Articles
Persepsi Dan Interaksi Dokter Terhadap Peran Apoteker Dalam Pelayanan Kefarmasian Di Rumah Sakit
Fitri Alifiani;
Wulan Agustin Ningrum;
F Fitriyani
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Mahasiswa (Student Paper Presentation)
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Salah satu tugas apoteker adalah meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan perilaku agar dapat melaksanakan interaksi langsung dengan pasien. Persepsi dan interaksi dokter terhadap apoteker sangat penting dalam proses kerjasama yang baik untuk menentukan terapi pengobatan dan meningkatkan kualitas hidup pasien. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui persepsi dan interaksi dokter terhadap apoteker dalam pelayanan kefarmasian di RSUD Kraton Kabupaten Pekalongan Tahun 2020. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan oktober 2020 menggunakan 40 responden dengan teknik total sampling. Metode penelitian deskriptif kuantitatif, Instrumen yang digunakan kuesioner. Hasil persepsi yang diteliti yaitu penerimaan dokter terhadap apoteker (70,0%) dalam kategori baik, persepsi harapan dokter terhadap apoteker (72,5%) dalam kategori baik, persepsi pengalaman dokter terhadap apoteker (77,5%) dalam kategori baik, dan persepsi kepercayaan dokter terhadap apoteker (90,0%) dalam kategori baik. Interaksi dokter terhadap apoteker (47,5%) dalam kategori sangat baik. Penelitian ini dapat dikembangkan dengan melakukan metode wawancara kepada responden sehingga dapat memperoleh hasil yang lebih baik.
Persepsi Bidan Terhadap Strategi Pelayanan Kebidanan Pada Masa Pandemi covid19 Di Kabupaten Pekalongan
F Fitriyani;
Risqi Dewi Aisyah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Munculnya coronavirus disease 2019 (COVID-19) berdampak pada akses dan pemanfaatan pelayanan kesehatan termasuk pelayanan kesehatan kebidanan. Situasi COVID-19 menuntut proses adaptasi bidan terhadap sistem pelayanan kesehatan. Kebijakan dan strategi pelayanan kebidanan dalam pencegahan penularan covid19 dilaksanakan pada semua lini fasilitas kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi bidan terhadap strategi pelayanan kebidanan dalam pencegahan penyebaran covid19 di Puskesmas Wilayah Kabupaten Pekalongan. Sampel diperoleh sebanyak 110 bidan dari lima puskesmas di Kabupaten Pekalongan dengan teknik cluster random sampling. Alat ukur menggunakan kuesioner. Analisa menggunakan univariat untuk mengetahui gambaran persepsi bidan pada srategi pelayanan kebidanan. Hasil penelitian didapatkan bahwa 90,0% bidan memberikan persepsi bahwastrategi pelayanan kebidanan di tingkat puskesmas di Kabupaten Pekalongan sudah dilaksanakan dengan baik dan efektif. Elemen pelayanan kebidanan yang sudah diimplementasikan sebagai upaya pencegahan penyebaran covid19 dan dipersepsikan efektif antara lain penerapan protocol kesehatan (41,8% efektif; 56,4% cukup efektif), skrining faktor risiko covid19 (44,5% efektif; 52,7% cukup efektif), pengkajian kewaspadaan covid19 (28,2% efektif, 67,3% cukup efektif). Konsultasi dan penyuluhan secara online (telemedicine) 30,9% dilaksanakan namun belum efektif. Secara keseluruhan, fasilitas kesehatan tingkat puskesmas di Kabupaten Pekalongan telah melaksanakan strategi pelayanan kebidanan dengan baik dan hampir seluruh bidan pelaksana memberikan penilaian persepsi yang efektif sesuai dengan kebijakan pemerintah maupun organisasi profesi Ikatan Bidan Indonesia (IBI). Upaya-upaya pencegahan dan pengendalian covid19 harus tetap dilaksanakan dan adanya kebijakan pemerintah untuk perlu peningkatan pembaruan teknologi penggunaan telemedicine untuk mencegah kontak fisik yang menjadi penyebab penularan covid19.
