Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

MAKNA GRAMATIKAL KATA MA DALAM KITAB ADAB AL-‘ALIM WA AL-MUTA’ALLIM KARANGAN HADROT AL-SYEKH HASYIM ASY’ARI Arifin, Nadin; Nurhasan, Muhamad; Solihin, Ihin
Hijai - Journal on Arabic Language and Literature Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Bahasa dan Sastra Arab, Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Sunan Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/hijai.v7i2.40136

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengetahuan tentang makna gramatikal kata “ما”. Pemahaman yang mendalam tentang fungsi kata “ما“ sangat penting bagi para pelajar untuk memahami suatu konteks ucapan dalam bahasa arab. Dalam konteks bahasa Arab, kata “ما“ memiliki berbagai fungsi gramatikal yang mempengaruhi makna kalimat secara keseluruhan. Kitab Adab al-‘Alim wa al-Muta‘allim karya monumental ulama indonesia Hadrat al-Syekh Hasyim Asy’ari tidak hanya menjadi pedoman dalam bidang akhlak dan etika, tetapi juga menjadi sarana bagi pelajar bahasa Arab untuk memperdalam ilmu gramatika. Dengan menganalisis penggunaan kata “ما” dalam kitab ini, dapat dilihat jenis suatu kata dan bagaimana gramatika berperan penting dalam membangun struktur dan makna teks, serta memahami pesan yang ingin disampaikan oleh penulis. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui jenis kata “ما” dalam Kitab Adab al-‘Alim wa al-Muta‘allim karya Hadrat al-Syekh Hasyim Asy’ari serta mengetahui makna gramatikal kata “ما” dalam Kitab Adab al-‘Alim wa al-Muta‘allim karya Hadrat al-Syekh Hasyim Asy’ari. Jenis penelitian ini adalah library research atau penelitian kepustakaan, Objek kajiannya adalah kalimat yang mengandung kata “ما”, adapun sumber data yang penulis gunakan adalah yang digunakan adalah Kitab Adab al-‘Alim wa al-Muta‘allim karya Hadrat al-Syekh Hasyim Asy’ari yang dibatasi dari Bab satu sampai Bab tiga.. dan juga menggunakan yaitu buku-buku, jurnal, artikel yang berkaitan dengan penelitian ini. Pendekatan penelitian ini adalah dengan pendekatan ilmu semantik menggunakan analisis makna gramatikal. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kata “ما” dalam Kitab Adab al-‘Alim wa al-Muta‘allim karya Hadrat al-Syekh Hasyim Asy’ari dari Bab satu sampai tiga ditemukan sebanyak 64 kata “ما”. Dengan jenis ismiyah berjumlah 39 kata, diantaranya : 22 “ما” ma’rifat naqishoh/maushulah, 12 “ما” nakiroh naqishoh, 4 “ما” istifham dan 1 “ما” ta’ajubiyah. Sedangkan jenis harfiyah ditemukan sebanyak 25 kata, diantaranya : 4 “ما” nafiyah, 10 “ما” masdariyah dan 11 “ما” zaidah. Kata Kunci : Adab al-‘Alim wa al-Muta’allim, Kata Ma, Makna Gramatikal
Interseksionalitas Dalam Film Asmaa: Analisis Gender, Stigma, dan Kelas Masyarakat Patriarkal Mesir Yunita, Novi; Rohanda, Rohanda; Nurhasan, Muhamad
Aksara: Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 26, No 1 (2025): Aksara: Jurnal Bahasa dan Sastra (in procces)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aksara/v26i1.pp134-145

Abstract

This study aims to examine the form of intersectionality experienced by female characters in the film 'Asmaa' by Amr M Salama. Therefore, the theory used to analyze data based on the problems found is the theory of intersectionality from the perspective of Kimberle Crenshaw. The method used in this research is descriptive qualitative method. The type of data used by researchers in this study is qualitative data in the form of screenshots of scenes from the film Asmaa and then analyzed verbally. Based on this analysis, the results of this study show that Asmaa, as the main character in the film, experiences three forms of intersectionality oppression, namely gender, health stigma, and social class in Egyptian patriarchal society.Keywords: intersectionality, patriarchy, HIV, film
Interseksionalitas Dalam Film Asmaa: Analisis Gender, Stigma, dan Kelas Masyarakat Patriarkal Mesir Yunita, Novi; Rohanda, Rohanda; Nurhasan, Muhamad
Aksara: Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 26, No 1 (2025): Aksara: Jurnal Bahasa dan Sastra (in procces)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aksara/v26i1.pp134-145

Abstract

This study aims to examine the form of intersectionality experienced by female characters in the film 'Asmaa' by Amr M Salama. Therefore, the theory used to analyze data based on the problems found is the theory of intersectionality from the perspective of Kimberle Crenshaw. The method used in this research is descriptive qualitative method. The type of data used by researchers in this study is qualitative data in the form of screenshots of scenes from the film Asmaa and then analyzed verbally. Based on this analysis, the results of this study show that Asmaa, as the main character in the film, experiences three forms of intersectionality oppression, namely gender, health stigma, and social class in Egyptian patriarchal society.Keywords: intersectionality, patriarchy, HIV, film
A Hermeneutical Critique of Indonesian Preachers' Interpretations of Quranic Eschatological Verses: An Analysis of Ad-Dakhīl in YouTube Da'wah on the Last Day Nurhasan, Muhamad; Anwar, Rosihon; Yunus, Badruzzaman M.; Solehuddin, Solehuddin
Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama Vol. 9 No. 1 (2026): Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama
Publisher : Program Studi Studi Agama-Agama Pascasarjana UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/hanifiya.v9i1.52054

Abstract

This study reviews contemporary Indonesian preachers’ Qur'anic interpretations of end-time events on YouTube, focusing on their quality, validity, and methodology. Using Ibrahim Abdullah Fayed’s Ad-Dakhil criticism approach, it examines how external factors affect interpretive accuracy. Analysis of interpretations by Syaiful Karim, Aam Amiruddin, and Amir Faishol reveals errors from weak Arabic skills, contextual misunderstandings, and subjective readings. The study highlights the need for critical, scientific evaluation standards and interpretive education to ensure responsible and academically sound teachings in the digital era.