Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Penyuluhan Budidaya Udang Vanamei Skala Rumah Tangga di Desa Kuranji Dalang, Lombok Barat Dewi Nur’aeni Setyowati; Salnida Yuniarti Lumbessy; Dewi Putri Lestari; Fariq Azhar; Lalu Wahyu Wilisetyadi; Agus Hermansyah
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.21 KB)

Abstract

Udang vanamei merupakan salah satu komoditas ekonomis penting baik untuk penjualan di dalam negeri maupun untuk skaal ekspor. Masyarakat Desa Kuranji Dalang adalah masyarakat dengan mata pencaharian utama antara lain sebagai nelayan. Permasalahan pada kegiatan penangkapan ikan adalah saat musim gelombang nelayan menjadi kesulitan melaut, sehingga pendapatan menurun. Oleh karena itu, kegiatan penyuluhan budidaya udang vanamei dilakukan sebagai alternatif stimulus skill budidaya udang untuk ke depan dapat bermanfaat dalam menunjang perekonomian masyaarakat Desa Kuranji Dalang. Kegiatan penyuluhan meliputi beberapa tahap yaitu: persiapan, sosialisasi kegiatan penyuluhan ke desa, penyuluhan, serta pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat antusias untuk bisa melakukan kegiatan buddiaya udang vanamei skala rumah tangga.
PENGARUH MEDIA BUKU SAKU TERHADAP PENGETAHUANMENGENAI ANEMIA REMAJA PUTRI DI SMP NEGERI 8 KOTA PONTIANAK Ati Kusmiati; Martinus Ginting; Agus Hermansyah
Media Gizi Khatulistiwa Vol. 2 No. 2 (2025): Media Gizi Khatulistiwa Edisi Juni 2025
Publisher : Jurusan Gizi Poltekkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2804/mgk.1811.1063