Asuhan Kebidanan Pada Ny.K dengan Anemia Ringan, Ketupan Pecah Dini dan Inersia Uteri
Nita Astri;
F Fitriyani;
S Suparni
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Anemia dalam kehamilan diketahui sebagai tanda bahaya potensial bagi ibu dan bayi. Ibu hamil dengan anemia berisiko menyebabkan ketuban pecah dini pada persalinan yang kemudian akan berisiko menyebabkan persalinan lama karena inersia uteri. Oleh sebab itu, bidan yang merupakan tenaga kesehatan yang terlibat dalam lini terdepan pelayanan kesehatan harus memberikan pehatian khusus terhadap masalah ini. Studi kasus ini bertujuan untuk mencegah terjadinya masalah potensial yang ditimbulkan dari anemia dalam kehamilan, ketuban pecah dini dan inersia uteri. Asuhan diberikan pada ibu hamil sejak usia kehamilan 29 minggu sampai persalinan selama 5 kali kunjungan melalui anamnesa, pemeriksaan fisik lengkap serta pemeriksaan laboratorium serta pemberian asuhan kebidanan secara komprehensif sesuai dengan manajemen varney. Hasil dari asuhan kebidanan menunjukkan kenaikan kadar Hb pada Ny.K, tidak terdapat komplikasi persalinan dengan KPD dan inersia uteri. kesimpulannya adalah asuhan kebidanan yang diberikan pada Ny.K sudah sesuai dengan kebutuhan ibu dan kewenangan bidan ke 4.
Optimalisasi Kelas Ibu Hamil dengan Family Centered Maternity Care (FCMC) dalam Deteksi Dini Risiko Kehamilan
Risqi Dewi Aisyah;
S Suparni;
F Fitriyani
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Deteksi awal pada kehamilan dapat dijadikan sebagai salah satu upaya untuk mendeteksisekaligusmenangani kehamilan resiko tinggi pada ibu hamil. Family Centered Maternity Care adalah pemberian asuhan kepada wanita dan keluarganya pada saat kehamilan FCMC menggunakan pendekatan keluarga dengan bentuk pelayanan yang dilakukan dengan memberikan dukungan untuk memberikan kekuatan pada ibu hamil yang mempunyai resiko. Pendekatan yang dilakukan berbasis keluarga, ibu hamil dan keluarganya agar mampu melakukan deteksi dini serta bertanggung jawab untuk mengontrol kesehatan pada ibu hamil yang memounyai resiko. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengoptimalisasi kelas ibu hamil beresiko dengan pendekatan berbasis keluarga. Hasil pengabdian ini menujukkan perubahan pengetahuan ibu hamil dan suami, juga perubahan dukungan suami kepada ibu hamil yang mempunyai resiko sebelum dan sesudah kegiatan pengabdian. Saran untuk tenga kesehatan khusunya bidan untuk dapat melibatkan keluarga dalam kegaiatan yang berhubungan dengan kondisi kehamilan apalagi pada ibu hamil yang mempunyai resiko.
Studi Kasus: Asuhan Kebidanan Pada Ny.N dengan Risiko Usia >35 Tahun dan Presentasi Kaki di Desa Tangkil Tengah Kedungwuni Kabupaten Pekalongan
S Safinatunnajah;
F Fitriyani;
Rini Kristiyanti
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penyebab kehamilan pada usia > 35 tahun diantaranya adalah ketidaksiapan finansal dalam meniti karir, kurangnya pengetahuan ibu tentang kesehatan rekroduksi dan kegagalan alat kontrasepsi. Kehamilan dengan usia > 35 tahun dapat berisiko terjadinya kelainan letak, hal ini diduga akibat semakin memburuknya fungsi uterus seiring bertambahnya usia ibu yang menyebabkan uterus menjadi lebih tidak elastis untuk pergerakan janin seiring bertambahnya usia kehamilan. Rancangan Artikel ini menggunakan metode studi kasus asuhan kebidanan dengan subjek ibu hamil dengan usia >35 tahun di Desa Tangkil Tengah Kedungwuni Kabupaten Pekalongan yang dilakukan asuhan sejak kehamilan sampai persalinan. Hasil studi kasus ini menunjukkan adanya pengaruh hamil di usia lebih dari 35 tahun pada kejadian kelainan letak. Simpulan dari studi kasus ini adalah usia ibu pada saat hamil dapat berpengaruh terhadap kelainan letak dikarenakan semakin memburuknya fungsi uterus seiring bertambahnya usia ibu dan pelayanan kesehatan diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan pada pasien dan meningkatkan kemampuan dalam melakukan pemeriksaan dan penanganan pasien dalam keadaan fisiologis dan patologis serta meningkatkan pencegahan untuk risiko pada ibu hamil, bersalin dan nifas dengan melakukan pendekatan serta melakukan pendidikan kesehatan secara menyeluruh kepada masyarakat.
