Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Hubungan pengetahuan remaja putri dengan sikap personal hygiene saat menstruasi di wilayah kerja Puskesmas Selemadeg Timur 1 Ervinawati, Ni Putu Pande; Udayani, Ni Putu Mirah Yunita; Adhiestiani, Ni Made Egar; Widiastini, Luh Putu
Femina: Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 4 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Program Studi D3 Kebidanan Langsa, Polteknik Kesehatan Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/femina.v4i1.576

Abstract

Latar Belakang: Remaja sebagai individu yang berkembang saat awal mula dia memperlihatkan ciri seksual sekundernya sampai saat dia mendapatkan meturitas seksual. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini yaitu  untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan Remaja Putri dengan Sikap Personal Hygiene Saat Manstruasi di Wilayah Kerja Puskesmas Selemadeg Timur 1. Metode: Penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross sectional. Cara pengambilan sampel yang digunakan adalah non probability sampling dengan jumlah sampel sebanyak 71 responden. Analisi data menggunakan spearman rank. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan mayoritas tingkat pengetahuan remaja tentang sikap personal hygiene saat menstruasi diwilayah kerja adalah baik sebesar 51 orang (71,8%) memiliki tingkat pengetahuan baik, mayoritas sikap personal hygiene saat mestruasi pada remaja putri. Nilai p value 0,001 (<0,05). Kesimpulan: ada Hubungan Pengetahuan Remaja Putri dengan Sikap Personal Hygiene Saat Manstruasi. Penelitian ini diyakini dapat memberi informasi dan menjadi sumber perspektif untuk eksplorasi lebih lanjut tentang hubungan pengetahuan remaja putri dengan sikap kebersihan diri dalam siklus kewanitaan.  
Pengaruh pendidikan kesehatan tentang perawatan payudara melalui media video terhadap tingkat pengetahuan dan sikap ibu hamil triwulan III di wilayah kerja UPTD Puskesmas Mengwi II. Wirasih, Ni Wayan; Widiastini, Luh Putu; Adhiestiani, Ni Made Egar; Susila, I Made Dwie Pradnya
Femina: Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 4 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Program Studi D3 Kebidanan Langsa, Polteknik Kesehatan Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/femina.v4i1.578

Abstract

Latar Belakang: Perawatan payudara pada masa kehamilan sangat penting pada proses pemberian ASI. Peningkatan pengetahuan dan sikap ibu hamil dapat dilakukan dengan memberikan pendidikan kesehatan tentang perawatan payudara menggunakan media video. Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tentang perawatan payudara. Metode: Metode yang digunakan pre eksperimental dengan rancangan One group Pra test-posttest Design. Sampel ibu hamil trimester III sebanyak 60 sampel dan teknik sampel purposive sampling. Hasil: Hasil penelitian pengetahuan sebelum perlakuan rata-rata 1,38, setelah perlakuan rata-rata 2,90, sikap sebelum perlakuan rata-rata 142, setelah perlakuan rata-rata 2,77. Hasil uji Wilcoxon Sign Rank Test dengan Z hitung menunjukkan ada pengaruh pendidikan kesehatan tentang perawatan payudara Kesimpulan: Disimpulkan pendidikan kesehatan melalui media vidio berpengaruh signifikan terhadap tingkat pengetahuan dan sikap. Disarankan kepada puskesmas agar memasukan program pendidikan kesehatan secara rutin dan terjadwal pada ibu hamil pada saat ini khususnya perawatan payudara
Hubungan Penggunaan Pantyliner dengan Kejadian Keputihan pada Wanita Usia Subur Viralestari, Ida Ayu; Adhiestiani, Ni Made Egar; Karuniadi, I Gusti Agung Manik
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 5 (2024): Oktober 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i5.2780

