M.Pd. S.Pd. Putu Nanci Riastini .
Unknown Affiliation

Published : 113 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SAVI BERBANTUAN PERMAINAN TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD ., I Wayan Alit Mahendra; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.; ., Putu Nanci Riastini, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10885

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran SAVI berbantuan permainan dan kelompok siswa yang dibelajarkan bukan dengan model pembelajaran SAVI pada siswa kelas V SD di Gugus XIII Kecamatan Buleleng. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah non-equivalent post-test only control group design Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD di Gugus XIII Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2016/2017. Pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling. Sampel penelitian yaitu kelas V SDN 2 Banjar Tegal dan kelas V SDN 1 Banjar Tegal. Data hasil belajar IPA dikumpulkan menggunakan tes objektif. Data dianalisis dengan menggunakan uji-t separated varians. Hal itu ditunjukkan oleh nilai thitung (7,07) > ttabel (2,01) yang diuji pada taraf signifikansi 5% dengan derajat kebebasan sebesar 41. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran SAVI dan kelompok siswa yang dibelajarkan bukan dengan model pembelajaran SAVI. Temuan yang diperoleh yaitu, pembelajaran menggunakan model SAVI berbantuan permainan membuat siswa menjadi aktif dan senang dalam belajar. Kata Kunci : Hasil belajar, IPA, Permainan, SAVI This study aims to determine the significant difference of science learning outcomes between groups of students who were taught by SAVI learning model assisted games and groups of students who were taught not with SAVI learning model in grade V SD students in District XIII Buleleng District. This type of research is a quasi-experimental research. The research design used in this study is non-equivalent post-test only control group design. The population of this study is all students of grade V of elementary school in Buleleng District Buleleng District XIII Buleleng Lesson Year 2016/2017. Sampling using random sampling technique. The research sample is class V SDN 2 Banjar Tegal and class V SDN 1 Banjar Tegal. The data of IPA learning outcomes were collected using objective tests. Data were analyzed by using t-test separated variance. This is indicated by the value of tcount (7.07)> ttable (2.01) tested at 5% significance level with degrees of freedom of 41. The results of this study indicate that there are differences in learning outcomes between the groups of students who were taught by using the model of learning SAVI and the group of students who were taught not by the SAVI learning model. The findings were that learning using the SAVI model with the game helps students become active and happy in learning.keyword : Science learning outcomes, Game, SAVI
KECENDERUNGAN KUALITAS RASA PERCAYA DIRI SISWA KELAS V SD NEGERI 2 SUKASADA KABUPATEN BULELENG ., IGA Fifi Widyanti; ., Dr. I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.; ., Putu Nanci Riastini, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10920

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas rasa percaya diri siswa kelas V di SD Negeri 2 Sukasada Tahun Pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian Mix-Method. Subjek penelitian ini adalah 29 orang siswa kelas V tahun pelajaran 2016/2017 di SD Negeri 2 Sukasada. Objek penelitian ini adalah rasa percaya diri siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan lembar observasi, lembar kuisioner, dan wawancara. Teknik analisis yang digunakan dibagi menjadi dua, yaitu analisis deskriptif dan flow model. Hasil penelitian menunjukan bahwa skor observasi kualitas rasa percaya diri siswa sebesar 81,55 dan skor kuisioner kualitas rasa percaya diri siswa sebesar 87,7. Artinya, rasa percaya diri siswa kelas V dikategorikan baik. Hasil analisis menggunakan flow model menunjukkan bahwa, alasan yang memperngaruhi kualitas rasa percaya diri siswa yaitu prestasi akademik dan non akademik siswa, perhatian guru dan orang tua, dan metode pembelajaran guru.Kata Kunci : rasa percaya diri This study aims to determine the quality of confident of grade V in SD Negeri 2 Sukasada academic year 2016/2017. The type of this study/research is mix-method study. The subject of this study ware 29 student of class academic year 2016/2017 in SD Negeri 2 Sukasada. the objec of this study is the student’s self-confident. The data collection in this study is using observation sheet questionnaire sheet and interview. The analysis technique used in this study is divided into two namely description analysis and flow model. The results showed that the obsevation score of student’s self-confident is 81,55 and the questionnaire of grade V is in a good category. The results of the analysis by using flow model method shows that the reasons that affect the quality of student self-confident is the academic and non-academic achivement of student, teachers and perents attentionand teacher learning method. keyword : self-confidence
