Sukobar, Sukobar
Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Published : 10 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Kesetaraan Kuat Tekan Batu Bata (Press) Asal Bangsal Mojosari Kabupaten Mojokerto Terhadap Kuat Tekan Spesi Campuran Semen, Kapur, dan Pasir untuk Pasangan Bata Sukobar, Sukobar; Kuntjoro, Kuntjoro; Kusumastuti, Kusumastuti; Sungkono, Sungkono
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 12, No 2 (2014)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.757 KB) | DOI: 10.12962/j12345678.v12i2.2576

Abstract

Pasangan batu bata merupakan material bangunan yang selalu dipergunakan khususnya untuk dinding rumah tinggal maupun gedung bertingkat. Elemen pasangan batu bata terdiri dari batu bata dan perekat (spesi), yang dipakai sehari-hari dalam pelaksanaan baik sebagai dinding penyekat maupun pemikul beban. Batu bata yang dipakai berasal dari daerah yang berbeda-beda, serta cara pembuatan dan spesi yang dipergunakan juga dari bahan dan komposisi campuran yang berbeda-beda. Sehingga dalam pasangan batu bata tersebut kemungkinan batu batanya lebih kuat dari spesinya atau sebaliknya spesinya lebih kuat dari pada batu batanya. Dalam penelitian ini dilakukan pengetesan kuat tekan 30 benda uji batu bata yang diambil secara random pada 6 lokasi pembuatan dari Bangsal Mojosari Kabupaten Mojokerto yang berukuran 19 cm x 9,5 cm x 4,5 cm dan akan disetarakan kuat tekanannya dengan spesi hasil penelitian terdahulu (Sukobar, 1995) campuran 5 bagian kapur : 15 bagian pasir dan 1 bagian semen (PC) tipe 1 yang kadar/bagian semennya diubah-ubah dari 0,6 bagian sampai dengan 1,3 bagian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kuat tekan rata-rata dari 30 benda uji batu bata Press dari Bangsal Mojosari Kabupaten Mojokerto adalah sebesar 149.85 kg/cm2, dengan menggunakan persamaan regresi hasil penelitian terdahulu (Sukobar, 1995) maka kekuatan tekannya setara dengan spesi campuran 5 bagian kapur : 15 bagian pasir dan 8 bagian semen. Model regresi kuat tekan spesi terhadap kadar semen adalah Y = 2,66 + 9,07 X, dimana Y adalah nilai kuat tekan dan X adalah nilai kadar semen. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa apabila membuat pasangan batu bata menggunakan batu bata Press dari Mojosari, maka spesinya menggunakan campuran 5 bagian kapur : 15 bagian pasir : 16 bagian semen agar kekuatan tekannya setara atau kuat tekan rata-rata batu bata (Press) dari Bangsal Mojosari setara dengan spesi campuran 5 bagian kapur : 15 bagian pasir : 16 bagian semen (PC) tipe 1.
Perencanaan/Pengendalian dan Pengembangan Potensi Sumber Daya Air Kabupaten Pasuruan Sukobar, Sukobar
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 8, No 2 (2010)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1178.476 KB) | DOI: 10.12962/j12345678.v8i2.2726

Abstract

Air merupkan salah satu kebutuhan pokok bagi kehidupan sehari – hari. Oleh karena itu Pengolahan Sumber Daya Air perlu dilakukan agar potensi sumber daya air yang ada dapat dipergunakan dengan baik (tidak mengakibatkan efek negatife pada lingkungan yang akan menggangu kelangsungan ketersediaan sumber daya air).Pengolahan sumber daya air tergantung pada potensi sumber daya air yang ada dan kebutuhan air yang akan digunakan. Potensi sumber daya air terdiri dari air permukaan dan air bawah tanah, sedangkan kebutuhan air terdiri dari kebutuhan air bersih, kebutuhan air industri dan kebutuhan air pertanian.Dalam studi pengelolaan potensi sumber daya air di Kabupaten Pasuruan dilakukan penggabungan pengelolaan data identifikasi potensi sumber daya air dengan proyeksi kebutuhan air sampai dengan tahun 2012. Maka diperoleh  identifikasi potensi sumber daya air mempunyai kapasitas air permukaan 4.933.876.748 m3 / tahun, kapasitas air bawah tanah 629.946.438 m3 / tahun. Sedangkan untuk  proyeksi kebutuhan air diperoleh Kebutuhan air Domestik = 137.870.812 m3/Tahun atau 4.371,85 liter/detik, Kebutuhan Air Industri = 9.159.675  m3/Tahun atau 290,45 liter/detik, Kebutuhan Air Pertanian = 2.955.009.359 m3/Tahun atau 93.702,73 liter/detik. Jadi Total kebutuhan air di Kabupaten Pasuruan sampai tahun 2012 adalah 3.102.039.846 m3/Tahun atau 98.365,04 liter/detik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kebutuhan air bersih dan air industri di Kabupaten Pasuruan dapat dipenuhi oleh Air Bawah Tanah. Kebutuhan air bersih, air industri dan air pertaniaan di Kabupaten Pasuruan dapat dipenuhi oleh Air Bawah Tanah dan Air Permukaan. Di musim kemarau sumber daya air di Kabupaten Pasuruan tidak dapat memenuhi kebutuhan air yang ada di Kabupaten Pasuruan sehingga perlu dibangun sarana penampung air/reservoar (waduk/dam/embung).
Perhitungan Waktu dan Anggaran Biaya Pelaksanaan pada Pembangunan Apartemen Capital Square Surabaya Aldith Firman Akbar Prayoga; Sukobar Sukobar
Jurnal Teknik ITS Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v9i2.58736