Abstract

Wanita Usia Subur (WUS) sering dihubungkan dengan masa reproduksi, pada masa ini wanita harus menjaga dan merawat personal hygiene agar terhindar dari berbagai gangguan reproduksi seperti kejadian keputihan (fluor albus). Salah satu faktor pencetus terjadinya keputihan atau fluor albus pada wanita yaitu perilaku yang bergantung dengan penggunaan pantyliner. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan penggunaan pantyliner dengan kejadian keputihan pada wanita usia subur di Klinik Pedungan Medika Denpasar. Penelitian ini menggunakan metode analitis korelatif dengan pendekatan cross sectional. Jumlah populasi sebanyak 159 orang dengan sampel penelitian berjumlah 50 orang menggunakan teknik accidental sampling. Uji chi square digunakan untuk melakukan uji bivariat antara variabel penggunaan pantyliner dengan kejadian keputihan.Hasil penelitian ini menunjukkan hubungan bermakna antara penggunaan pantyliner dengan kejadian keputihan wanita usia subur di Klinik Pedungan Medika dengan nilai p = 0,012 < 0,05. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa pada penggunaan pantyliner > 4 jam lebih banyak menimbulkan keputihan patologis dibandingkan dengan yang menggunakan pantyliner ≤ 4 jam. Disarankan kepada wanita usia subur harus meningkatkan kesadarannya terkait pentingnya menjaga kesehatan organ reproduksi dan tidak lagi menganggap bahwa keputihan adalah hal yang biasa.
HUBUNGAN RIWAYAT PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DAN IMUNISASI DASAR LENGKAP DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USIA 24-59 BULAN DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS KUTA UTARA Trisnawati, Ni Ketut; Mastiningsih, Putu; Purnamayanthi, Pande Putu Indah; Adhiestiani, Ni Made Egar
Jurnal Maternitas Kebidanan Vol. 9 No. 1 (2024): Jurnal Maternitas Kebidanan
Publisher : Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jumkep.v9i1.4780

Abstract

Stunting is a problem of imbalance in nutritional intake which is closely related to the First 1000 Days of Life (HPK) period. Basic causes include socio-economic factors such as family income, maternal education, and employment. Indirect causes include feeding practices and food security, access to health services, and household environmental sanitation. Meanwhile, direct causes of stunting include food intake and infectious diseases. The aim of this research is to determine the relationship between the history of exclusive breastfeeding and complete basic immunization with the incidence of stunting in toddlers aged 24 - 59 months at the Working area UPTD Puskesmas Utara Kuta.This research uses an observational analytical quantitative research method which uses a retrospective approach, namely observing events that have occurred with the aim of looking for factors related to the cause. The sampling technique in this study used a total sampling technique, namely all mothers with stunting toddlers aged 24 - 59 months would be sampled, namely 16 people. Data were analyzed using analysis using the Chi Square Test.The results of the analysis using the Chi Square test with statistical test results from 16 respondents obtained a p-value of 0.003. These results indicate that H0 is rejected and Ha is accepted, which means there is a significant relationship between complete basic immunization and the incidence of stunting in toddlers aged 24-59 months at the Working area UPTD Puskesmas North Kuta. Based on the results of this research, it is hoped that mothers can prevent the incidence of stunting by providing exclusive breast milk. and complete basic immunization.
Program Kelas Edukasi Massage Endorphin Guna Meningkatkan Kesiapan Psikologis Ibu Hamil di RB Bunda Setia, Denpasar Timur, Bali Ekajayanti, Pande Putu Novi; Purnamayanthi, Pande Putu Indah; Adhiestiani, Ni Made Egar
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 No 1 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i1.12828

