Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Konseling pada Ibu Hamil Tentang Kolesterol dan Pemeriksaan Darah Kolesterol di Puskesmas Tino Jene’ponto Nur Ismi Wahyuni; Ekayanti Ekayanti
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA Vol. 1 No. 1 (2022): Februari : Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1135.577 KB) | DOI: 10.55606/jpmi.v1i1.349

Abstract

Hiperlipidemia atau juga biasa dikenal dengan kondisi kolesterol tinggi adalah istilah medis untuk kadar lipid atau lemak dalam darah yang meningkat tinggi atau tidak normal. Hal ini ditandai dengan tingginya dua jenis lipid atau lemak utama yang terdapat dalam darah, kadar kolesterol, trigliserida, atau keduanya. Kondisi ini bisa terjadi pada ibu hamil. Saat hamil, kadar kolesterol dapat meningkat hingga lebih dari 200 mg/dL. Selama kehamilan, kadar kolesterol umumnya meningkat sekitar 20-50 persen, khususnya di trimester kedua dan ketiga. Jika kadarnya sudah mencapai 200-239 mg/dL maka disebut sudah dalam ambang batas tinggi Kegiatan ini dilaksanakan di Puskemas Tino dengan metode konseling individual kepada ibu hamil secara bergantian dengan alat bantu brosur yang dibagikan pada masing-masing ibu hamil, setelah itu melakukan pengambilan darah sebagai skrinning. Kegiatan ini diikuti oleh 2 orang dosen dan 2 orang mahasiswa kebidanan juga 17 orang ibu hamil. Pengabdian masyarakat ini memberikan manfaat baik yaitu mendapat pengetahuan mengenai kolesterol pada ibu hamil maupun dapat mengetahui kadar kolesterol dalam darah sebagai skrinning sehingga dapat mencegah dan mendeteksi dini komplikasi yang akan terjadi.
Penyuluhan Kehamilan Berisiko Tinggi Pada Ibu Hamil Di Bontoa Nur Ismi Wahyuni
Indonesia Bergerak : Jurnal Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2023): Oktober : Indonesia Bergerak: Jurnal Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Teknik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/inber.v1i4.182

Abstract

High risk pregnancy is a pregnancy that causes greater harm and complications to the mother and fetus during pregnancy, childbirth or postpartum when compared to normal pregnancy, childbirth and postpartum. One of the reasons for the high MMR is because pregnant women who are at risk were not detected early. Complications that can occur from risky pregnancies are antepartum bleeding, prolonged labor, prematurity, low birth weight (LBW). A risk pregnancy is an abnormal pregnancy that can affect the health of the mother and fetus. Sustainable development Sustainable Development Goals (SDGs), one of the targets that can be measured is a reduction in the Maternal Mortality Rate (MMR). This activity was carried out in Ampekale Village, Bontoa District, Maros Regency using the method of providing counseling to pregnant women in turn using brochures which were distributed to each pregnant mother, after which a question and answer session was held and screening was carried out to detect pregnant women who were in the high risk group. This activity was attended by 24 pregnant women. This community service provides good benefits, namely gaining knowledge about increasing pregnant women's knowledge about high-risk pregnancies in pregnant women as well as ways to prevent and anticipate danger signs of pregnancy in high-risk pregnancies.
Efektifitas Konsumsi Labu Siam terhadap Penurunan Kejadian Konstipasi pada Ibu Hamil di Puskesmas Lebak Gedong Wahyuni, Nur Ismi; Any, Eka Nurmedia Vistari; Nursholihati, Hana; Sulistia, Egawati; Sunarti, Ida; Adiani, Heli
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 5, No 4 (2025): Volume 5 Nomor 4 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v5i4.17003