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TALKING STICK BERBANTUAN TEKA-TEKI SILANG TERHADAP MINAT DAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD ., Ni Kadek Meileni; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd; ., Putu Nanci Riastini, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10922

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui minat dan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan model pembelajaran talking stick berbantuan teka-teki silang dan kelompok siswa yang dibelajarkan model pembelajaran konvensional. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelompok siswa kelas IV SD di Gugus VII Medahan Kabupaten Gianyar tahun pelajaran 2016/2017. Sampel penelitian ini adalah kelas IV SD Negeri 1 Medahan dan kelas IV SD Negeri 2 Medahan. Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini adalah kuesioner minat belajar dan tes hasil belajar. Teknik analisis yang digunakan adalah statistik deskriptif dan uji-t (polled varians). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan minat dan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan model pembelajaran talking stick berbantuan teka-teki silang dan kelompok siswa yang dibelajarkan model pembelajaran konvensional. Temuan yang diperoleh model pembelajaran talking stick membuat siswa lebih aktif dan meningkatkan minat belajar siswa. Dengan demikian, model pembelajaran talking stick berbantuan teka-teki silang berpengaruh terhadap minat dan hasil belajar IPA siswa kelas IV SD di Gugus VII Medahan Kabupaten Gianyar tahun pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : Talking stick, minat belajar, hasil belajar, teka-teki silang The research aims to determine of interest and learning result of science between groups of students that learned model of talking stick by crossword puzzel with groups of students that learned model of conventional learning. This study population are all groups of students grade IV elementry school of cluster VII Medahan of Gianyar Regency of academic years 2016/2017. The sample of study was grade IV students from SD Negeri 1 Medahan and grade IV students SD Negeri 2 Medahan. The instrumen of this study are interest kuesioner and learning result of science test. Data analysis technique used is statistical descriptive and t-test. The result of the analyses showed that there that there were differences of interest and learning result of science science between groups of students that learned model of talking stick by crossword puzzel with groups of students that learned model of conventional learning.The findings obtainned by learned model of talking stick make students more active and increase interest in learning. Thus, model of talking stick by crossword puzzel has an effect to interest and learning result of science of the grade IV elementry school of cluster VII Medahan of Gianyar Regency of academic years 2016/2017.keyword : Talking stick, interest learning, learning result, crossword puzzel
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERHADAP MINAT BACA DAN PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA KELAS V SD ., I Putu Yarka Wikrama; ., Putu Nanci Riastini, S.Pd., M.Pd.; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10937

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan minat baca dan pemahaman konsep IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan model pembelajaran inkuiri dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran bukan inkuiri. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 3 Anturan tahun pelajaran 2016/2017. Sampel penelitian ini diambil menggunakan teknik random sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif dan uji-t. Untuk menguji hipotesis I dan II digunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan minat baca dan pemahaman konsep IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan model pembelajaran inkuiri dengan kelompok siswa yang dibelajarkan pembelajaran bukan inkuiri.Hasil uji hipotesis I menunjukkan bahwa thit = 3,71 > ttab = 2,201. Hasil uji hipotesis II menunjukkan bahwa thit = 4,141 > ttab = 2,021. Hal ini, dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan minat baca dan pemahaman konsep IPA antara kelompok yang dibelajarkan pembelajaran Inkuiri dengan kelompok yang tidak dibelajarkan pembelajaran Inkuiri. Dilihat dari hasil perhitungan rata-rata minat baca dan pemahaman konsep pada kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol. Dengan demikian, model pembelajaran inkuiri berpengaruh terhadap minat baca dan pemahaman konsep IPA siswa kelas V SD Negeri 3 Anturan tahun Pelajaran 2016/2017. Kata Kunci : pemahaman konsep, inkuiri,minat baca The research aims to determine the difference in reading interest and understanding of science concept between groups of student who were taught the inquiry learning model with the groups of student who were taught by non-inquiry learning. The population the research is the students of grade V SD Negeri 3 Anturan academic year 2016/2017. The sample of the research was taken by using random sampling technique. Data analysis techniques used are description statistics