Abstract

ABSTRAK Pelayanan Antenatal Care (ANC) yang diberikan pada Ibu hamil biasanya hanya mencakup asuhan komprehensif saja, yang terkadang kurang memperhatikan aspek psikologis dari Ibu Hamil tersebut. Padahal seorang perempuan dalam masa kehamilan akan mengalami banyak perubahan, baik itu perubahan fisik maupun perubahan psikologis. Apalagi pada kehamilan Trimester III biasanya kecemasan Ibu Hamil akan meningkat sehingga dapat memengaruhi kesiapan psikologi Ibu dalam menghadapi persalinan. Pusat Layanan Kesehatan terkadang merasa ketrampilan yang dimiliki tenaga kesehatannya masih kurang untuk menyiapkan psikologi Ibu Hamil TM III menjelang persalinannya, dimana permasalahan ini nantinya akan berpengaruh pula pada pelayanan yang diberikan oleh Pelayanan Kesehatan. Salah satu ketrampilan yang sebenarnya bisa diterapkan oleh Pelayanan Kesehatan terhadap masalah yang dihadapinya tersebut adalah dengan penerapan asuhan komplementer, yakni salah satunya dengan pemberian massase endorphin. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah; 1). Memberikan pelatihan dan keterampilan kepada Bidan di RB Bunda Setia; 2) Untuk memecahkan masalah pada Mitra agar memahami dan mengaplikasikan massase endorphin pada ibu hamil trimester III sehingga dapat siap secara psikologis menjelang persalinannnya. Metode kegiatan yang dilakukan adalah penyampaian materi secara workshop, melalui teoritis/ceramah massase endorphin; kemudian diikuti dengan demonstrasi dan praktik langsung massase endorphin pada ibu hamil trimester III. Hasil dari program kelas edukasi ini diantaranya: a. Peningkatan ketrampilan bidan di RB Bunda Setia dalam memberikan pelayanan asuhan kebidanan komplementer khususnya tentang massase endorphin; b. Terlibatnya peran serta masyarakat khususnya dalam hal ini ibu hamil TM III beserta suami/pendampingnya dalam menyiapkan psikologi ibu hamil TM III. Kelas Edukasi massase endorphin pada ibu hamil ini telah berhasil diberikan dan dirasakan manfaatnya tidak hanya oleh ibu hamil, tetapi juga Pelayanan Kesehatan. Sehingga bisa lebih membantu pelayanan komplementer, khususnya dalam meningkatkan kesiapan psikologis ibu hamil. Kata Kunci: Kelas Edukasi, Massage Endorphin, Kesiapan Psikologis, Ibu Hamil  ABSTRACT Antenatal Care (ANC) services provided to pregnant women usually only include comprehensive care, which sometimes pays little attention to the psychological aspects of the pregnant woman. Even though a woman during pregnancy will experience many changes, both physical changes and psychological changes. Moreover, in the third trimester of pregnancy, pregnant women's anxiety will usually increase, which can affect the mother's psychological readiness for childbirth. Health Service Centers sometimes feel that the skills possessed by their health workers are still insufficient to prepare the psychology of TM III Pregnant Women before giving birth, where this problem will also affect the services provided by Health Services. One of the skills that Health Services can actually apply to the problems they face is by implementing complementary care, namely by providing endorphin massage. The aim of this service activity is; 1). Providing training and skills to Midwives at RB Bunda Setia; 2) To solve problems for partners to understand and apply endorphin massage to pregnant women in the third trimester so that they can be psychologically prepared before delivery. The method of activity carried out is delivering material in a workshop, through theoretical/endorphin massage lectures; then followed by a demonstration and direct practice of endorphin massage for pregnant women in the third trimester. The results of this educational class program include: a. Increasing the skills of midwives at RB Bunda Setia in providing complementary midwifery care services, especially regarding endorphin massage; b. Involvement of community participation, especially in this case TM III pregnant women and their husbands/companions in preparing the psychology of TM III pregnant women. This educational class on endorphin massage for pregnant women has been successfully provided and the benefits have been felt not only by pregnant women, but also by health services. So it can be more helpful for complementary services, especially in increasing the psychological readiness of pregnant women. Keywords: Educational Classes, Endorphin Massage, Psychological Readiness, Pregnant Women
PENGARUH KOMBINASI TEKNIK RELAKSASI NAFAS DALAM DAN MUSIK KLASIK TERHADAP INTENSITAS NYERI PADA IBU INPARTU KALA 1 FASE AKTIF DI RSUD SANJIWANI Suparinsih, Ni Wayan Dewi; Widiastini, Luh Putu; Adhiestiani, Ni Made Egar; Saraswati, Putu Ayu Dina
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2024): Vol. 5 No. 5 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i5.34260

