Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Ruang

Desain Pengolahan Air Limbah Rumah Sakit Berbasis Tumbuhan Air Hias, Horizontal Sub Surface Flow Constructed Wetland Akhmad, Abdul Gani; Arifin, Rosmiaty; Basri, Iwan Setiawan
JURNAL RUANG / ISSN : 2085-6962 Vol 16 No 1 (2022): JURNAL RUANG
Publisher : Jurusan Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Tadulako Kampus Bumi Tadulako Tondo Jl. Sukarno-Hatta Km.9, Palu 94118 e-mail :Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Tadulako Kampus Bumi Tadulako Tondo Jl. Sukarno-Hatta Km.9, Palu 941

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ruang.v16i1 Maret.43

Abstract

Studi ini bertujuan mengevaluasi kinerja Horizontal Subsurface Flow Constructed Wetland (HSSF-CW) skala percontohan yang memanfaatkan tumbuhan air hias Typha angustifolia dan media pasir-kerikil halus dalam menyisihkan total coliform dan TSS dari air limbah rumah sakit. Tiga cell HSSF-CW skala percontohan berukuran 1.00 x 0.45 x 0.35 m3 diisikan media pasir kerikil berdiameter 5 – 8 mm setinggi 35 cm dengan kedalaman media terendam 0.30 m. Terdapat 3 perlakuan yakni cell pertama (CW1) tanpa tanaman, cell kedua (CW2) ditanami dengan kerapatan 12 tanaman Typha angustifolia, dan cell ketiga (CW3) ditanami dengan kerapatan 24 tanaman Typha angustifolia. Ketiga cell HSSF-CW menerima beban air limbah yang sama dengan kandungan total coliform dan TSS masing-masing 91000 MPN/100 mg dan 53 mg/L dengan Laju Pemuatan Hidrolik 3.375 m3 per hari. Air limbah diresirkulasi secara kuntinyu untuk mencapai equivalen kebutuhan luasan ideal HSSF-CW. Hasil eksperimen menunjukkan kinerja CW3 lebih efisien dibanding CW1 dan CW2 dalam penyisihan total coliform dan TSS air limbah rumah sakit. Efisiensi penyisihan polutan pada CW3 mencapai 91.76% untuk total coliform dengan waktu retensi hidrolik 1 hari serta 81.00% untuk TSS dengan waktu retensi hidrolik 2 hari. Kesimpulan penelitian ini adalah sistem HSSF-CW yang menggunakan media pasir-kerikil berdiameter 5 – 8 mm dengan kedalaman media terendam 0.30 m dan ditanami tumbuhan air hias Typha angustifolia dengan jarak tanam lebih rapat terbukti lebih efisien dalam menyisihkan total coliform dan TSS dari air limbah rumah sakit
Dampak Pengembangan Lokasi Perumahan Rumah Sederhana Sehat Terhadap Kehidupan Ekonomi Petani Di Pinggiran Kota Palu Abdul Gani Akhmad
JURNAL RUANG / ISSN : 2085-6962 Vol 3 No 1 Maret (2011): RUANG : JURNAL ARSITEKTUR
Publisher : Jurusan Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Tadulako Kampus Bumi Tadulako Tondo Jl. Sukarno-Hatta Km.9, Palu 94118 e-mail :Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Tadulako Kampus Bumi Tadulako Tondo Jl. Sukarno-Hatta Km.9, Palu 941

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ruang.v3i1 Maret.130

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak ekonomi yang dialami petani akibat alih fungsi lahan pertanian mereka menjadi lokasi pembangunan perumahan RSH. Penelitian ini merupakan penelitian survei yang tujuannya menguji hipotesis yang ada dengan menggali data di lap angan. Teknik analisa data menggunakan paired t-test dan metode deskriptif. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pendapatan petani berbeda antara sebelum dan sesudah melepaskan tanah pertaniannya, yang terjadi adalah berkurangnya bahkan hilangnya pendapatan petani. Untuk tujuan pemberdayaan petani kecil, maka perlu dilakukan penerapan konsep Perakitan Tanah dan Bank Tanah sehingga diharapkan petani kecil dapat mengalami transformasi sosial sejalan dengan adanya transformasi tanah, dan dapat memanfaatkan kekayaan dalam bentuk uang untuk membiayai diri untuk masuk ke dalam ekonomi non pertanian atau ekonomi urban secara efektif.