Badaruddin, Kemas
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Budaya Kerja terhadap Kinerja Guru Pendidikan Agama Islam Badaruddin, Kemas
Intelektualita Vol 11 No 2 (2022): Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial, dan Sains
Publisher : Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/intelektualita.v11i2.15130

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan kepala sekolah dan budaya kerja terhadap kinerja guru Pendidikan Agama Islam di sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan kuantitatif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa variabel kepemimpinan kepala sekolah dan budaya kerja baik secara parsial mapun secara bersamaan berpengaruh positif dan dan signifikan terhadap kinerja guru. Dengan demikian kepala sekolah perlu menjalankan tugas dan tanggung jawabnya begitu juga dengan guru agar kualitas pendidikan semakin meningkat. Selain itu, guru harus dapat membiasakan hal-hal yang positif seperti disiplin, berakhlak mulia, dan lainnya.
Ahlul Bait Nabi Noble's Characters as Inspiration in Educational Management Badaruddin, Kemas; Zailia, Siti; Ramadhan, Syahrul; Arafah Pramasto
Sinergi International Journal of Islamic Studies Vol. 3 No. 2 (2025): May 2025
Publisher : Yayasan Sinergi Kawula Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61194/ijis.v3i2.742

Abstract

The descendants of the Prophet Muhammad or commonly called the "Ahlul Bait" of the Prophet are a group that is respected in Islamic traditions across schools of thought. There are many legacies of scientific thought and exemplary that can be guided by the Ahlul Bait through a number of central figures, namely Ali bin Abi Talib RA and his descendants. This paper seeks to reveal their noble legacy as an inspiration for the field of leadership in Education Management. The method used is of a qualitative type, namely library research with an analytical emphasis to present descriptive data. This research proves that the nobility of Ahlul Bait Nabi can inspire education managers. The Karbala incident taught a manager the importance of understanding the consequences of the position he holds. Education Management also requires a leader who is able to manage the organization and be careful in choosing individuals who are responsible for a position, these two things can be guided by the text of Ali's letter to the Governor of Egypt he appointed, Malik Al-Asytar. In addition to managerial abilities, a leader must not ignore the virtue of being gentle and fair, such as in giving appreciation and appreciation to the achievements of subordinates, this is exemplified by Ali Zainal Abidin and Musa Al-Kadzhim through the story of the liberation of religious slaves and repentance his sins. Ali RA also emphasized that leaders carry out periodic assessments of their subordinates.
Strategi Pengembangan Kompetensi Guru Pendidikan Agama Islam Sekolah Dasar Di Kecamatan Ilir Barat I Kota Palembang Azmi, Fuadi; Rusli, Ris’an; Badaruddin, Kemas
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 02 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i02.4773

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Strategi Pengembangan Kompetensi Guru Pendidikan Agama Islam Sekolah Dasar  di Kecamatan Ilir Barat I Kota Palembang.Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya kualitas dari kemampuan guru PAI sekolah dasar dalam mengembangkan potensinya. Metode yang digunakan penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dengan cara menggali makna dibalik teks yang didapat melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Lokasi dan fokus penelitian ada di SD Negeri, 26, 27 dan 28 di Kecamatan Ilir Barat I Palembang.  Hasil penelitian menunjukkan bahwaDari hasil penelitian yang dilakukan secara keseluruhan kompetensi guru PAI yang ada di SD Negeri 26, 27, 28 masih belum maksimal dan perlu ada pengembangan yang lebih lanjut dan komprehensif. Beberapa problem yang dihadapi guru PAI yang menyebabkan lemahnya kompetensi guru PAI yaitu minimnya jam mengajar, kemudian pola pembelajaran PAI yang masih menggunakan pola lama yang menakutkan bagi siswa dengan hafalan dan praktek materi yang di ajarkan, kemudian dari sisi lain guru tidak menempatkan guru PAI sebagai contoh atau teladan dan memiliki brand imej yang menyenangkan bagi siswa, hal ini tentu kemampuan guru PAI perlu dikembangkan dan ditingkatkan lagi, khsusunya dalam pengembangan karakter guru dan membangun imej guru PAI sebagai guru yang menyenangkan, maka pengembangan kompetensi individu perlu lebih dikembangkan. Adapun strategi atau cara yang diupayakan pihak Lembaga untuk mengembangkan SDM guru yaitu dengan memfasilitasi para guru untuk ikut kegiatan workshop, pelatihan, diklat dan pengembangan diri, sehingga standar kompetensi tenaga pendidik dari pedagogig, professional, kepribadian dan sosial bisa lebih dikembangkan.