Berwirausaha adalah satu upaya untuk meningkatkan perekonomian bagi disabilitas. Tujuan pelatihan CREADIS adalah untuk memberikan pelatihan komunitas disabilitas binaan dalam mengembangkan usahanya, mendapatkan omzet, dan mendapatkan pasar yang lebih luas. Kegiatan pelatihan CREADIS ini menggunakan metode kuantitatif untuk melihat dampak pelatihan terhadap pemahaman disabilitas binaan dalam memahami pengelolaan bisnis atau wirausaha bidang makanan sehat. Program pelatihan CREADIS dilaksanakan dalam tiga tahapan utama, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi, dengan melibatkan 10 disabilitas binaan. Hasil analisis secara statistik uji t-test dengan menggunakan Wilcoxon menunjukkan bahwa setiap pelatihan yang diikuti oleh binaan disabilitas memiliki signifikansi p < 0.05. Hal ini menunjukkan bahwa ada pengaruh pelatihan terhadap peningkatan pemahaman tentang materi bisnis atau wirausaha peserta pelatihan. Pelatihan sudah diberikan fasilitas Juru Bahasa Isyarat (JBI) untuk memberikan pelatihan yang inklusif bagi peserta disabilitas binaan dalam mengakses materi yang disampaikan narasumber. Hal ini menjadi bahan evaluasi bagi pelatihan kewirausahaan yang dilaksanakan bagi disabilitas, karena pelatihan yang inklusif penting untuk memberikan akses lebih mudah bagi interaksi narasumber dan peserta pelatihan. Rekomendasi pelatihan kewirausahaan bagi disabilitas di rumah sakit maupun instansi lain adalah perlu diberikan satu kegiatan lagi untuk presentasi pemasaran produk kepada masyarakat atau pengusaha makanan yang sudah memiliki merek.