Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Analisis Sikap, Tingkat Kepentingan Dan Kepuasan Petani Dalam Menggunakan Bibit Unggul Kelapa Sawit Di Desa Tamemongga Harmonika, A; Rahbiah, Sitti; Nuraeni, Nuraeni
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i9.61537

Abstract

Provinsi Sulawesi Barat, kelapa sawit menjadi komuditas yang berkembang pesat dan memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan pendapatan petani. Penggunaan bibit unggul kelapa sawit memiliki peran krusial dalam meningkatkan hasil produksi yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan keunggulan bibit kelapa sawit yang digunakan petani (2) menganalisis sikap petani terhadap penggunaan bibit kelapa sawit (3) menganalisis tingkat kepentingan atribut bibit unggul kelapa sawit yang digunakan petani (4) menganalisis tingkat kepuasan petani dari penggunaan bibit unggul kelapa sawit. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Tamemongga, Kecamatan Tommo, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat pada bulan Maret – Juni 2025. Populasi adalah seluruh petani kelapa sawit di Desa Tamemongga yang berjumlah 68 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik sensus, sehingga sampel sebanyak 68 orang. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif, analisis multiatribut Fishbein, analisis kepentingan atribut (Importance Performance Analysis), dan analisis tingkat kepuasan (customer Satisfaction Index). Hasil penelitian menunjukkan (1) Bibit unggul kelapa sawit produksi di PT Jalur Hijau Bunde memiliki keunggulan dalam ukuran dan jumlah buah, daya tumbuh yang kuat, serta masa produksi lebih cepat dibanding bibit lokal. Bibit ini juga lebih tahan terhadap hama dan penyakit, meskipun tingkat adaptasinya terhadap perubahan iklim setara dengan bibit lokal. Secara keseluruhan, bibit unggul menunjukkan hasil panen TBS yang lebih tinggi, yakni 60%–70% dibandingkan bibit lokal. (2) Nilai sikap petani sebesar 21,39 menunjukkan kategori sangat positif terhadap sembilan atribut bibit unggul kelapa sawit yang digunakan petani kelapa sawit di Desa Tamemongga. (3) Sementara kuadran II, yang merepresentasikan tingkat kepentingan dan kinerja yang sama-sama tinggi, memuat sejumlah atribut utama seperti hasil panen (atribut 1), daya tumbuh bibit (atribut 3), efisiensi penggunaan pupuk (atribut 4), dan ketersediaan stok bibit (atribut 7). Keberadaan atribut-atribut tersebut dalam kuadran ini mengindikasikan bahwa petani sangat memperhatikan aspek tersebut dan merasa puas terhadap kinerja bibit unggul dalam budidaya kelapa sawit. (4) Nilai Customer Satisfaction Index (CSI) sebesar 82% masuk kategori sangat puas. Hal ini menunjukkan petani kelapa sawit di Desa Tamemongga sangat puas dengan bibit unggul, terutama pada hasil panen, daya tumbuh, efisiensi pupuk, dan ketersediaan stok bibit. Kinerja atribut-atribut tersebut perlu terus dipertahankan.
MANAJEMEN PRODUKSI PRODUK MAKANAN ”ROLLIE SNACK” (STUDI KASUS UMKM CEMILAN KITA DI KOTA MAKASSAR) Nurliani, Nurliani; Has, Nur Alfiani; Sabahannur, St.; Rahbiah, Sitti
AGRIBIOS Vol 23 No 02 (2025): NOVEMBER
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/agribios.v23i02.7019

Abstract

Production management is an activity to organize and coordinate the use of human resources, tools and materials, effectively and efficiently to create and increase the usefulness of a good or service. The phenomenon of entrepreneurial development, now many entrepreneurs choose the culinary business compared to other businesses because humans need food ingredients at all times. Spring roll skin is a thin sheet made from wheat flour, water, salt and eggs. Rollie Snack is a food ingredient made from spring roll skin. Rollie Snack has product characteristics with a sweet and spicy taste, on the outside it has a crispy and soft texture. The purpose of this study is to describe the production process of Rollie Snack, identify product variants, prices, sales volume of Rollie Snack and analyze management functions (planning, organizing, implementing, and controlling). Rollie Snack business activities are centered in a production house in Panakkukang District, Makassar City, South Sulawesi. This business activity has been going on for 2 (two) years. The results of the study show that the Snacks MSME has implemented production management according to the business plan. The production process goes through several stages, namely forming spring roll skins, drying the skins, frying, making chocolate, vanilla, green tea, and spicy lime leaf flavor variants and mixing spring roll skins with flavor variants. Finally, it produces "Rollie Snack" products with four flavor variants, namely chocolate, vanilla, green tea, and spicy lime leaf.
STRATEGI PEMASARAN ONLINE DAN OFFLINE USAHA CEMILAN MELALUI IMPLEMENTASI BUSINESS PLAN Nurliani, Nurliani; Khaerunnisa, Anni; Sabahannur, St.; Rahbiah, Sitti
AGRIBIOS Vol 23 No 02 (2025): NOVEMBER
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/agribios.v23i02.7020

