Claim Missing Document
Check
Articles

STUDI EKSPERIMEN PENGOLAHAN TEPUNG BUAH GAYAM MENJADI MUFFIN ., Sri Wahyudiani; ., Dra. Damiati, M.Kes; ., Ni Made Suriani, S.Pd, M.Par.
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 6, No 3 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v6i3.8935

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas muffin tepung buah gayam dengan bahan utama tepung buah gayam dilihat dari aspek warna, aspek rasa dan aspek tekstur. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode observasi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa lembar uji mutu hedonik dengan 3 tingkatan yaitu: baik, cukup, dan kurang. Panelis dalam penelitian ini merupakan panelis terlatih yang terdiri dari 25 orang panelis diantaranya, 4 orang dosen jurusan PKK (Tata Boga) UNDIKSHA, 12 orang guru SMK N 2 Singaraja, 4 orang guru SMK Triatmajaya, 5 orang guru SMK N 1 Seririt. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan kualitas muffin tepung buah gayam dengan menggunakan bahan utama tepung buah gayam dilihat dari aspek warna berada dalam katagori baik (3,00) sesuai dengan tolak ukur yaitu coklat muda, kualitas muffin tepung buah gayam dilihat dari aspek rasa berada dalam katagori baik (2,92) sesuai dengan tolak ukur yaitu manis dan terasa khas gayam, kualitas muffin tepung buah gayam dilihat dari aspek tekstur berada dalam kategori baik (2,76) sesuai dengan tolak ukur yaitu beremah. Kata Kunci : Kualitas, Muffin, Tepung Buah Gayam. This study aims to determine the quality of the gayam flour fruit muffin the main ingredients flour gayam fruit viewed from the color, taste and texture aspects. Data collection methods used in this research is the method of observation. The instrument used in this study is the form of sheet quality test hedonic with three levels, namely good, sufficient and less. Panellists in this study is a panelist trained composed and 25 panelists, they are 4 lecturer in PKK (Catering) UNDIKSHA, 12 teachers in SMK N 2 Singaraja, 4 teachers in SMK Triatmajaya, 5 teachers in SMK N 1 Seririt. Data were analyzed using descriptive techniques of quantitative. Research shows the quality gayam flour fruit muffin the using main ingredients flour fruit gayam seen from the aspect of color are in the category of good (3,00) according to the measures brown, quality gayam flour fruit muffin from the aspect of being in the category of good taste (2.92) according to the indicator of sweet and tasted typical gayam, the quality of the fruit muffin gayam be seen from the aspect of texture in both categories (2.76) in according to the measures beremah. keyword : Quality, Muffin, Gayam Flour Fruit.
Proses Pembuatan Tepung Gadung Secara Tradisional ., Ni Kadek Sri Wahyuni; ., Cokorda Istri Raka Marsiti,S.Pd., M.Pd; ., Ni Made Suriani, S.Pd, M.Par.
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 7, No 1 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v7i1.9890

Abstract

Abstrak Penelitian eksperimen ini bertujuan untuk mengetahui (1) proses pembuatan tepung gadung secara tradisional dan (2) kandungan gizi yang terdapat pada tepung gadung yang dibuat secara tradisional. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Temukus, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng. Variabel penelitian adalah proses pembuatan tepung gadung secara tradisional. Metode pengumpulan data menggunakan metode wawancara dan observasi. Instrumen penelitian adalah lembar observasi dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan (1) proses pembuatan tepung gadung secara tradisional dilakukan dengan proses memanen gadung, pengupasan, pemotongan, pencampuran dengan abu dapur, perendaman, pencucian, penjemuran, penggilingan dan pengayakan (2) berdasarkan hasil uji laboratorium didapatkan hasil kandungan gizi tepung gadung adalah kandungan air sebanyak 17,36%, kandungan abu 0,3448%, kandungan protein 4,8808%, kandungan lemak 1,6257%, kandungan karbohidrat 75,7887%, dan kandungan pati sebesar 2,7719%. Kata Kunci : kandungan gizi, proses, tepung gadung. Abstract This experimental study aims to determine (1) the process of making traditional yam flour and (2) the nutrients contained in yam flour is made traditionally. This research was conducted in the village of Temukus, Banjar District, Buleleng. Variable research is the process of making traditional yam flour. Methods of data collection using interviews and observation. The research instrument is observation and interview sheet. Data were analyzed using qualitative descriptive analysis. The results showed (1) the process of making flour yam is traditionally done with the harvest yam, stripping, cutting, mixing with ash kitchen, soaking, washing, drying, milling and sieving (2) based on the results of laboratory tests showed the nutritional content of flour gadung is a water content of as much as 17.36%, ash content of 0.3448%, 4.8808% protein content, fat content of 1.6257%, 75.7887% carbohydrate content and starch content of 2.7719%. keyword : nutrient content, process, yam flour.
KAJIAN POTENSI WISATA DI DESA BANYUPOH KECAMATAN GEROKGAK ., Ni Kadek Aryan Tunjung Birawa; ., Ni Made Suriani, S.Pd, M.Par.; ., Dra. Damiati, M.Kes
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 8, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v8i2.15993