Abstract

Latar Belakang: Proses persalinan menimbulkan rasa nyeri yang bisa menyebabkan rasa trauma serta cemas. Penanganan nyeri tersebut dapat dilakukan dengan farmakologis dan non farmakologis. Penanganan nyeri non farmakologis dapat menjadi pilihan karena metode non farmakologis lebih murah, simple, efektif dan tanpa efek yang merugikan. Jenis teknik menangani nyeri secara non farmakologis dapat dilakukan dengan memberikan kompres air hangat, memberikan pijatan pada punggung, menggunakan gym ball, menggunakan teknik relaksasi nafas dalam dan mendengarkan musik klasik. Tujuan Penelitian: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kombinasi teknik relaksasi nafas dalam dan musik klasik terhadap intensitas nyeri pada ibu inpartu kala 1 fase aktif di RSUD Sanjiwani. Metedologi: Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dalam penelitian ini menggunakan jenis desain penelitian dengan metode desain grup pre-post test with cotrol design. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling dengan jumlah sampel 30 orang. Data di analisis menggunakan uji hipotesis Wilcoxon rank test dan uji mann whitney. Hasil: Pengaruh terapi kombinasi teknik relaksasi nafas dalam dan musik klasik pada kelompok kontrol dan kelompok intervensi menunjukkan p value 0,007< 0,05. Kesimpulan: ada pengaruh terapi kombinasi teknik relaksasi nafas dalam dan musik klasik terhadap intensitas nyeri pada ibu inpartu kala I fase aktif di RSUD Sanjiwani Gianyar.
PENGARUH TEKNIK RELAKSASI DAN TERAPI MUSIK MOZART TERHADAP NYERI HAID DI POSYANDU REMAJA: The Effect of Relaxation Techniques and Mozart Music Therapy on Menstrual Pain at the Youth Integrated Service Post Handayanti, Ida Ayu Gd Sri; Ekajayanti, Pande Putu Novi; Adhiestiani, Ni Made Egar; Widiastini, Luh Putu
Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar Vol 15 No 1 (2024): Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar
Publisher : Jurusan Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu masalah yang sering muncul serta mempengaruhi kesehatan reproduksi remaja adalah nyeri haid, ini mempengaruhi kesehatan organ reproduksi. Kurangnya pengetahuan remaja untuk mengetahui penyebab, gejala, dan mengatasi nyeri haid, sehingga remaja membiarkan begitu saja menyebabkan remaja tidak dapat leluasa melakukan aktifitas sehari-hari. Rasa nyeri ini dapat membuat konsentrasi belajar remaja berkurang sehingga perlu tindakan untuk mengurangi rasa nyeri tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pengaruh teknik relaksasi dan terapi musik Mozart terhadap nyeri haid di posyandu remaja Desa Sedang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain pre-eksperimen dengan desain one group pre-test post-test design. Teknik sampling pada penelitian ini menggunakan porpusive sampling dengan jumlah sampel 25 responden. Data di analisis menggunakan uji hipotesis Wilcoxon rank test. Dari hasil analisa data didapatkan ada pengaruh terapi relaksasi dan terapi musik mozart terhadap nyeri haid di posyandu remaja Desa Sedang dengan nilai p value sebesar 0,000 < 0,05. Dapat disimpulkan bahwa terapi relaksasi dan terapi musik mozart berpengaruh terhadap nyeri haid di posyandu remaja Desa Sedang. Remaja dapat menggunakan terapi relaksasi dan terapi musik Mozart untuk mengurangi nyeri haid.
PENGARUH TERAPI MUSIK RINDIK TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PADA IBU PREOPERASI SECTIO CAESAREA DI RS X DENPASAR Harini, I Gusti Ayu Sri; Adhiestiani, Ni Made Egar; Lestari, Ni Putu Yunita Sri; Sumawati, Ni Made Risna
Jurnal Kesehatan dan Teknologi Vol. 2 No. 1 (2025): Jurnal Kesehatan dan Teknologi
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Buton Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64879/jkestek.v2i1.32

Abstract

Tindakan persalinan dengan metode Sectio Caesarea pada bebebrapa individu juga sering kali menimbulkan dampak pada psikologis salah satunya kecemasan menjelang tindakan Sectio Caesarea. Kecemasan pre-op jika tidak ditanggulangi akan berdampak pada keberhasilan Tindakan persalinan dan juga dapat dihubungkan dengan depresi post-partum. Penatalaksanaan dalam masalah kecemasan dapat dilakukan dengan pemberian terapi non-farmakologi salah satunya terapi musik rindik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh teknik musik rindik terhadap tingkat kecemasan pada ibu pre-operasi sectio caesarea di RS X Denpasar. Penelitian ini mengunakan metode pra experiment dengan one-group pre-posttest design. Teknik sampling mengunakan non-probability sampling yaitu accidental sampling. Sampel dalam penelitian berjumlah 40 responden. Analisis yang digunakan adalah wilcoxon sign rank test. Hasil analisis menunjukan nilai p-value 0,001 < 0.05, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh teknik musik rindik terhadap tingkat kecemasan pada ibu pre-operasi sectio caesarea di RS X Denpasar. Bidan diharapkan dapat memberikan intervensi terapi musik rindik pada ibu pre section caesarea sebagai upaya dalam menurunkan tingkat kecemasan pasien pre-operasi dan meningkatkan keberhasilan persalinan
PENGARUH KOMBINASI EFFLEURAGE MASSAGE DAN AROMATERAPI LAVENDER TERHADAP NYERI PUNGGUNG PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI RS X DENPASAR Rahayuni, Luh Cantika; Sumawati, Ni Made Risna; Adhiestiani, Ni Made Egar
Jurnal Kesehatan dan Teknologi Vol. 2 No. 1 (2025): Jurnal Kesehatan dan Teknologi
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Buton Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64879/jkestek.v2i1.34

