Claim Missing Document
Check
Articles

Strategi Promosi Objek Wisata Di Desa Wisata Taman Gerih Abiansemal Kabupaten Badung Wibie Verdian; Ni Made Suriani; Cokorda Istri Raka Marsiti
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 13 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppkk.v13i3.52729

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan strategi promosi objek wisata pada Desa Wisata Taman Gerih melalui website resmi. Pengumpulan data yang dilakukan dengan menggunakan metode observasi dan wawancara dengan informan pengelola dan wisatawan dengan pengambilan data komponen pariwisata, desa wisata 6A diantaranya, (attraction, accessibilities, aminities, accommodation, activities, ancillary). Hasil dari penelitian ini diperoleh data dengan kriteria komponen pariwisata di Desa Wisata Taman Gerih yaitu, (a)attraction yaitu wisata sampan, wisata perkebunan, wisata jogging dan bersepeda, wisata tempat bermain anak, wisata taman membaca; (b)accessibilities terdapat akses jalan Desa Gerih, rambu-rambu petunjuk Desa Wisata Taman Gerih; (c)aminities memiliki toilet, tempat parkir, dan layanan tiket masuk; (d)accommodation diantaranya restaurant dan homestay dan villa; (e)activities terdapat kegiatan seperti wedding party, birthday party dan gathering; (f)ancillary terdapat layanan informasi seperti instagram dan website. Dari data yang diperoleh tersebut peneliti melakukan pembuatan website resmi sebagai bentuk strategi promosi dalam mempublikasikan objek wisata baru dalam upaya mempromosikan Desa Wisata Taman Gerih. Upaya promosi ini dilakukan untuk memperkenalkan Desa Wisata Taman Gerih sebagai objek wisata baru kepada para wisatawan melalui media online, dengan adanya website untuk memudahkan wisatawan untuk mengakses informasi lengkap mengenai desa wisata taman gerih.
Studi Eksperimen Pemanfaatan Tepung Kacang Gude/Undis (Cajanus Cajan) Menjadi Kue Iwel Khas Bali Karismania maulidina; Ni Made Suriani; Luh Masdarini
Jurnal Kuliner Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jk.v1i1.32824

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas kue iwel yang di substitusi menggunakan 50% tepung kacang gude dengan 50% tepung ketan putih yang dilihat dari, aspek (1) warna, (2) rasa, dan (3) tekstur. Panelis yang dipilih dalam penelitian ini yaitu menggunakan panelis terlatih yang terdiri 22 dan dilaksanakan di Laboratorium Tata Hidang Prodi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga konsentrasi Tata Boga Undiksha, SMK Negeri 1 Gerokgak dan SMK Pariwisata Triatmajaya pada tanggal 18 dan 20 Oktober 2020. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan metode observasi menggunakan instrumen berupa lembar uji organoleptik dengan tiga (3) tingkatan yaitu baik, cukup, dan kurang. Teknik analisis data pada penelitian ini yaitu menggunakan teknik deskriptif kuatitatif. Dengan demikian hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) kualitas kue iwel yang di substitusi menggunanakan 50% tepung kacang gude dilihat dari aspek warna berada dalam kategori baik (2,90), (2) kualitas kue iwel yang di substitusi menggunanakan tepung kacang gude dilihat dari aspek rasa berada dalam kategori baik (2,72), (3) kualitas kue iwel yang di substitusi menggunanakan tepung kacang gude dilihat dari aspek tekstur berada dalam kategori baik (3,00). Kata kunci : tepung kacang gude, kue iwel, warna, rasa, tekstur. The purpose of this study was to determine the quality of the iwel cake which is substituted using 50% gude bean flour with 50% white glutinous rice flour as seen from the aspects (1) color, (2) taste, and (3) texture. The panelists selected in this study used trained panelists consisting of 22 and carried out in the Laboratory of Family Welfare Education Study Program with the concentration of Undiksha Catering, SMK Negeri 1 Gerokgak and SMK Pariwisata Triatmajaya on 18 and 20 October 2020. The data collection methods used in This research is the observation method using an instrument in the form of an organoleptic test sheet with three (3) levels, namely good, adequate, and insufficient. The data analysis technique in this research is using a quantitative descriptive technique. Thus the results of this study indicate that (1) the quality of the substituted iwel cake using 50% gude bean flour seen from the color aspect is in a good category (2.90), (2) the quality of the iwel cake substituted using gude bean flour is seen From the aspect of taste, it is in the good category (2.72), (3) the quality of the iwel cake which is substituted using gude bean flour seen from the texture aspect is in the good category (3.00) Keywords: gude bean flour, iwel cake, color, taste, texture. 
Substitusi Tepung Mocaf (Modified Cassava Flour) dan Ekstrak Bunga Telang (Clitoria Ternatea L.) Pada Pembuatan Kue Klepon I Komang Murtiasa; Cokorda Istri Raka Marsiti; Ni Made Suriani
Jurnal Kuliner Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jk.v1i2.36086