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi wisata yang ada di Desa Banyupoh, Kecamatan Gerokgak. Subjek dalam penelitian ini adalah potensi wisata di Desa Banyupoh Kecamatan Gerokgak. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian yaitu metode observasi, wawancara, dan juga menggunakan teknik snowball sampling, sedangkan instrumen penelitian yang digunakan yaitu lembar observasi dan panduan wawancara yang kemudian dianalisis menggunakan teknik deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa potensi wisata yang ada di Desa Banyupoh, Kecamatan Gerokgak dibagi menjadi 3 yaitu potensi alam, potensi kebudayaan dan potensi manusia, (1) potensi alam meliputi keadan geografis, panorama alam seperti bukit bebatuan dan pantai, flora seperti buah anggur dan fauna seperti kawanan kera (2) potensi kebudayaan meliputi adat istiadat seperti penerapan tri hita karana dalam kehidupan bermasyarakat, kerajinan seperti batu permata, kawasan pura suci seperti Pura Pulaki, Pura Pabean, Pura Melanting dan Pura Kerta Kawat (3) potensi manusia meliputi pementasan tarian.Kata Kunci : Desa Banyupoh, Pura Pulaki, Potensi wisata. This study aims to determine the potential of existing tourism in the Village Banyupoh, District Gerokgak. Subject in this research is tourism potency in Banyupoh Village Gerokgak District. Data collection methods used in the research are observation method, interview, and also using snowball sampling technique, while the research instrument used is observation sheet and interview guide which then analyzed using descriptive technique. The results of this study indicate that the existing tourism potential in Banyupoh Village, Gerokgak Subdistrict is divided into 3, namely the potential of nature, the potential of culture and human potential, (1) the natural potency includes geographical, georamic and natural scenery such as rocky hills and beaches, flora such as grapes and fauna such as ape herd (2) cultural potency include customs such as applying tri hita karana in social life, handicraft like gemstone, holy temple area like Pura Pulaki, Pura Pabean, Pura Melanting and Pura Kerta Kawat (3) human potential include dance performances .keyword : Banyupoh Village, Pulaki Temple, Tourism Potential.
PEMANFAATAN KULIT BUAH NAGA MENJADI PERMEN JELLY KERING ., NI KOMANG NILAWATI; ., Ni Made Suriani, S.Pd, M.Par.; ., Dra. Risa Panti Ariani, M.Si.
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 8, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v8i2.16919

