Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Analisis Kestabilan Bangunan Penahan Air Terhadap Ketinggian Air PT XYZ Menggunakan Perangkat Lunak RS2 Pertiwi, Tiara; Tuheteru, Edy Jamal; Maulana, Yuga; Hartami, Pantjanita Novi; Putra, Danu
Indonesian Mining and Energy Journal Vol. 8 No. 1 (2025): Mei
Publisher : Program Studi Teknik Pertambangan Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/imej.v8i1.20705

Abstract

PT XYZ, sebuah perusahaan pertambangan yang berlokasi di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, menghadapi masalah karena curah hujan yang tinggi sehingga menyebabkan peningkatan volume air di area tambang seluas 27.460 hektare dan area tangkapan hujan 299,16 hektare. Debit air yang tidak terkendali mengganggu proses pengendapan dan pengolahan air limbah di settling pond, sehingga mengurangi kualitas air hasil pemurnian dan berpotensi mencemari lingkungan. Untuk menyelesaikan masalah ini, PT XYZ berencana membangun kolam penampungan untuk menahan air sementara dan mengontrol debit air sebelum masuk ke settling pond. Diharapkan bahwa kolam penampungan akan membuat proses pengendapan pada settling pond lebih efisien, kualitas air lebih baik, dan dampaknya pada lingkungan akan diminimalkan. Agar kolam penahan air dapat berfungsi dengan baik dan menghindari kelongsoran, bangunannya harus kuat dan stabil. Hasil analisis menunjukkan bahwa untuk lebar berm 15 meter, ketinggian 5 meter, dan kemiringan lereng 45°, nilai SRF rata-rata (tanpa variasi ketinggian air 0%) berkisar antara 11,48 hingga 12,54 untuk masing-masing lebar berm, dan nilai displacement total rata-rata berkisar antara 1,19 hingga 1,47 meter.
ANALISIS PERBANDINGAN PENGGUNAAN BAHAN PELEDAK ANFO DAN EMULSION TERHADAP FRAGMENTASI OVERBURDEN DI PT HANWHA MINING SERVICES INDONESIA SITE KIDECO JAYA AGUNG, KALIMANTAN TIMUR Trisetyo, Fatih Farhan; Hartami, Pantjanita Novi; Maulana, Yuga; Tuheteru, Edy Jamal; Herdyanti, Mixsindo Korra
Indonesian Mining and Energy Journal Vol. 8 No. 1 (2025): Mei
Publisher : Program Studi Teknik Pertambangan Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/imej.v8i1.20759

Abstract

Peledakan adalah aktivitas pemberaian batuan padat yang bersifat kompak dari batuan induknya dengan menggunakan bahan peledak. Pada proses peledakan PT Hanwha Site Kideco menggunakan dua jenis bahan peledak yaitu ANFO dan Emulsion. Pada lokasi penelitian terdapat masalah layering material dibeberapa lubang ledak yang mengakibatkan kurangnya daya tarik gelombang bahan peledak terhadap hard material sehingga batuan akan pecah dari tepi bidang bebasnya yang mengakibatkan fragmentasi menjadi boulder dan mempengaruhi waktu digging time. Pada penelitian ini akan dilakukan perbandingan dua jenis bahan peledak yang berbeda terhadap hasil fragmentasi dengan kondisi lubang berair dan terdapat layering material. Batas target fragmentasi ukuran batuan >60cm yang di hasilkan <20%. Penelitian ini menggunakan metode Kuz-Ram untuk memprediksi fragmentasi dan metode image analysis dengan bantuan software Whipfrag dan foto fragmentasi untuk mengukur fragmentasi aktual. Penelitian ini juga mengukur waktu yang dibutuhkan excavator pada saat digging time. Target digging time sebesar 12 detik. Hasil penelitian ini ukuran fragmentasi aktual jauh dari prediksi metode Kuz-Ram, hasil pengolahan fragmentasi dengan software Whipfrag untuk kedua bahan peledak di dapatkan bahan peledak emulsion memenuhi kriteria target, sedangkan bahan peledak ANFO belum memenuhi kriteria target dan hasil pengukuran digging time didapatkan sebesar 13 detik untuk layering pertama dan ≤12 detik untuk layering kedua.
KONDISI UDARA PADA AREA KERJA PABRIK TAHU HARAPAN MAJU DEPOK, JAWA BARAT Yulianti, Ririn; Nuryana, Suherman Dwi; Hartami, Pantjanita Novi; Budhya, Emmy Fatmi; Sari, Sekar Tika
JUARA: Jurnal Wahana Abdimas Sejahtera Volume 4, Nomor 1, Januari 2023
Publisher : Jurusan Teknik Lingkungan Fakultas Arsitektur Lanskap dan Teknologi Lingkungan, Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/juara.v4i1.13701