Abstract

ABSTRACT Cases of constipation found at the Lebak Gedong Health Center, data was obtained as much as 8.9% of all pregnant women in the last month, namely 39 pregnant women complained of difficulty defecating. At the Health Center, only counseling was given about a high-fiber diet and pregnancy exercises had been carried out but were not carried out optimally. So by finding this case the author is interested in knowing the effectiveness of chayote consumption on reducing the incidence of constipation in pregnant women at the Lebak Gedong Health Center in 2024. Objective to determine the effectiveness of chayote consumption on reducing the incidence of constipation in pregnant women at the Lebak Gedong Health Center in 2024. This study uses a Quasy Experimental research design with a pre-test and post-test, namely by using two groups. At the beginning of the examination, an intervention was given for group 1 which was included in the severe constipation category, an intervention was given by giving 100gr/day of chayote and group 2 which was included in the mild constipation category as a control, then a re-examination of the incidence of constipation was carried out after 15 days of intervention (post). There is a significant difference between chayote consumption. And there is a difference in the average difference between the pre-test and post-test of each group. There is an average difference of 5.13 where the Experiment consumption is higher than the average control group. Keywords: Chayote, Constipation, Pregnant Women, Lebak Gedong  ABSTRAK Kasus konstipasi yang terdapat di Puskesmas Lebak Gedong, diperoleh data sebanyak 8,9% dalam keseluruhan ibu hamil dalam sebulan terakhir yaitu 39 orang ibu hamil mengeluh susah buang air besar. Di Puskesmas hanya dilakukan penyuluhan tentang diet tinggi serat dan sudah dilakukan senam hamil namun dilakukan belum maksimal. Sehingga dengan menemukan kasus ini penulis tertarik untuk mengetahui efektivitas konsumsi labu siam terhadap penurunan kejadian konstipasi pada ibu hamil di Puskesmas Lebak Gedong tahun 2024. Tujuan untuk mengetahui efektifitas konsumsi konsumsi labu siam terhadap penurunan kejadian konstipasi pada ibu hamil di Puskesmas Lebak Gedong tahun 2024. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian Quasy Eksperimental dengan pre test and post testyaitu dengan menggunakan dua kelompok. Pada awal  dilakukan pemeriksaan, kemudian diberikan intervensi untuk kelompok 1 dengan pemberian 100gr/hari labu siam dan kelompok 2 yang masuk dalam kategori konstipasi ringan sebagai kontrol, kemudian dilakukan pemeriksaan kembali kejadian konstipasi setelah 15 hari intervensi (post). Ada perbedaan bermakna antara konsumsi labu siam. Dan ada perbedaan dari selisih rata-rata antara pre test dan post tes masing-masing kelompok. Ada selisih rata-rata sebesar 5,13 dimana konsumsi Eksperimen lebih tinggi dibandingkan rata-rata kelompok kontrol.  Kata Kunci: Labu Siam, Konstipasi, Ibu Hamil, Lebak Gedong
Perbandingan Efektifitas Teknik Rebozo Dengan Teknik Birth Ball Terhadap Lama Persalinan Pada Ibu Melahirkan Kala 1 Fase Aktif Wahyuni, Nur Ismi; Rindiawati, Dewi; SR, Nurqalbi
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 13 No 05 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v13i05.3144