Abstract

Abstrak Penelitian eksperimen ini bertujuan untuk mengetahui kualitas permen jelly kering kulit buah naga dilihat dari (1) aspek rasa,(2) tekstur (3) warna. Penelitian ini menggunakan panelis terlatih yang terdiri dari 25 orang panelis, Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode observasi dengan menggunaka instrumen berupa lembar uji organoleptik dengan 3 tingkatan yaitu baik,cukup,dan kurang. Data dianalissis dengan menggunakan tehnik deskritif kuantitatif. Hasil penelitia ini menunjukan kualitas permen jelly kulit buah naga dilihat dari aspek rasa berada dalam kategori baik, dengan skor 2,44, ditinjau dari aspek tekstur berada pada kategori baik dengan skor 2,61, ditinjau dari aspek warna berada dalam kategori baik dengan skor 2,71. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa limbah kulit buah naga dapat dimanfaatkan menjadi produk olahan permen. Kata Kunci : kulit buah naga, kualitas permen jelly. This experimental study aims to find out the quality of dried jelly candy dragon fruit skin viewed from (1) aspect of taste (2) textures (3) colour. This study used trained panelists consisting of 25 panelists. The method of data collection used in this study was the observation method using instruments the from of organoleptic test sheets with 3 levels good, sufficient and less. Data were analyzed using descriptive quantitative techniques. The results of this study shows the quality of dragon fruit skin jelly candy seen from the aspect of taste in the good . category, with score of 2,44, in terms of the texture aspect in the good category with a score of 2,61, in terms of color aspects in the good category with a score of 2,71 based on the result of this study it can be concluded that dragon fruit skin waste can be used as processed candy products.keyword : Dragon fruit, quality, jelly candy.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN THINK TALK WRITE BERBANTUAN JOB SHEET TERHADAP HASIL BELAJAR HOUSEKEEPING SISWA KELAS XI AKOMODASI PERHOTELAN (EKSPERIMEN DI SMKN 1 SUKASADA) ., Ni Made Sri Arsani; ., Ni Made Suriani, S.Pd, M.Par.; ., Cokorda Istri Raka Marsiti, S.Pd., M.Pd.
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 8, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v8i2.18629

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaran Think Talk Write (TTW) berbantuan Job Sheet pada mata pelajaran Housekeeping di SMKN 1 Sukasada. Dalam upaya meningkatkan hasil belaja etrdapat tiga ranah yang akan dinilai yaitu ranah Kognitif, Afektf, dan Psikomotor. Populasi dalam penelitian ini yaitu Siswa kelas XI Akomodasi Perhotelan SMKN 1 Sukasada, sementara sampel penelitian yang digunakan yaitu Siswa Kelas XI AP.2 SMKN 1 Suksada. Metode pengumpulan data pada penelitian ini yaitu mengukur hasil belajar siswa pada ranah kognitif dengan menggunakan tes pilihan ganda, ranah afektif dengan menggunakan penilaian sikap, dan pada ranah psikomotor mengunakan penilaian praktek. Hasil penelitian yang diperoleh, pada semester ganjil presentase Ketuntasan Klasikal sejumlah 55,88 %sedangkan pada rekapitulasi hasil belajar siswa semester genap presentase Ketuntasan Klasikal yaitu sejumlah 82,35 %. Terjadi peningkatan sebanyak 26,47 %dari hasil presentase yang diperoleh. Hal ini menandai adanya pengaruh dengan diterapkannya Model Pembelajaran TTW (Think –Talk- Write) Berbantuan Job Sheet dalam upaya meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI Akomodasi Perhotelan khususnya Kata Kunci : Model Pembelajaran TTW, Job Sheet, Housekeeping, Hasil Belajar (Kognitif, afektif, Psikomotor), Ketuntasan Klasikal. This study aims to improve student learning outcomes by applying the Think Talk Write (TTW) learning model assisted by Job Sheet on Housekeeping subjects at Vocational High School specially at SMKN 1 Sukasada. In an effort to improve learning outcomes there are three domains that will be assessed, namely the cognitive, affective, and psychomotor domains. The population in this study is Class XI Accommodation Hospitality Students at SMKN 1 Sukasada, while the research sample used is Class XI AP.2 Students of SMKN 1 Suksada. The method of data collection in this study is to measure student learning outcomes in the cognitive domain by using multiple choice tests, affective domains using attitude assessment, and in the psychomotor domain using practical assessment. The results of the study were obtained, in the odd semester the classical completeness percentage was 55.88% while the recapitulation of the even semester students' learning outcomes in the classical completeness percentage was 82.35%. An increase of 26.47% from the percentage results obtained. This marks the influence of the implementation of the TTW Learning Model (Think-Talk-Write) Assisted by Job Sheet in an effort to improve the learning outcomes of class XI Hospitality Accommodation in particularkeyword : TTW Learning Model, Job Sheet, Housekeeping, Learning Outcomes (Cognitive, Affective, Psychomotor), Classical completeness.
Dampak Perkembangan Pariwisata Di Objek Wisata Pantai Pemuteran Terhadap Masyarakat Desa Pemuteran Kecamatan Gerokgak Kabupaten Buleleng ., Made Yogi Andwika Pangestu; ., Dra. Damiati, M.Kes; ., Ni Made Suriani, S.Pd, M.Par.
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 7, No 1 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v7i1.9907