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui formula dan kualitas dari kue klepon mocaf bunga telang dilihat dari segi tekstur, warna, rasa, dan keseragaman bentuk. Panelis dalam penelitian ini adalah panelis terbatas yang berjumlah 4 orang yang terdiri dari dosen tata boga program studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga. Metode pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah observasi melalui uji organoleptik pada panelis dengan 3 tingkatan yaitu baik, cukup, dan kurang. Data dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini meliputi, (1) Formula yang tepat pada pembuatan kue klepon mocaf bunga telang adalah 20% mocaf dan 80% tepung ketan. Untuk cairan yang digunakan adalah 100% ekstrak bunga telang. (2) Pada uji kualitas, dari segi tekstur, warna, dan keseragaman bentuk kue klepon mocaf bunga telang dikategorikan pada kategori “Baik”, sedangkan dari segi rasa dikategorikan pada kategori “Cukup”. Dari segi tekstur, kue klepon mocaf bunga telang memiliki tekstur kenyal dan padat sesuai dengan tolok ukur dan mendapatkan skor rata-rata 3 dengan kategori “Baik”. Dari segi warna, kue klepon mocaf bunga telang memiliki warna biru terang sesuai dengan tolok ukur yang ditentukan dan mendapat skor rata-rata 3 dengan kategori “Baik”. Dari segi keseragaman bentuk, kue klepon mocaf bunga telang mendapatkan skor 3 rata-rata dengan kategori “Baik” dan sudah sesuai dengan tolok ukur yang ditentukan, yaitu berbentuk oval dan meruncing di salah satu ujungnya serta memiliki bentuk yang seragam. Dari segi rasa, kue klepon mocaf bunga telang memiliki rasa manis dan tidak berasa mocaf dan mendapatkan skor rata-rata 2,25 dengan kategori “Cukup”.Kata Kunci: bunga telang; kue klepon; mocaf; substitusiThis study aims to determine the formula and quality of klepon cake which is using mocaf flour combined with butterfly pea flower in terms of texture, color, taste and uniformity of shape.The panelists in this study were a limited panel of 4 people consisting of a culinary lecturer in Family Welfare Education study program. The data collection methode which is used in this study was observation through organoleptic test on panelist by using 3 levels, those are good, sufficient and lacking. The data were analyzed by using quantitative descriptive techniques. The result of this study include, (1) The correct formula for making mocaf klepon cake with butterfly pea flower is 20% of mocaf flour and 80% glutinous rice flour. The liquid that was used is 100% of butterfly pea flower extract. (2) In the quality test, in terms of texture, color and uniformity of the shape of the mocaf klepon cake with butterfly pea flower, it was categorized in the “Good” category, while in terms of taste it was categorized as “sufficient”. In terms of texture, the mocaf klepon cake with butterfly pea frower has a chewy and dense texture, it is in accordance with the benchmarks and gets average score of 3 in the “Good” category. In terms of color, the mocaf klepon cake with butterfly pea flower has a bright blue color which is in accordance with the specified benchmarks and gets average score of 3 in the “Good” category. In terms of shape uniformity, the mocaf klepon cake with butterfly pea flower gets average score of 3 in the “Good” category and it is in accordance with the determined benchmarks, which is oval shaped, tapered at one end point and has a uniform shape each others. In terms of taste, the mocaf klepon cake with butterfly pea flower has a sweet taste, taste is good enough and gets average score of 2.25 in the “sufficient” category.Keywords: klepon cake, substitution, mocaf, butterfly pea flower
Tradisi Megibunng di Desa Padangbai Kecamatan Manggis Kabupaten Karangasem Hellena Patiran; Ni Made Suriani; Luh Masdarini
Jurnal Kuliner Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jk.v2i1.40554