Abstract

Proyek Capital Square merupakan proyek pembangunan apartemen yang terletak di Jalan HR. Muhammad No. 3,5,7. Proyek tersebut dibangun oleh kontraktor PT Nusa Raya Cipta (NRC) terdiri 8 lantai untuk podium dan 25 lantai untuk apartemen dengan luas lahan 20.785 m2.. Perhitungan biaya dan waktu pada proyek ini dilakukan dengan menghitung volume, produktivitas, durasi dan menyusun jadwal pada masing-masing item pekerjaan. Untuk biaya pelaksanaan menggunakan brosur dan standard harga di Kota Surabaya. Berdasarkan hasil pehitungan yang telah dilakukan diperoleh hasil biaya pekerjaan senilai Rp35.218.518.623,- dengan waktu pelaksanaan 351 hari kalender. Perhitungan di atas merupakan perhitungan biaya khusus untuk struktur utama bangunan lantai 9 sampai 20.
Perhitungan Waktu dan Biaya Pelaksanaan Proyek Pembangunan Gedung Apartemen Klaska Residence Tower Azure Surabaya Salwa Devi Aisyah; Sukobar Sukobar
Jurnal Teknik ITS Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v10i1.61334

Abstract

Proyek pembangunan Apartemen Klaska Residence Tower Azure terletak di Jalan Jagir Wonokromo No. 100, Kec. Wonokromo, Kota Surabaya, merupakan salah satu proyek yang dibangun oleh kontraktor PT. Mitralanggeng Prama Konstruksi dengan lahan seluas 28.994 m2 yang terdiri dari 41 lantai. Perhitungan waktu dan biaya pada proyek ini dilakukan dengan menghitung volume, kapasitas produksi alat yang digunakan, produktivitas tiap item pekerjaan, durasi dan penyusunan jadwal pada setiap item pekerjaan yang menggunakan alat bantu Microsoft Project dan perhitungan biaya berdasarkan standar harga di Surabaya. Berdasarkan hasil perhitungan yang telah dilakukan diperoleh hasil biaya pekerjaan senilai Rp30.116.126.552,- dengan waktu pelaksanaan 181 hari kalender.
Studi dan Kajian Ekonomis Pengembangan Pelabuhan Niaga Kabupaten Rembang Propinsi Jawa Tengah Sukobar Sukobar; Siti Kamilia Aziz; Triaswati MN
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 10, No 1 (2012)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.385 KB) | DOI: 10.12962/j12345678.v10i1.2675

Abstract

Undang-undang No. 22 tahun 1999 tentang otonomi daerah yang luas telah menyadarkan dan menggugah pemerintah daerah akan pentingnya menggali dan mengembangkan potensi daerah yang selama ini belum tergali secara maksimal. Rencana pengembangan Pelabuhan Niaga merupakan salah satu upaya yang dapat mempercepat laju pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan untuk masyarakat Kabupaten Rembang dan sekitarnya. Posisi Kabupaten Rembang berada di antara 1110.00’–1110.30’ BT dan 60.30’–70.60’ LS yang diapit oleh dua pelabuhan besar, yaitu Pelabuhan Tanjung Emas Semarang dan Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, menyebabkan posisi Pelabuhan Rembang menjadi cukup strategis. Untuk mengetahui kelayakannya,maka dalam studi ini di susun sebuah rencana pengembangan pelabuhan dengan pentahapan jangka awal (Tahun 2008–2020), jangka menengah (Tahun 2021–2030) dan jangka akhir (Tahun 2031–2038). Untuk menilai kelayakan secara ekonomi dipergunakan indikator Benefit Cost Ratio (B/C Ratio), Internal Rate of Return (IRR) dan Pay Back Period (PBP). Berdasarkan analisa pertumbuhan/proyeksi arus barang, arus kapal, pendapatan dan biaya investasi selama periode tahun 2008 sampai tahun 2038 diperoleh hasil bahwa nilai NPV positif (NPV > 0), nilai B/C = 1,014 (B/C >1), nilai IRR = 12,2951% (IRR >I = 12%), jangka waktu pengembalian investasi atau Pay Back Period selama 11 tahun atau pada tahun 2019. Dari hasil perhitungan tersebut secara financial Pengembangan Pelabuhan Niaga di Kabupaten Rembang layak untuk di laksanakan.
Identifikasi Potensi Sumber Daya Air Kabupaten Pasuruan Sukobar Sukobar
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 3, No 1 (2007)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.736 KB) | DOI: 10.12962/j12345678.v3i1.2565