Abstract

Penelitian kualitatif ini bertujuan untuk mengetahui dampak yang ditimbulkan oleh perkembangan pariwisata terhadap (1) perekonomian masyarakat, (2) lingkungan fisik di Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng. Informan ditentukan dengan menggunakan snowball sampling. Pengumpulan data dilakukan di lapangan dengan metode observasi dan wawancara bertahap. Data dianalisis melalui tiga proses yaitu (1) reduksi data, (2) display data serta (3) mengambil kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian ini adalah (1) dampak perkembangan pariwisata terhadap perekonomian masyarakat yaitu : (a) adanya peningkatan pendapatan masyarakat lokal (b) terciptanya lapangan kerja, (c) efek ekonomi pariwisata terhadap perekonomian masyarakat secara menyeluruh, (d) adanya ketergantungan masyarakat terhadap industri pariwisata (e) produk pertanian dan perikanan lokal tidak sepenuhnya terserap oleh industri pariwisata, (2) dampak perkembangan pariwisata terhadap lingkungan fisik yaitu : (a) usaha pemerintah dalam memberdayakan lingkungan sebagai daya tarik wisata, (b) adanya kerusakan habitat liar dan lingkungan alam akibat aktifitas pariwisata, (c) polusi dan pencemaran lingkungan.Kata Kunci : Dampak, masyarakat, pariwisata, perkembangan ABSTRACT This qualitative study was aimed to find out the impact of tourism development to (1) people economy (2) physical environment in Pemuteran village, Gerokgak district, Buleleng regency. The informant was determined by snowball sampling metod. Data collection was did by observation and interview metod. The data was analyzed through three process (1) data reduction (2) display data (3) conclude. The result of this study is (1) the impact of tourism development to people economy (a) there is escalation of people income (b) increase of employment (c) multiplier effects (d) dependency of people to tourism industry (e) the product of local agriculture and fishery was not absorbed by tourism industry (2) the impact of tourism development to physical environment is (1) government effort to empower the environment as tourist attraction (b) nature environment damaged by tourism activity (c) environment pollution and contaminationkeyword : Development, impact, people, tourism
PEMANFAATAN TEPUNG UMBI GADUNG (DIOSCOREA HISPIDA DENNST) MENJADI KUE KERING KAASTENGELS Periawan, Putu Adi; Marsiti, Cokorda Istri Raka; Suriani, Made
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 10, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v10i2.22131

Abstract

Abstrak Penelitian eksperimen ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) kualitas kue kering kaastengels tepung gadung yang dilihat dari aspek rasa, warna dan tekstur. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode observasi dengan menggunakan instrumen berupa uji lembar organoleptik dengan 3 tingkat yaitu baik, cukup dan kurang. Panelis dalam penelitian ini merupakan panelis terlatih yang terdiri dari 25 orang panelis. Teknik analisis data digunakan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan kualitas kue kering kaastengels tepung gadung dilihat dari aspek (1) rasa dengan skor rata-rata 2,84 berada pada kategori baik sesuai dengan tolak ukur rasa gurih dan terasa keju, (2) aspek warna dengan skor rata-rata 2,84 berada pada kategori baik sesuai dengan tolak ukur warna kuning keemasan, (3) aspek tekstur dengan skor rata-rata 2,72 berada pada kategori baik dengan tolak ukur memiliki tekstur rapuh dan tidak mudah patah. Kata Kunci : Kue Kering Kaastengels, Kualitas, Tepung Gadung. Abstract This eksperimental study is aims at describing the (1) quality of kaastengels cookies of a gadung flour that is seen in the sense of the taste, colour and textures. The method of collecting data used in this study is an observation method using the instrument of a form of organicptic tissue test with 3 levels is good, enough and less. Panelists in this study were trained panelists consisting of 25 panelists. Data analysis techniques used quantitative descriptive techniques. The results showed that the quality of gadung flour kaastengels cookies was seen from aspects (1) of taste with an average score of 2,84 in the good category, (2) colour aspects with an average score 2,84 in the good category according to the golden yellow benchmark, (3) textural aspects with an average score of 2,72 are in the good category with benchmark having a brittle texture and not easily broken. Keywords: Kaastengels cookies, quality, gadung flour.
PEMANFAATAN AMPAS TAHU MENJADI ABON ., Widhury Soetopo; ., Ni Wayan Sukerti, S.Pd, M.Pd.; ., Ni Made Suriani, S.Pd, M.Par.
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v4i1.6549