Abstract

Adaptasi dan perubahan yang terjadi selama kehamilan umumnya menimbulkan ketidaknyamanan pada ibu hamil, rasa tidak nyaman yang dirasakan pada ibu hamil khususnya pada trimester III yaitu nyeri punggung. Penatalaksanaan yang dapat dilakukan dengan pemberian terapi non-farmakologi kombinasi effleurage massage dan aromaterapi lavender. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kombinasi effleurage massage dan dan aromaterapi lavender terhadap nyeri punggung pada ibu hamil trimester III di RS X Denpasar. Penelitian ini mengunakan metode pra experiment dengan one-group pre-posttest design. Teknik sampling mengunakan non-probability sampling yaitu purposive sampling. Sampel dalam penelitian berjumlah 47 responden. Analisis yang digunakan adalah wilcoxon sign rank test. Hasil analisis menunjukan nilai p-value 0,001 < 0.05, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh kombinasi effleurage massage dan aromaterapi lavender terhadap nyeri punggung pada ibu hamil trimester III di RS X Denpasar. Bidan diharapkan dapat memberikan intervensi effleurage massage yang dikombinasikan dengan aromaterapi lavender pada ibu hamil trimester III sebagai upaya dalam menurunkan intensitas nyeri punggung dan meningkatkan derajat kesehatan ibu hamil
PENGARUH PEMBERIAN AROMATERAPI LAVENDER TERHADAP DISMINOREA PADA REMAJA DI POSYANDU REMAJA DESA KLUMPU NUSA PENIDA BALI Wulandani, Ni Putu Ayu Aprilia; Adhiestiani, Ni Made Egar; Karuniadi , I Gusti Agung Manik
Jurnal Kesehatan dan Teknologi Vol. 2 No. 1 (2025): Jurnal Kesehatan dan Teknologi
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Buton Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64879/jkestek.v2i1.37

Abstract

Dismenore adalah nyeri perut yang berasal dari kram rahim dan terjadi selama menstruasi. Untuk mengurangi rasa nyeri, bisa diberikan obat-obatan farmakologi dan pengobatan nonfarmakolog. Penanganan nyeri secara nonfarmakologi yang dapat dilakukan untuk nyeri haid (dismenorea) salah satunya yaitu dengan menggunakan aromaterapi lavender. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pemberian aromaterapi lavender dalam menurunkan disminorea pada remaja putri di Desa Klumpu Nusa Penida. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kuantitatif yang menggunakan metode penelitian pre eksperimen dengan pendekatan One Group Pretest Postest. Sempel yang digunakan pada penelitian ini adalah 62 orang remaja putri di desa klumpu. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon untuk mengetahui pengaruh pemberian aroma terapi lavender terhadap disminorea pada remaja. Dari hasi penelitian didapatkan: Berdasarkan hasil analisis menggunakan uji Wilcoxon, diperoleh nilai p-value = 0.000 (p < 0.05), yang menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara pemberian aromaterapi lavender terhadap penurunan intensitas nyeri dismenore pada remaja putri. Hasil ini diperkuat dengan adanya nilai negative rank sebesar 62, yang mengindikasikan penurunan skala nyeri setelah intervensi, tanpa adanya peningkatan skala nyeri yang ditunjukkan oleh nilai positive rank sebesar 0 serta nilai ties sebesar 0. Dari hasil tersebut dapat dikatakan pemberian aroma terapi lavender mampu menurunkan intensitas nyeri pada penderita disminorea