and t-test. To test the hypothesis I and hypothesis II used t-test. The results showed that there was a different in reading interest and understanding of science concepts between groups of student who were modeled inquiry learnig with the groups of student who were by non-inquiry learning. The result of hypothesis test I showed that thit = 3,71 > ttab = 2,201. The result of hypothesis test II showed that thit = 4,141 > ttab = 2,021. It can be interpreted that there are significant differences between the two of student groups. And the average calculation of reading interesst and understanding concepts was higher in eksperiment class and control class. Thus the inquiry learning model as and effect on reading interest and understanding of sciece concept of the students grade V SD Negeri 3 Anturan 2016/2017.keyword : understanding concept, inquiry, reading interest
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SAVI TERHADAP NILAI KARAKER PKn SISWA KELAS V SD ., Made Dony Marta Atmaja; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd; ., Putu Nanci Riastini, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10982

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan nilai karakter PKn antara kelas siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran SAVI dan kelas siswa yang tidak dibelajarkan menggunakan model SAVI pada siswa kelas V tahun pelajaran 2016/2017 di sekolah dasar Gugus X Kecamatan Buleleng. Penelitian ini merupakan eksperimen semu dengan rancangan non-equivalent post test only control group design. Populasi penelitian ini adalah kelas V di SD Gugus X Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2016/2017, yang berjumlah 6 kelas dengan siswa 146 orang. Sampel penelitian ini yaitu kelas V SDN No.1 Kaliuntu, dengan jumlah siswa 27 orang dan kelas V SDN No.3 Kaliuntu, dengan jumlah siswa 26 orang yang ditentukan dengan teknik random sampling. Pengumpulan data penelitian ini dilakukan menggunakan metode observasi dan kuesioner. Instrumen pengumpulan data yang digunakan berupa lembar observasi dan kuesioner. Data yang sudah di kumpulkan, dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan uji-t dengan rumus polled varians. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan terdapat perbedaan nilai karakter yang signifikan antara kelas yang menggunakan model SAVI dan kelas yang tidak menggunakan model SAVI. Temuan menggunakan model SAVI, yaitu guru mampu menciptakan suasana menarik dan menyenangkan.Kata Kunci : SAVI dan Nilai Karakter The purpose of this study is to know the difference between the values of Civic characters between classes of students who were taught using SAVI learning model and class of students who were not taught using SAVI model on V grade students of academic year 2016/2017 at elementary school of District Buleleng District X. This research is a pseudo experiment with non-equivalent design post test only control group design. The population of this research is class V in SD Gugus X Buleleng sub district year 2016/2017, which is 6 class with student 146 people. The sample of this research is class V SDN No.1 Kaliuntu, with the number of students 27 people and class V SDN No.3 Kaliuntu, with the number of students 26 people determined by random sampling technique. The data collection of this research is done by observation method and questionnaire. Instrument of data collection used in the form of observation sheet and questionnaire. Data that have been collected, analyzed using descriptive analysis and t-test with the formula of polled variance. The result of hypothesis testing shows that there is significant difference of character value between class using SAVI model and class which do not use SAVI model. Findings using the SAVI model, ie the teacher is able to create an interesting and fun atmosphere.keyword : SAVI and Character Values
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning terhadap Keterampilan Berpikir Kritis IPA Siswa Kelas V ., Ni Luh Putu Dianawati; ., Putu Nanci Riastini, S.Pd., M.Pd.; ., Drs. Ketut Pudjawan, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10985

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan pada keterampilan berpikir kritis IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran PBL dan kelompok siswa yang dibelajarkan tidak dengan model pembelajaran PBL pada siswa kelas V SD No.1 Ungasan Kecamatan Kuta Selatan Tahun Pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini merupakan eksperimen semu (quasi experiment) dengan rancangan penelitian “Post Test Only Control Group Design”. Sampel penelitian ini dipilih dengan teknik Random Sampling dan diperoleh sampel seluruh kelas V SD No. 1 Ungasan, yaitu kelasVA dan VB. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode tes dengan instrument tes pilihan ganda. Data keterampilan berpikir kritis dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik infrensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa thit = 0,97 dan ttab = (pada taraf signifikansi 5%) = 1,76. Artinya, model pembelajaran PBL dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunkan bukan model pembelajaran PBL. Temuan yang diperoleh dari penelitian ini yaitu, pembelajaran dengan model PBL membuat siswa aktif mencari pengetahuannya sendiri untuk memecahkan permasalahan yang ditemukan. Selanjutnya dalam kelompok PBL, siswa memperoleh kesempatan untuk menyampaikan pendapatnya. Dengan demikian, model pembelajaran PBL berpengaruh terhadap keterampilan berpikir kritis IPA pada siswa kelas V SD No. 1 Ungasan Kecamatan Kuta Selatan Kabupaten Badung tahun pelajaran 2016/2017. Kata Kunci : keterampilan berpikir kritis, IPA, model PBL This research is aimed to know the significant difference to the critical thinking skill in learning science between the group of students that learnt with PBL learning model and the group of students that learnt without PBL learning model to the v grade students in SD No. 1 Ungasan Kuta Selatan district in 2016/2017. This research was quasi experiment with the design which was “post test only control group design”. The sample of this study was chosen by Random Sampling technique and obtained the sample of whole class V SD No. 1 Ungasan, class VA and VB. The data collection in this research use test method with multiple choice test instrument. The critical thinking skill data was analyzed by descriptive statistics and inferential statistics (uji-t). the result of this study shows that thit=0.97 and ttab = (in 5% significance level) = 1.76. it means that PBL learning model and the group of students that learnt without PBL learning model. The result found in this study was; learning process with PBL model made the students became more active in learning to solve the problem by themselves . Moreover, in PBL group, the students got chance to thell their ideas. Therefore, PBL learning model influenced the critical thinking skill in learning sciences to the v grade students in SD No. 1 Ungasan Kuta Selatan district badung regency in 2016/2017keyword : Critical thinking skills, IPA, PBL models
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA BERBASIS INKUIRI UNTUK PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA KELAS V ., Ni Kadek Desi Aristini; ., Dr. I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.; ., Putu Nanci Riastini, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11006

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk, 1) mengetahui validitas pengembangan LKS dan 2) menguji efektivitas penggunaan LKS terhadap pemahaman konsep IPA siswa kelas V semester genap SD di Gugus IV Kecamatan Sukasada Tahun Pelajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan menggunakan model ADDIE. Pengumpulan data dilakukan menggunakan metode pencatatan dokumen, observasi, kuesioner, dan tes. Instrumen yang digunakan adalah lembar pencatatan dokumen, lembar observasi, lembar kuesioner, dan tes uraian (essay). Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif, deskriptif kuantitatif, dan statistik inferensial. Hasil dari penelitian ini adalah 1) validitas LKS menurut review para ahli diperoleh hasil sangat baik. Persentase tingkat pencapaian dari review ahli desain pembelajaran, ahli media pembelajaran, dan ahli isi mata pelajaran,berturut-turut yaitu 86%, 92%, dan 94%. Berdasarkan uji coba produk juga diperoleh hasil sangat baik. Persentase tingkat pencapaian dari uji coba perorangan, kelompok kecil, dan lapangan berturut-turut yaitu 92,6%, 91,8% dan, 91,13%, 2) hasil uji t menunjukan thitung (19,61) > ttabel (2,021). Hal ini berarti, LKS berbasis inkuiri efektif untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa. Temuan yang diperoleh yaitu, LKS berbasis inkuiri dapat mengembangkan keterampilan proses siswa, membuat siswa aktif, antusias, dan terlibat penuh dalam pembelajaran. Kata Kunci : Pengembangan, LKS, ADDIE, Pemahaman Konsep IPA The aims of this study are 1) to find out the validity of the result of LKS’ development, 2) to examine the effectiveness of the concept of science in the LKS which is used on the fifth grade students in elementary school in group IV Sukasada subdistrict Lesson 2016/2017. This research is a development research which is using ADDIE model. The data were collected by using document recording method, observation, questionnaire, and test. There are instruments which is used in this study were document recording sheets, observation sheets, questionnaire sheets, and essay tests. Data analysis that used in this study were descriptive qualitative, descriptive quantitative and inferential statistic. The results of this study are 1) the validity of LKS according to the expert’s reviews obtained a very good result. The percentage level of review achievement of instructional design expert, learning media expert, and subject matter expert, were respectively about 86%, 93% and 96%. Based on product trials also obtained a very good results. Percentage of achievement levels from individual, small group and field trials were 92,6%, 91,8%, and 91,13%, respectively. 2) it is obtained the tcount (19,61)> ttable (2.021).This means, LKS based inquiry is effective to improve students' conceptual understanding. A growing finding is that the inquiry-based LKS can develop student processes, keep students active, enthusiastic, and fully engaged in learning.keyword : Development, LKS, ADDIE, Understanding of Science Concept.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN COURSE REVIEW HORAY TERHADAP AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR KOGNITIF IPA SISWA KELAS V SD ., Made Indrieta Sari; ., Putu Nanci Riastini, S.Pd., M.Pd.; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11008