Abstract

Identifikasi Potensi Sumber Daya Air perlu dilakukan karena air merupakan salah satu kebutuhan pokok bagi kehidupan manusia. Potensi air secara keseluruhan terdiri dari air permukaan dan air bawah tanah, air permukaan dapat langsung mengalir ke laut melalui permukaan tanah, sedangkan air bawah tanah adalah cadangan air yang ada dalam tanah dan dapat keluar ke permukaan tanah berupa sumber – sumber air. Dengan diketahuinya kapasitas air permukaan dan air bawah tanah diharapkan dapat memaksimalkan hasil manajemen sumber daya air. Metodologi Indentifikasi Potensi Sumber Daya Air Kabupaten Pasuruan adalah dengan cara melakukan studi teoritis, pengamatan lapangan (survey) dan investigasi untuk mendapatkan data (informasi) yang berkaitan dengan keperluan analisa dan kajian. Beberapa data sekunder yang dibutuhkan antara lain data klimatologi, data/peta geologi, data/peta hidrologi, Curah Hujan dll. Data primer dapat diperoleh dari : Survey Sumber – sumber Air, Survey/Pengukuran Geolistrik, Citra Satelit (LandSat/RadarSat). Dari hasil identifikasi tersebut di Kabupaten Pasuruan ternyata mempunyai kapasitas air permukaan 4.933.876.748 m3 / tahun, kapasitas air bawah tanah 629.946.438 m3/ tahun dengan total volume air tanah yang ada di dalam akuifer adalah sebesar 1.826.699.720 m3.
Pengaruh Kuantitas Perojokan Dan Paparan Lingkungan Terhadap Mutu Benda Uji Beton Silinder Sukobar Sukobar; Ahmad Faiz Hadi Prajitno; Rachmad Basuki; Dimas Pustaka Dibiantara; Dwi Indriyani
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 16, No 2 (2018)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.989 KB) | DOI: 10.12962/j2579-891X.v16i2.4281

Abstract

Beton merupakan material komposit karena terbentuk dari beberapa material lain yang diaduk sampai homogen dan monolit. Namun, meskipun sudah dilakukan diversifikasi bahan adukan maupun metode pemadatan tertentu, tetap ada kemungkinan adanya gelembung atau rongga udara yang mengurangi mutu beton rencana. Selain itu, perawatan juga memegang peranan penting karena mencegah timbulnya retak inisial pada beton. Kemunculan retak inisial ini akibat penyusutan volume beton karena air yang hilang dengan waktu yang relative singkat, ditambah lagi proses pengerasan beton merupakan proses hidrasi yang menimbulkan panas. Penelitian ini mengamati kuat tekan beton dengan enam tipe rojokan, 0, 5, 10, 15, 20, dan 25 kali rojokan untuk tiap lapisan. Setiap tipe rojokan diwakili oleh dua benda uji. Benda uji yang dibuat adalah silinder berdiameter 150 mm dan panjang 300 mm. Spesifikasi material beton konvensional adalah mutu K-250 dengan nilai slump 120 mm. Semua benda uji dibuat dari satu kali pencampuran beton pada iklim dan suhu rerata di Indonesia. Setelah dicetak, benda uji dibiarkan terpapar lingkungan (sinar matahari langsung, angin, dan sebagainya). Dari hasil penelitian ini didapatkan hasil bahwa kuat tekan optimum ada pada benda uji dengan 20 kali rojokan, yaitu 15,09 MPa. Paparan lingkungan mereduksi 30% kuat tekan beton rencana.
Perhitungan Waktu dan Biaya Pelaksanaan Proyek Pembangunan Apartemen Solo Urbana Residence Tower D dengan Metode Half Slab Izza Aulia Dewi; Sukobar Sukobar
Jurnal Teknik ITS Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v11i2.85209