Abstract

AbstractThis research aims :(1) describe the application of the megibung tradition starting from the preparation session,  processing session, presentation session and completion of megibung in the village of padangbaiKarangasem district. (2) Describe manners in the megibung culture this type of research, the information analysis procedure used namely qualitative analysis. The result of this research show: (1) The implementation of the megibung tradition include a preparation for the megibung meal which is mode by the event organizer and the family guarded by the patus interpreter. In the processing session, the megibung dishes served are white rice, processed lawarnamely ,chikenlawar, processed satay namely skewered satay, and wrapped satay, babiguling, and jukutares in the sarving meal presentation session, the megibung meal contains gibungan which is placed in the bouquet is placed on the left and right sides of the flower and the megibung completion session is marked by clening the megibung area by the activity implementer. (2) Etiqutte in the megibungculture in padangbai village, karangasem district contains universal rules that are shown to all megibung participants while special rules are shown to everyone who participates in the megibung culture, all of these rules must be agreed, obeyed and carried out by all megibung participants because it has great religious values, etiquette and ultral values. Keywords :Eating etiquette, megibung, Tradition   
STRATEGI PEMASARAN GUNA MENINGKATKAN JUMLAH KUNJUNGAN WISATAWAN AGROWISATA LINGGAYONI Kristianti, Putu Wika; Ni Made Suriani; Made Riki Ponga Kusyanda
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 15 No. 1 (2024): Creative Economy Study Trough: Tourism and Fashion Design
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pemasaran dalam meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan Agrowisata Linggayoni yang mengalami penurunan dikarenakan dampak covid-19 dan kurang maksimalnya penerapan unsur-unsur pemasaran dalam strategi pemasaran yang dilakukan sebelumnya. Jenis penelitian yang dilakukan yaitu deskriptif kuantitatif dengan metode pengumpulan data wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis pada penelitian ini analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, And Threats) dengan matriks IFAS dan EFAS. Hasil penelitian pada matriks IFAS diperoleh skor 2,73, sedangkan untuk hasil matriks EFAS dengan skor 2,42. Hasil IFAS dan EFAS tersebut kemudian digunakan untuk menentukan posisi strategi yang akan direkomendasikan. Berdasarkan hasil analisis penentuan posisi strategi, strategi utama untuk Agrowisata Linggayoni ada pada kuadran I (Strategi SO). Adapun strategi yang direkomendasikan untuk Agrowisata Linggayoni yaitu, memanfaatkan teknologi semaksimal mungkin berbasisi digital marketing, selalu menjaga dan meningkatkan kualitas produk yang dimiliki, pemanfaatan lokasi yang cukup strategis, dan melengkapi fasilitas yang kurang.
Substitusi Sari Daun Katuk (Sauropus Androgynus (L) Merr.) Sebagai Pewarna Alami Boba : Substitution of Katuk (Sauropus Androgynus (L) Merr.) Leaf Juice as a Natural Boba Colorant Heni Widyasari, Ni Putu; Ariani, Risa Panti; Suriani, Ni Made
Jurnal Kuliner Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jk.v3i2.68602

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: formula substitusi sari daun katuk dalam produk inovasi, kualitas produk boba daun katuk, dan kesukaan masyarakat terhadap produk boba daun katuk. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian pra-eksperimen. Panelis yang dilibatkan dalam penelitian ini yang terdiri dari 5 orang panelis terbatas dalam uji kualitas dan 40 orang panelis konsumen masyarakat dalam uji kesukaan. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode observasi dengan penyebaran instrumen, yaitu lembar uji kualitas dan lembar uji kesukaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: formula yang digunakan yaitu 120 ml sari daun katuk (melalui proses ekstraksi 1:1 daun katuk dengan air), 270 gram tepung tapioka, dan 78 gram gula pasir; kualitas mendapatkan kategori sangat sesuai berdasarkan deskripsi boba daun katuk dari tekstur, warna, rasa, dan aroma; kesukaan rata-rata mendapatkan kategori sangat suka, terkecuali pada aroma mendapatkan kategori suka.
Uji Kualitas Kue Muffin Subsitusi Tepung Bonggol Pisang Kepok (Musa Acuminata Balbisiana): Quality Test Of Muffin Cakes Substitution Of Kepok Banana Humil Flour (Musa Acuminata Balbisiana) Kertiani, Putu; Ni Made Suriani; Cokorda Istri Raka Marsiti
Jurnal Kuliner Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jk.v4i1.75493

