Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PERILAKU KONSUMEN LOLOH DI KECAMATAN KUBUTAMBAHAN Abdillah, Eric Kurnia; Abdul Rahman, Reza Ismail; Nugrahini, Lestari; Devi, Ni Putu Leony Ratna; Sastrawijaya, I Gede Agus
Jurnal Farmasi Kryonaut Vol 3 No 1 (2024): JFK
Publisher : LPPM STIKES BULELENG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59969/jfk.v3i1.89

Abstract

Masyarakat Indonesia mengenal alternatif lain untuk mengatasi masalah kesehatan. Alternatif tersebut adalah obat herbal. Masyarakat Indonesia sudah mengenal obat herbal sejak zaman dahulu. Maka dari itu obat herbal sering disebut juga obat tradisional. Pengobatan menggunakan obat herbal atau obat tradisional masih dilakukan hingga sekarang karena dinilai lebih aman daripada menggunakan obat sintesis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku konsumen dan hubungan antara faktorfaktor yang mempengaruhi perilaku konsumen dengan perilaku konsumen loloh di Kecamatan Kubutambahan kabupaten Buleleng. Teknik pengambilan data dalam penelitian ini adalah Cluster Random Sampling, yaitu konsumen yang tinggal di kecamatan kubutambahan sebagai sumber data. Responden penelitian ini berjumlah 70 orang. Data dianalisis menggunakan analisis korelasi Rank Spearman. Berdasarkan hasil analisis diketahui perilaku konsumen loloh yaitu konsumen sering mengkonsumsi jamu atau loloh dengan rata-rata frekuensi pembelian 4 kali dalam sebulan. Dalam satu bulan terakhir konsumen mengkonsumsi jamu atau loloh sebanyak 6 gelas, dan sebagian besar konsumen mengkonsumsi jamu atau loloh untuk menjaga stamina dan daya tahan tubuh
Uji korelasi kepatuhan minum obat dengan hasil pemeriksaan CD4 pada pasien ODHA Abdul Rahman, Reza Ismail; Abdillah, Eric Kurnia; Nugrahini, Lestari; Hardiana, Iyan
Health Sciences and Pharmacy Journal Vol. 7 No. 3 (2023)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/hspj.v7i3.665

Abstract

Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS) merupakan kumpulan gejala yang timbul akibat menurunnya sistem imun tubuh diakibatkan oleh Human Immunodeficiency Virus (HIV). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji adanya hubungan antara kepatuhan mengkonsumsi obat antiretroviral dengan jumlah CD4. Penelitian ini bersifat deskriptif retrospektif dengan Analytical Cross-Sectional yang memanfaatkan data rekam medis maupun wawancara langsung pada pasien HIV AIDS di Rumah Sakit XYZ Buleleng periode Januari-Juni 2021. Tingkat kepatuhan diukur dengan Morisky Medication Adherence Scale (MMAS). Data yang terkumpul kemudian dilakukan analisis menggunakan korelasi Pearson, analisis uji T-berpasangan, serta melakukan uji one way anova. Data kemudian dianggap signifikan apabila nilai p < 0,05. Hasil uji korelasi Pearson menunjukkan secara statistik terdapat hubungan yang signifikan dengan kekuatan korelasi kuat (r = 0,601) antara tingkat kepatuhan dengan jumlah CD4 pada pasien HIV AIDS di Rumah Sakit XYZ Buleleng dalam periode Januari-Juni 2021 (p<0,05). Hasil uji t-berpasangan secara statistik terdapat perbedaan yang signifikan antara tingkat kepatuhan mengkonsumsi obat terhadap jumlah CD4 Awal dengan jumlah CD4 Akhir dengan hubungan korelasi kuat (r = 0,64) pada pasien HIV AIDS di Rumah Sakit XYZ Buleleng dalam periode Januari-Juni 2021 (p<0,05). Hasil uji One Way Anova menunjukkan secara statistik terdapat perbedaan hasil rerata Jumlah CD4 yang signifikan (p<0,05) antar ketiga kelompok subjek penelitian (kelompok patuh, kepatuhan sedang dan tidak patuh).
EVALUASI PENGGUNAAN OBAT PADA TERAPI INFEKSI OPPORTUNISTIK PASIEN HIV DI RAWAT JALAN RUMAH SAKIT XYZ BEKASI Rakasiwi, Riyanto; Abdul Rahman, Reza Ismail; Abdillah, Eric Kurnia
Jurnal Farmasi Kryonaut Vol 1 No 1 (2022): Jurnal Farmasi Kryonaut
Publisher : LPPM STIKES BULELENG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.554 KB) | DOI: 10.59969/jfk.v1i1.8

