Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Upaya Meningkatkan Kompetensi Mahasiswa dalam Praktik Asuhan Persalinan melalui Model Pembelajaran Praktik Klinik Kebidanan Anita Megawati Fajrin; Farid Husin; Anita Deborah Anwar; Johanes Cornelius Mose; Firman Fuad Wirakusumah; Ishak Nurihsan
Jurnal Pendidikan dan Pelayanan Kebidanan Indonesia (Indonesian Journal of Education and Midwifery Care Vol 3, No 1 (2016): Maret
Publisher : Program Studi Magister Kebidanan FK UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.656 KB) | DOI: 10.24198/ijemc.v3i1.62

Abstract

Praktik klinik merupakan bagian penting dari proses pendidikan kebidanan. Sistem praktik klinik kebidanan yang selama ini berjalan masih menuai banyak permasalahan sehingga berdampak pada kompetensi lulusan bidan. Berbagai permasalahan yang ditemui selama praktik klinik tidak mampu diatasi dengan baik, hal ini disebabkan oleh berbagai faktor yang memengaruhi, salah satunya adalah model pembelajaran praktik klinik yang kurang terstuktur yang berdampak pada rendahnya kualitas pengalaman klinik yang dimiliki oleh mahasiswa dan pada akhirnya berdampak pada kompetensi lulusan. Model pembelajaran yang dikembangkan dalam penelitian ini adalah model experiential learning yang dikembangkan oleh Kolb dengan menggunakan metode bedside teaching. Model pembelajaran ini akan memberikan kesempatan pada mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman klinik sesuai dengan tahap perkembangannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh penerapan model pembelajaran praktik klinik terhadap peningkatan kompetensi mahasiswa dalam memberikan asuhan persalinan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan penelitian quasi experimental pre-posttest design with nonequivalent control groups. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa D-III Kebidanan yang telah lulus mata kuliah asuhan persalinan. Subjek dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok kontrol dan kelompok perlakuan. Kelompok kontrol adalah mahasiswa yang melakukan praktik klinik di RSUD Soreang sejumlah 26 orang, sedangkan kelompok perlakuan adalah mahasiswa yang melakukan praktik di RSUD Majalaya sejumlah 27 orang. Analisis yang digunakan adalah uji T tidak berpasangan, Mann Whitney, Chi-square, dan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan model pembelajaran meningkatkan kompetensi mahasiswa sebesar 40,7% dengan OR 17,2 (IK 95% 2-146). Simpulan penelitian ini adalah model pembelajaran praktik klinik berpengaruh terhadap peningkatan kompetensi asuhan persalinan mahasiswa. 
Pengaruh E-Flashcard pada Pengetahuan dan Sikap Remaja terkait Perilaku Seksual Berisiko Maharani, Tiari Dhiya; Sriwenda, Djudju; Mulyati, Sri Wisnu; Fajrin, Anita Megawati
Griya Widya: Journal of Sexual and Reproductive Health Vol. 5 No. 1 (2025): Griya Widya: Journal of Sexual and Reproductive Health
Publisher : Nur Science Institute and Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53088/griyawidya.v5i1.2014

Abstract

Background: Adolescence is a period marked by emotional instability, especially regarding sexual behavior. Curiosity about adult activities, such as sexual intercourse, often arises, and a lack of sexual education is a major factor contributing to risky sexual behavior. Educational tools such as e-flashcards, which provide materials and questions about sexual health, can be used to improve adolescent knowledge and attitudes. Method: This study applied a quantitative approach with a quasi-experimental design using a non-equivalent control group. The experimental group was students from SMA Negeri Jatinangor, while the control group was from SMA Negeri 1 Majalaya. A total of 112 participants were selected using cluster random sampling. The instrument was a questionnaire adapted from Nadya (2022). Data were analyzed using the Mann-Whitney U Test. Findings: Findings revealed that e-flashcards significantly improved knowledge. The Mann-Whitney test showed a mean rank difference of 17.42 with p = 0.003 (p < 0.05). For attitudes, the mean rank difference was 16.66 with p = 0.006 (p < 0.05). Although both groups improved, e-flashcards were more effective than PowerPoint. Implication: E-flashcards effectively enhance adolescents’ knowledge and attitudes on risky sexual behaviors. Schools are encouraged to integrate this medium into health education programs
KONSELING INTERAKTIF DENGAN MEDIA LEMBAR BALIK: STRATEGI MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU TENTANG IMUNISASI DASAR LENGKAP Maudy, Maudy Fatthurochmah Karlie; Hidayanti, Desi; Megawati Fajrin , Anita; Wisnu Wardani, Sri
Jurnal Kesehatan Siliwangi Vol. 6 No. 2 (2025): JURNAL KESEHATAN SILIWANGI
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) merupakan langkah penting dalam pencegahan penyakit menular pada anak, namun cakupannya masih belum optimal di Indonesia, termasuk di Kota Bandung. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan cakupan imunisasi adalah melalui edukasi menggunakan media yang mudah dipahami, seperti lembar balik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konseling menggunakan media lembar balik terhadap tingkat pengetahuan dan sikap ibu mengenai IDL di Puskesmas Tamblong Kota Bandung. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 30 ibu yang memiliki bayi usia 0-12 bulan. Alat ukur berupa kuesioner pengetahuan dan sikap tentang IDL. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon dan McNemar. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pengetahuan ibu kategori baik dari 70% menjadi 90% dan sikap positif dari 50% menjadi 80%. Uji statistik menunjukkan adanya pengaruh signifikan dengan nilai p=0,035 (pengetahuan) dan p=0,024 (sikap), serta nilai effect size keduanya dalam kategori medium effect yaitu pengaruhnya cukup sehingga konseling menggunakan media lembar balik dapat digunakan dalam meningkatkan tingkat pengetahuan dan sikap ibu mengenai IDL. Diharapkan media ini dapat dimanfaatkan secara luas dalam pelayanan kebidanan untuk mendukung keberhasilan program imunisasi nasional.