Abstract

Marketing is a company's function of creating, communicating, and delivering value to customers in order to manage mutually beneficial customer relationships. Entrepreneurship in the culinary sector holds great promise for a region's economic growth by creating jobs and increasing its competitiveness. Snack businesses offer good prospects for development because they don't require large capital but offer high demand. This study aims to describe online and offline product marketing and formulate a marketing mix strategy (product, price, promotion, and distribution) to increase sales volume. This research is a case study of a home industry in Makassar City, as part of the implementation of a business plan. The results show that during snack product marketing activities, the company focused on using online marketing strategies through social media platforms such as Instagram, WhatsApp, and Facebook. Online marketing successfully reached a wider consumer base, built the brand, and presented the product with attractive visual content. Digital product, pricing, distribution, and promotion strategies were implemented through discounts and free shipping. Offline marketing utilized word-of-mouth and recommendations from colleagues/friends, who served as sources of information for consumers.
Peran Strategis PKK sebagai Agen Perubahan Melalui Pemanfaatan Daun Kelor dan Ketumbar Produk Herbal Bernilai Ekonomi di Desa Benteng Gantarang Rahbiah, Sitti; Hayati, Lilis Nur; Djamereng, Asdar
Ilmu Komputer untuk Masyarakat Vol 6, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/ilkomas.v6i2.2914

Abstract

Kegiatan pengabdian bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan peran strategis anggota PKK Desa Benteng Gantarang sebagai agen perubahan melalui pemanfaatan daun kelor dan ketumbar sebagai produk herbal bernilai ekonomi. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah rendahnya pemahaman tentang manfaat tanaman herbal lokal serta keterbatasan keterampilan dalam pengolahan produk herbal bernilai jual. Sebagai solusi, tim pelaksana melaksanakan pelatihan berbasis penyadaran (awareness training) mengenai manfaat kesehatan dan ekonomi dari daun kelor dan ketumbar. Sebanyak 31 peserta mengikuti sesi pelatihan dan dievaluasi menggunakan instrumen pre-test dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan, dari nilai rata-rata pre-test sebesar 46,74% menjadi 84,17% pada post-test. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan edukatif yang digunakan efektif dalam membangun kapasitas masyarakat dalam pemanfaatan sumber daya lokal. Keberhasilan program ini membuka peluang untuk pengembangan produk herbal berbasis komunitas yang dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga dan ekonomi lokal secara berkelanjutan.
DAMPAK REVIEW PRODUCT, INFLUENCER, DAN CONTENT MARKETING DI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KONSUMEN DI KABUPATEN BONE Nurdaniyah, Shabira; Rahbiah, Sitti; Amran, Farizah Dhaifina
Jurnal Sains Agribisnis Vol 5 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/jsa.v5i2.2234

Abstract

Indonesia masih bergantung pada impor tepung terigu karena produksi gandum terbatas oleh iklim tropis. Donat Jlo di Bone memasarkan produknya lewat Instagram dengan strategi review produk, influencer, dan content marketing untuk menjangkau berbagai usia. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan produksi, varian, harga, volume penjualan Donat Jlo, serta menganalisis pengaruh review, influencer, dan content marketing baik secara simultan maupun individual terhadap keputusan pembelian. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif, regresi linear berganda, dan uji beda dua. Donat Jlo menawarkan 27 varian topping dengan harga Rp3.250–Rp7.500/pcs dan enam paket seharga Rp35.000–Rp103.000. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel review product, influencer, dan content marketing secara simultan berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen Donat Jlo dengan nilai signifikansi 0,000 (<0,05). Secara parsial, ketiga variabel tersebut juga terbukti berpengaruh signifikan dengan nilai signifikansi masing-masing 0,000 untuk review product, 0,029 untuk influencer, dan 0,001 untuk content marketing. Selain itu, terdapat perbedaan signifikan pada volume penjualan Donat Jlo sebelum dan sesudah menerapkan strategi review product, influencer, dan content marketing di Instagram, yang menunjukkan dampak positif terhadap peningkatan keputusan pembelian.
FAKTOR- FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN KONSUMEN DALAM BERBELANJA BAHAN PANGAN SECARA OFFLINE DAN ONLINE DI KOTA MAKASSAR M, Fadhila Arfinata; Rahbiah, Sitti; Amran, Farizah Dhaifina
Jurnal Sains Agribisnis Vol 5 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/jsa.v5i2.2235

