Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Representasi Budaya Jawa dan Barat dalam Novel Rahvayana Karya Sujiwo Tejo Hidayah, Nuzulul; Yarno, Yarno; Hermoyo, R. Panji
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 9 No 2 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/st.v9i2.1180

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah representasi budaya Jawa dan Barat serta akulturasi budaya Jawa dan Barat dalam novel Rahvayana karya Sujiwo Tejo. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan representasi budaya Jawa dan Barat serta akulturasi budaya Jawa dan Barat dalam novel Rahvayana karya Sujiwo Tejo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan membaca novel Rahvayana karya Sujiwo Tejo, menginventarisasi data, mereduksi data, menganalisis data, dan memberi simpulan. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa representasi budaya Jawa dalam novel Rahvayana karya Sujiwo Tejo menampilkan berbagai sikap, adat dan ritual sebagai suatu budaya masyarakat Jawa, seperti upacara kematian, Panggih, dan Tedak Siti. Representasi budaya Barat yang terdapat dalam novel ini meliputi sikap individualistik yang tercermin dalam pemakai budaya Barat. Gaya hidup bebas serta cara berpikir dan bertindak yang mengutamakan sikap disiplin. Sedangkan akulturasi budaya Jawa dan Barat dalam novel ini di antaranya terjadinya seks bebas, gaya hidup, dan tafsir mimpi yang berkembang di Jawa dan Barat.
Enhancing Work Engagement Without Compromising Psychological Well-being: The Role of AI-based EVA in Employee Assistance Program Hidayah, Nuzulul
Jurnal Ilmiah Penelitian Psikologi Vol 11 No 2 (2025): 2025
Publisher : Psikologi UHAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jippuhamka.v11i2.18901

Abstract

Abstract Work engagement plays a crucial role in enhancing employee performance and organizational sustainability. While it offers benefits such as increased motivation, productivity, and loyalty, excessive engagement can lead to negative outcomes such as stress, burnout, anxiety, and impaired psychological well-being. To maximize its positive impact while minimizing potential risks, organizations need psychological support mechanisms integrated with technology. The Employee Assistance Program (EAP) is designed to help employees cope with psychological challenges that affect their work performance. With technological advancement, EAPs have evolved through the integration of artificial intelligence-based Employee Virtual Assistants (EVA), enabling real-time, personalized, and accessible psychological support. This approach offers a promising solution for balancing work engagement and psychological well-being in the workplace. This study employs a narrative review approach, developed as an extension of a previous systematic literature review (SLR) that explored the positive and negative impacts of work engagement. The review focuses on strategies to optimize engagement without compromising psychological well-being, emphasizing the roles of EAP and AI-based EVA. Relevant literature was sourced from Scopus, Google Scholar, ResearchGate, ScienceDirect, Springer, and SINTA, using inclusion criteria of English or Indonesian articles published in the last ten years (2014–2024). Findings indicate that integrating AI-based EVA within EAPs enables early detection of psychological distress, data-driven interventions, and improved access to mental health support, helping maintain sustainable and healthy work engagement. Keyword : Artificial intelligence (AI), Employee Assistance Program (EAP), Employee Virtual Assistant (EVA), Narrative Review, Psychological Well-Being (PWB), Work Engagement.
Psikoedukasi Regulasi Emosi pada Pekerja Migran Indonesia di Hong Kong Wibowo, Ugung Dwi Ario; Grafiyana, Gisella Arnis; Haryanto, Haryanto; Wijaya, Dzikria Afifah Primala; Hidayah, Nuzulul; Pamungkas, Fani Tri Himawan
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/54qzrb50

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara yang banyak mengirimkan pekerja bidang domestic care ke negara Hong Kong, dengan total pekerja migran Indonesia yang dikirim ke sana sejumlah 50.179 orang hingga bulan Agustus 2025. Berdasarkan wawancara dengan ketua dan pengurus Pimpinan Cabang Istimewa Aisyiyah (PCIA) Hong Kong, diperoleh data bahwa dengan tantangan pekerjaan dan kehidupan di perantauan yang jauh dari keluarga, banyak pekerja migran Indonesia di Hong Kong yang berpotensi mengalami kasus gangguan mental. Salah satu hal yang dapat membantu karyawan mengurangi tingkat stres yaitu kemampuan menghadapi kondisi emosi pada saat mengalami stres atau yang sering disebut regulasi emosi. Tahapan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu: (1) analisis masalah dan kebutuhan dengan wawancara formal; (2) pelaksanaan pelatihan menggunakan metode ceramah, diskusi, lembar kerja, dan simulasi; dan (3) evaluasi pelatihan. Melalui metode pelatihan dengan cara psikoedukasi tentang regulasi emosi pada pekerja migran Indonesia yaitu dengan mengenalkan dan mempraktekkan berbagai hal, antara lain: (1) pemahaman tentang pengertian, konsep, dan jenis gangguan mental & kesehatan mental; (2) pemahaman tentang regulasi emosi; dan (3) simulasi penerapan regulasi emosi bagi pekerja migran Indonesia. Psikoedukasi regulasi emosi untuk pekerja migran Indonesia di Hong Kong sebagai pencegahan gangguan mental pada pekerja migran terbukti secara efektif dan berdampak terhadap peserta.