Abstract

Data di Indonesia kejadian partus lama menduduki urutan tertinggi di ASEAN yaitu 359 per 100.000 kelahiran hidup ibu meninggal akibat partus lama. Salah satu upaya untuk menangani kala I yaitu dengan menggunakan teknik Rebozo Dengan Teknik Birth Ball. Tujuan penelitian untuk mengetahui Perbandingan Efektifitas Teknik Rebozo Dengan Teknik Birth Ball Terhadap Lama Persalinan Pada Ibu Melahirkan Kala 1 Fase Aktif. Desain penelitian eksperimental menggunakan rancangan posttest only control group design. Penelitian dilaksanakan di KIinik Kehamilan Sehat Pada Bulan Desember 2023, Sampel penelitian yaitu semua ibu Hamil trimester 3 dengan HPL bulan Desember di Klinik Kehamilan Sehat Dengan pembagian sampel 20 ibu kelompok Intervensi dan 20 ibu kelompok kontrol. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan SOP Teknik Rebozo dan Brithing Ball serta Patograf, dan Analisis data menggunakan Uji T-test. Hasil penelitian pada kelompok intervensi yang diberikan Teknik rebozo diperoleh nilai mean 299,55 dengan standar devisiasi 35,528, dan Pada kelompok control yang diberikan Teknik birth ball diperoleh nilai mean 404,55 dengan standar devisiasi 29,409. Hasil uji statistik menunjukan bahwa Ada Perbandingan Efektifitas Teknik Rebozo Dengan Teknik Birth Ball Terhadap Lama Persalinan Pada Ibu Melahirkan Kala 1 Fase Aktif Di Klinik Kehamilan Sehat dengan nilai p-value 0,000. Diharapkan petugas Kesehatan dapat memberikan Teknik rebozo dengan birth ball kepada ibu bersalin untuk mengurangi lama persalinan kala 1 dan sebagai bentuk meningkatkan mutu pelayanan kebidanan.
Perbandingan Efektifitas Teknik Rebozo Dengan Teknik Birth Ball Terhadap Lama Persalinan Pada Ibu Melahirkan Kala 1 Fase Aktif Wahyuni, Nur Ismi; Rindiawati, Dewi; SR, Nurqalbi
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 13 No. 05 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v13i05.3144

Abstract

Data di Indonesia kejadian partus lama menduduki urutan tertinggi di ASEAN yaitu 359 per 100.000 kelahiran hidup ibu meninggal akibat partus lama. Salah satu upaya untuk menangani kala I yaitu dengan menggunakan teknik Rebozo Dengan Teknik Birth Ball. Tujuan penelitian untuk mengetahui Perbandingan Efektifitas Teknik Rebozo Dengan Teknik Birth Ball Terhadap Lama Persalinan Pada Ibu Melahirkan Kala 1 Fase Aktif. Desain penelitian eksperimental menggunakan rancangan posttest only control group design. Penelitian dilaksanakan di KIinik Kehamilan Sehat Pada Bulan Desember 2023, Sampel penelitian yaitu semua ibu Hamil trimester 3 dengan HPL bulan Desember di Klinik Kehamilan Sehat Dengan pembagian sampel 20 ibu kelompok Intervensi dan 20 ibu kelompok kontrol. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan SOP Teknik Rebozo dan Brithing Ball serta Patograf, dan Analisis data menggunakan Uji T-test. Hasil penelitian pada kelompok intervensi yang diberikan Teknik rebozo diperoleh nilai mean 299,55 dengan standar devisiasi 35,528, dan Pada kelompok control yang diberikan Teknik birth ball diperoleh nilai mean 404,55 dengan standar devisiasi 29,409. Hasil uji statistik menunjukan bahwa Ada Perbandingan Efektifitas Teknik Rebozo Dengan Teknik Birth Ball Terhadap Lama Persalinan Pada Ibu Melahirkan Kala 1 Fase Aktif Di Klinik Kehamilan Sehat dengan nilai p-value 0,000. Diharapkan petugas Kesehatan dapat memberikan Teknik rebozo dengan birth ball kepada ibu bersalin untuk mengurangi lama persalinan kala 1 dan sebagai bentuk meningkatkan mutu pelayanan kebidanan.
Hubungan Pola Asuh Lingkungan Dan Penggunaan Gadget Terhadap Kejadian Kehamilan Diluar Nikah Di Wilayah Cisimeut Wahyuni, Nur Ismi; Nining
Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Vol 9 No 1 (2024): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Objective: According to the World Health Organization (WHO), more than 500 million teenagers aged 10-14 years in developing countries have had sex for the first time under the age of 15 years. Approximately 60% of pregnancies that occur in teenagers in developing countries are unwanted pregnancies and 15 million teenagers have given birth. Methods: This type of research is a correlation analytical method with a cross sectional design. The sample collection technique for the case samples carried out in this research was proportional random sampling technique. The sample used is 50 teenagers who will be divided into 2 groups, namely those who are pregnant out of wedlock and those who are not pregnant. The instrument that will be used in this research is a questionnaire Results: The relationship between environmental parenting patterns and the incidence of pregnancy outside of marriage was carried out using a statistical analysis test using the chi-square test, resulting in a p-value of 0.038 < (0.05), and the relationship between the use of gadgets and the incidence of pregnancy outside of marriage was obtained by statistical analysis using the chi tes. -square p-value 0.395 > (0.05) Conclusion: there is a significant relationship between environmental parenting patterns and the incidence of pregnancy outside of marriage, but there is no relationship between the use of gadgets and the incidence of pregnancy outside of marriage.
Efektivitas Pemberian Video Health Education Dan Leaflet Terhadap Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Personal Hygiene Wahyuni, Nur Ismi; SR, Nurqalbi
Madu : Jurnal Kesehatan Vol 12, No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Program Studi DIV Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/mjk.12.2.145-151.2023