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: menganalisis perbedaan kualitas produk kue muffin substitusi tepung bonggol pisang kepok 1) antara formula 30% dengan formula 20%, 2) antara formula 30% dengan formula 10%, dan 3) antara formula 20% dengan formula 10% pada aspek warna, tekstur, aroma, dan rasa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitan kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen. Panelis dalam penelitian ini berjumlah 16 orang yang merupakan panelis terlatih. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi dengan memberikan lembar uji kualitas menggunakan teknik skoring dengan interval skor 1 sampai 3. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian meliputi : 1) Antara formula 30% dengan formula 20% tepung bonggol pisang kepok didapatkan hasil t hitung > t tabel yang artinya terdapat perbedaan kualitas pada aspek warna, tekstur, aroma, dan rasa kue muffin tepung bonggol pisang kepok. 2) Antara formula 30% dengan formula 10% tepung bonggol pisang kepok didapatkan hasil t hitung > t tabel yang artinya terdapat perbedaan kualitas pada aspek warna, tekstur, aroma, dan rasa kue muffin tepung bonggol pisang kepok. 3) Antara formula 20% dengan formula 10% tepung bonggol pisang kepok didapatkan hasil t hitung > t tabel yang artinya terdapat perbedaan kualitas pada aspek tekstur, sedangkan pada aspek warna, aroma, dan rasa didapatkan hasil t hitung < t tabel yang artinya tidak terdapat perbedaan kualitas pada aspek warna, aroma, dan rasa kue muffin tepung bonggol pisang kepok.
Ekstrak Daun Kelor Sebagai Pewarna ALami Pada Kue Kembang Goyang: Moringa Leaf Extract As A Natural Coloring Ingredien In Kue Kembang Goyang neto, fransiska s.b; Risa Panti Ariani; Ni Made Suriani
Jurnal Kuliner Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jk.v4i2.83307

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk menegtahui mutu organoleptik pada kue kembang goyang dengan ekstrak dari daun kelor dilihat dari aspek warna, aroma, tekstur dan rasa. Penelitian ini berjenis kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen. Panelis penelitian merupakan panelis tidak terlatih sebanyak 40 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi melalui uji organoleptik dengan 5 skala liketr yaitu sangat suka, suka, cukup suka, tidak suka dan sangat tidak suka. Data dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian uji kesukaan masyarakat terhadap produk kue kembang goyang dengan ekstrak daun kelor dilihat dari segi warna, aroma, tekstur dan rasa, semua aspek tersebut mendapat penilaian “sangat suka” untuk kue kembang goyang ekstrak daun kelor. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa, kue kembang goyang yang menggunakan ekstrak daun kelor mendapat sambutan yang positif dalam aspek warna, aroma, tekstur dan rasa. Kata Kunci: Kue Kembang Goyang, Ekstrak Daun Kelor, Organoleptik.
STRATEGI PENGEMBANGAN WISATA KULINER DESA BUKTI BERBASIS POTENSI LOKAL Ariani, Risa Panti; Ekayani, I. A. P. Hemy; Suriani, Ni Made; Kusyanda, Made Riki Ponga
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol. 19 No. 1 (2022): Edisi Januari 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.179 KB) | DOI: 10.23887/jptk-undiksha.v19i1.41207

