Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Perbandingan Pembiayaan Peremajaan Kelapa Sawit Rakyat: Skema Pemerintah vs. Pendanaan Mandiri (Studi Kasus Kelompok Tani Lubuk Basung Manggopoh) Oktimvia, Dini; Azel, Farid; Hudia, Hudia; Khairad, Fastabiqul
CULTIVATE: Journal of Agriculture Science Vol 3, No 2 (2025): CULTIVATE: Journal of Agriculture Science - SEPTEMBER
Publisher : Mahesa Research Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34007/cultivate.v3i2.966

Abstract

Penelitian ini menganalisis perbandingan pembiayaan peremajaan kelapa sawit rakyat antara skema pemerintah melalui Program Peremajaan Kelapa Sawit Rakyat (PSR) dengan pembiayaan mandiri oleh petani. Penelitian dilakukan di Nagari Lubuk Basung dan Nagari Manggopoh, dengan melibatkan 62 responden—31 responden skema pemerintah dan 31 responden pembiayaan mandiri. Metode survei kuantitatif digunakan, dengan analisis biaya dan uji statistik Z sebagai pembanding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata biaya peremajaan per hektar dalam skema pemerintah adalah Rp23.589.645, sedangkan dalam pembiayaan mandiri adalah Rp13.884.846. Uji Z menunjukkan perbedaan yang signifikan (nilai-p 0,05), dengan skema pemerintah menunjukkan standar teknis yang lebih tinggi dan penggunaan benih unggul, sementara pembiayaan mandiri menawarkan fleksibilitas yang lebih besar tetapi berisiko memiliki kualitas yang lebih rendah. Temuan ini menunjukkan bahwa skema pemerintah lebih efektif dalam meningkatkan produktivitas jangka panjang dan kesejahteraan petani.
Penguatan Literasi Pertanian untuk Meningkatkan Minat Generasi Muda terhadap Dunia Tani Nursamsi, Nursamsi; Sari, Dyah Puspita; Syofiani, Riza; Hudia, Hudia; Suhadi, Suhadi; Amir, Syafri; Zudri, Fatardho; Yuska, Dian Aulia Tri; Nasution, Mona Turisna; Novfirman, Novfirman; Maulana, Ingga Pragesti
Mestaka: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Pakis Journal Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58184/mestaka.v5i2.893

Abstract

The declining interest and participation of young generations in the agricultural sector pose a serious challenge to the sustainability of agricultural development, including in Kamang Tangah Anam Suku Village, Agam Regency, West Sumatra. Despite its commitment to developing as an organic food production center, the village faces limited involvement of millennial and Generation Z farmers, which threatens the continuity of environmentally sustainable agriculture. This community service program aimed to strengthen agricultural literacy and increase young people’s interest in farming through an educational and participatory approach. The program was implemented through a preliminary survey, problem identification, organic agriculture literacy counseling for youth aged 15–30 years, and evaluation using pre-test and post-test methods. The counseling activities were delivered interactively by engaging young agricultural practitioners and incorporating contextual discussions based on local experiences. The results showed a significant improvement in participants’ knowledge, positive perceptions, and interest in agriculture, with an average increase in agricultural literacy of approximately 45%. Furthermore, the program successfully facilitated the establishment of the Agro Muda Kreatif Millennial Farmer Group, consisting of 19 millennial and Generation Z youths, as a tangible outcome of the intervention. These findings indicate that strengthening agricultural literacy through approaches aligned with youth characteristics is effective in encouraging farmer regeneration