Abstract

Pregnancy is a process that involves various hormones in the body. Personal hygiene in pregnant women is influenced by several factors, one of which is knowledge. Knowledge of personal hygiene for pregnant women is very important because good knowledge can improve the health of pregnant women themselves. This research aims to determine the effectiveness of providing health education videos and leaflets on pregnant women's knowledge about personal hygiene. The type of research used is experimental research with the experimental method used, namely Quasi Experimental, with a "Two group Pretest Posttest" design, with independent T-Test statistical tests. The population in this study were all pregnant women at the Al-Ikhlas clinic. The sampling technique was purposive sampling, the sample size was 30 people. Based on the results of the T-Independent Test, the effectiveness of health education about personal hygiene using video media and leaflets on the knowledge of pregnant women shows that the p value is 0.007, so it shows that the results of Ho are rejected and Ha is accepted, which means that there is a difference in health education about personal hygiene using video media and leaflet on knowledge of pregnant women
Konseling pada Ibu Hamil Tentang Kolesterol dan Pemeriksaan Darah Kolesterol di Puskesmas Tino Jene’ponto Nur Ismi Wahyuni; Ekayanti Ekayanti
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA Vol. 1 No. 1 (2022): Februari : Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpmi.v1i1.349

Abstract

Hiperlipidemia atau juga biasa dikenal dengan kondisi kolesterol tinggi adalah istilah medis untuk kadar lipid atau lemak dalam darah yang meningkat tinggi atau tidak normal. Hal ini ditandai dengan tingginya dua jenis lipid atau lemak utama yang terdapat dalam darah, kadar kolesterol, trigliserida, atau keduanya. Kondisi ini bisa terjadi pada ibu hamil. Saat hamil, kadar kolesterol dapat meningkat hingga lebih dari 200 mg/dL. Selama kehamilan, kadar kolesterol umumnya meningkat sekitar 20-50 persen, khususnya di trimester kedua dan ketiga. Jika kadarnya sudah mencapai 200-239 mg/dL maka disebut sudah dalam ambang batas tinggi Kegiatan ini dilaksanakan di Puskemas Tino dengan metode konseling individual kepada ibu hamil secara bergantian dengan alat bantu brosur yang dibagikan pada masing-masing ibu hamil, setelah itu melakukan pengambilan darah sebagai skrinning. Kegiatan ini diikuti oleh 2 orang dosen dan 2 orang mahasiswa kebidanan juga 17 orang ibu hamil. Pengabdian masyarakat ini memberikan manfaat baik yaitu mendapat pengetahuan mengenai kolesterol pada ibu hamil maupun dapat mengetahui kadar kolesterol dalam darah sebagai skrinning sehingga dapat mencegah dan mendeteksi dini komplikasi yang akan terjadi.
Perbandingan Efektivitas Ikan Gabus dan Senam Kegel Terhadap Penyembuhan Luka Perineum di Pmb Tambun Selatan Tahun 2025 Nur Ismi Wahyuni; Siti Jumaeroh2
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.50349