Abstract

Tujuan penelitian ini, memperoleh Strategi Pengembangan Wisata Kuliner Desa Bukti Berbasis Potensi Lokal. Desa Bukti, terletak di Kabupaten Buleleng, Propinsi Bali, memiliki program Menuju Desa Wisata. Saat ini sedang dikembangkan oleh pemerintah daerah potensi wisata Air Sanih dan wisata religi Goa Maria. Selain itu potensi wisata kuliner, terdiri dari kuliner tradisional Desa Bukti dan produk kuliner hasil pertanian. Desa Bukti dipilih karena merupakan salah satu kawasan strategis yang tengah dikembangkan, sehingga memerlukan banyak aspek penunjan untuk mempersiapkan wisata kuliner. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Wawancara pada pelaku wisata kuliner dan pemangku kepentingan. Data dianalisis dengan beberapa tahapan yaitu pemilihan data (reduction), penyajian data (display) dan penarikan kesimpulan (conclution) yang selanjutnya data dielaborasi dan dikaji menggunakan analisis SWOT untuk merumuskan strategi pengembangan kawasan wisata kuliner tersebut. Hasil penelitian menunjukkan terdapat potensi kuliner lokal yang dapat dikembangkan dalam menunjang  desa wisata di kawasan ini. a). Adanya potensi pengembangan kuliner tradisional khas desa Bukti untuk memperoleh kuliner yang higienis, bahan pangan berkualitas, tampilan yang menarik dan dukungan promosi. b). Potensi bahan pangan lokal hasil perkebunan singkong dan pisang. Singkong menjadi mocaf sebagai substitusi tepung terigu untuk berbagai produk kuliner. c). Potensi penunjang yang sangat mendukung adanya wisata kuliner melalui tempat wisata Air Sanih, Pokmawas dan Pokdarwis Desa Bukti. d). Adanya potensi untuk dapat menjadi desa wisata (wisata bahari dan agrowisata), karena didukung peluang pengembangan wisata kuliner (tradisional maupun inovasi)  berbasis mocaf dan pisang.
PENGEMBANGAN FLIPBOOK SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PADA MATERI PELAYANAN PRIMA BAGI SISWA TATA BOGA: DEVELOPMENT OF FLIPBOOKS AS LEARNING MEDIA IN PRIMARY SERVICE MATERIALS FOR STUDENTS CULLINARY ART Kasih Pratiwi, Ni Luh Putu Mita; Cokorda Istri Raka Marsiti; Ni Made Suriani
Jurnal Kuliner Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jk.v5i1.92000