Abstract

Human Immunodeficiency Virus (HIV) adalah masalah kesehatan global dimana Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan bahwa ada 36,7 juta orang yang hidup dengan HIV (ODHA) dengan 1,1 juta kematian ODHA pada tahun 2015, di seluruh dunia. Tuberkulosis (TB) masih merupakan masalah kesehatan masyarakat yang menjadi tantangan global. Meskipun program pengendalian TB di Indonesia telah berhasil mencapai target Millenium Development Goals (MDG), beban ganda akibat peningkatan epidemi Human Immunodeficiency Virus (HIV) akan mempengaruhi peningkatan kasus TB di masyarakat. Oleh karena itu diperlukan suatu kolaborasi antara program pengendalian TB dan pengendalian HIV/AIDS.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui evaluasi pengobatan infeksi oportunistik selama pengobatan HIV-TB di RSUD dr. Chasbullah A.M kota Bekasi Tahun 2016. Penelitian dilaksanakan di Instalasi Rawat RSUD dr. Chasbullah A.M kota Bekasi Tahun 2016 pada bulan November 2017 dengan metode penelitian menggunakan deskriptif dengan melihat data rekam medis pasien HIV koinfeksi TB dengan metode retrospektif, serta pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode purposivesamplingTahun 2016.Berdasarkan hasil penelitian di RSUD dr. Chasbullah Bekasi Berdasarkan hasil penelitian di RSUD dr. Chasbullah Bekasi pasien yang lebih banyak didiagnosa HIV koinfeksi TB adalah jenis kelamin laki-laki 161 orang dengan rentang umur 26-35 th dan pasien yang menggunakan ARV paling sedikit adalah perempuan sebanyak 3 pasien dengan rentang umur 55-65. Dengan diagnose Infeksi oportunistik yang paling banyak adalah TB 144 (49,15%). Dengan penggunaan obat cotrimoxazole paling banyak digunakan untuk treatment sebanyak 235 (80,20%). 28 total pengecekan kadar cd4 paling banyak yaitu kadar cd4 >300 pada 12 bulan pengecekan kadar cd4. Kerasionalan penggunaan obat arv pada pasien pediatrik berdasarkan kriteria tepat indikasi (100%), tepat obat (100%), tepat pasien (100%), dan tepat dosis (100%).
PENGGUNAAN KOMBINASI OBAT ANALGETIKA PADA PASIEN PASCA OPERASI DI RUMAH SAKIT X JAKARTA Abdillah, Eric Kurnia; Ismail Abdul Rahman, Reza; Nugrahini, Lestari; Islamiyah, Nur; Tasmin, Taufani
Jurnal Farmasi Kryonaut Vol 1 No 2 (2022): JFK
Publisher : LPPM STIKES BULELENG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.995 KB) | DOI: 10.59969/jfk.v1i2.16