IBU HAMIL BUGAR DENGAN YOGA PRENATAL DAN MINDFULLNESS
Nur Chabibah;
Sandi Ari Susiatmi;
F Fitriyani;
Nur Intan Kusuma
Jurnal Batikmu Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Batik Mu
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.48144/batikmu.v2i2.1359
Kehamilan dan persalinan adalah suatu krisis maturitas yang dapat menimbulkan kecemasan atau bahkan stres, tetapi berharga karena wanita tersebut menyiapkan diri. Pemberian informasi yang cukup dan praktik baik dalam pendampingan ibu saat persalinan akan dapat mendukung ibu hamil sukses dalam menghadapi proses persalinan. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan pembekalan ibu baik secara fisik dan psikologis dalam mempersiapkan persalinan terutama olah gerak dan pernafasan dan coping stress ibu. Sasaran dalamkelas prenatal yoga ini adalah ibu hamil TM 2 dan 3 dengan jumlah 23 peserta. Tempat kegiatan di klinik kebugaran Fakultas Ilmu Kesehatan UMPP. Metode yang dilakukan adalah pendekatan mitra, praktik senam hamil dan edukasi persiapan psikologis menghadapi persalinan hingga pendampingan coping stress, monitoring dan evaluasi pelaksanaan kegiatan dan pembuatan rencana tindak lanjut. Hasil kegiatan memperlihatkan bahwa program telah berjalan dengan lancar dan memiliki kekuatan 80% sasaran yang dijadwalkan hadir mengikuti kelas yoga prenatal, peserta aktif dan antusias, perlengkapan dan media memadai. Meskipun demikian kegiatan ini diharapkan bisa lebih efektif jika dilaksanakan di pagi hari. Rencana tindak lanjut dari Program Kemitraan Masyarakat ini adalah mengevaluasi latihan aktifitas fisik yang dilakukan oleh ibu setiap bulan melalui group whatsapps kelas Yoga Prenatal sehingga persalinan berjalan dengan lancar dan ibu dan bayi dalam kondisi sehat. Diperlukan dukungan suami dan keluarga dalam pendampingan ibu melakukan aktifitas fisik untuk mempersiapakan persalinan.
PAKET CARING UNTUK KECEMASAN IBU HAMIL
Risqi Dewi Aisyah;
Suparni Suparni;
Fitriyani Fitriyani
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 8, No 1 (2019): SIKLUS: Journal Research Midwifery Politeknik Tegal
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30591/siklus.v8i1.1042
Kecemasan, depresi, dan stres dalam kehamilan merupakan faktor risiko yang merugikan bagi ibu dan anak. Kecemasan dalam kehamilan dikaitkan dengan usia kehamilan lebih pendek dan memiliki implikasi yang merugikan bagi perkembangan saraf dan janin.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh paket caring terhadap tingkat kecemasan ibu hamil trimester III menjelang persalinan. Paket caring yang akan diberikan berupa edukasi dan relaksasi untuk mengatasi kecemasan. Jenis penelitian yang dilakukan adalah kuantitatif non eksperimen dan desainnya adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan Cluster random sampling yaitu 75 ibu hamil trimester III. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Hamilton Rating Scale for Anxiety (HRS-A) untuk mengukur tingkat kecemasan sebelum dan setelah pemberian paket caring. Teknik analisis data yang akan digunakan adalah dengan uji univariat dan bivariat dengan uji T-Test. Hasil penelitian didapatkan nilai p=0,001 (0,05), ada perbedaan yang sangat signifikan antara tingkat kecemasan responden sebelum dan sesudah pemberian paket Caring untuk kecemasan ibu hamil. Diharapkan bagi bidan agar dapat melaksankan paket caring pada ibu hamil yang mengalami kecemasan, memperhatikan tidak hanya kondisi fisik saja tapi juga psikologis ibu hamil.Kata kunci: Caring, Kecemasan, Ibu hamil
PAKET EDUKASI BRAIN BOOSTER PADA IBU HAMIL
Suparni suparni;
Fitriyani Fitriyani;
Risqi Dewi Aisyah
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30591/siklus.v8i2.1095
Salah satu program kehamilan yang sedang dikembangkan dalam peningkatan potensi kecerdasan janin adalah Brain booster. Asumsi dasar Brain booster adalah upaya pemberian stimulasi janin dan pemenuhan nutrisi pada kehamilan untuk meningkatkan potensi intelegensia janin.. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pemberian paket brain booster terhadap peningkatan pengetahuan dan motivasi ibu hamil di Kabupaten Pekalongan tahun 2016. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu. Desain penelitian ini adalah Observasional Analitik. Uji yang digunakan adalah uji T berpasangan untuk mengetahui pengaruh pemberian paket edukasi brain booster terhadap pengetahuan dan motivasi ibu hamil. Hasil uji menunjukkan ada pengaruh pengetahuan sesudah pemberian paket edukasi dengan p value 0,026 dan tidak ada pengaruh motivasi sesudah pemberian paket edukasi pada ibu hamil dengan pvalue 0,364. Saran bagi tenaga kesehatan agar terus memberikan informasi dan motivasi ibu hamil saat antenatal care dari kunjungan awal kehamilan. Kata Kunci : Paket edukasi, brain booster, ibu hamil
