Akhmad Harum
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Building Emotional Regulation and Self-Efficacy: The Role of Reality Counseling in Strengthening Resilience in Children from Broken Homes Amaliah, Sri Rezeqi; Sahril Buchori; Akhmad Harum; Tsuan Ming Chang
Indonesian Journal of Learning Education and Counseling Vol. 8 No. 1 (2025): September
Publisher : ILIN Institute Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/ijolec.v8i1.2754

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui; 1) gambaran resiliensi anak broken home, 2) faktor penyebab resiliensi anak broken home, 3) dampak resiliensi anak broken home, 4) penanganan resiliensi anak broken home. Pendekatan penelitian yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif jenis studi kasus. Teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1) Siswa FWR memiliki resiliensi menengah yang ditandai dengan kemampuan regulasi emosi yang rendah dan self efficacy yang rendah. 2) Faktor penyebab FWR memiliki resiliensi menengah berasal dari faktor internal I am. FWR menunjukkan rasa kurang percaya diri pada kemampaun yang dimiliki dan sifat pemalu. Sehingga itu juga memengaruhi cara dia berinteraksi dengan orang lain dan sulit untuk mengatasi masalahnya sendiri. (3) Dampak dari resiliensi menengah FWR yaitu sifatnya kurang terbuka. Subjek FWR tidak mudah bercerita dengan orang lain, sehingga ia memilih untuk diam dan memendam masalahnya sendiri. (4) Penanganan resiliensi menengah pada FWR menggunakan konseling realita teknik WDEP. Tujuan pemberian konseling realita untuk meningkatkan resiliensi menengah yang dimilikinya. Setelah diberikan perlakuan, subjek FWR secara perlahan dapat menerapkan tindakan dan perencanaan yang telah dibuat untuk menggapai tujuannya serta memenuhi kebutuhannya.
Development and Validation of an Augmented Reality-Based Career Card Game for Student Career Guidance Syahira, Syahira; Nur Fadhilah Umar; Akhmad Harum
Indonesian Journal of Learning Education and Counseling Vol. 8 No. 1 (2025): September
Publisher : ILIN Institute Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/ijolec.v8i1.3138

Abstract

This study aims to develop and evaluate augmented reality-based career card games as a career information tool for high school students. The research method uses a modified Borg & Gall research and development model, with stages including needs analysis, product design, expert validation, and practicality testing. Data were obtained through questionnaires and interviews, then analyzed descriptively and quantitatively. The results showed that students need career guidance media that is more interesting, interactive, and technology-based. The AR Career Explorer product was declared highly valid and practical by experts, guidance counselors, and students. The novelty of this study lies in the integration of Holland's theory with AR technology in the form of a card game, which has not been found in previous studies. This media is suitable for use as an innovative alternative to improve career information services in high schools.
Penerapan Teknik Behavior Contract Untuk Mengurangi Cyber Aggression Siswa Di SMP Negeri 25 Makassar Risma Tangke Allo; Akhmad Harum; Zulfikri
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.37534

Abstract

Penelitian ini meneliti tentang penerapan teknik behavior contract untuk mengurangi cyber aggression siswa SMP Negeri 25 Makassar. Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui bagaimana gambaran perilaku cyber aggression pada siswa SMP Negeri 25 Makassar? (2) Untuk mengetahui bagaimana gambaran pelaksanaan teknik behavior contract pada siswa SMP Negeri 25 Makassar? (3) Untuk mengetahui bagaimana teknik behavior contract dapat mengurangi perilaku cyber aggression siswa di SMP Negeri 25 Makassar? Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis quasi-eksperimen design pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 36 siswa SMP Negeri 25 Makassar yang teridentifikasi memiliki perilaku cyber aggression tinggi. Teknik pengambilan sampel menggunakan proportional random sampling dengan sampel penelitian sebanyak 20 siswa, yang kemudian dibagi menjadi 10 siswa pada kelompok eksperimen dan 10 siswa pada kelompok kontrol. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan skala cyber aggression typology questioner dan observasi. Analisis data menggunakan uji hipotesis independent sampel t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Gambaran perilaku cyber aggression siswa sebelum diberikan treatment yaitu mengirimkan stiker tidak senonoh karena merasa itu hal yang lucu, memberikan komentar buruk pada postingan random, ketika marah siswa menggunakan sosial media untuk membalas orang lain: 2) Penerapan teknik behavior contract terdiri dari 6 tahapan yaitu rasional, analisis perilaku, penentuan jenis penguatan, pemberian reinforcement, intervensi khusus, evaluasi: 3) Hasil penelitian menunjukkan sebelum diberikan intervensi berupa teknik behavior contract siswa yang awalnya berada pada kategori tinggi mengelami penurunan yang signifikan setelah diberikan intervensi dan berada pada kategori rendah. Dengan demikian pemberian intervensi teknik behavior contract teruji dapat digunakan untuk mengurangi perilaku cyber aggression siswa.