Abstract

Penelitian jenis eksperimen ini bertujuan mengetahui kualitas abon ampas tahu dengan bahan utama ampas tahu sebesar 100% dilihat dari; (1) aspek warna. (2) aspek tekstur. (3) aspek aroma dan (4) aspek rasa. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode observasi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu lembar uji mutu hedonik dengan 3 tingkatan yaitu; baik, cukup dan kurang. Panelis dalam penelitian ini merupakan panelis terlatih yang terdiri dari 25 orang guru Sekolah Menengah Kejuruan diantaranya; 13 orang guru SMK N 2 Singaraja, 5 orang guru SMK Triatmajaya dan 7 orang SMK N 1 Seririt. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) Kualitas abon ampas tahu dilihat dari aspek warna dengan perolehan skor rata-rata (3,00) dalam kategori baik sesuai tolok ukur yaitu berwarna coklat. (2) Kualitas abon ampas tahu dilihat dari aspek tekstur dengan perolehan skor rata-rata (2,84) dalam kategori baik sesuai dengan tolok ukur yaitu kering dan berserat. (3) Kualitas abon ampas tahu dilihat dari aspek aroma dengan perolehan skor rata-rata (2,92) dalam kategori baik sesuai dengan tolak ukur yaitu beraroma khas bahan utama. (4) Kualitas abon ampas tahu dilihat dari aspek rasa dengan perolehan skor rata-rata (2,96) dalam kategori baik sesuai dengan tolok ukur yaitu manis, gurih dan terasa bahan utama. Kata Kunci : ampas tahu, kualitas, abon The aim of this type of experiment research to determine the quality of shredded pulp out with the main ingredient pulp out of 100% of the visits; (1) aspects of color. (2) aspects of texture. (3) aspects of the aroma and (4) the aspect of taste. Data collection method used in this research is the method of observation. Instruments used in this research that hedonic quality test sheets with three levels, namely; good, sufficient and less. Panelists in this study is trained panelists consisting of 25 people including Vocational High School teacher; 13 teachers from SMK N 2 Singaraja, 5 vocational teachers Triatmajaya and 7 SMK N 1 Seririt. Data were analyzed using quantitative descriptive technique. Results of this study were (1) Quality of shredded tofu seen from the aspect of color with the acquisition of the average score (3.00) in both categories corresponding benchmarks are brown. (2) Quality of shredded tofu seen from the aspect of texture with the acquisition of the average score (2.84) in both categories in accordance with the benchmarks are dry and fibrous. (3) Quality of shredded pulp from the aspect of scent with the acquisition of the average score (2.92) in both categories in accordance with the measures, flavorful typical main ingredient. (4) Quality of shredded pulp from the aspect of flavor with the acquisition of the average score (2.96) in both categories in accordance with the benchmarks of sweet, savory and was the main ingredient. keyword : pulp, quality, shredded
Kajian Potensi Objek Wisata Budaya di Kawasan Wisata Lovina ., Kadek Arianti; ., Cokorda Istri Raka Marsiti, S.Pd., M.Pd.; ., Ni Made Suriani, S.Pd, M.Par.
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 8, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v8i2.15988

