Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : JCRS (Journal of Community Research and Service)

Penerapan Metode EOQ Dalam Pengendalian Persediaan Pakan Ternak Pada Usaha Peternakan Ayam Petelur Skala Mikro Fayaqun, Reza; Sulistyaningsih, Febriani; Numang, Irpan
Journal of Community Research and Service Vol 8, No 2: JULY 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jcrs.v8i2.62234

Abstract

Bisnis di bidang peternakan memiliki prospek yang menjanjikan di Indonesia, salah satunya peternakan ayam petelur. Bukan tanpa alasan karena harga dan permintaan telur yang relatif stabil dan tingkat kematian (mortality rate) lebih rendah dibandingkan ayam pedaging. Kedua hal tersebut tidak serta merta menjadi faktor kesuksesan bisnis di bidang peternakan ayam petelur, tetapi kemampuan dalam mengendalikan faktor-faktor produksiĀ  menjadi hal mutlak yang harus diperhatikan, salah satunya dalam pengendalian persediaan pakan ternak. Penelitian ini meggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ) sebagai metode pengendalian persediaan pakan ternak dengan tujuan mengetahui jumlah pemesanan pakan ternak yang optimal. Dari observasi lapangan pada peternakan ayam petelur berskala mikro (< 1.000 unggas) didapat pola data pengguanaan pakan ternak 1 tahun terakhir, juga biaya simpan dan biaya pesan yang diperlukan dalam perhitungan EOQ. Hasilnya diketahui bahwa pemesanan pakan ternak yang optimal adalah sebanyak 18 zak dengan frekuensi pemesanan 11 kali pesan dalam setahun dan reorder point pada saat jumlah pakan ternak tersisa 1 zak, hal itu berpengaruh terhadap penurunan biaya persediaan sebesar Rp. 2.037.693.- dari semula sebesar Rp. 2.402.413.- menjadi Rp. 364.720.- per tahun.
Market Analysis for Cold storage Case Study PT Pos Logistics in Bandung City Sulistiyaningsih, Febriani Puspita; Fayaqun, Reza; Numang, Irpan Puspita
Journal of Community Research and Service Vol 7, No 1: January 2023
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jcrs.v7i1.41358

Abstract

The use of cold storage has recently been in high demand among businesses, particularly those in the food and beverage industry. As one of the cold storage service providers, PT Pos Logistik wishes to determine the size of this business opportunity. Based on the findings of the survey and research, it was determined that cold storage users in the Bandung metropolitan region may be categorized into three groups: frozen foods, the processed food industry, and pharmaceuticals. As for market share percentage, the findings are as follows: 46% for frozen food, 46% for processed food, and 8% for the pharmaceutical industry. As a subsidiary of PT Pos Indonesia, PT Pos Logistik Indonesia already has a brand image, influencing 39.5% of purchasing decisions, while 60.5% of purchasing decisions are influenced by other variables not analyzed. The figure of 39.5% indicates that the influence of the brand image of Pos Logistik on the choice to acquire cold storage services is minimal
Market Analysis for Cold storage Case Study PT Pos Logistics in Bandung City Sulistiyaningsih, Febriani Puspita; Fayaqun, Reza; Numang, Irpan Puspita
Journal of Community Research and Service Vol. 7 No. 1: January 2023
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jcrs.v7i1.41358

Abstract

The use of cold storage has recently been in high demand among businesses, particularly those in the food and beverage industry. As one of the cold storage service providers, PT Pos Logistik wishes to determine the size of this business opportunity. Based on the findings of the survey and research, it was determined that cold storage users in the Bandung metropolitan region may be categorized into three groups: frozen foods, the processed food industry, and pharmaceuticals. As for market share percentage, the findings are as follows: 46% for frozen food, 46% for processed food, and 8% for the pharmaceutical industry. As a subsidiary of PT Pos Indonesia, PT Pos Logistik Indonesia already has a brand image, influencing 39.5% of purchasing decisions, while 60.5% of purchasing decisions are influenced by other variables not analyzed. The figure of 39.5% indicates that the influence of the brand image of Pos Logistik on the choice to acquire cold storage services is minimal
Penerapan Metode EOQ Dalam Pengendalian Persediaan Pakan Ternak Pada Usaha Peternakan Ayam Petelur Skala Mikro Fayaqun, Reza; Sulistyaningsih, Febriani; Numang, Irpan
Journal of Community Research and Service Vol. 8 No. 2: July 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jcrs.v8i2.62234

Abstract

Bisnis di bidang peternakan memiliki prospek yang menjanjikan di Indonesia, salah satunya peternakan ayam petelur. Bukan tanpa alasan karena harga dan permintaan telur yang relatif stabil dan tingkat kematian (mortality rate) lebih rendah dibandingkan ayam pedaging. Kedua hal tersebut tidak serta merta menjadi faktor kesuksesan bisnis di bidang peternakan ayam petelur, tetapi kemampuan dalam mengendalikan faktor-faktor produksiĀ  menjadi hal mutlak yang harus diperhatikan, salah satunya dalam pengendalian persediaan pakan ternak. Penelitian ini meggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ) sebagai metode pengendalian persediaan pakan ternak dengan tujuan mengetahui jumlah pemesanan pakan ternak yang optimal. Dari observasi lapangan pada peternakan ayam petelur berskala mikro (< 1.000 unggas) didapat pola data pengguanaan pakan ternak 1 tahun terakhir, juga biaya simpan dan biaya pesan yang diperlukan dalam perhitungan EOQ. Hasilnya diketahui bahwa pemesanan pakan ternak yang optimal adalah sebanyak 18 zak dengan frekuensi pemesanan 11 kali pesan dalam setahun dan reorder point pada saat jumlah pakan ternak tersisa 1 zak, hal itu berpengaruh terhadap penurunan biaya persediaan sebesar Rp. 2.037.693.- dari semula sebesar Rp. 2.402.413.- menjadi Rp. 364.720.- per tahun.