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan aktivitas dan hasil belajar kognitif IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Course Review Horay dan kelompok siswa yang dibelajarkan bukan dengan model pembelajaran Course Review Horay. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan desain post test only control group desain. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelompok siswa kelas V di Gugus VII Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2016/2017 dengan jumlah siswa 93 orang siswa. Sampel penelitian ini adalah kelas V SDN 2 Banjar Bali dan SDN 1 Kampung Kajanan. Data aktivitas dan hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan metode observasi menggunakan instrumen lembar observasi aktivitas belajar dan metode tes menggunakan instrumen tes hasil belajar IPA. Teknik analisis yang digunakan adalah teknik analisis statistik deskriptif dan uji-t dengan rumus polled varians. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan aktivitas dan hasil belajar kognitif IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Course Review Horay dan kelompok siswa yang dibelajarkan bukan dengan menggunakan model pembelajaran Course Review Horay. Hal ini ditunjukan oleh hasil uji-t pada aktivitas belajar IPA adalah thitung =32,88 > ttabel = 1,68 dan hasil uji-t pada hasil belajar IPA adalah thitung =71,50 > ttabel = 1,68. Temuan yang diperoleh dengan menggunakan model pembelajaran Course Review Horay adalah membuat siswa lebih aktif dalam mengikuti pembelajaran. Selain itu, suasana pembelajaran menjadi menyenangkan.Kata Kunci : Course Review Horay, aktivitas belajar, hasil belajar This research aims to determine the significant difference toward activity and cognitive science learning outcomes of students between students who were taught by Course Review Horay and students who were not taught by Course Review Horay. This study was a quasi-experimental study. The design of this research was Post-test only control group design. Population of this research were all of fifth grade students of state VII elementary school at Buleleng Sub-District in academic year 2016/2017 with total population of 93 students. The sample of this research was fifth grade students at SDN 2 Banjar Bali and SDN 1 Kampung Kajanan. The data of activities and science learning outcomes of students was obtained by observation method using observation sheet instrument of learning activity as well as test method by using the test results of the evaluation of student science learning. The data analysis technique was used descriptive statistics analysis and t-test with polled variant formula. The result of this study showed that there were differences of activities and cognitive science learning outcomes of students between students who were taught by Course Review Horay and students who were not taught by Course Review Horay. Based on the test results using t-test in science learning activities showed tcount = 32.88 > ttable = 1.68 and the result of t-test in science learning outcomes showed tvalue = 71.50 > ttable = 1.68. The conclusion of this research based on the data that is obtained by using the learning model Course Review Horay can improve students' activeness in the learning processes. In addition it makes the learning in the classroom become more fun.keyword : Course Review Horay, learning activities, learning outcomes
Pengaruh Teknik Pembelajaran Storytelling Berbantuan Satua Bali terhadap Keterampilan Berbicara pada Siswa Kelas V SD ., Alifia Nur Safira; ., Putu Nanci Riastini, S.Pd., M.Pd.; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11009

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keterampilan berbicara antara kelompok siswa yang mengikuti teknik pembelajaran storytelling berbantuan satua Bali dan kelompok siswa yang tidak mengikuti pembelajaran storytelling berbantuan satua Bali pada siswa kelas V SD di Gugus III Kecamatan Seririt tahun pelajaran 2016/2017. Populasi penelitian ini adalah kelas V SD di Gugus III Kecamatan Seririt tahun pelajaran 2016/2017. Sampel penelitian ini adalah kelompok siswa kelas V SD Negeri 3 Seririt dan SD Negeri 1 Pengastulan. Instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) terdapat perbedaan keterampilan berbicara antara kelompok siswa yang mengikuti teknik pembelajaran storytelling berbantuan satua Bali dan kelompok siswa yang tidak mengikuti pembelajaran storytelling berbantuan satua Bali, 2) satua Bali membuat siswa lebih bersemangat dan antusias dalam mengikuti pembelajaran. Selain itu, kegiatan ini membuat siswa mengenal lebih banyak satua, dan 3) kemampuan guru berekspresi dalam bercerita berpengaruh terhadap ekspresi siswa saat bercerita. Hasil uji-t menunjukkan