Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Madani: Multidisciplinary Scientific Journal

Hubungan Antara Psychological Well Being Dengan Quarter Life Crisis Pada Dewasa Awal Yang Bekerja di Kecamatan Setu Alifah, Shinta; Viena, Yomima
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 2, No 7 (2024): Madani, Vol 2. No. 7, 2024
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.12729162

Abstract

Tahapan perkembangan yang paling sulit terjadi pada Peralihan dari masa remaja ke masa dewasa. Menjadi orang dewasa merupakan masa transisi yang sangat panjang bagi kebanyakan orang. Rentang usia masa dewasa awal berkisar antara 18-25 tahun yang ditandai dengan kegiatan eksperimen dan eksplorasi. Pada masa ini, banyak orang yang masih memikirkan jalur karir yang mereka inginkan, ingin menjadi individu yang seperti apa, dan gaya hidup yang mereka inginkan pun seperti apa, seperti melajang, hidup bersama, atau menikah. Individu yang mengalami fase tersebut berkemungkinan besar melalui masa yang berat ketika menghadapi masa transisi di periode perkembangannya hal ini dikenal sebagai quarter life crisis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Psychological well Being dengan Quarter Life Crisis pada masa dewasa awal yang bekerja di kecamatan setu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif. Subyek dalam penelitian ini adalah dewasa awal yang bekerja usia 18-25 tahun. Kuisioner ini dibagikan kepada 107 orang. Instrumen penelitian ini menggunakan skala Psychological Well Being Scale (PWBS) dan skala quarter life crisis. Berdasarkan hasil perhitungan SPSS ditemukan hasil (koefisien korelasi 0,237* dengan nilai sig 0,014 p= >0,005) yang artinya terdapat hubungan positif yang signifikan terhadap psychological well being dengan quarter life crisis. 
Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pelanggan di Bengkel Motor Silitonga, Glenn Kevin Daniel; Febrieta, Ditta; Viena, Yomima
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 4, No 1 (2026): February 2026
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18247453

Abstract

This study aims to examine the effect of service quality on customer satisfaction at motorcycle repair workshops. The research employs a quantitative method with a causal approach. The population consists of motorcycle workshop customers in the Mustika Sari area, with a sample of 96 respondents determined using the Cochran formula. Data were collected through questionnaires using a 4-point Likert scale. Data analysis included descriptive statistical analysis, assumption tests (normality, linearity, and homogeneity), Pearson correlation analysis, and simple linear regression analysis. The results show that service quality has a significant effect on customer satisfaction, with a Pearson correlation coefficient of 0.875 and a significance value of p < 0.001. The coefficient of determination (R²) of 0.766 indicates that 76.6% of the variance in customer satisfaction can be explained by service quality. These findings indicate that the better the service quality provided, the higher the level of customer satisfaction. Therefore, continuous improvement in service quality, including aspects of tangibles, reliability, responsiveness, assurance, and empathy, is necessary to enhance customer satisfaction and ensure the sustainability of motorcycle repair workshop businesses.