Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Pemilihan Lokasi dalam Mendorong Peningkatan Kondisi Sosial dan Ekonomi Pedagang Keliling di Sekitar Kawasan Pasar Nangka, Kota Surakarta Rahayu, Murtanti Jani; Putri, Rufia Andisetyana; Rini, Erma Fitria; Suminar, Lintang; Amalia, Adinda
Jurnal Pembangunan Wilayah dan Kota Vol 20, No 1 (2024): JPWK Volume 20 No. 1 March 2024
Publisher : Universitas Diponegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/pwk.v20i1.49907

Abstract

Pedagang keliling sebagai bagian dari kegiatan ekonomi informal memberikan kontribusi yang tidak kecil baik sebagai tools bagi masyarakat bawah untuk menavigasi kondisi sosial ekonominya maupun bagi kondisi lingkungan, karena pedagang keliling menjadi salah satu representasi dari hubungan kota dengan wilayah hinterlandnya, tumbuhnya jiwa wirausaha dan meminimalkan pergerakan masyarakat dalam berbelanja. Pedagang keliling mendatangi konsumennya dengan berhenti di banyak titik yang umumnya merupakan ruang publik yang mendekati guna lahan tertentu tanpa menimbulkan konflik pemanfaatan ruang, karena hanya berhenti sesaat, tanpa ada ruang yang diakuisi seperti halnya pedagang kaki lima. Setiap titik henti yang menjadi lokasi dagang para pedagang keliling memiliki karakteristik yang memberikan berpengaruh terhadap bentuk aktivitas yang terjadi baik dari segi sosial maupun ekonomi. Ruang publik menjadi pilihan lokasi berdagang oleh para pedagang keliling karena pada dasarnya tingginya mobilitas di kawasan sehingga dapat memberikan banyak keuntungan. Melalui teknik analisis korelasi Spearman, ditemukan bahwa pendapatan bersih yang diperoleh para pedagang keliling menjadi variabel dominan yang memiliki hubungan erat/berkorelasi positif dengan variabel karakteristik lokasi titik henti pedagang keliling diantaranya jenis tata guna lahan aktivitas utama yang ditempati, jarak titik henti, tingkat keamanan, kenyamanan, dan kebersihan.
THE ROLE OF PHARMACOECONOMICS IN DETERMINING TREATMENT SELECTION IN INDONESIA: A SCOPING REVIEW Amalia, Adinda; Suardiana, I Kadek
Journal Pharmaceutical Science and Application Vol. 7 No. 1 (2025): Journal Pharmaceutical Science and Application
Publisher : Pharmacy Department, Math and Sciences Faculty, Udayana Univerity

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JPSA.2025.v07.i01.p05

Abstract

Background: Pharmacoeconomic analysis is a crucial tool for assessing the economic impact of alternative drug therapies, especially amid rising healthcare costs in Indonesia. It evaluates whether the benefits of a treatment justify the additional costs, supporting pharmacists in selecting effective and cost-efficient therapies that enhance patient quality of life. Four main types of pharmacoeconomic studies are commonly used: Cost Effectiveness Analysis (CEA), Cost Minimization Analysis (CMA), Cost Utility Analysis (CUA), and Cost Benefit Analysis (CBA). Objective: This review aims to provide an overview of pharmacoeconomic studies that can serve as a reference for pharmacists in Indonesia in selecting appropriate treatments, focusing on literature from national journals published within the last 10 years. Methods: A literature review was conducted using primary data from national research publications accessed via Google Scholar. Inclusion criteria were studies involving pharmacoeconomic evaluations related to therapy selection, published from 2015 onward in national journals. Studies examined include those covering drug utilization patterns, cost estimation, and alignment with the national formulary. Results: CEA and CUA are the most frequently applied pharmacoeconomic methods in Indonesia, particularly for evaluating antihypertensive, antiinfective, and cardiovascular drugs. These methods offer valuable insights that help pharmacists determine clinically effective and economically viable treatment options. Conclusion: Pharmacoeconomic studies are essential in supporting pharmacists in balancing treatment efficacy with cost considerations. Their application is particularly important in the context of the National Health Insurance (JKN), where informed decisions are needed to ensure cost-effective, sustainable healthcare delivery.   Keywords: Cost Benefit Analysis; Cost Effectiveness Analysis; Cost Minimization Analysis; Cost Utility Analysis; Pharmacoeconomics.