Abstract

The temperature of the human body is strongly influenced by the working climate of its environment.  A high-pressure work environment will certainly have an influence on the worker's body temperature and make a separate burden for workers in a work environment. Humans have the ability to adapt in colder and hotter environments with certain restrictions.  The consequences that occur when a person does physical activity in a hot temperature place is not only affected by the decrease in achievement of his activity but also increases the risk of developing diseases caused by hot temperatures. Workers who are exposed to hot temperatures continuously can cause dehydration to hyperthermia. In the tofu industry, there is a process of grinding and cooking of course using tools that will be a source of heat in the work environment. The purpose of this Community Service (PKM) is to provide information to factory industry owners and workers to know about the air conditions at the work site and how the time allowed to work so as not to cause comfort and health disruption for workers. The implementation method is carried out by conducting surveys, data retrieval and socialization hybridly. After the community service activities, managers and Harapan Maju Tofu Industrial workers to know the working climate conditions in their work environment so as to create safe and comfortable working conditions
ANALISIS LOADER MENGGUNAKAN METODE URCI (UNSURFACED ROAD CONDITION INDEX) PT ANTAREJA MAHADA MAKMUR SITE MHU KALMANTAN TIMUR Ramadhan, Rudi; Hartami, Pantjanita Novi; Putra, Danu; Marwanza, Irfan; Maulana, Yuga
Indonesian Mining and Energy Journal Vol. 8 No. 2 (2025): November
Publisher : Program Studi Teknik Pertambangan Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/imej.v8i2.20786

Abstract

Produktivitas dalam kegiatan penambangan sangat dipengaruhi oleh kondisi operasional, terutama pada proses pengupasan tanah penutup (overburden). Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan produktivitas alat gali muat Komatsu PC1250SP- 8 melalui perbaikan kondisi jalan tambang dengan metode Unsurfaced Road Condition Index (URCI). Evaluasi dilakukan pada jalan hauling dari front menuju disposal di PT Antareja Mahada Makmur, Kalimantan Timur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbaikan kondisi jalan secara signifikan meningkatkan nilai URCI dan menurunkan waktu edar (cycle time), yang bertujuan untuk peningkatan produktivitas alat berat. Dengan strategi perbaikan jalan yang terukur berdasarkan parameter URCI, efisiensi alat angkut meningkat dan waktu tunggu berkurang untuk excavator dapat diminimalkan.
PENGARUH KECEPATAN DAN ARAH ANGIN TERHADAP SWABAKAR DI PT BERAU JAYA ENERGY Akbar, Taharah Incia Mulia; Suliestyah; Hartami, Pantjanita Novi; Fadliah; Dahani, Wiwik
Indonesian Mining and Energy Journal Vol. 8 No. 2 (2025): November
Publisher : Program Studi Teknik Pertambangan Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/imej.v8i2.20801

Abstract

Proses penumpukan batubara dalam waktu yang lama berpotensi menyebabkan swabakar (spontaneous combustion), yaitu kondisi di mana batubara terbakar dengan sendirinya akibat proses oksidasi internal yang memicu peningkatan suhu. Risiko ini meningkat jika suplai oksigen melimpah dan panas tidak dapat dilepaskan secara optimal, yang kemudian menyebabkan pelarian termal hingga terjadi kebakaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan observasi langsung serta pengumpulan data primer dan sekunder. Pengukuran kecepatan angin dilakukan pukul 11.00 WITA selama lima hari dari empat arah berbeda dan diketahui angin dominan berasal dari arah utara ke selatan. Suhu batubara terus meningkat dari hari ke hari, khususnya pada titik 4 yang menunjukkan suhu tertinggi secara konsisten mencapai 50°C di hari ke-5, meskipun suhu cuaca tidak menunjukkan konsisten naik. Hal ini menunjukkan adanya reaksi oksidasi internal. Kandungan total moisture sebesar 65,74% dan volatile matter 29,62% pada batubara di PT Berau Jaya Energy memperparah kondisi. Kombinasi antara kadar air tinggi, kandungan volatile yang besar, serta paparan angin mempercepat oksidasi dan meningkatkan risiko swabakar, sehingga dibutuhkan upaya mitigasi yang tepat.
EVALUASI JUMLAH BAHAN ISIAN BAHAN PELEDAK TERHADAP GETARAN TANAH DI PT TAMBANG TONDANO NUSAJAYA Sawaki, Stephen; Hartami, Pantjanita Novi; Maulana, Yuga; Tuheteru, Edy Jamal; Purwiyono, Taat Tri
Indonesian Mining and Energy Journal Vol. 8 No. 2 (2025): November
Publisher : Program Studi Teknik Pertambangan Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/imej.v8i2.20803