Abstract

Proyek Pembangunan Apartemen Solo Urbana Residence yang dimiliki PT. Mulia Properti Indah merupakan suatu proyek gedung apartemen di lahan seluas 1,6 Ha yang terdiri dari 7 tower yaitu tower A-G dengan jumlah lantai yang bervariasi yaitu 7-13 lantai dengan konsep Urban Smart Living and Investment. Proyek ini berlokasi di Jl. Ring Road Utara KM 6.7, Desa Mipitan, Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta, Provinsi Jawa Tengah. Dalam penyusunan proyek akhir ini akan membahas perhitungan waktu dan biaya dari Proyek Pembangunan Apartemen Solo Urbana Residence Tower D yang memiliki luas bangunan ±6.000 m2 dengan jumlah 13 lantai hunian dan 1 lantai atap. Perhitungan waktu dapat diperoleh dengan menghitung volume per item pekerjaan dibagi dengan kapasitas produksi tiap pekerjaan sehingga dapat diperoleh nilai produktivitas dan durasinya. Sedangkan untuk biaya pelaksanaan berkaitan dengan volume per item pekerjaan, nilai produktivitas, harga upah pekerja, harga sewa alat berat, dan harga material yang digunakan. Sehingga dapat disusun Rencana Anggaran Pelaksanaan (RAP) dan dapat diperoleh pula bobot tiap item pekerjaan. Proyek Pembangunan Apartemen Solo Urbana Residence menggunakan metode pengecoran konvensional. Namun dalam penyusunan proyek akhir ini digunakan metode half slab untuk struktur pelat lantai. Dalam melakukan perhitungan rencana anggaran pelaksanaan digunakan harga dasar bahan dan harga upah pekerja di Kota Surakarta. Untuk penyusunan jadwal tiap item pekerjaan dilakukan dengan program bantu Microsoft Project. Hasil akhir dari penyusunan proyek akhir ini yaitu dapat memperoleh durasi dan biaya pelaksanaan Proyek Pembangunan Apartemen Solo Urbana Residence Tower D, metode pelaksanaan yang digunakan, serta kurva S. Dari hasil perhitungan waktu dan biaya yang telah dilakukan, didapatkan durasi pekerjaan selama 238 hari kerja dan biaya pelaksanaan sebesar Rp 14.431.833.878,63.
Analisis Biaya dan Waktu Pelaksanaan Metode Alternatif Hollow Core Slab pada Gedung Apartemen Surabaya Shefina Yusmana Tusadiyah; Sukobar Sukobar
Jurnal Teknik ITS Vol 11, No 3 (2022)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v11i3.107938

Abstract

Pemilihan metode pelaksanaan sangat berperan besar terhadap anggaran biaya dan waktu pelaksanaan proyek konstruksi. Beton pracetak merupakan salah satu metode pelaksanaan yang mulai menggantikan metode konvensional. Penerapan beton pracetak dianggap akan menghasilkan waktu pelaksanaan dengan durasi lebih cepat juga dapat mengurangi biaya pemakaian bekisting. Pada penelitian ini digunakan salah satu jenis beton pracetak yaitu hollow core slab sebagai metode alternatif dari pelat konvensional. Perhitungan biaya dan waktu pelaksanaan dihitung berdasarkan literatur yang digunakan maupun peraturan yang berlaku untuk mendapatkan hasil yang sesuai dengan kondisi lapangan. Adapun untuk perhitungan waktu hingga penyusuanan jadwal proyek digunakan alat bantu Microsoft Project. Berdasarkan hasil analisis perhitungan diketahui waktu pelaksanaan proyek Apartemen Grand Stand Surabaya lantai 21-30 dengan metode alternatif hollow core slab mencapai 245 hari kerja dengan biaya total proyek sebesar Rp. 12,388,437,000.00. Sedangkan data perhitungan berdasarkan dokumen dari kontraktor untuk metode konvensional dengan lantai yang sama mencapai 247 hari kerja dengan biaya total proyek sebesar Rp. 14,108,921,393.67.
Memfungsikan Kembali (Refunction) Kali Gedeg Sebagai Short Cut Pengendali Banjir DAS Kali Marmoyo Choirul Anwar; Kuntjoro Kuntjoro; Sukobar Sukobar; FX Didik Harijanto
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 12, No 1 (2014)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (544.387 KB) | DOI: 10.12962/j12345678.v12i1.2586

Abstract

Luapan banjir Kali Marmoyo hampir setiap tahun menggenangi sebagian wilayah kecamatan Plandaan, Ploso, Kudu, Gedeg, Kemlagi, dan Jetis. Pengendalian banjir Kali Marmoyo dengan cara normalisasi sungai mengandung resiko bahwa beban debit banjir yang akan ditanggung oleh Kali Jagir Wonokromo akan semakin besar. Solusi yang diajukan dalam makalah ini adalah membuat short cut dari kali Marmoyo ke Kali Brantas melalui Kali Gedek, dengan pertimbangan degradasi dasar kali Brantas di Down Stream Dam Karet Menturus mencapai 5 meter, dan kondisi intake DI Gedek menggantung 2,10 meter pada saat banjir Kali Brantas. Dengan demikian sangat memungkinkan sudetan dari Kali Marmoyo ke Kali Brantas.