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi objek wisata budaya di Kawasan Wisata Lovina. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan lokasi penelitian yaitu di tujuh desa yang merupakan bagian dari Kawasan Wisata Lovina, diantaranya Desa Temukus, Tigawasa, Kaliasem, Kalibukbuk, Anturan, Tukad Mungga, dan Desa Pemaron. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik snowball. Pengumpulan data dilakukan melalui metode observasi dan wawancara yang menghasilkan jenis data primer dan telaah dokumen yang menghasilkan jenis data sekunder. Data dianalisis melalui 4 tahap yaitu (1) pengambilan data, (2) reduksi data, (3) penyajian data, (4) penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat potensi wisata budaya di Kawasan Wisata Lovina yang meliputi (1) Bangunan bersejarah dan museum yang berupa Tugu Belanda dan Makam Keramat Karang Rupit dari Desa Temukus, Seka Roras, Sarkopah dari Desa Tigawasa, Puri Ayodya di Desa Kalibukbuk dan Pemandian Tirta Mumbul di Desa Anturan (2) Pusat seni dan kerajinan tangan yang berupa Krisna wisata oleh – oleh di Desa Temukus, Anyaman bambu (sokasi) di Desa Tigawasa, Art Shop Pantai Binaria dan Ingka (anyaman lidi) di Desa Anturan (3) Peninggalan keagamaan yang berupa Mertiwi di Desa Tigawasa, Candi Budha Kalibukbuk dan Pura Kawitan Majapahit di Desa Kalibukbuk, Pura Siwa Manik Dalang di Desa Pemaron, (4) Upacara Madyaning Karya Pamulungan Agung di Pura Labuan Aji dan Meboros Kijang (rusa) di Desa Tigawasa, Sampi Gerumbungan di Desa Kaliasem, Megebeg-gebegan dan Ngelawang Barong Bangkal di Desa Tukad Mungga, (5) Wisata Kuliner yang berupa Ikan bakar dan Kecap Meliwis di Desa Temukus, Gula Merah dan Timbungan di Desa Tigawasa.Kata Kunci : Potensi, Wisata, Budaya, Kawasan Wisata Lovina The aim of this research was to describe about the cultural tourism potential in the Lovina Tourist Area. The current research was a description research with the located in 7 villages which is the part of Lovina Tourist Area, there are: Temukus, Tigawasa, Kaliasem, Kalibukbuk, Anturan, Tukad Mungga, and Pemaron Village. The data in this study were taken by snowball technique with the first informant is Mr. Nyoman Sutrisna.MM as head of the Tourism Government. The data collected by observation and interview method that result a primary data and document review that result a secondary data. Data were analyzed with the 4 steps, there are (1) data retrieval, (2) data reduction, (3) presented of data, (4) conclusion. The results of this study is states that there are a cultural tourism potential in Lovina Tourist Area which is : (1) Historical Building and Museum there are Monumen Tugu Belanda and Makam Keramat Karang Rupit in Temukus Village, Sekaa Roras and sarkopah from Tigawasa village, Puri Ayodya from Kalibukbuk, etc. (2). Art Centre and Handicraft which is Krisna wisata oleh oleh in Temukus village, Sokasi (bamboo handicraft) from Tigawasa village, and Art Shop in Kalibukbuk village. (3) Religious heritage such as Mertiwi in Tigawasa Village, Candi Budha Kalibukbuk and Pura Kawitan Majapahit in Kalibukbuk Village, Pura Siwa Manik Dalang in Pemaron Village, (4) Madyaning Karya Pamulungan Agung ceremony in Labuan Aji Tample and Meboros Kijang (Deer) in Tigawasa Village, Sampi Gerumbungan in Kaliasen Village, Megebeg-gebegan and Ngelawang Barong Bangkal in Tukad Mungga Village, (5) Culinary Tour like, grilled fish and Kecap Meliwis in Temukus Villave, Palm Sugar and Timbungan in Tigawasa Village. keyword : Potency, Travel, Culture, Lovina Tourist Area
KONTRIBUSI MOTIVASI MEMASUKI DUNIA KERJA DAN PENGALAMAN PRAKTIK KERJA INDUSTRI TERHADAP KESIAPAN KERJA SISWA KELAS XII PROGRAM KEAHLIAN TATA BOGA SMK N 2 SINGARAJA ., Dewa Ayu Putu Putri Pramitha Sari; ., Dra. Damiati, M.Kes; ., Ni Made Suriani, S.Pd, M.Par.
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v3i1.5968