Abstract

Latar Belakang: Upaya percepatan penyembuhan luka perineum dapat dilakukan melalui terapi nutrisi maupun latihan fisik. Ikan gabus (Channa striata) dikenal kaya akan albumin yang berperan penting dalam proses penyembuhan luka dengan meningkatkan sintesis kolagen, proliferasi sel, serta mempercepat proses angiogenesis. Sementara itu, senam kegel merupakan latihan otot dasar panggul yang bermanfaat dalam melancarkan aliran darah ke area perineum, sehingga dapat membantu mempercepat proses regenerasi jaringan. Tujuan: Untuk Mengetahui Perbandingan Efektivitas Ikan Gabus Dan Senam Kegel Terhadap Penyembuhan Luka Perineum Di PMB Tambun Selatan Tahun 2025 Metode: penelitian Quasy eksperimen dengan kelompok intervensi dan kontrol . Variabel independen dalam penelitian ini adalah konsumsi ikan gabus dan senam kegel , variabel dependennya adalah lama penyembuhan luka perineum. Total reponden dalam penelitian ini adalah 30 responden Hasil: perbedaan antara kelompok pemberian ikan gabus dengan melakukan senam kegel dari rata – rata terlihat kelompok pemberian ikan gabus rata- rata dengan nilai yang kecil yaitu 6,40 hari dibandingkan kelompok melakukan senam kegel 8,67 hari, sehingga perbandingan kelompok ikan gabus dan senam kegel di dapat nilai t = -5,557, Uji statistic di dapatkan nilai P-value = 0,000 yang artinya Adanya Perbandingan Efektivitas Ikan Gabus Dan Senam Kegel Terhadap Penyembuhan Luka Perineum Kesimpulan dan Saran: Memberikan informasi yang bermanfaat mengenai pilihan sumber protein yang dapat membantu proses penyembuhan luka perineum secara alami, mudah didapat, dan terjangkau
Studi Komperatif Antara Metode Pijat Oksitosin dengan Daun Katuk Dalam Meningkatkan Produksi Asi Tahun 2025 Nur Ismi Wahyuni; Ayu Deska Sari; Kurniya Wati; Okky Diah Wulandari; Defiana Aprilia
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.50896

Abstract

Latar Belakang: Upaya peningkatan produksi ASI dapat dilakukan melalui intervensi nonfarmakologis, salah satunya dengan pijat oksitosin dan konsumsi daun katuk. Pijat oksitosin dapat merangsang refleks let down sehingga membantu pengeluaran ASI, sedangkan daun katuk mengandung senyawa laktagogum yang dipercaya meningkatkan sekresi ASI. Tujuan: Untuk mengetahui perbandingan efektivitas pijat oksitosin dan konsumsi daun katuk dalam meningkatkan produksi ASI pada ibu tahun 2025. Metode: Penelitian kuasi eksperimen dengan desain pretest-posttest control two group. Sampel berjumlah 120 ibu menyusui dengan produksi ASI rendah, dibagi menjadi dua kelompok: 60 responden pijat oksitosin dan 60 responden konsumsi daun katuk. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dan Mann-Whitney. Hasil: Pada kelompok daun katuk, produksi ASI meningkat dari kategori cukup (55%) menjadi banyak (83,3%), sedangkan pada kelompok pijat oksitosin meningkat dari cukup (55%) menjadi banyak (75%). Uji Wilcoxon menunjukkan kedua intervensi berpengaruh signifikan terhadap peningkatan produksi ASI (p = 0,000 < 0,05). Uji Mann-Whitney menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan antara kedua metode (p = 0,144 > 0,05). Kesimpulan dan Saran: Pijat oksitosin dan konsumsi daun katuk sama-sama efektif meningkatkan produksi ASI dan dapat dijadikan alternatif terapi nonfarmakologis bagi ibu menyusui dengan produksi ASI rendah.