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk media flipbook pembelajaran pada materi pelayanan prima, uji kelayakan media flipbook pembelajaran pada materi pelayanan prima dan mengetahui respon siswa di SMKS Pariwisata Triatma Jaya terhadap media flipbook pembelajaran pada materi pelayanan prima. Jenis penelitian ini adalah penelitian R&D (Research and Development) dengan menggunakan model 4-D (define, design, development, disseminate). Penelitian ini melibatkan subjek validator yaitu, ahli materi, ahli media serta untuk uji kelompok terbatas menggunakan peserta didik sebanyak sepuluh orang. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini berupa wawancara dan angket yang diberikan kepada para ahli dan responden dengan menggunakan teknik skoring skala likert. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan perhitungan formula Gregory dan perhitugan rumus presentase. Pengujian dilakukan untuk mengetahui tingkat kelayakan Media Flipbook Pembelajaran Pada Materi Pelayanan Prima Bagi Siswa Kelas XI di SMKS Pariwisata Triatma Jaya Singaraja, diantaranya hasil pengujian terhadap media yang dilakukan oleh ahli materi dan ahli media tergolong “sangat tinggi” dan hasil uji respon pengguna terhadap media tergolong dalam kategori “sangat layak”.
Co-Authors ., Aditya Darmawan ., Haulaini ., I Made Dwyka Aryawan ., I Putu Oka Januarta ., IBNU KAMAJAYA ., Ida Ayu Satya Dwikandana ., Ida Bagus Komang Krisnanda w ., Juliandanu H.a ., Kadek Arianti ., Kadek Desi Ariati ., Ketut Suartini ., Komang Eva Suryastini ., Komang Suki Wiriani ., Luh Sri Darmiyani ., Made Yogi Andwika Pangestu ., Ni Kadek Aryan Tunjung Birawa ., Ni Kadek Sri Wahyuni ., NI KOMANG NILAWATI ., Ni Made Ayu Arisna ., Ni Made Sri Arsani ., Ni Putu Erni Widia Astuti ., Ni Wayan Erniasih ., Pt Arsitha Indah y ., Pt Wahyu Manik Fransiska ., PUTU ADI PERIAWAN ., Putu Ellis Octaviyani ., Putu Lilis Ariantini ., Sri Wahyudiani ., Winda Harmoni Ni Putu Aditya Darmawan . Anggita Sari, Luh Vira Angkih, Juliandanu Hadimashari Armabela, Oryza Aryawan, I Made Dwyka Cahyani, Kadek Winda Cok Istri Raka Marsiti Cok.Istri Marsiti Cokorda Istri Raka Marsiti Cokorda Istri Raka Marsiti Cristina D, Elisabeth Damiati - Dewa Ayu Putu Putri Pramitha Sari . Dewa Ayu Putu Putri Pramitha Sari ., Dewa Ayu Putu Putri Pramitha Sari Dwikandana, Ida Ayu Satya EKA OKTAVIANTARI . Ekayani, I. A. P. Hemy Erniasih Erniasih Erniasih, Erniasih Fransiska, Putu Wahyu Manik Fridayana Yudiaatmaja Geck Indah Pradnyawati . Geck Indah Pradnyawati ., Geck Indah Pradnyawati Gusti Ayu Mahadewi . Haulaini . Hellena Patiran Heni Widyasari, Ni Putu I Gede Sudirtha I Gusti Nyoman Taurus Cahayadi . I Gusti Nyoman Taurus Cahayadi ., I Gusti Nyoman Taurus Cahayadi I Komang Murtiasa I Made Dwyka Aryawan I Made Dwyka Aryawan . I Putu Oka Januarta I Putu Oka Januarta . I Wayan Sudarma . I Wayan Suwendra IBNU KAMAJAYA . Ida Ayu Putu Hemy Ekayani Ida Ayu Satya Dwikandana Ida Ayu Satya Dwikandana . Ida Bagus Komang Krisnanda W Ida Bagus Komang Krisnanda w . Jordy, Gede Eka Setiawan Juliandanu H.a . Juliandanu Hadimashari Angkih Kadek Arianti Kadek Arianti . Kadek Desi Ariati . Kadek Dewi Utama Sari . Kadek Harumini . Kadek Harumini ., Kadek Harumini Karismania maulidina Kasih Pratiwi, Ni Luh Putu Mita Kertiani, Putu Ketut Pande Triana d . Ketut Suartini . Komang Aristi . Komang Eva Suryastini Komang Eva Suryastini . Komang Nopi Purnama Dewi . Komang Suartini . Komang Suki Wiriani . Krisnanda W, Ida Bagus Komang Kristianti, Putu Wika Leni Meiliyani . Leni Meiliyani ., Leni Meiliyani Luh Masdarini Luh Sri Darmiyani . Made Riki Ponga Kusyanda Made Yogi Andwika Pangestu . Marsiti, Cok.Istri Martha Lisa Br Tarigan Mila Suryani Kartika . Mila Suryani Kartika ., Mila Suryani Kartika neto, fransiska s.b Ni Desak Made Sri Adnyawati Ni Kadek Aryan Tunjung Birawa . Ni Kadek Ayu Handayani . Ni Kadek Kurnia Dewi . Ni Kadek Kurnia Dewi ., Ni Kadek Kurnia Dewi Ni Kadek Sri Wahyuni . Ni Kadek Sumariyani . Ni Kadek Sumariyani ., Ni Kadek Sumariyani Ni Ketut Widiartini Ni Komang Inparniawati . Ni Komang Nilawati NI KOMANG NILAWATI . Ni Luh Ayu Novitasari . Ni Luh Meliawati . Ni Luh Meliawati ., Ni Luh Meliawati Ni Made Ayu Arisna . Ni Made Sri Arsani . Ni Nyoman Ayu Indah Pratiwi Bimantari . Ni Putu Anna Saputri . Ni Putu Eka Oktaviantari Ni Putu Erni Widia Astuti . Ni Putu Widya Arsani . Ni Wayan Erniasih . Ni Wayan Sukerti Nilawati, Ni Komang Panti, Risa Periawan, Putu Adi Pt Arsitha Indah y . Pt Wahyu Manik Fransiska . Putu Adi Periawan PUTU ADI PERIAWAN . Putu Desinatalia . Putu Ellis Octaviyani . Putu Lilis Ariantini . Putu Melyawati Putu Rinda Rismayanti Putu Wahyu Manik Fransiska R. Sapto Hendri Boedi Soesatyo Risa Panti Risa Panti Risa Panti Ariani Rismayani, Kadek Rismayanti, Putu Rinda Seni Rahayu . Seni Rahayu ., Seni Rahayu Sri Wahyudiani . Suryastini, Komang Eva Tiyoni, Ni Wayan Wibie Verdian Widhury Soetopo . Widhury Soetopo ., Widhury Soetopo Winda Harmoni Ni Putu .