bahwa t hitung = 4,58 > t tabel = 2,00. Dengan demikian, teknik pembelajaran storytelling berbantuan satua Bali berpengaruh terhadap keterampilan berbicara pada siswa kelas V SD di Gugus III Kecamatan Seririt tahun pelajaran 2016/2017. Saran untuk penelitian selanjutnya, agar memperhatikan kendala-kendala yang dialami dalam penelitian yang akan dilaksanakan serta dapat meneliti lebih lanjut mengenai peran guru sebagai model saat bercerita dan pengaruhnya terhadap interaksi guru dan siswa.Kata Kunci : storytelling, satua Bali, keterampilan berbicara This aim of this study is to find out the difference of speaking skill between group of students who follows the learning technique of assisted storytelling of satua Bali and group of students who do not follows learning storytelling assisted satua Bali in grade V SD of Gugus III of Seririt District in the academic year of 2016/2017. The population of this research is grade V SD of Gugus III of Seririt District in the academic year of 2016/2017. The sample of this research is group of students in grade V SD Negeri 3 Seririt and SD Negeri 1 Pengastulan. The data collection instrument used in this research is the observation sheet. The data analysis technique used is t-test. The result of the research shows that 1) there is a difference of speaking skill between group of students who follows the learning technique of assisted storytelling of satua Bali and group of students who do not follows learning storytelling assisted satua Bali, 2) satua Bali makes the students spirit and enthusiastic in following learning. In addition, this activity makes the students more know satua, and 3) the ability of teacher expression in storytelling affect the expression of students while telling stories. The result of t-test shows that t value = 4.58 > t table = 2,00. Thus, learning technique of assisted storytelling of satua Bali has an effect on speaking skill in grade V SD of Gugus III of Seririt District in the academic year of 2016/2017. Suggestions for further research, in order to pay attention to the constraints experienced in the research to be conducted and can further research on the role of teacher as a model when telling stories and its effect on the interaction of teacher and students.keyword : storytelling, satua Bali, speaking skill
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TALKING STICK BERBANTUAN MEDIA DIORAMA TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD GUGUS I KECAMATAN NEGARA KABUPATEN JEMBRANA TAHUN PELAJARAN 2016/2017 ., Putu Ika Krishna Novelinda; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd; ., Putu Nanci Riastini, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11021

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Talking Stick berbantuan media diorama terhadap hasil belajar IPA. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu, dengan rancangan non equivalent posttest only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas V SD di Gugus I Kecamatan Negara Kabupaten Jembrana Tahun Pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 106 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling. Sampel penelitian yaitu kelompok siswa kelas V SDN 4 Baler Bale Agung yang terpilih sebagai kelompok eksperimen dan kelompok siswa kelas V SDN 5 Baler Bale Agung sebagai kelompok kontrol. Data hasil belajar IPA dikumpulkan menggunakan tes pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial menggunakan uji-t polled varians. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model Talking Stick dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Temuan yang diperoleh yaitu pembelajaran menggunakan model Talking Stick membuat siswa terlibat aktif, antusias mengikuti pembelajaran, lebih siap dan berani tampil mengemukakan pendapat di depan kelas.Kata Kunci : Talking Stick, Media Diorama, hasil belajar IPA This research aims to determine the effect of learning model Talking Stick assisted diorama media to the results of science learning. This research type is quasi experiment research, with non equivalent posttest only control group design. The population of this research is all of class V SD in Gugus I District of Jembrana District of Lessons Year 2016/2017 totaling 106 people. Sampling using random sampling technique. The sample of the research is the group of students of grade V SDN 4 Baler Bale Agung selected as the experimental group and the group of students of grade 5 SDN 5 Baler Bale Agung as the control group. IPA learning outcomes were collected using multiple choice tests. The data obtained were analyzed using descriptive analysis and inferential analysis using the t-test polled variance. The result of hypothesis testing shows that there are differences of science learning outcomes between groups of students who follow the learning using Talking Stick model and group of students who follow conventional learning. The findings obtained are learning using Talking Stick model to make students actively involved, enthusiastic to follow learning, more ready and dare to show opinion in front of class.keyword : Talking Stick, Media Diorama, science learning outcomes.
