Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Pemberdayaan Desa Gunung Kijang: Sinergi Masyarakat Kepulauan Menuju Kemandirian dan Kesejahteraan Cindy Verindica Gorat; Ruhil Amani; Chiska Hoseana Manalu; Renalda Pratiwi; Intan Wulandari; Novia Putri Ramadhania; Mega Aulia Putri; Batubara Batubara; Alga Raya Khasana; Hadli Lidya Rikayana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Waradin Vol. 5 No. 3 (2025): September : Jurnal Pengabdian Masyarakat Waradin
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56910/wrd.v5i3.821

Abstract

This community service program in Gunung Kijang Village, Bintan Regency, Riau Islands Province, was designed to strengthen local empowerment through the synergy of education, economy, agriculture, and social participation. The activities consisted of four initiatives: workshops on Canva-based learning media for teachers, digital marketing training and social media account creation for MSMEs, participatory mapping of challenges and potentials of local food businesses, and smart farming education using soil moisture sensors to introduce efficient irrigation technology. The results showed significant achievements across sectors. In education, teachers improved their technological skills and created interactive media that enhanced student motivation. In the economic sector, MSMEs adopted digital promotion strategies, leading to wider market reach and sales. The participatory mapping revealed obstacles such as licensing, packaging, and financial literacy, while also identifying opportunities for product diversification using local resources. In agriculture, farmers were introduced to water-saving irrigation technology that improved efficiency and supported environmentally friendly practices. On the social side, community institutions such as PKK, Karang Taruna, and farmer groups played an important role in strengthening solidarity and expanding collaboration. Overall, the program proved that integrating digital literacy, technological innovation, and community participation can accelerate rural independence while fostering sustainable welfare for island communities.
PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN UMKM BEDASARKAN SAK EMKM Studi Kasus Pada UMKM Wonton Station Kota Tanjungpinang Periode (Maret – Mei 2024) Nova Ramadhana; Widiawati; Dewi Sagita Putri; Hadli Lidya Rikayana
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 1 No. 6 (2024): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v1i6.1634

Abstract

Standar akuntasi keuangan merupakan pedoman dalam melakukan dan membuat laporan keuangan. Masalah dalam penelitian ini adalah kurangnya akan kesadaradan dan pengetahuan dalam membuat laporan keuangan dengan pedoman yang ada. Tujuan dalam penelitian berikut adalah untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan dan pembuatan laporan keuangan UMKM Wonton Station Kota Tanjungpinang. Metode yang digunakan adalah metode deksriptif kuantitatif. Penelitian ini didapati hasil Wonton Station memiliki kekurangan dalam menghitung harga pokok produksi dan menysusun laporan keuangan. Mereka hanya melakukan pencatatan berupa pengeluaran dan penjualannya saja, karena itu Wonton Station sulit memisahkan pendapatan bersih dengan pendapatan kotornya.
PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN UMKM BERDASARKAN STANDAR SAK EMKM PADA USAHA KECIL MENENGAH RUMAHAN BAKSO PAK YAM DI KOTA TANJUNGPINANG Ihsyani Tasakhianur; Rangga Griyantama; Yulfika; Hadli Lidya Rikayana
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 1 No. 6 (2024): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v1i6.1635

Abstract

Usaha kecil (UMKM) adalah usaha yang dilakukan oleh individu atau kelompok. Usaha manufaktur Rumahan Bakso Pak Yam adalah UMKM yang berdiri sejak Mei 2021. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa banyak pelaku usaha tahu tentang membuat laporan keuangan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Usaha Bakso Pak Yam ini hanya menggunakan buku catatan biasa untuk mencatat penjualan dan pengeluaran dan belum pernah melakukan pencatatan yang seharusnya sesuai dengan SAK-EMKM. Akibatnya, sulit bagi usaha bakso Pak Yam ini untuk membedakan pendapatan kotor dari pendapatan bersih.
PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN PADA UMKM JASA LAUNDRY RUMAHAN (Studi Kasus Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Laundry Rumahan Ibu Wana) Trisuci Larasati; Dewi Septiani; Novira Dwi Ayu Ningtias; Hadli Lidya Rikayana
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 1 No. 6 (2024): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v1i6.1636

Abstract

Laporan keuangan menunjukkan bagaimana aktivitas keuangan sebuah organisasi berjalan dan bagaimana hasilnya digambarkan. Usaha UMKM Laundry Rumahan Ibu Wana menyediakan layanan kebersihan pakaian. Masalah penelitian ini adalah dalam pencatatan laporan keuangan. Tujuannya adalah untuk mengetahui apakah laporan keuangan perusahaan ini sesuai dengan laporan keuangan pada umum umumnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa laundry rumahan masih menggunakan sistem akuntansi yang tidak sesuai dengan SAK EMKM. Di mana pencatatan sehari-hari hanya mencatat transaksi dan pencatatan pendapatan.
PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN SAK EMKM USAHA MIKRO KECIL MENENGAH BOSDERR LAUNDRY Reliyanti; Feny Natal Situmorang; Wahyu Gunodiersa; Hadli Lidya Rikayana
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 1 No. 6 (2024): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v1i6.1656

Abstract

Laporan Keuangan adalah aktvitas yang berfungsi untuk memberikan informasi keuangan. UMKM adalah usaha yang dilakukan dengan modal paling besar 5M yang dilakukan orang atau kelompok. Masalah penelitian ini adalah kurangnya pemahaman akan laporan keuangan, tujuan yang dimiliki adalah utnuk mengetahui laporan keuangan UMKM BOSDERR LAUNDRY. Metode yang digunakan penelitian ini adalah kuantitatif deksriptif. Hasil penelitian ini didapati Berdasarkan hasil pembahasan pada bab sebelumnya terhadap laporan keuangan UKM dengan menggunakan SAK EMKM pada usaha Bosderr Laundry yang berada di Kota Tanjungpinang. Maka dapat disimpulkan bahwa hasil perhitungan pada laporan laba rugi menggunakan SAK EMKM, diketahui Bosderr Laundry mengalami keuntungan pada Mei 2023 sebesar Rp 3.171.800,-
Sosialisasi Pajak sebagai Penguat Kepatuhan Wajib Pajak di Tanjung Pinang Teddy, Haryadi; Yusyawiru, Nurul; Rikayana, Hadli Lidya; Yusrizal; Adiman, Raja Multi Konvokesen
Jurnal Informatika Ekonomi Bisnis Vol. 7, No. 3 (September 2025)
Publisher : SAFE-Network

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37034/infeb.v7i3.1223

Abstract

This study explores the factors influencing tax compliance among Micro, Small, and Medium Enterprises in Tanjungpinang, specifically focusing on financial conditions, tax sanctions, and the role of tax socialization. The research aims to understand how these factors affect MSMEs' compliance with tax regulations. A survey was conducted with MSME owners in Tanjungpinang using a questionnaire to gather data on their financial conditions, knowledge of tax obligations, and perceptions of tax sanctions. The results indicate that financial conditions do not have a significant impact on tax compliance. However, tax sanctions are found to significantly encourage compliance, highlighting their role as a motivating factor for MSMEs to fulfill their tax obligations. Furthermore, the study reveals that tax socialization moderates the relationship between financial conditions and tax compliance, as well as between tax sanctions and compliance. Effective tax socialization strengthens the impact of both financial conditions and sanctions on compliance. The findings suggest that improving tax education and communication can play a crucial role in increasing tax compliance in the MSME sector, even in the face of financial challenges. This research provides valuable insights for policymakers to design more effective tax policies targeting MSMEs.