Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Analisis Antrian Dan Tundaan Ruas Jalan Urip Sumoharjo Akibat Putar Balik Arah (U-Turn) Depan Mall Nipah Dalipang, Lea Patti; Rachman, Rais; Kusuma, Ari
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 5 No. 3 (2023): PCEJ Vol.5, No.3, September 2023
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/pcej.v5i3.724

Abstract

Salah satu yang mempengaruhi saat melakukan gerakan purtar balik adalah kecepatan kendaraan di mana kendaraan melambat atau berhenti (perlambatan). Perlambatan ini mempengaruhi arus lalu lintas dengan arah yang sama. Pada kendaraan tertentu, beberapa kendaraan tidak dapat berbelok lurus karena kendaraan tersebut tidak memiliki radius belok yang cukup, yang dapat menyebabkan kendaraan lain mengganggu dan berhenti, baik dari arah yang sama maupun dari arah yang berlawanan.  Oleh sebab itu dilakukan penelitian yang bertujuan untuk  menganalisis  volume putar balik arah lalu lintas, mengetahui  panjang antrian saat melakukan  U-Turn, mengetahui waktu tundaan saat melakukan U-Turn.  Untuk menganalisis data digunakan metode PKJI 2014.  Dari hasil penelitian tersebut didapatkan  volume lalu lintas sebesar 4356 skr/jam untuk arah Maros – Makassar dan 5776 untuk arah Makassar – Maros, panjang antrian tertinggi saat melakukan U-Turn di depan Mall Nipah sebesar 35 meter untu arah Maros – Makassar dan 143 meter untuk arah Makassar – Maros,  dan waktu tundaan tertinggi akibat melakukan U-Turn sebesar  4.21 deti untuk arah Maros – Makassar dan 7.17 detik untuk arah Makassar – Maros.
Produktivitas Tenaga Kerja Pada Pekerjaan Kolom (Studi Kasus : Proyek Pembangunan Gedung Education Center Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Tahap I Universitas Hasanuddin) Lumombang, Riski Christian; Mara, Junus; Kusuma, Ari
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 5 No. 2 (2023): PCEJ Vol.5, No.2, June 2023
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/c67dpk45

Abstract

Keberhasilan suatu pekerjaan dalam proyek konstruksi tidak terlepas dari kehadiran tenaga kerja. Dalam pelaksanaannya tingkat produktivitas tenaga kerja sangatlah penting guna memberikan hasil yang maksimal. Pada proyek pembangunan gedung education center fakultas ilmu sosial dan ilmu politik tahap 1 Universitas Hasanuddin dilakukan penelitian dengan tujuan untuk mengetahui produktivitas tenaga kerja khususnya pada pekerjaan pembesian dan bekisting kolom. Penelitian ini dilakukan dengan metode analisis deskriptif yaitu survey langsung di lapangan untuk mendapatkan produktivitas tenaga kerja pada pekerjaan pembesian dan bekisting kolom setelah itu dibandingkan dengan SNI 7394 – 2008. Dari hasil analisis terhadap produktivitas tenaga kerja dalam pekerjaan pembesian dan bekisting kolom didapatkan nilai produktivitas rata-rata tukang untuk pekerjaan pembesian kolom sebesar 164,585 kg/orang/hari sedangkan pekerjaan bekisting kolom sebesar 5,748 m2/orang/hari. Untuk produktivitas berdasarkan SNI didapatkan produktivitas pekerjaan pembesian kolom sebesar 142,857 kg/orang/hari sedangkan pekerjaan bekisting kolom 3,030 m2/orang/hari.
Analisis Bangkitan Perjalanan pada Kompleks Perumahan Kantor Gubernur Hertasning Makassar Sulawesi Selatan Sampe Tondok , Yulianti Nona; Rachman, Rais; Kusuma, Ari
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 6 No. 1 (2024): PCEJ Vol.6, No.1, March 2024
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/mdc0y565