PAKET KONSELING GIZI TERHADAP BERAT BADAN, LILA DAN HB PADA IBU HAMIL DENGAN KEKURANGAN ENERGI KRONIS
Risqi Dewi Aisyah;
Suparni Suparni;
Fitriyani Fitriyani
Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan Vol 19, No 1 (2023): JURNAL ILMIAH KESEHATAN KEPERAWATAN
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH GOMBONG
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26753/jikk.v19i1.1031
Wanita hamil memiliki nutrisi yang lebih baik sesuai dengan kebutuhan saat hamil, nutrisi yang kurang dapat menyebabkan ibu hamil menjadi kurang gizi. Beberapa penelitian menyebutkan ibu dengan gizi kurang saat hamil mempunyai resiko lahir premature, anemia dalam kehamilan, rendahnya berat badan bayi saat lahir dan tingginya tingkat kematian bayi baru lahir. Tujuan Penelitian ini ntuk melihat pengaruh paket konseling terhadap Lingkar Lengan Atas (LILA), Berat Badan dan Hb (Haemoglobin) pada ibu hamil dengan kekurangan energi kronis (KEK). Jenis penelitian ini quashi experiment, dengan pendekatan kasus kontrol. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil yang mengalami Kekurangan Energi Kronis (KEK). Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling yang masuk ke dalam kriteria inklusi yaitu ibu hamil dengan KEK tanpa komplikasi sebanyak 30 ibu hamil yang mendapat perlakukan, dan 30 ibu hamil sebagai kontrol. Analisa dalam penelitian ini menggunakan uji Paired T Test pada kelompok kasus dan kontrol sebelum dan sesudah perlakukan. Untuk post test pada kasus dan kontrol di uji kembali dengan independent T test. Hasil ada perbedaan LILA, BB dan HB antara sebelum dan sesudah diberikan paket konseling gizi dengan hasil p<0.05, sedang pada kelompok kontrol signifikansi p>0,05 tidak ada perbedaan LILA, BB dan HB. Paket konseling mempunyai pengaruh yang sangat signifikan terhadap kenaikan LILA, Berat Badan dan Kadar Hb Pada Ibu Hamil dengan KEK. Saran agar tenaga kesehatan baik gizi atau bidan dapat memberikan konseling gizi pada ibu hamil untuk mengatasi KEK selama hamil dan supaya akibat KEK pada ibu hamil dan janin dapat dicegah
Persepsi dan Perilaku Swamedikasi Penyakit Jamur Kulit di Kelurahan Panjang Wetan Kota Pekalongan Tahun 2020
Viya Amalia;
Ainun Muthoharoh;
Fitriyani Fitriyani;
Wulan Agustin Ningrum
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 5 No 1 (2020)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37874/ms.v5i1.156
Kelurahan Panjang Wetan Kota Pekalongan merupakan salah satu daerah di wilayah pesisir yang rawan terhadap kejadian bencana banjir rob. Salah satu dampak signifikan banjir rob adalah masalah kesehatan, yaitu timbulnya penyakit jamur kulit. Salah satu respon seseorang apabila merasakan sakit yaitu dengan melakukan tindakan mengobati sendiri (swamedikasi) yang salah satunya dipengaruhi oleh persepsi seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan persepsi tentang penyakit jamur kulit terhadap perilaku swamedikasi di Kelurahan Panjang Wetan Kota Pekalongan tahun 2020. Jenis penelitian ini adalah non eksperimental dengan metode deskriptif korelatif. Desain penelitian menggunakan desain potong lintang (cross-sectional). Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 96 responden dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Data diambil dengan menggunakan lembar kuesioner yang telah tervalidasi, terdiri dari penyataan persepsi tentang penyakit jamur kulit dan perilaku swamedikasi. Data yang diperoleh kemudian dilakukan pengolahan dan analisis data. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memperoleh informasi untuk melakukan swamedikasi berasal dari pengalaman pribadi atau keluarga (71,9%); penyakit jamur kulit yang pernah dialami akibat rob ialah kutu air (tinea pedis) (97,9%); obat yang paling banyak digunakan ialah salep 88® (33,3%), salep 24® (31,3%), soffel® (13,5%). Sebagian besar responden memiliki persepsi tentang penyakit jamur kulit buruk (68,8%) dan perilaku swamedikasi buruk (51%). Berdasarkan hasil analisis menggunakan uji chi square didapat nilai signifikansi sebesar 0,563 (p>0,05), yang berarti bahwa tidak terdapat hubungan antara persepsi tentang penyakit jamur kulit terhadap perilaku swamedikasi.