Abstract

Salah satu masalah pada masa remaja yang dapat mengganggu kualitas penduduk adalah anemia. Anemia dapat disebabkan pengetahuan remaja mengenai anemia yang rendah. Upaya untuk meningkatkan pengetahuan remaja mengenai anemia dengan memberikan media pembelajaran dengan menggunakan buku saku sebagai media untuk menyampaikan pesan gizi terutam pengetahuan mengenai anemia.   Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh media buku saku terhadap pengetahuan mengenai anemia remaja putri di SMP Negeri 8 Kota Pontianak. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian experiment, dengan rancangan one group pre-post design yaitu melihat adanya pengaruh antara satu kelompok dilakukan pengukuran sebelum dan sesudah perlakuan menggunakan Paired T-Test dengan tingkat kemaknaan = 0,05.   Hasil penelitian ini didapatkan, ada perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah melakukan penelitian  (p=0,000). Selisih rata-rata standar nilai pengetahuan sebelum dan sesudah sebesar 13. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada pengaruh yang signifikan antara pengetahuan sebelum dan sesudah melakukan penelitian.   Saran: dari penelitian ini yaitu diharapkan agar para remaja dapat membiasakan untuk hidup sehat dengan pola gizi seimbang untuk memenuhi kebutuhan zat gizi sehari terutama zat besi yang sangat diperlukan untuk mencegah anemia.  
Pengaruh Penyuluhan Metode Mewarnai Gambar Pesan Gizi Seimbang Terhadap Peningkatan Pengetahuan Gizi pada Anak SDN 39 dan SDN 03 Sungai Ambawang Nur Ariska, Cece; Jaladri, Iman; Agus Hermansyah
Media Gizi Khatulistiwa Vol. 2 No. 3 (2025): Media Gizi Khatulistiwa Edisi September 2025
Publisher : Jurusan Gizi Poltekkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Pengaruh Penyuluhan Metode Mewarnai Gambar Pesan Gizi Seimbang Terhadap Peningkatan Pengetahuan Gizi pada Anak SDN 39 dan 03 Sungai Ambawang. Cece Nur Ariska. Jalan 28 Oktober. Berbagai masalah gizi dan kesehatan dapat terjadi karena kurangnya pengetahuan mengenai gizi seimbang. Media pendidikan gizi yang digunakan pada penelitian ini adalah buku mewarnai gambar pesan gizi.   Tujuan: Mengetahui pengaruh penyuluhan metode mewarnai gambar pesan gizi seimbang terhadap peningkatan pengetahuan anak di SDN 39 dan 03 Sungai Ambawang.   Metode Penelitian: Penelitian ini adalah penelitian kuasi eksperimen dengan rancangan pretest-posttest control group design. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April 2019. Populasi studi penelitian ini adalah siswa kelas 1 dan kelas 2 dengan sampel berjumlah 36 siswa. Analisis data menggunakan paired t-test dan independent t-test.   Hasil: Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan sebelum dan sesudah mewarnai gambar pesan gizi, dan terdapat peningkatan pengetahuan sebelum dan sesudah penyuluhan gizi seimbang. Hasil uji independent t-test tidak terdapat perbedaan peningkatan pengetahuan pada kelompok perlakuan dan kelompok kontrol p= 0,0596 (p>0,05). Media mewarnai gambar pesan gizi tidak memiliki perbedaan dengan penyuluhan gizi seimbang dalam peningkatan pengetahuan siswa. Kata kunci: Penyuluhan, Metode Mewarnai Gambar, Pesan Gizi Seimbang, Peningkatan Pengetahuan Gizi Pada Anak
PENGARUH MEDIA POP-UP BOOK TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN DANKONSUMSI BUAH DAN SAYUR DI SD NEGERI 13 PARIT LENGKONG DESA MEGA TIMUR Melati Purwasih; Widyana Lakhsmi Puspita; Agus Hermansyah
Media Gizi Khatulistiwa Vol. 2 No. 3 (2025): Media Gizi Khatulistiwa Edisi September 2025
Publisher : Jurusan Gizi Poltekkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak sekolah merupakan usia yang rentan dalam mengkonsumsi buah dan sayur. Faktor yang mempengaruhi konsumsi buah dan sayur salah satunya adalah pengetahuan. Pendidikan merupakan salah satu cara untuk meningkatkan pengetahuan. Terdapat berbagai macam media pendidikan kesehatan yang dapat digunakan, salah satunya pop-up book. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh media pop-up book terhadap peningkatan pengetahuan serta konsumsi buah dan sayur anak sekolah. Desain pra eksperimen dengan rancangan one grup pre and posttest design dilakukan pada subyek 38 siswa-siswi SD Negeri 13 Parit Lengkong. Perlakuan berupa edukasi gizi menggunakan pop-up book sayur dan buah yang dilakukan selama 12 kali pertemuan. Sebelum dan sesudah diberi edukasi dilakukan recall 3x24 jam dan pengisian kuesioner pengetahuan. Hasil penelitian ada perbedaan yang signifikan pada variable pengetahuan sesudah diberikan edukasi gizi (p-value 0,000<0,05). Tidak ada perbedaan konsumsi buah sesudah diberi edukasi gizi (p-value 0,410>0,05) serta tidak ada perbedaan konsumsi sayur sesudah diberikan edukasi gizi menggunakan media pop-up book (p-value 0,280>0,05). Edukasi gizi menggunakan media pop-up book menyebabkan peningkatan pengetahuan yang signifikan dan peningkatan konsumsi buah dan sayur namun tidak signifikan. 
Analisis Geospasial Kebakaran Lahan Menggunakan Differenced Normalized Burn Ratio Dari Sentinel-2a Di Kabupaten Klaten Agus Hermansyah; Siti Azizah Susilawati; Wahyu Widiyatmoko
JPIG (Jurnal Pendidikan dan Ilmu Geografi) Vol. 11 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Geography Education Study Program, Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jpig.v11i1.13085