Co-Authors ., Aa Ngr Agung Swapranata ., Agung Ayu Kade Rwi Utami ., Alifia Nur Safira ., Dr. I Ketut Gading,M.Psi ., Gusti Ayu Md Rian Dewi Antari ., I Gede Dharma Putra ., I Gst Ayu Mirah Perdani ., I Gusti Kade Budi Astawa ., I Ketut Sanjaya ., I Made Lianto ., I Putu Yarka Wikrama ., I Wayan Alit Mahendra ., Ida Ayu Dewi Virani ., IGA Fifi Widyanti ., Luh Putu Eka Wulandari ., Made Dony Marta Atmaja ., Made Indrieta Sari ., Ni Kadek Desi Aristini ., Ni Kadek Dina Kusuma Dewi ., Ni Kadek Meileni ., Ni Kadek Sri Lestari ., Ni Kadek Wangi ., Ni Komang Wahyu Trisna Dewi ., Ni Luh Hery Hapryantini ., Ni Luh Putu Dewi Aryani ., Ni Luh Putu Dianawati ., Ni Made Suci Indrawati ., Ni Made Tuti Widyastini ., Ni Putu Windha Adiani ., Ni Wayan Winjassica Purnama Dewi ., Ni Wayan Yunita Dewi ., Putu Filma Yesiana ., Putu Ika Krishna Novelinda ., Trisna Kurniasih Anak Agung Istri Vera Mahayuni ., Anak Agung Istri Vera Mahayuni Desak Putu Parmiti Dewa Made Sutarjana ., Dewa Made Sutarjana Dewa Nyoman Sudana Dimas Agustian . Drs. I Nyoman Murda,M.Pd. . Drs. Ndara Tanggu Renda . Gede Gunantara . Gusti Ayu Dwi Lisa Novita . Gusti Ayu Komang Yudarini . I Dewa Kade Tastra I Gede Margunayasa I Gusti Ayu Apsari Dewi . I Gusti Ngurah Japa I Kadek Dwirya Oka Subrata ., I Kadek Dwirya Oka Subrata I Ketut Gading I Komang Mayun Yuliana . I Komang Sudarma I Made Dwi Artawan . I Made Suarjana I Nyoman Jampel I Wayan Adi Paramartha ., I Wayan Adi Paramartha Kadek Anggun Ilhami . Kadek Megawati . Ketut Pudjawan M.Hum Dra. Ni Nyoman Garminah . M.Pd Drs. I Ketut Dibia,S.Pd . M.Si Drs. Gede Raga . Made Cahyani . Made Renny Wijayanthi . Made Sumantri Made Tia Parastika Dewi . Ni Ketut Suarni Ni Ketut Yantiningsih ., Ni Ketut Yantiningsih Ni Made Marteni Dewi . Ni Made Mitasasrini ., Ni Made Mitasasrini Ni Nyoman Kusmariyatni Ni Putu Indri Pramita Agustiani . Ni Wayan Arini Ni Wayan Rati Nyoman Dantes Putu Erwik Piktoriawan . Wahyuni .