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui kontribusi motivasi memasuki dunia kerja terhadap kesiapan kerja siswa program keahlian tata boga (2) mengetahui kontribusi pengalaman praktik kerja industri terhadap kesiapan kerja siswa program keahlian tata boga, dan (3) mengetahui kontribusi bersama motivasi memasuki dunia kerja dan pengalaman praktik kerja industri terhadap kesiapan kerja siswa program keahlian tata boga. Subjek penelitian adalah siswa kelas XII SMK Negeri 2 Singaraja Tahun Ajaran 2014 / 2015 yang didapatkan menggunakan teknik simple random sampling yaitu sebanyak 87 orang dengan jumlah populasi 170 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan cara studi kepustakaan dan metode kuesioner atau angket. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis korelasi sederhana Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontribusi antara motivasi memasuki dunia kerja terhadap kesiapan kerja siswa kelas XII program keahlian tata boga adalah cukup yaitu sebesar 34,3%, sedangkan kontribusi pengalaman praktik kerja industri terhadap kesiapan kerja siswa kelas XII program keahlian tata boga adalah cukup yaitu sebesar 32,7%, dan kontribusi bersama motivasi memasuki dunia kerja dan pengalaman praktik kerja industri terhadap kesiapan kerja siswa kelas XII program keahlian tata boga sebesar 47,6% dalam kategori tinggi. Kata Kunci : Kesiapan Kerja, Motivasi Memasuki Dunia Kerja, Pengalaman Praktik Kerja Industri This research aims to: (1) determine the contribution of working motivation toward student’s work readiness of food and beverage programme, (2) determine the contribution of on the job training experience toward student’s work readiness of food and beverage programme, and (3) determine the contribution of collective working motivation and on the job training experience toward student’s work readiness of food and beverage programme. The subjects were students of 12st grade at SMK N 2 Singaraja in academic year 2014 / 2015 with size 170 students and by using simple random sampling method a sample of size 87 was taken. Data were collected by literature study and using questionnaires. Data were analyzed by Product Momment Pearson correlation. The result showed that contribution of working motivation toward student’s work readiness of food and beverage programme is 34.3%, while the contribution of on the job training experience toward student’s work readiness of food and beverage programme is 32.7%, and the contribution of collective working motivation and on the job training experience toward student’s work readiness of food and beverage programme is 47.6%. keyword : Work Readiness, Working Motivation, Job Training Experience
Co-Authors ., Aditya Darmawan ., Haulaini ., I Made Dwyka Aryawan ., I Putu Oka Januarta ., IBNU KAMAJAYA ., Ida Ayu Satya Dwikandana ., Ida Bagus Komang Krisnanda w ., Juliandanu H.a ., Kadek Arianti ., Kadek Desi Ariati ., Ketut Suartini ., Komang Eva Suryastini ., Komang Suki Wiriani ., Luh Sri Darmiyani ., Made Yogi Andwika Pangestu ., Ni Kadek Aryan Tunjung Birawa ., Ni Kadek Sri Wahyuni ., NI KOMANG NILAWATI ., Ni Made Ayu Arisna ., Ni Made Sri Arsani ., Ni Putu Erni Widia Astuti ., Ni Wayan Erniasih ., Pt Arsitha Indah y ., Pt Wahyu Manik Fransiska ., PUTU ADI PERIAWAN ., Putu Ellis Octaviyani ., Putu Lilis Ariantini ., Sri Wahyudiani ., Winda Harmoni Ni Putu Aditya Darmawan . Anggita Sari, Luh Vira Angkih, Juliandanu Hadimashari Armabela, Oryza Aryawan, I Made Dwyka Cahyani, Kadek Winda Cok Istri Raka Marsiti Cok.Istri Marsiti Cokorda Istri Raka Marsiti Cokorda Istri Raka Marsiti Cristina D, Elisabeth Damiati - Dewa Ayu Putu Putri Pramitha Sari . Dewa Ayu Putu Putri Pramitha Sari ., Dewa Ayu Putu Putri Pramitha Sari Dwikandana, Ida Ayu Satya EKA OKTAVIANTARI . Ekayani, I. A. P. Hemy Erniasih Erniasih Erniasih, Erniasih Fransiska, Putu Wahyu Manik Fridayana Yudiaatmaja Geck Indah Pradnyawati . Geck Indah Pradnyawati ., Geck Indah Pradnyawati Gusti Ayu Mahadewi . Haulaini . Hellena Patiran Heni Widyasari, Ni Putu I Gede Sudirtha I Gusti Nyoman Taurus Cahayadi . I Gusti Nyoman Taurus Cahayadi ., I Gusti Nyoman Taurus Cahayadi I Komang Murtiasa I Made Dwyka Aryawan I Made Dwyka Aryawan . I Putu Oka Januarta I Putu Oka Januarta . I Wayan Sudarma . I Wayan Suwendra IBNU KAMAJAYA . Ida Ayu Putu Hemy Ekayani Ida Ayu Satya Dwikandana Ida Ayu Satya Dwikandana . Ida Bagus Komang Krisnanda W Ida Bagus Komang Krisnanda w . Jordy, Gede Eka Setiawan Juliandanu H.a . Juliandanu Hadimashari Angkih Kadek Arianti Kadek Arianti . Kadek Desi Ariati . Kadek Dewi Utama Sari . Kadek Harumini . Kadek Harumini ., Kadek Harumini Karismania maulidina Kasih Pratiwi, Ni Luh Putu Mita Kertiani, Putu Ketut Pande Triana d . Ketut Suartini . Komang Aristi . Komang Eva Suryastini Komang Eva Suryastini . Komang Nopi Purnama Dewi . Komang Suartini . Komang Suki Wiriani . Krisnanda W, Ida Bagus Komang Kristianti, Putu Wika Leni Meiliyani . Leni Meiliyani ., Leni Meiliyani Luh Masdarini Luh Sri Darmiyani . Made Riki Ponga Kusyanda Made Yogi Andwika Pangestu . Marsiti, Cok.Istri Martha Lisa Br Tarigan Mila Suryani Kartika . Mila Suryani Kartika ., Mila Suryani Kartika neto, fransiska s.b Ni Desak Made Sri Adnyawati Ni Kadek Aryan Tunjung Birawa . Ni Kadek Ayu Handayani . Ni Kadek Kurnia Dewi . Ni Kadek Kurnia Dewi ., Ni Kadek Kurnia Dewi Ni Kadek Sri Wahyuni . Ni Kadek Sumariyani . Ni Kadek Sumariyani ., Ni Kadek Sumariyani Ni Ketut Widiartini Ni Komang Inparniawati . Ni Komang Nilawati NI KOMANG NILAWATI . Ni Luh Ayu Novitasari . Ni Luh Meliawati . Ni Luh Meliawati ., Ni Luh Meliawati Ni Made Ayu Arisna . Ni Made Sri Arsani . Ni Nyoman Ayu Indah Pratiwi Bimantari . Ni Putu Anna Saputri . Ni Putu Eka Oktaviantari Ni Putu Erni Widia Astuti . Ni Putu Widya Arsani . Ni Wayan Erniasih . Ni Wayan Sukerti Nilawati, Ni Komang Panti, Risa Periawan, Putu Adi Pt Arsitha Indah y . Pt Wahyu Manik Fransiska . Putu Adi Periawan PUTU ADI PERIAWAN . Putu Desinatalia . Putu Ellis Octaviyani . Putu Lilis Ariantini . Putu Melyawati Putu Rinda Rismayanti Putu Wahyu Manik Fransiska R. Sapto Hendri Boedi Soesatyo Risa Panti Risa Panti Risa Panti Ariani Rismayani, Kadek Rismayanti, Putu Rinda Seni Rahayu . Seni Rahayu ., Seni Rahayu Sri Wahyudiani . Suryastini, Komang Eva Tiyoni, Ni Wayan Wibie Verdian Widhury Soetopo . Widhury Soetopo ., Widhury Soetopo Winda Harmoni Ni Putu .