Abstract

PT Tambang Tondano Nusajaya adalah peusahaan yang bergerak di industri pertambangan emas, dimana dalam proses penambangan diperlukan kegiatan peledakan untuk memberai massa batuan dari batuan induknya. Dengan adanya kegiatan peledakan mengakibatkan terjadinya getaran tanah. Penelitian ini dilakukan dengan metode kuantitatif dengan pengamatan secara langsung di lapangan dan data yang diukur selanjutnya akan diolah pada sofware viewshot dan blastware. Hasil jumlah bahan peledak pada pit kopra dengan jarak 50 meter mendapatkan hasil 4,628 kg, 80 meter dengan hasil 6,342 kg dan 100 meter dengan hasil 14,732 kg.
OPTIMALISASI PRODUKTIVITAS ALAT GALI MUAT DAN ALAT ANGKUT PADA KEGIATAN PEMINDAHAN OVERBURDEN UNTUK MENCAPAI TARGET PRODUKSI OVERBURDEN DI PT VALE INDONESIA Riski, Muhammad Alfan; Herdyanti, Mixsindo Korra; Hartami, Pantjanita Novi; Tuheteru, Edy Jamal; Yulianti, Riri
Indonesian Mining and Energy Journal Vol. 8 No. 2 (2025): November
Publisher : Program Studi Teknik Pertambangan Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/imej.v8i2.20804

Abstract

Pada penelitian ini diketahui bahwa efisiensi kerja alat mekanis dan produktivitas alat gali muat dan alat angkut mengakibatkan tidak tercapainya target produksi overburden 200.000 ton pada bulan Januari 2024 Area Ferrari Pinang Balaba 01 dan aktualnya produksi overburden hanya mencapai 186.062,72 ton/bulan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan produktivitas alat gali muat dan alat angkut dengan memperbaiki faktor penghambat kegiatan produksi dengan fokus memperbaiki waktu hambatan dapat dihindari. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan data aktual lapangan rekapitulasi kegiatan stripping overburden. Penelitian ini akan melibatkan observasi langsung di lapangan untuk mengidentifikasi dan memperbaiki. Dimana efisiensi kerja alat gali muat excavator Komatsu PC-2000 (HE5013) meningkat dari 88% menjadi 89% dan pada alat angkut haul truck Caterpillar 777E (HT2141) meningkat dari 88% menjadi 89%. Produktivitas alat muat excavator Komatsu PC-2000 (HE5013) meningkat dari 1.196,64 ton/jam menjadi 1.416,75 ton/jam dan pada alat angkut haul truck Caterpillar 777E (HT2141) meningkat dari 156,40 ton/jam menjadi 162,74 ton/jam. Produksi overburden setelah perbaikan meningkat dari 186.062,72 ton/bulan menjadi 220.526,42 ton/bulan. Kombinasi alat (MF) yang digunakan setelah perbaikan 1 alat muat Excavator Komatsu PC-2000 (HE5013) dan 9 alat angkut haul truck Caterpillar 777E dengan nilai match factor 1,04.
STUDI PRODUKTIVITAS DAN EFISIENSI BAHAN BAKAR ALAT GALI MUAT DAN ANKUT TERHADAP PENGARUH KEMIRINGAN JALAN DI PIT CENTRAL WEST 8, PT RODA JAYA SAKTI, SITE TANGOFA Londa, Jekhziaya; Hartami, Pantjanita Novi; Putra, Danu; Yulianti, Ririn; Purwiyono, Taat Tri
Indonesian Mining and Energy Journal Vol. 8 No. 2 (2025): November
Publisher : Program Studi Teknik Pertambangan Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/imej.v8i2.22253

Abstract

Pit Central West 8 dikelola oleh PT Roda Jaya Sakti (PT RAJA), kontraktor tambang nikel yang beroperasi di wilayah IUP PT Hengjaya Mineralindo, Morowali, Sulawesi Tengah. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi produktivitas dan konsumsi bahan bakar alat gali muat dan alat angkut dengan mempertimbangkan pengaruh kemiringan jalan tambang dari titik muat ke lokasi pembuangan. Metode yang digunakan adalah action research melalui observasi langsung. Fokus analisis mencakup geometri jalan dan kinerja alat terhadap pencapaian target produksi. Sebelum optimalisasi, waktu tempuh alat angkut bermuatan mencapai 3,09 menit dan dalam kondisi kosong 3,45 menit. Setelah perbaikan jalan, waktu tempuh menurun menjadi 1,50 dan 1,45 menit. Produktivitas alat meningkat dari 67.65 menjadi 128.79 BCM/jam, melampaui target harian 15.055 BCM dengan simulasi produksi mencapai 17.000 BCM/hari. Hasil menunjukkan bahwa perbaikan jalan, penyesuaian alat, dan peningkatan keterampilan operator berpengaruh signifikan terhadap efisiensi dan capaian produksi tambang.