia, Rika; Hamdani, Agus
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 10.A (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis pemberitaan kasus penembakan tiga polisi dengan menggunakan pendekatan Analisis Wacana Kritis (AWK) Teun A. van Dijk. Media massa memiliki peran dalam membentuk opini publik melalui penggunaan bahasa, struktur narasi, dan pemilihan kata dalam penyajian berita. Dengan menggunakan metode kualitatif, penelitian ini mengkaji berita dari berbagai media daring koran cnnindonesia.com pada tanggal 17 – 22 Maret 2025 yang memberitakan kasus ini. Analisis dilakukan berdasarkan tiga dimensi utama AWK van Dijk: makrostruktur, mikrostruktur, dan superstruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makrostruktur berita ini tidak hanya melaporkan fakta tetapi juga mengangkat isu sosial seperti korupsi dan konflik antar institusi keamanan.. Pada tingkat mikrostruktur, menunjukkan penggunaan bahasa yang efektif untuk menyampaikan informasi secara rinci, menarik perhatian pembaca, dan membangun narasi yang koheren. Superstruktur berita ini mengikuti pola konvensional Van Dijk dengan jelas: judul provokatif, lead informatif, kronologi terstruktur, dan dukungan kutipan otoritatif.. Penelitian ini mengungkap bahwa media tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga membentuk persepsi publik melalui pemilihan wacana yang digunakan. Dengan demikian, pemberitaan kasus kriminal dapat dipengaruhi oleh ideologi dan kekuasaan yang berperan dalam produksi wacana media.
Sinergi Guru Dan Teknologi: Pendampingan Deep Learning Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Nurjamin, Asep; Asmaniah, Zainah; N., Aisyah Khoerunnisa; Tanjung, Ramdani; Masrini, Imas; Rahmalia, Rika; Rosita, Iros
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/67xgwg29

Abstract

Kebutuhan akan integrasi teknologi cerdas dalam pembelajaran semakin mendesak, khususnya bagi guru sekolah dasar yang menjadi ujung tombak peningkatan kualitas literasi siswa. Pengabdian kepada masyarakat ini dipilih karena rendahnya pemanfaatan teknologi berbasis kecerdasan buatan, khususnya deep learning, dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Kegiatan dilaksanakan di Kecamatan Limbangan, Garut, dengan melibatkan 43 guru sekolah dasar, masing-masing satu guru dari setiap sekolah. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi konsep deep learning, workshop pemanfaatan aplikasi berbasis kecerdasan buatan, pendampingan praktik implementasi dalam pembelajaran bahasa Indonesia, serta evaluasi melalui angket, observasi, dan diskusi reflektif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru mengenai konsep deep learning, keterampilan awal dalam penggunaan aplikasi pendukung pembelajaran, serta tumbuhnya sinergi antar-guru dalam mengembangkan bahan ajar yang inovatif. Meski demikian, tantangan berupa keterbatasan sarana digital dan variasi kemampuan literasi teknologi masih dihadapi. Secara keseluruhan, kegiatan ini membuktikan bahwa pendampingan intensif dapat mendorong kesiapan guru SD dalam memanfaatkan deep learning untuk memperkaya strategi pembelajaran bahasa Indonesia.
Pengembangan Media Digital Interaktif Berbasis Addie Untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Siswa Kelas Atas Sekolah Dasar Masrini, Imas; Tanjung, Ramdani; Rahmalia, Rika; Rahayu, Ayu Puji
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 12.B (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media digital interaktif berbasis model ADDIE guna meningkatkan kemampuan membaca siswa kelas atas sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan mengikuti lima tahapan dalam model ADDIE, yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek penelitian terdiri dari siswa kelas V SD, guru mata pelajaran Bahasa Indonesia, serta ahli materi dan ahli media sebagai validator. Instrumen pengumpulan data meliputi wawancara, angket, observasi, dan tes kemampuan membaca. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media digital interaktif yang dikembangkan dinilai sangat layak oleh para ahli dengan kategori “sangat baik”. Implementasi media menunjukkan adanya peningkatan kemampuan membaca siswa, ditunjukkan oleh perbandingan hasil pretest dan posttest. Dengan demikian, media digital interaktif berbasis ADDIE ini efektif digunakan sebagai alat bantu pembelajaran membaca bagi siswa sekolah dasar.
Evaluasi Kurikulum Merdeka Dalam Pengembangan Literasi Dan Numerasi Dasar Nurwahidah, Lina Siti; Masrini, Imas; Tanjung, Ramdani; Rahmalia, Rika
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 1.B (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi Kurikulum Merdeka dalam mengembangkan kemampuan literasi dan numerasi dasar di jenjang sekolah dasar. Pendekatan deskriptif digunakan untuk menganalisis data dari berbagai studi literatur, laporan lapangan, dan hasil asesmen nasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka memberikan dampak positif terhadap peningkatan capaian literasi dan numerasi, terutama di sekolah yang menerapkan kurikulum ini secara konsisten dan didukung oleh pelatihan guru, penggunaan asesmen diagnostik, pembelajaran berdiferensiasi, serta proyek penguatan profil pelajar Pancasila (P5). Pembelajaran kontekstual dan berbasis proyek terbukti meningkatkan pemahaman konsep dan keterlibatan siswa. Namun, ditemukan juga adanya disparitas hasil antar sekolah, terutama di wilayah 3T yang menghadapi keterbatasan infrastruktur, akses digital, dan pelatihan profesional. Keberhasilan Kurikulum Merdeka sangat dipengaruhi oleh kualitas guru, kepemimpinan kepala sekolah, serta keterlibatan orang tua dan komunitas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan pengembangan literasi dan numerasi tidak hanya ditentukan oleh isi kurikulum, melainkan juga oleh ekosistem pendidikan yang mendukung. Implikasi dari temuan ini adalah perlunya penguatan kapasitas guru, pemerataan akses teknologi, dan pelibatan aktif seluruh pemangku kepentingan agar Kurikulum Merdeka benar-benar berdampak luas dan berkelanjutan.