Abstract

Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) menjadi isu penting di Indonesia, termasuk di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, yang mencatat 214 kasus kebakaran pada tahun 2023. Dampaknya meliputi kerusakan vegetasi, degradasi lahan, emisi karbon, dan gangguan kesehatan akibat polusi udara. Oleh karena itu, pemetaan tingkat keparahan Karhutla penting untuk upaya mitigasi. Penelitian ini menganalisis tingkat keparahan Karhutla di Kabupaten Klaten menggunakan algoritma Differenced Normalized Burn Ratio (dNBR) berbasis citra Sentinel-2A. Analisis dilakukan dengan membandingkan nilai Normalized Burn Ratio (NBR) sebelum dan sesudah kebakaran. Nilai rata-rata PreNBR (0,0972) lebih tinggi dari PostNBR (0,0501), menunjukkan penurunan kondisi vegetasi. Nilai dNBR berkisar antara -0,416 hingga 0,591 dengan rata-rata 4,710, dan diklasifikasikan dalam empat kategori: Enhanced Regrowth, tidak terbakar, tingkat keparahan rendah, dan tingkat keparahan sedang. Kategori Enhanced Regrowth mencakup 130,1 Ha, didominasi oleh Kecamatan Kemalang (118,41 Ha). Keparahan rendah meliputi 5.561,26 Ha, terbesar di Kecamatan Cawas (1.945,82 Ha), sedangkan tingkat keparahannya meliputi 187,28 Ha, juga didominasi oleh Cawas (29,03 Ha). Cawas memiliki persentase area terbakar tertinggi (54,92%), menunjukkan tingkat keparahan tertinggi. Secara umum, tingkat keparahan kebakaran di Klaten tergolong sedang, dengan ekosistem yang masih memiliki potensi regenerasi. Penelitian ini merekomendasikan prioritas mitigasi di wilayah terdampak, restorasi deteksi dini, dan integrasi SIG dalam kebijakan penataan ruang yang adaptif.
Efektivitas Penggunaan Lampu Light Stick pada Mata Pancing Ulur untuk Penangkapan Ikan Layur di Perairan Pasongsongan Sumenep Agus Hermansyah; Yusrudin Yusrudin; Sumaryam Sumaryam
Zebra: Jurnal Ilmu Peternakan dan Ilmu Hewani Vol. 4 No. 1 (2026): April: Zebra: Jurnal Ilmu Peternakan dan Ilmu Hewani
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/zebra.v4i1.326

Abstract

The purpose of this study is to determine the effectiveness of using light sticks and without lights on catching ribbonfish from the number of catches. The method used in this study is an experimental fishing method with data analysis using the T test. This study was conducted in the waters of Pasongsongan Sumenep. The results of the ribbonfish catch during 16 trips with light sticks totaled 163 fish, while those without lights totaled 67 fish. The type of ribbonfish caught was dominated by the Trichiurus lepturus species. From the catch results, a T test analysis was carried out and the results of the Paired samples test showed a sig. value (2-tailed) of 0.000 <0.05, which means there is a significant difference in the number of catches in the use of light sticks and without lights placed on the fishing hook position. This is because ribbonfish have phototactic properties towards light, in addition to searching for food more dominantly using the sense of sight.
Analisis Geospasial Kebakaran Lahan Menggunakan Differenced Normalized Burn Ratio Dari Sentinel-2a Di Kabupaten Klaten Agus Hermansyah; Siti Azizah Susilawati; Wahyu Widiyatmoko
JPIG (Jurnal Pendidikan dan Ilmu Geografi) Vol. 11 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Geography Education Study Program, Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jpig.v11i1.13085

Abstract

Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) menjadi isu penting di Indonesia, termasuk di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, yang mencatat 214 kasus kebakaran pada tahun 2023. Dampaknya meliputi kerusakan vegetasi, degradasi lahan, emisi karbon, dan gangguan kesehatan akibat polusi udara. Oleh karena itu, pemetaan tingkat keparahan Karhutla penting untuk upaya mitigasi. Penelitian ini menganalisis tingkat keparahan Karhutla di Kabupaten Klaten menggunakan algoritma Differenced Normalized Burn Ratio (dNBR) berbasis citra Sentinel-2A. Analisis dilakukan dengan membandingkan nilai Normalized Burn Ratio (NBR) sebelum dan sesudah kebakaran. Nilai rata-rata PreNBR (0,0972) lebih tinggi dari PostNBR (0,0501), menunjukkan penurunan kondisi vegetasi. Nilai dNBR berkisar antara -0,416 hingga 0,591 dengan rata-rata 4,710, dan diklasifikasikan dalam empat kategori: Enhanced Regrowth, tidak terbakar, tingkat keparahan rendah, dan tingkat keparahan sedang. Kategori Enhanced Regrowth mencakup 130,1 Ha, didominasi oleh Kecamatan Kemalang (118,41 Ha). Keparahan rendah meliputi 5.561,26 Ha, terbesar di Kecamatan Cawas (1.945,82 Ha), sedangkan tingkat keparahannya meliputi 187,28 Ha, juga didominasi oleh Cawas (29,03 Ha). Cawas memiliki persentase area terbakar tertinggi (54,92%), menunjukkan tingkat keparahan tertinggi. Secara umum, tingkat keparahan kebakaran di Klaten tergolong sedang, dengan ekosistem yang masih memiliki potensi regenerasi. Penelitian ini merekomendasikan prioritas mitigasi di wilayah terdampak, restorasi deteksi dini, dan integrasi SIG dalam kebijakan penataan ruang yang adaptif.