Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal INFOTEL

Analisis Estimasi Kanal Dengan Menggunakan Metode Invers Matrik Pada Sistem MIMO-OFDM Kukuh Nugroho; Riski Utami
JURNAL INFOTEL Vol 7 No 1 (2015): May 2015
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/infotel.v7i1.28

Abstract

Kanal merupakan media transmisi antar pengirim dan penerima. Pada sistem komunikasi berbasiskan nirkabel, kanal memegang peranan penting dalam menentukan kualitas dari proses pengiriman sinyal dari pengirim ke penerima. Terdapat beberapa faktor yang menentukan kualitas komunikasi nirkabel akibat pengaruh kanal, diantara komponen yang mempengaruhi kanal antara lain; kanal terdapat banyak noise (derau), atenuasi (redaman), juga dengan banyaknya jalur yang digunakan, sehingga terjadi redaman yang dikenal dengan istilah multipath fading yang dapat merusak sinyal, sehingga sinyal berubah dari bentuk aslinya. Multipath fading merupakan gejala pelemahan sinyal akibat sinyal dari pengirim melewati berbagai macam jalan, bisa sinyal langsung, terpantul, maupun sinyal yang sudah teredam oleh bahan tertentu, misalnya kaca atau kayu. Penggunaan teknik OFDM dapat meminimilasi pengaruh gejala multipath fading. OFDM merupakan teknik pentransmisian data berkecepatan tinggi dengan menggunakan beberapa sinyal pembawa (carrier) secara paralel. Sedangkan MIMO merupakan teknik dalam proses pentransmisian sinyal dengan menggunakan beberapa antena, baik pada sisi pengirim maupun penerima. Tujuan dari penggunakan teknik multi-antena adalah untuk memaksimalkan proses transmisi data (sinyal) ke penerima. Sehingga penggabungan teknik MIMO-OFDM merupakan suatu teknik transmisi yang mampu menyediakan layanan dengan kecepatan transfer data tinggi serta dapat meminimalisasi akibat pengaruh multipath fading. Dalam proses pendeteksian data pada sisi penerima diperlukan peran dari proses estimasi kanal. Perubahan kondisi kanal yang setiap saat berubah mengakibatkan perlunya proses estimasi kanal disisi perangkat penerima. Salah satu metode yang digunakan pada penelitian ini adalah menggunakan teknik invers matrik. Pola penggunaan antena banyak (multi-antena) pada sisi pengirim dan penerima dapat dipolakan dalam bentuk matrik. Sehingga estimasi kanal dengan menggunakan salah satu teknik dalam matrik yaitu invers matrik dapat dimungkinkan. Hasil keluaran dari penelitian adalah membandingkan pengaruh penambahan teknik OFDM dalam proses estimasi kanal menggunakan metode invers matrik pada sistem MIMO. Dari hasil simulasi menunjukkan sistem estimasi kanal menggunakan metode invers matrik MIMO tanpa OFDM, sistem dapat menghasilkan BER 0 (tanpa error) disaat sistem diberikan noise sebesar 12 dB. Artinya sistem MIMO tanpa OFDM hanya tahan sampai adanya noise sebesar 12 dB. Sedangkan untuk sistem MIMO dengan penambahan teknik OFDM menghasilkan nilai BER 0 (tanpa error) disaat diberikan nilai noise sebesar 15 dB.
Analisis konsumsi energi protokol routing reaktif dsr pada mobile ad hoc network Tyas Nurfitriana; Jafaruddin Gusti Amri Ginting; Kukuh Nugroho
JURNAL INFOTEL Vol 15 No 1 (2023): February 2023
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/infotel.v15i1.817

Abstract

Mobile ad-hoc network is a connection between mobile devices that uses wireless media. Mobile devices on the network hereinafter referred to a nodes. This network does not have an administrative center so each node on the network in addition to functioning as a sender and receiver of data information also functions as a router that will look for route information from the sender to the receiver. The topology of an ad-hoc network is always changing because the nodes move dynamically. The topology changes resulted in the repetition of route information searches. The process of finding route information requires a routing protocol. The routing protocol-enabled nodes must maintain the energy usage in the route-finding mechanism. Choosing the right routing protocol can be a solution to make energy use by nodes more efficient, especially in ad-hoc networks. In this study, a routing protocol in the reactive category is used, namely DSR (Dynamic Source Routing). This study aims to determine the performance of energy consumption, remaining energy, and PDR with scenarios of increasing node movement speed and network area. Based on the research results, it is known that the DSR routing protocol can handle changes in the speed of node movement and network area related to energy consumption and remaining energy. This is evidenced by the results of research showing that with faster node movements and wider areas, less energy is required. Meanwhile, regarding the success of packet delivery, the DSR routing protocol cannot handle changes in the speed of node movement and network area. This is evidenced by the results of the packet delivery ratio measurement which shows that with faster node movements and wider areas, many packets are not successfully received.