Abstract

Kota Makassar, ibu kota provinsi Sulawesi Selatan, memiliki kepadatan lalu lintas yang cukup tinggi karena kawasan pusat industri, perdagangan,jasa serta pendidikan. Kuantitas pergerakan meningkat seiring dengan kepadatan penduduk. Untuk melakukan survei penelitian ini, kuesioner dikirimkan kepada warga Komplek Perumahan Kantor Gubernur Hertasning di Makassar, Sulawesi Selatan. Metode regresi linier berganda dan uji korelasi digunakan dalam analisis data penelitian ini. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa faktor-faktor berikut mempengaruhi perkembangan perjalanan penduduk yaitu pekerjaan (X3), moda (X6), dan rantai perjalanan (X11). Model persamaan bangkitan perjalanan penduduk yang didapatkan adalah Y = 1,188+ 0,068 (X3) - 0,071 (X6) + 0,115 (X11) , Nilai koefisien korelasi (R) sebesar 41,5%, sedangkan nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 17,2%.
Pemanfaatan Agregat Sungai Messawa Kabupaten Mamasa Dalam Campuran AC-BC Sangle, Roinaldy; Alpius; Kusuma, Ari
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 4 No. 4 (2022): PCEJ, Vol.4, No.4, December 2022
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/pvfa7e63

Abstract

Agregat ialah salah satu bahan campuran yang sangat dibutuhkan dalam suatu lapisan perkerasan, oleh karena itu agregat sebelum digunakan pada bahan campuran perkerasan jalan harus diperiksa terlebih dahulu karakteristiknya khususnya pada canpuran laston AC-BC. Pemeriksaan/pengujian karakteristik dilakukan dengan metode Marshall Konvensional berdasarkan Spesifikasi Umum Bina Marga 2018, maksud dari pengujian tersebut untuk memperoleh nilai KAO, kemudian dilakukan pembuatan benda uji untuk KAO agar memperoleh nilai Stabilitas Marshall Sisa. Dan hasilc pemeriksaan/pengujian dari agregat yang berasal dari Sungai Messawa Kabupaten Mamasa telah memenuhi syarat standar spesifikasi yang ditetapkan, bahwa dapat digunakan dalam campuran laston AC-BC. Berdasarkan pengujian Marshall Konvensional nilai Stabilitas, VIM, Flow, VMA dan VFB yang didapatkan telah memenuhi standar spesifikasi. Untuk pemeriksaan Marshall Immersion nilai yang didapatkan yaitu95,24% dengan kadar aspal 6% yang dimana nilai tersebut mencukupi standar Spesifikasi Umum Bina Marga 2018.
Produktivitas Peralatan Konstruksi Pada Proyek Jaringan Irigasi D.I Baliase Kanan 2 (Paket IV) Kabupaten Luwu Utara Pongtimbang, Daktorian; Mara, Junus; Kusuma, Ari
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 3 No. 4 (2021): PCEJ, Vol.3, No.4, December 2021
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/smvd3h65

Abstract

Penggunaan peralatan konstruksi sangat berpengaruh terhadap pekerjaan di dunia teknik sipil, dalam hal ini khususnya alat berat. Sebagai upaya peningkatan produksi pertanian di provinsi Sulawesi Selatan, kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) semakin memperluas jaringan irigasi yang sumbernya berasal dari bendungan baliase di Kabupaten Luwu Utara. Pada pembangunan jaringan irigasi ini, proses pekerjaan masih pada tahap penghamparan dan pemadatan tanah yang menggunakan 4 alat berta yaitu Excavator, Dump Truck, Dozzer, dan Vibrator Roller. Penelitian ini dilakukan dengan metode kuantitatif dengan cara pengamatan langsung dilapangan. Pengolahan data dilakukan untuk mengetahui produktivitas dari masing-masing alat dan melihat apakah peralatan yang digunakan pada pekerjaan penghamparan dan pemadatan tanah ini sinkron. Berdasarkan hasil penelitian diketahui produktivitas Excavator sebesar 631,299 m3/jam, DumpTruck sebesar 335,69 m3/jam, Dozer 603,405 m3/jam, dan Vibrator Roller 4987,5511 m3/jam. Dari hasil dapat dilihat bahwa produktivitas pada peralatan yang digunakan tidak sinkron yang mengakibatkan terjadinya Idle Time pada beberapa alat, oleh karena itu dilakukan perhitungan sinkronisasi alat . Dari hasil perhitungan didapatkan bahwa terjadi penambahan alat pada Dump Trucksebanyak 10 unit agar mengurangi idle time pada peralatan konstruksi
Analisis Penjadwalan Pembangunan Intake Bendungan Karalloe Paket II Kabupaten Gowa dengan Metode PERT Gita Wulandari Silo; Latupeirissa, Josefine Ernestine; Kusuma, Ari
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 3 No. 1 (2021): PCEJ, Vol.3, No.1, March 2021
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/24j97w57