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola konsumsi masyarakat dalam berbelanja bahan pangan, di mana konsumen kini memiliki dua pilihan utama: pembelian secara offline di toko fisik dan secara online melalui platform digital. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menggambarkan volume pembelian bahan pangan (beras, minyak goreng, dan gula pasir); (2) menganalisis karakteristik konsumen; (3) membandingkan harga dan volume penjualan secara offline dan online; (4) mendeskripsikan pengaruh faktor budaya, sosial, pribadi, dan psikologis terhadap keputusan pembelian; serta (5) menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi keputusan konsumen dalam berbelanja bahan pangan di hypermart secara offline dan online. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelian secara offline masih mendominasi, meskipun tren online menunjukkan peningkatan. Keempat faktor—budaya, sosial, pribadi, dan psikologis—berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian, dengan faktor psikologis sebagai faktor dominan. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi pelaku usaha dan pengelola hypermart untuk mengembangkan strategi pemasaran berbasis omnichannel yang mampu menjawab preferensi konsumen yang semakin kompleks. Selain itu, pembuat kebijakan perlu mendorong penguatan infrastruktur digital dan perlindungan konsumen guna menciptakan ekosistem belanja pangan yang inklusif, efisien, dan berdaya saing tinggi.
Factors Affecting the Increase in Chili Farming Production in Belawa Village, Belawa District, Wajo Regency Arman, Arman; Irmayani, Irmayani; Hamka, Muhammad; Rahbiah, Sitti
Jurnal Ilmiah Pertanian dan Peternakan Vol 2 No 1 (2024): Juli
Publisher : Penerbit Goodwood

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35912/jipper.v2i1.2738

Abstract

Purpose : This study aims to review the factors influencing chili production in Belawa Village, Belawa District, Wajo Regency, and to examine the impact of production factors (farmer's age, experience, price, seed quality, and land area) on increasing chili production both partially and simultaneously. Methodology/Approach : This research uses a descriptive quantitative approach. Data collection techniques include questionnaires, interviews, observation, and documentation. The data collected were analyzed using multiple linear regression analysis to identify the effect of each variable on chili production. Results/Findings: The results show that: Farmer's age positively affects chili production. Farmer's experience does not positively affect chili production. Price of chili positively affects chili production. Seed quality positively affects chili production. Land area positively affects chili production. Simultaneously, all factors (age, experience, price, seed, and land area) positively affect chili production. Conclusion: This study concludes that factors such as farmer's age, chili price, seed quality, and land area have a positive effect on increasing chili production in Belawa Village. However, farmer's experience does not significantly contribute to increasing chili production. Limitations: This study is limited to Belawa Village, Belawa District, Wajo Regency, and does not consider external factors like climate change and government policies, which may affect the generalizability of the results. Contribution : This research provides new insights into the impact of production factors on chili farming outcomes in Belawa Village and can serve as a reference for the development of agricultural policies that better support chili farmers in increasing their production.
ANALISIS PENERAPAN TEKNOLOGI PERTANIAN PRESISI TERHADAP PRODUKTIVITAS KOMODITAS TANAMAN MELON GOLDEN (Studi Kasus di Perusahaan CV Malaka Farm di Kota Soppeng) Syam, Putri Ashari; Rahbiah, Sitti; Saida, Saida
WIRATANI Vol 8, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/wiratani.v8i2.548

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan teknologi pertanian presisi terhadap produktivitas komoditas tanaman melon golden. Penelitian ini dilaksanakan di Perusahaan CV Malaka Farm, yang terletak di Jl. Malaka, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan, Indonesia pada bulan Mei hingga Juli 2025.Adapun analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis Produktivitas, analisis ini digunakan Untuk menganalisis pengaruh teknologi presisi terhadap peningkatan produktivitas tanaman melon golden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknologi pertanian presisi di CV Malaka Farm dilakukan secara terintegrasi untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan keberlanjutan budidaya melon golden. Teknologi yang digunakan mencakup pemantauan hasil panen (Yield Monitoring), sistem otomatisasi irigasi dan iklim (Autonomous Technology), penempatan presisi berbasis GPS/GNSS, pemberian nutrisi variatif sesuai kebutuhan (Variable-Rate Technology), serta pengendalian input berdasarkan zona (Automatic Section Control). Integrasi teknologi digital dan hayati ini menjadikan CV Malaka Farm sebagai contoh praktik pertanian presisi yang efisien dan berkelanjutan. Manfaat penerapan teknologi pertanian presisi yaitu teknologi ini tidak hanya mampu menghemat biaya operasional dengan penggunaan input yang lebih efisien, tetapi juga meningkatkan hasil dan kualitas panen karena tanaman mendapat perlakuan yang tepat. Selain itu, pertanian presisi mempercepat pekerjaan di lapangan, memudahkan pemantauan lahan secara real-time, serta meningkatkan kesehatan tanaman dan mengurangi risiko gagal panen. Produktivitas pada usaha tani melon golden, dengan 400 lubang tanam, hasil panen meningkat dari 480 kg menjadi 600 kg, dan produktivitas naik dari 1,20 menjadi 1,50 kg/lubang. Tingkat produktivitas pada kedua komoditas menunjukkan peningkatan sebesar 25%, yang berarti metode pertanian presisi mampu memaksimalkan hasil panen dari jumlah lahan yang sama.