Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

KONSUMSI ROKOK PADA ANAK DI BAWAH UMUR DI TINJAU DARI PERSPEKTIF ISLAM: Consumption Of Cigarettes In Minors Is Observed From The Perspektif Of Islam Sudirman, Andi; Agusti Fauziah; Muhasidah; AR, Masdiana; Nuralamsyah, Muhammad; Dalle, Ambo
Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar Vol 15 No 1 (2024): Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar
Publisher : Jurusan Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui tinjauan Perspektif Islam terhadap anak di bawah umur dalam mengkonsumsi rokok di desa Bengo Kecamatan Bengo kabupaten Bone. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif, teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara dan dokumentasi, yang kemudian data tersebut diuraikan, dianalisis dan dibahas untuk menjawab permasalahan yang diajukan. Dari hasil penelitian tersebut diperoleh kesimpulan bahwa konsumsi rokok pada anak dibawah umur di desa Bengo Kecamatan Bengo kabupaten Bone, dilakukan setiap hari, anak-anak meperoleh uang dengan cara bermacam-macam salah satunya dengan cara membohongi orang tuanya dengan alasan membeli peralatan sekolah, jenis rokok yang di konsumsi juga beragam dari rokok yang biasa-biasa saja sampai rokok yang harganya mahal, alasan mereka mengkonsumsi rokok rata-rata diajak teman-temanya, dari lima belas orang pengkonsumsi rokok mereka mengatakan bahwa rokok tersebut tidak ada manfaatnya dan mereka juga mengetahui bahaya dari rokok. Tinjauan Perspektif Islam terhadap konsumsi rokok pada anak dibawah umur di desa Bengo kabupaten Bone tidak sesuai dengan perspektif Islam
LITERATURE REVIEW: HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN PERSONAL HYGIENE PADA PASIEN DENGAN HARGA DIRI RENDAH: Literature Review: The Relationship Between Family Support and Personal Hygiene in Patients with Low Self-Esteem Nasar, Rahman; Angriani, Sri; AR, Masdiana; Hasani, Ruslan
Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar Vol 16 No 1 (2025): Media Keperawatan: Poltekkes Kemenkes Makassar
Publisher : Jurusan Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/jmk.v16i1.1353

Abstract

Harga diri rendah adalah perasaan negatif dalam diri seseorang yang berdampak pada turunnya rasa percaya diri dan motivasi diri, termasuk dalam menjaga kebersihan diri. Personal hygiene merupakan aspek penting dalam proses perawatan pasien, khususnya mereka yang mengalami gangguan psikologis. Penelitian ini bertujuan menelaah hubungan antara dukungan keluarga dengan personal hygiene pada pasien dengan harga diri rendah melalui studi literatur. Metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka berbasis pendekatan PICOS (Population, Intervention, Comparison, Outcome, Study Design) menggunakan sumber dari database Google Scholar. Hasil studi menunjukkan bahwa dukungan keluarga memiliki hubungan signifikan dalam meningkatkan kemandirian personal hygiene pasien. Dukungan emosional, instrumental, dan edukatif dari keluarga mempercepat proses pemulihan pasien dengan harga diri rendah
MENINGKATKAN KESIAPSIAGAAN KELUARGA MELALUI SOSIALISASI DAN SIMULASI PENANGANAN GAWAT DARURAT ANAK DI LINGKUNGAN KELUARGA DI KOTA MAKASSAR Hady J, Abd; Hariani, Hariani; Nur, Muhammad; Anggriani, Sri; AR, Masdiana; Rahman, Rahman
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka Vol 4 No 06 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/sabangka.v4i06.1906

Abstract

Child emergencies, such as seizures, choking, or shortness of breath, often occur suddenly and require a rapid response from families as first responders. However, according to data from the Makassar City Health Office (2024), most families lack the basic knowledge and skills to handle these situations. This community service activity aims to improve family preparedness through outreach and simulations of pediatric emergency management within families in Makassar City. The method used was a participatory approach through educational lectures, interactive discussions, and hands-on simulations for 45 housewives and childcare providers in Mamajang Dalam Village. The results showed a significant increase in participants' knowledge (78%) and basic first aid skills (65%) after the intervention. Group discussions revealed that the simulations helped participants feel more confident in dealing with emergency situations. This activity has proven effective in increasing family preparedness for pediatric emergencies. It is hoped that similar programs can be integrated into community education policies at the village level in Makassar City and other regions. Collaboration between health workers, cadres, and RT officials is key to the sustainability of this program.