Abstract

Analgesik adalah obat yang selektif mengurangi rasa sakit dengan bertindak dalam sistem saraf pusat atau pada mekanisme nyeri perifer, tanpa secara signifikan mengubah kesadaran. Analgesik menghilangkan rasa sakit, tanpa mempengaruhi penyebabnya. Nyeri merupakan sensasi yang mengindikasikan bahwa tubuh sedang mengalami kerusakan jaringan, inflamasi, atau kelainan yang lebih berat seperti disfungsi sistem saraf. Oleh karena itu nyeri sering disebut sebagai alarm untuk melindungi tubuh dari kerusakan jaringan yang lebih parah. Rasa nyeri seringkali menyebabkan rasa tidak nyaman seperti rasa tertusuk, rasa terbakar, rasa kesetrum, dan lainnya sehingga mengganggu kualitas hidup pasien atau orang yang mengalami nyeri. Penelitian dilaksanakan di Rumah Sakit X Jakarta pada bulan November 2017 dengan metode penelitian menggunakan deskriptif analitik dengan melihat data rekam medis pasien pasca operasi dengan metode retrospektif, serta pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode purposive sampling periode Januari-Juni 2017. Berdasarkan hasil yang telah diperoleh, ditemukan kejadian Drug Related Problem dengan kategori penggunaan obat tanpa indikasi sebanyak 1 pasien (7,59%). Dapat disimpulkan bahwa Pasien pasca operasi sebanyak 55,43% berjenis kelamin laki-laki dan 44,57% berjenis kelamin perempuan.Usia remaja sebanyak 11,96%, dewasa 48,91% dan lansia 39,13% Jenis operasi major sebanyak 52,57% dan operasi minor 40,43%. Pola penggunaan obat yang diperoleh 38,04% digunakan turunan pirazolin, 35.87% turunan asam karboksilat pirolizin, 15,22% turunan asam asetat, 5,43% turunan fenamat, 3,26% turunan asam propionat, dan 2,18% turunan para aminofenol. Dosis yang digunakan dari setiap terapi secara keseluruhan telah sesuai.
PROFIL PENGGUNAAN OBAT TRAMADOL DI INSTALASI HEMODIALISA RSU XYZ TANGERANG Nugrahini, Lestari; Rahman, Reza Ismail Abdul; Abdillah, Eric Kurnia; Hanama, Khilda; Sufiyantini, Sri; Tasmin, Taufani
Jurnal Farmasi Kryonaut Vol 2 No 1 (2023): JFK
Publisher : LPPM STIKES BULELENG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.354 KB) | DOI: 10.59969/jfk.v2i1.22

Abstract

Evaluasi penggunaan obat (EPO) adalah suatu proses jaminan mutu yang sah dan terstruktural di rumah sakit dan dilakukan oleh suatu tim medik untuk memastikan bahwa obat digunakan secara tepat aman dan efektif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi resep tramadol terhadap kesesuaian indikasi, dosis dan frekuensi pemberian tramadol pada pasien gagal ginjalpada pasien gagal ginjal di Rumah Sakit Umum XYZ Tangerang periode Januari–April 2017. Berdasarkan hasil penelitian evaluasi penggunaan tramadol di instalasihemodialisaRumah Sakit Umum XYZ Tangerang pada periode Januari–April 2017 Dari 50 pasien, penggunaan terbanyak adalah pasien dengan rentang usia masa manula yaitu 65 tahun keatas 18 pasien (36%), sedangkan pasien dengan jenis kelamin laki-laki sebanyak 26 pasien (52%).Penggunaan dosis satu kali pakai 50 mg sebanyak 30 dan frekuensi pemakaian dua kali sehari sebanyak 27 pasien (54%).Penggunaan tramadol pada pasien gagal ginjal di Rumah Sakit Umum XYZ Tangerang periode Januari–April 2017 sudah sesuai berdasarkan standar terapi pengobatan nyeri pada pasien gagal ginjal.
HUBUNGAN PERSEPSI KONSUMEN TERHADAP BAURAN PEMASARAN WARUNG JAMU XYZ DI KECAMATAN KUBUTAMBAHAN Abdul Rahman, Reza Ismail; Abdillah, Eric Kurnia; Nugrahini, Lestari
Jurnal Farmasi Kryonaut Vol 2 No 2 (2023): JFK
Publisher : LPPM STIKES BULELENG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59969/jfk.v2i2.28

Abstract

Indonesia adalah negara dengan jumlah penduduk yang tinggi. Pada tahun 2010 terdapat 237,6 juta orang yang tinggal di Indonesia. Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Badan Pusat Statistik, dan United Nations Population Fund (2013) menjelaskan bahwa hasil proyeksi menunjukkan bahwa jumlah penduduk Indonesia selama dua puluh lima tahun mendatang terus meningkat yaitu dari 238,5 juta pada tahun 2010 menjadi 305,6 juta pada tahun 2035. Melihat jumlah penduduk Indonesia dan banyaknya masalah kesehatan, secara turun temurun masyarakat Indonesia khususnya Bali mengkonsumsi jamu sebagai pencegahan dari pandemic ataupun penyakit musiman lainnya.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi konsumen terhadap produk, harga, dan promosi jamu atau loloh di Kecamatan Kubutambahan kabupaten Buleleng. Teknik Sampling dalam penelitian ini yaitu menggunakan Cluster Random Samplingdengan konsumen yang tinggal di kecamatan kubutambahan sebagai responden. Responden dalam penelitian ini berjumlah 70 responden. Data dianalisis menggunakan analisis korelasi Rank Spearman. Dengan hasil persepsi konsumen terhadap produk, harga, dan promosi Jamu atau Loloh adalah baik