Abstract

Perencanaan waktu yang baik sangat dibutuhkan dalam penjadwalan proyek agar dapat dipastikan bahwa perencanaan proyek yang ditetapkan dapat tercapai dengan kesalahan paling kecil namun dengan hasil maksimal denganmendayagunakan apa yang ada. Sebab itu, periode menjadi salah satu hal penting selain biaya untuk menyelesaikan suatu proyek. Jaringan kerja atau Network Planning adalah suatu cara manajemen dalam perencanaan serta pengendalian suatu proyek, yang menyajiakn jangka waktu pekerjaan suatu aktivitas dan waktu proyek serta menunjukkan keterkaitan masing-masing pekerjaan. Penelitian ini menggunakan modeI PERT (Evaluasi Program dan Teknik Pengulasan). ModeI PERT adaIah cara yang mempunyai tujuan untuk memprediksi berapa Iama sebuah proyek serta menghitung perkiraan kemungkinan waktu yang digunakan. DaIam menghitung besar te (time expectted) dari modeI PERT, membutuhkan informasi a (kejadian optimistic), b (kejadian pesimistik), m (kejadian yang sangat memugkinkanada). Penelitian dilapangan berguna untuk menghasilkan time schedule. Dengan durasi perhitungan cara PERT, didapatkan durasi pembangunan Bendungan Karalloe Paket II Kabupaten Gowa menggunakan cara PERT. Dari Time Schedule kontraktor didapatkan waktu membangun bendungan sekitar 120 minggu. Pada perhitungan metode PERT didapatkan durasi paling cepat dapat diselesaikan selama 88 Minggu, paling lambat diselesaikan selama 151 Minggu dan paling mungkin diselesaikan selama 128 Minggu.
Analisis Kapasitas Landasan Pacu Sultan Hasanuddin International Airport Rency Bunga Palayukan; Rachman, Rais; Kusuma, Ari
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 2 No. 3 (2020): PCEJ, Vol.2, No.3. September 2020
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/4sexbx19

Abstract

Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar yang lebih dikenal dengan SHIAM memiliki status sebagaibandara transit utama khususnya untuk penerbangan kawasan Indonesia Timur. Hal tersebut menyebabkan permintaan akan penggunaan pesawat meningkat, terlebih jika memasuki jam-jam puncak atau pada saat masa liburan, jika jumlah pesawat yang beroperasi disuatu bandar udara melebihi kapasitas akan menyebabkan overload pada sistem Air Traffic Management (ATM) yang membuat kualitas pelayanan yang diberikan akan menurun, misalnya terjadi penundaan pelaksanaan operasi penerbangan.Tujuan penelitian untuk mengetahui kapasitas landasan pacu untuk Pesawat Boeing 737-900.ER, mengetahui kapasitas landasan pacu untuk Pesawat Boeing 737-800, dan mengetahui kapasitas landasan pacu untuk Pesawat Airbus A320. Hasil penelitian bahwa Pesawat rencana Boeing 737-900.ER memenuhi panjang runway, pesawat rencana Boeing 737-800 memenuhi panjang runway, dan Runway saat ini masih memenuhi untuk penggunaan pesawat Airbus A320. 
Evaluasi Kinerja Ruas Frontage Road Tol Ir. Sutami, Makassar elizabeth radjawane, louise; Robert Karapa , Abraham; kusuma, Ari
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 6 No. 1 (2024): PCEJ Vol.6, No.1, March 2024
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/2qxm7745

Abstract

Frontage Road Tol Ir.Sutami merupakan akses yang menghubungkan Kota Makassar dan perbatasan Kota Makassar-Kota Maros, di lokasi ini merupakan kawasan padat penduduk, beberapa toko, perkantoran, pergudangan, sekolah, dan fasilitas umum lainnya, serta beberapa persimpangan kecil (akses persil). Selain itu pengaruh hambatan samping seperti berhentinya kendaraan ringan dan kendaraan berat  pada bahu jalan dan kendaraan motor yang melawan arah yang menimbulkan kemacetan pada ruas jalan. Metode pada penelitian ini menggunakan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia 2014 (PKJI 2014) Kapasitas Jalan Perkotaan. Pengumpulan data dengan melakukan survei pencacahan arus lalu lintas, maka dapat dihitung jumlah volume lalu lintas, kapasitas jalan serta derajat kejenuhan. Dari hasil analisis di dapat volume lalu lintas jam puncak terjadi pada hari Senin, 3 Juli 2023 pukul 16.15 – 17.15 sebesar 1943,30 skr/jam dengan kapasitas jalan sebesar 1802,43 skr/jam dan nilai derajat kejenuhan sebesar 1,078. Perbaikan kinerja ruas dilakukan untuk meningkatkan kinerja ruas.
Durabilitas Campuran Ac-Bc Menggunakan Agregat Sungai Konawahe Y.A. Kondo, Andre; Kusuma, Ari; Elizabeth, Elizabeth
Prosiding Seminar Nasional Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 7 (2024): Prosiding Join Seminar Nasional Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknolog
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Research Indonesia (YAPRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Durabilitas mengacu pada kemampuan beton aspal untuk menanggung beban kendaraan berulang serta bertahan terhadap pengaruh iklim seperti air, udara, atau fluktuasi suhu tanpa mengalami kerusakan yang signifikan. Durabilitas membutuhkan kadar aspal yang cukup agar lapisan permukaan aspal bisa menahan deformasi sebab dampak iklim, fluktuasi suhu, serta abrasi yang disebabkan oleh gesekan kendaraan. Durabilitas gabungan AC-BC yang menggunakan batu Sungai Konaweha, Provinsi Sulawesi Tenggara dengan menggunakan pengaruh variasi waktu perendaman terhadap durabilitas. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian eksperimental, dilaksanakan di laboratorium dalam sejumlah prosedur penelitian. Dalam pengujian resistensi, diketahui resisitensi gabungan AC-BC yang memakai agregat batu Sungai Konaweha selama 12 jam- 36 jam direndam sudah mencukupi ketentuan pada detail Bina Marga 2018. Namun, pada 48 dan 60 jam perendaman, tidak mencukupi standar tersebut, yakni minimal 90%. Nilai stabilitas mengalami penurunan dari awal perendaman sampai akhir perendaman. Dimana diperoleh nilai stabilitas antara 1167,61 Kg – 1015,70 Kg dengan jangka waktu perendaman sekitar 0,5 – 60 jam, Sehingga mendapatkan nilai rata-rata durabilitas sekitara 95,49%-86,99%. Abstract Durability refers to the ability of asphalt concrete to withstand repeated vehicle loads and withstand climatic influences such as water, air, or temperature fluctuations without experiencing significant damage. Durability requires sufficient asphalt content so that the asphalt surface layer can withstand deformation due to climate impacts, temperature fluctuations, and abrasion caused by vehicle friction. Meanwhile, to determine the durability of the AC-BC combination using Konaweha River stone , Southeast Sulawesi Province by using the effect of variations in soaking time on durability. The research method used is experimental research, carried out in the laboratory in a number of research procedures. In resistance testing , it was discovered that the resistance of the AC-BC combination using Konaweha River stone aggregate for 12 hours - 36 hours of immersion was sufficient for the provisions in the 2018 Bina Marga details. However, at 48 and 60 hours of immersion, it did not meet these standards, namely a minimum of 90% . The stability value decreased from the beginning of immersion to the end of immersion. Where the stability value was obtained between 1167.61 Kg - 1015.70 Kg with a soaking period of around 0.5 - 60 hours, thus obtaining an average durability value of around 95.49% - 86.99%.
Penerapan Metode Line Of Balance (LoB) pada Penjadwalan Proyek Perumahan Sahadutha, Yeghal; Latupeirissa, Josefine Ernestine; Kusuma, Ari
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 7 No. 3 (2025): Paulus Civil Engineering Journal V7N3 2025
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/stvdtv47

Abstract

Scheduling in project implementation is very important to determine the work properly and correctly, therefore the construction of a project cannot be separated from scheduling in increasing project success. In houtilizing construction projects there is work that is done repeatedly or work with repetitive properties. The goal of this study is to compute the timing of the work of each unit of work. To get the outcomes of the timing of work in this study utilizing the Line of Balance (LoB) technique. This study is performed by field observation and calculating the timing of work from the volume value of each work unit. Based on the outcomes of the analysis performed for scheduling the project type 70/90 as many as 22 units, namely 1165 days or 3.2 years. This technique is effective because it displays production levels and time information in a graphical format so that it can figure out errors that happen.